
"Dan sekarang ibumu tidak bisa memaksamu lagi, ingat kamu sudah menjadi seorang suami .. " Pesan Ayah Reyhan
"Emmm apa kalian sudah melakukannya? "
"Melakukan apa yah?? " Tanya Vino yang berpura-pura tidak mengerti ucapan ayahnya
"Ayah menginginkan curhat darimu, buat setiap hari agar cepat jadi, hahaha,.. "
"Otak Ayah mes*m! sampai-sampai hal seintim itu Ayah tanyakan..." Dengus Vino dengan kesal
"Dan asal Ayah tahu, kita belum melakukan itu, aku takut diumur Nesa yang masih muda, dia belum bisa menerima aku sepenuhnya, dan aku juga tahu Nesaa sangat mencintai Reza.. "
"Jika kamu mencintainya, kamu harus membuat dia percaya denganmu dan mencintaimu.. " Ucap Ayah Reyhan yang berusaha menasehati anaknya agar tetap semangat mendapatkan cinta istrinya
"Hoaammm, iya Yah, ya sudah aku matikan telfon nya dulu, .. "
"Dasar pengantin baru, baru jam segini sudah menguap, cepat berikan Ayahmu ini seorang cucu!?? "
Dan panggilan itu terputus, Vino yang mendengar ucapan terakhir Ayahnya hanya menggelengkan kepalanya, ia tak habis pikir dengan Ayahnya,
"Vin.. " Panggil Nesa setelah panggilan itu terputus
Vino yang merasa dipanggil pun segera menoleh, ia terkejut saat melihat Nesa berdiri di belakangnya
"Ka-kamu belum tidur.. " Ucap Vino dengan gugup, ia takut ucapannya tadi terdengar Nesa
"Aku dengar semua.. "
"Kamu nguping aku.. " Jawab Vino dengan wajah dinginya, ia berusaha menutupi kegugupannya dengan menampakan wajah dinginya.
"Maafin aku ya Vin, karna aku belum bisa melupakan Reza.. " Ucap Nesa menundukan kepalanya, ia tak berani menatap suaminya
"Tidak perlu meminta maaf, menurutku kita hanya butuh waktu untuk merubah semuanya.. "
Vino langsung berjalan masuk kedalam kamar dan berebahkan dirinya dikasur
"Maksud kamu apa Vin?? " Tanya Nesa yang tidak mengerti dengan ucapan suaminya
"Maksud aku, mengubah perasaan kita.. "
"Lebih tepatnya perasaanmu, karna perasaanku sedikit demi sedikit mulai luluh dengan sikap polosmu.. " Batin Vino
"Vin, jangan tinggalkan aku, aku sudah mulai merasa nyaman saat bersamamu.. " Batin Nesaa
"Sini duduk di sampingku.. " Ucap Vino menepuk-nepuk kasur dan menggeser tubuhnya untuk memberi ruang Nesa
Nesa melangkah dengan menundukan kepalanya, ia masih tidak berani menatap suaminya itu
"Kamu akan meninggalkan ku?? " Tanya Nesaa
"Siapa yang akan meninggalkanmu, hemm.. " Ucap Vino mengelus pucuk rambut Nessa
"Aku dengar semuanya Vin, termasuk ibu kamu yang akan menjodohkan mu.. " Ucap Nesa lirih, matanya sudah berkaca-kaca, semua orang yang disayangi sudah meninggalkannya, dan kini ia sudah mulai merasa nyaman di dekat Vino, dia tidak mau kehilangan sosok Vino
__ADS_1
"Kamu istri aku, walaupun kamu masih belum bisa melupakan Reza, aku tidak akan meninggalkan mu, ini hanya masalah waktu Nes.. " Ucap Vino mengecup pucuk kepala Nesa
. ............
Disebuah rumah di kota jakarta yang sangat mewah dan luas..
"Tante, apa sudah ada kabar dari Vino.. " Ucap seseorang dengan wajah kesalnya, ia mendudukkan dirinya di sofa rumah itu
"Belum, tante juga heran sama dia, kamu sudah coba datang ke kantornya.. " Ucap seseorang yang bernama Renata sambil menyodorkan minuman dingin
"Aku sudah datang ke kantornya, aku juga sudah tanya ke sekertaris Vino, tapi dia bilang Vino sedang ada pekerjaan di luar kota.." Jawabnya lagi sambil meminum minumannya
"Luar kota mana??" Tanya Renata ibu dari Vino
"Aku lupa bertanya di luar kota mana tan.. "
"Sudahlah kamu harus mengerti kesibukan Vino, dia kan CEO di perusahaannya, .. " Ucap Renata dengan santainya, ia mendudukkan dirinya di sebrang Selena
..........
