Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 11- Pulang larut malam


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Vino beserta Sean sekertarisnya datang, dan dia sudah disambut hangat oleh Tuan Rico selaku pemilik Rich Company


"Tuan Vino silahkan duduk.. " Ucapnya dengan menampilkan senyum ramahnya


Segera Vino dan sekertarisnya mendudukkan dirinya di salah satu kursi yang telah disediakan


"Perkenalkan ini putri saya bernama Bella Zevanya.. " Ucap Tuan Rico yang memperkenalkan putrinya, ia berharap rencananya akan berhasil untuk mendekatkan Bella dengan Vino


"Bella ayo beri hormat pada Tuan Vino.. " Bisik Rico yang memerintahkan anaknya


"Eh, perkenalkan nama saya Bella, saya bekerja menjadi salah satu model di Indonesia dan saya anak dari Bapak Rico.. " Ucap Bella yang memperkenalkan diri dan mengulurkan tanganya, ia sempat terpana saat melihat ketampanan Vino,


"Lebih tampan aslinya dari pada di foto.. " Gumam Bella dari dalam hati


Sedangkan Vino hanya diam saja tanpa berkata ataupun membalas uluran tangan Bella,


"Baru saja lepas dari ulat bulu dan sekarang masuk kedalam ulat keket.. " Batin Vino


"Cih, sombong sekali dia tidak mau membalas uluran tanganku.. " Batin Bella yang menarik uluran tanganya


"Beruntung dia tampan dan kaya, jadi sedikit menjatuhkan harga diri ku tak apalah.. " Batin Bella yang melihat penampilan dan ketampanan Vino


"Lihat saja aku akan mendapatkan mu.. " Gumam Bella dari dalam hati, ia bertekad untuk meluluhkan hati laki-laki tampan ini


"Untuk apa Tuan membawa anak dalam waktu meeting?? " Tanya Sean yang merasa ada sesuatu aneh pada kliennya


"Maaf jika saya lancang membawa anak saya, tetapi saya tidak sengaja bertemunya di sini.. "


"Sudah Sean biarkan saja, sekarang kita lanjutkan meetingnya saja , karna aku masih banyak urusan.." Ucap Vino kepada Sean


"Lihat, Tuan Vino saja tidak mempermasalahkan, kenapa dia yang hanya sekertarisnya malah sewot.. " Gumam Rico dari dalam hati, ia kesal dengan sekertaris Vino yang menurutnya sangat ikut campur


Sekitar 30 menit meeting itu berlangsung dan Bella masih betah memandang Vino,,ia merasa kagum dengan kepandaian Vino dalam berbisnis, dan ia juga sudah menguatkan tekadnya untuk merebut hati Vino dengan cara apapun


Akhirnya meeting itu selesai, dan kini mereka sudah bersiap-siap kembali ke kantor, tapi sebelum mereka bangkit Rico menahanya dengan sebuah pertanyaan


"Maaf Tuan, apa Tuan mendapat undangan pesta dari Best company?" Tanya Pak Rico dengan lancang


"Iya.. " Jawab Vino singkat


"Jika Tuan belum mempunyai pasangan, Tuan bisa menjadikan anak saya menjadi pasangan Tuan.. " Ucap Rico yang sedikit merayu Vino


Bella yang mendengar itu hanya tersenyum dan sesekali ia mengedipkan matanya untuk menarik perhatian Vino


"Cara murahan.. " Batin Vino dan Sean bersamaan


"Maaf saya sudah mempunyai pasangan untuk menemani saya ke pesta, dan mohon maaf saya harus pergi, banyak pekerjaan yang belum saya selesaikan.. " Ucap Vino yang langsung pergi dan diikuti oleh Sean dibelakangnya


Setelah kepergian Vino dan Sean, Pak Rico beserta anaknya membahas sebuah rencana agar membuat Vino bisa bertekuk lutut pada Bella, karna menurutnya rencana yang tadi sudah gagal


"Kamu harus datang ke pesta itu Bel?? " Ucap Rico yang memerintahkan anaknya

__ADS_1


"Iya pah,, aku harus bisa mendekatinya, tapi kemungkinan sangat susah untuk mendapatkan hatinya, lihat saja dia sangat kaku," Jawab Bella dengan mengaduk-aduk minumannya


"Dan apa mungkin karna dia kaku jadi sampai detik ini dia belum menikah? "


"Mungkin saja.. "


"Okeh pah, kita akan memulai rencana itu di pesta besok.. "


Kemudian mereka berdua tersenyum iblis, mereka akan pastikan bahwa rencananya akan berhasil


...........


