
"Tante tua yang menyebalkan seperti anaknya.. " Ucap Selena yang memasukan ponselnya kedalam tas
"Memangnya dia berbicara apa kepadamu??" Tanya laki-laki itu kembali
"Aku diperintahkan untuk menemani Vino menghadiri pesta nanti malam, kamu juga di undang kan ke pesta itu?? " Tanya Selena yang sedang bergelanyut manja di lengan kekar pria itu
"Iy-iya aku mendapat undangan itu, dan tolong jangan seperti ini nanti aku bisa nabrak Sel, " Ucap pria itu yang berusaha melepas tanganya dari Selena
"Tapi sayang, gara-gara dia aku tidak bisa menemanimu ke pesta, dan aku harus menemani Vino laki-laki kaku itu.. "
"Tidak masalah, yang terpenting rencana kita berhasil.. " Ucapnya dengan seringai licik.
"Permainan akan dimulai kembali, Dan rasakan pembalasan Vin.. "
"Aku bisa memanfaatkan wanita murahan ini untuk melancarkan aksiku , hahaha.. " Gumamnya di dalam hati dengan tersenyum iblis
"Sayang ada apa? .. " Tanya Selena yang melihat kekasihnya tersenyum
"Tidak ada apa-apa.. "
"Usahakan semua rencana kita berhasil Sel, aku sudah mengirim sejumlah uang ke rekeningmu, kamu boleh menggunakannya untuk berbelanja agar bisa tampil cantik pada malam ini.. " Ucapnya yang sesekali melihat Selena
"Makasih sayang.. " Ucap selena yang mencium bibir laki-laki di sampingnya
"Jangan sentuh aku.. " Ucap laki-laki itu yang tak suka di cium oleh selena.
"Kenapa ky?? Atau kau ingin lebih dari ini.. " Ucap Selena yang yang memancing hasrat laki-laki di sampingnya
Iya berusaha mendekatkan dirinya dan mengelus paha laki-laki itu tetapi laki-laki yang bernama Vicky itu menepis tangan Selena, ia tidak suka dengan sikap Selena menurutnya menjijikkan
"Hentikan Sel, ini di dalam mobil.. " Bentak Vicky yang sudah tidak fokus menyetir lagi
"Ya sudah kita ke hotel terdekat.. " Jawab Selena yang sudah terpancing dengan permainannya
"Jangan harap aku akan menyentuhmu perempuan ular.. " Batin Vicky yang melihat Selena seperti cacing kepanasan
"Tidak bisa, aku ada meeting yang sangat penting.. " Tolak Vicky kepada Selena
"Ayolah ky, kita belum pernah melakukannya.. " Ucap Selena yang masih kekeh merayu kekasihnya ini
"Stop Sel!! Atau aku akan turunkan kamu disini!! " Bentak Vicky dengan emosi
"Okeh, aku diam.. "
"Sudah sampai, cepat kau turun.."
"Apa bedanya dengan sikap Vino, beruntung aku mencintai dia karna dia sangat royal, jadi selain cinta aku juga bisa manfaatkannya sebagai ATM berjalanku.. " Batin Selena yang langsung keluar dari mobil kekasihnya dan melangkah masuk kedalam salon
.........
"Mba, buat saya secantik mungkin karna saya akan menghadiri pesta yang sangat penting.. " Ucap Bella yang sudah berada di salon..
Tiba-tiba bunyi pintu terbuka, Selena masuk dengan langkah kesal, ia memerintahkan pegawai salon untuk segera melayaninya
__ADS_1
Bella yang melihat pun terheran ia mengernyitkan keningnya dengan sikap wanita yang satu ini
"Wanita aneh.. " Batin Bella yang memandang Selena
"Mba buat saya secantik dan semenarik mungkin karna saya akan menghadiri pesta dengan kekasihku.. " Ucap Selena yang mendudukan diri dengan gaya angkuhnya
"Baik kak.. " Jawab pegawai dengan patuh.
"Mba mau datang ke pesta?? " Tanya Bella yang memberanikan diri memulai obrolan dengan Selena..
"Kamu bertanya kepadaku?? " Ucap Selena yang menunjuk dirinya sendiri
"Iya,.. "
"Oh, aku akan menghadiri pesta bersama kekasihku jadi aku harus tampil cantik.. " Ucap Selena kepada Bella
"Wah kebetulan, aku juga akan menghadiri pesta dari bersama calon kekasihku.. "
"Oh yah!!, dimana pesta itu?? " Tanya Selena penasaran
"Di hotel milik perusahaan Best Company.. " Jawab Bella yang terlihat antusias membahas pesta ini
"Aku juga akan datang ke pesta itu bersama kekasihku.. "
"Oh ya, nama kamu siapa?? " Tanya Selena kepada Bella
"Bella, namamu? "
.........