3 hari kemudian, datanglah laki-laki paruh baya dengan mobil mewahnya yang terparkir dihalaman rumah Nessa,
Ratu gosip yang melihat kedatangan laki-laki paruh baya itu pun memberitahukan kepada teman-teman gosipnya
"Eh bu itu siapa yang datang ke rumah Nessa.. " Ucap Bu Titin yang melihat Rayhan turun dari mobilnya
"Paling juga kerabat dari suami Nesa bu, lihat saja penampilannya yang berjas dan mobilnya yang mewah.. " Timpal ibu-ibu lainnya yang melihat Rayhan
"Atau jangan-jangan simpanan Nessa.. " Ucap Ibu Saroh yang menduga-duga
"Hari gini yang penting duit bu, walaupun ganteng tapi gak ada duit, percuma bu.. " Jawab Ibu Saroh dengan pandangan mata yang tak lepas dari Rayhan
"Eh liat tuh, bener kan dia kerabat dari suami Nessa. " Ucap ibu-ibu lainya saat melihat laki-laki paruh baya memeluk suami Nessa
..........
"Hay Yah, .. " Sapa Vino memeluk Reyhan
"Bagaimana kabarmu Vin.. " Ucap Rayhan yang membalas pelukan Vino
"Baik Yah, ayo masuk... " Jawab Vino yang mempersilahkan Ayahnya masuk kedalam rumah kecil ini
"Kamu tinggal dirumah ini Vin.. " Ucap Reyhan melihat isi dari rumah Nesa ia tak percaya dengan keadaan anaknya saat ini yang sangat memprihatinkan
"Bukanya kamu sudah memiliki rumah di daerah ini.. " Sambungnya lagi saat berjalan masuk dan mendudukan dirinya di kursi
"Ini rumah istri aku Yah.. " Ucap Vino kepada Rayhan
" Oh, Dimana istri kamu.. " Tanya Rayhan yang tak melihat Nesa
"Sebentar lagi Nesa pulang Yah, dia sedang membeli sayuran untuk menu makanan hari ini.. " Jawab Vino
"Bagaimana kabar Ayah?? " Tanya Vino kembali
__ADS_1
"Seperti yang kamu lihat, Ayah baik.. " Ucap Rayhan tersenyum
"Assalamu'alaikum.. " Ucap Nesa saat di depan rumah, ia heran dengan mobil yang terparkir di halaman rumahnya
"Walaikumsalam.. " Ucap mereka bersamaan..
"Nes, ini kenalin Ayah aku... " Ucap Vino memperkenalkan Rayhan
Nesa melirik Vino, ia tak tahu harus menyapa dengan sebutan om atau Ayah seperti Vino, dan Rayhan yang mengerti tatapan itu tersenyum
"Panggil saja Ayah,.. " Ucap Rayhan pada Nessa
"Selamat datang di rumah ini Ayah.. " Ucap Nesa sedikit kaku
"Siapa namamu gadis kecil.. " Ucap Rayhan tersenyum, ia melihat penampilan Nesa dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"Gadis Cantik.. " Batin Rayhan
"Vanessa Yah.. " Ucap Nesa
"Nes, buatkan minum untuk Ayah ya.. " Ucap Vino memerintahkan istri kecilnya itu
"Iya Vin eh mas, .. " Ucap Nesa keceplosan, ia harus menghargai Vino di depan ayahnya Vino,
Vino yang mendengar ucapan Nesa pun mengernyitkan keningnya, ia berfikir sejak kapan Nesa memanggilnya dengan sebutan mas..
"Kamu juga mas?? " Ucap Nessa membuyarkan lamunan Vino..
"Eh, iya.. "
Setelah itu Nesa segera pergi menuju dapur dan membuatkan minuman untuk mereka.
"Cantik, pantas kamu mau menikahinya.. " Ucap Rayhan yang memandang kepergian Nesa
"Selain cantik dia juga gadis yang sangat baik dan polos Yah.. " Vino berucap dengan semangat
"Kamu bahagia menikah dengan dia.. ".Tanya Rayhan yang melihat kebahagiaan di mata Vino
.
.
.
.
.
.
.
Mohon maaf kalau ada kesalahan kata atau kalimat😁
__ADS_1
Dann jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah😇)
............ #Happy Reading😘#.........