Hari sudah larut malam, terlihat jarum jam menunjukkan angka 10 malam dan terlihat juga Nesa yang sedang gelisah menunggu kepulangan suaminya.


"Sudah larut malam kenapa Vino belum sampai juga?? " Gumamnya dengan hati gelisah,


"Atau dia tidak pulang?? "


Beberapa menit kemudian terdengar suara mobil yang berhenti dihalaman rumah Nesa,


"Vino.." Gumam Nesa yang melangkah keluar rumah,


"Syukurlah akhirnya kamu pulang juga Vin.. " Ucap Nesa yang melihat Vino turun dari mobilnya seketika ia menghembuskan nafas lega


"Kamu belum tidur Nes??" Tanya Vino yang melihat Nesa di depan pintu rumahnya,


"Bagaimana aku bisa tidur jika suamiku belum pulang bekerja.."


"Aku cemas waktu aku bangun dari tidurku tapi kamu tidak ada disamping ku, aku takut kamu pergi.. "


"Aku memang pergi tapi hanya sebentar.. "


"Lain kali jangan seperti ini Vin.. "


"Iya sayang.. "


"Kamu sudah makan?? " Tanya Nesa kepada suaminya


"Sudah, sebelum pulang aku makan dulu.. "


"Oh, mau aku masakin air hangat?? " Tanya Nesa yang melihat wajah lelah suaminya


"Boleh.. "


"Sebentar aku masakin,.. " Jawab Nesa yang melangkah menuju dapur untuk memasak air


"Nes, kita pindah kerumahku saja yang di desa ini ya, biar kamu tidak repot memasak air , dan disana juga sudah ada beberapa asisten rumah tangga yang akan membantumu.. " Ucap Vino yang tengah berbaring di sofa ruang tamu


"Bagaimana ya Vin, aku masih nyaman tinggal disini.. "


"Ayolah Nes, jadi kamu bisa mempunyai teman sewaktu aku tidak ada di rumah.. " Ucap Vino yang tengah membujuk istri kecilnya itu

__ADS_1


"Biar aku pikirkan dulu Vin.. "


"Eh, panggil " mas " lagi dong, lebih enak di dengar.. "


"Emm atau hubby, bisa juga sayang, atau gak honey?? " Ucap Vino sambil berfikir panggilan yang paling cocok


"Vino saja sudah cukup.. " Jawab Nesa


"Gak romantis dong.. " Ucap Vino sedikit kecewa


"Mas aja kali ya,.. " Jawab Nesa yang tiba-tiba berfikir


"Jangan!, panggil aku hubby.. iya hubby lebih cocok Nes.. " Ucapnya dengan tersenyum


"Terserah mu saja Vin, aku mau tidur.. " Jawab Nesa yang melangkah kedalam kamar


"Eh, jangan lupa Vin airnya!!! " Teriak Nesa mengingatkan Vino


"Iya.. "


Setelah selesai dengan ritual mandinya, Vino segera berbaring disamping istrinya


"Ternyata sudah tidur.. " Gumam Vino saat melihat istrinya tertidur, ia sempatkan untuk mengecup kening istrinya lalu tertidur dengan memeluk Nesa


Ke esokan harinya


Nesa menggeliat,, ia meraba mencari keberadaan Vino


"Vino.. " Gumam Nesa saat tidak menemukan suaminyaa


Ia segera membuka matanya dan mencari ke sekeliling kamar tidurnya, tetapi ia tidak melihat Vino


"Nes, sudah bangun?? " Tanya Vino yang baru saja memasuki kamar tidur mereka.


"Vin masih pagi, kenapa kamu sudah berpakaian rapih?? " Tanya Nesa


.


.


.


.


.


.


Mohon maaf kalau ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


..... #Happy Reading😘#....


__ADS_2