Di kantor terlihat Vicky sedang menatap bingkai berisi foto Vino yang sedang bahagia bersama kedua orang tuanya
"Karna ibumu, ibuku meninggal, dan karnamu juga aku tidak bisa mendapatkan kasih sayang yang utuh dari keluargaku.. " Ucapnya dengan tangan mengepal erat,
"Aku akan membalas kematian ibuku melaluimu, karna jika aku membalas ini semua lewat kamu, Renata akan menangis dan bersedih saat anaknya bersedih hahaha.. "
"Tunggu saja permainan yang akan dimulai.. "Ucapnya dengan senyum iblis
Tokk.. Tok.. Tok..
"Masuk.. " Ucap Vicky lalu menyimpan foto Vino di dalam lacinya
"Maaf Tuan, ada masalah di desa A, ada warga yang tidak setuju menjual lahan rumahnya.. " Ucap sekertaris Vicky yang bernama Rain
"Lalu?? "
"Kita harus pergi kesana sekarang Tuan, karna proyek ini akan segera dibangun, jika tidak makan perusahaan kita akan rugi ratusan milyar.. "
"Beraninya mereka melawanku!!!, mereka tidak tahu akan berurusan dengan siapa hah!! " Ucap Vicky yang sudah emosi,
"Ayo Rain kita pergi sekarang!! " Ucapnya lagi yang menyambar jas mahalnya lalu turun menuju lantai bawah..
Setelah memakan waktu kurang lebih 2 jam Vicky dan sekertarisnya telah sampai di desa A, desa yang sangat indah masih banyak pepohonan yang membuat udara semakin sejuk.
__ADS_1
Nesa yang sedang menyapu di halaman rumah pun melihat kedatangan dua laki-laki tampan itu yang sedang melangkah ke arahnya
"Maaf anda mencari siapa?? " Tanya Nesa saat Vicky dan Rain sudah di dekatnya
"Apaa benar ini rumah dari Vanessa?? " Tanya Rain kepada Nesa
"Benar, saya sendiri. "
"Tidak usah basa basi Rain, cepat berikan dia sejumlah uang lalu usir dia dari sini.. " Ucap Vicky datar dan dingin
"Maaf Nona, kami dari perusahaan Vizz Company yang akan membuat sebuah swalayan di desa ini, saya dengar dari anak buah saya, anda tidak mau menjual tanah dan rumah ini.. "
"Oh jadi kalian yang ingin menggusur rumah saya,"
"Saya peringatkan lagi kepada anda semua!! saya tidak akan menjual rumah dan tanah ini, lebih baik anda pergi dari sini!! "
"Kami akan bayar 2x lipat Nona.. "
"Tidak, saya bilang tidak ya tidak!! lebih baik anda pergi!!! " Teriak Nesa, ia langsung masuk kedalam rumahnya, tetapi sebelum sampai masuk, tangannya di cegah oleh tangan Vicky
"Gadis kecil, tolong jangan membuat kita marah.." Ucap Vicky yang mengeratkan tangannya sehingga membuat Nesa meringis kesakitan
"Sakit Tuan.. " Ringis Nesa, matanya sudah berkaca-kaca.
"Maaf Tuan, lebih baik anda jangan menggunakan kekerasan,.. " Ucap Rain kepada bossnya
Segera Vicky melepaskan tangannya dengan kasar, sehingga membuat Nesa terjatuh, lalu ada beberapa warga yang lewat dan melihat kejadian itu, dengan segera warga menghampiri dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi
"Nes,, ada apa?? " Tanya warga yang melihat Nesa terjatuh
"Tidak ada apa-apa, kami hanya teman dari Nona ini.. " Jawab Rain yang menutupi kejadian tadi
"Apa itu benar Nes?? "
Nesa yang melihat Vicky sedang melototkan matanya ke arahnya pun menganggukan Kepalanya, ia takut dengan tatapan laki-laki di hadapannya.
"Iy-iya pak.. " Ucap Nesa yang bangkit dengan tubuh gemetar..
.
.
.
.
.
Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)
....... #Happy Reading😘#.....
__ADS_1