Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 105-Rayhan


__ADS_3

"Kau, silahkan kembali bekerja lagi" Ucap rezki yang diangguki oleh pelayan tadi


"Maksudnya apa? kenapa kamu kenal dengan dia?? " Tanya Bella yang bingung


"Aku pemilik restoran ini, jadi mau sebanyak apapun kamu makan, akan aku beri gratis" Senyum rezki seketika terbit saat melihat ekspresi Bella yang terkejut, Bella menyandarkan tubuhnya di kursi,


"Jadi, sia-sia aku menghabiskan makanan sebanyak ini jika ujung-ujungnya aku gagal mempermalukan dia" Gumam Bella yang masih bisa di dengar oleh rezki


"Tidak sia-sia Nona, kan Nona cantik sudah kenyang, jadi Ayah Nona semakin percaya bahwa aku menjaga Nona dengan sangat baik"


"Sialan kau!! awas saja, lain kali akan aku buat malu"


"Silahkan, jika Nona cantik bisa mempermalukanku, dengan senang hati aku akan menerima perlakuan Nona yang mempermalukanku" Ucap rezki tersenyum manis


"Dasar dokter gila, kenapa Ayah dan kak Alex begitu percaya denganmu"


"Tunjukan sisi gilamu kepada mereka, buat mereka jijik denganmu!! " Pekik Bella yang langsung mendapatkan tatapan semua orang


Rezki tersenyum puas, "Mempermalukanku diri sendiri itu sangat menyedihkan Nona cantik"


"Diam kau,, lebih baik sekarang antar aku pulang"


...........


Beberapa hari kemudian


Di 2 kantor yang berbeda, Rain dan Sean sedang disibukan dengan pekerjaan para bossnya, ketidakhadiran Vicky dan Vino sangat mempengaruhi kantor


Banyak meeting penting yang harus ditunda karna klien meminta pemilik perusahaan sendiri yang turun tangan


Beberapa kali Rain mengirim pesan dan telfon pada bossnya tapi tak dibalas membuat Rain bertambah kesal dan frustasi,


"Sekertaris Rain ini ada beberapa berkas yang harus Tuan Vicky tandatangani sekarang juga," Ucap salah satu karyawan sambil menyerahkan berkas


"Letakan di atas meja, biar aku mengeceknya"


"Lalu? Para investor kita juga mempertanyakan kapan swalayan itu akan dibukak, semuanya sudah siap dan sudah diisi dengan macam-macam stand"


Rain menghembuskan nafasnya kasar "Bilang saja, Tuan Vicky sedang sibuk, dan jika ada yang menanyakan lagi cukup bilang seperti itu"


"Ta-tapi sekertaris Rain, kita sudah menggunakan alasan ini beberapa hari, dan banyak investor yang tidak mempercayai alasan kita, bahkan ada yang bilang kalau perusahaan kita hanya mencari alasan saja"


"Arrrggkkkkhh kenapa harus protes ke aku!! Aku juga tidak tahu, Tuan Vicky juga tidak bisa dihubungi dalam beberapa hari bukan aku!!"


"Sudahlah kau lanjut bekerja saja, atau kau bisa mulai mencari lowongan pekerjaan yang baru, jadi sebelum perusahaan ini bangkrut kau sudah memiliki pekerjaan baru" Ucap Rain asal


"Maksud sekertaris Rain, perusahaan kita akan bangkrut?" Tanya karyawan itu dengan polosnya


"Bodoh! Cepat keluar, jangan ganggu aku, oh iya bisakah kau membantuku"


"Apa? Apa yang harus saya bantu? "


"Saya akan siap membantu sekertaris Rain" Ucap karyawan itu dengan genit

__ADS_1


"Cih, jaga sikapmu! "


"Kau bantu aku menyelesaikan pekerjaanku, dan aku akan menyelesaikan pekerjaan Tuan Vicky"


"Emmm maaf saya sibuk, anda bisa menyuruh karyawan lain , saya permisi" Ucap karyawan itu sambil berjalan keluar ruangan CEO


Ditengah frustasi Rain, Rayhan justru datang ke kantor puteranya Vicky, karna selama beberapa hari ini Vicky selalu tidak merespon pesannya, dia takut bahwa putranya sedang ada masalah


"Dimana Vicky, kenapa kau yang duduk dikursi kebesaran Vicky" Tanya Rayhan dengan wajah bingungnya


Melihat Rayhan, mata Rain berbinar,"Akhirnya dewa penolongku datang" Gumam Rain sambil mempersilahkan Rayhan duduk di sofa


"Dimana putraku, sudah beberapa hari ini dia susah dihubungi"


"Tidak tahu om, aku juga dari kemarin kewalahan, om bisa bantu aku? Tolong pergi ke apartemen Vicky dan bicara dengan Vicky bahwa perusahaannya membutuhkan dia, ada beberapa dokumen yang harus ditandatangani olehnya dan aku tidak berani melakukan itu om" Keluh Rain dengan wajah kusutnya


"Coba lihat dokumennya, biar om saja yang mengurus, setelah selesai baru om pergi ke apartemen Vicky" Ucap Rayhan yang merasakan kasihan pada Rain,


Rain memberikan setumpuk berkas yang belum ditandatangani "Luar biasa, memang sudah berapa hari Vicky tidak datang ke kantor sampai-sampai banyak berkas yang menumpuk"


"Aku lupa om, aku lelah, setiap hari harus merangkap 2 pekerjaan, om bisa bantu aku agar gajiku naik 2 kali lipat"


"Agar usahaku tak sia-sia om hehe"


"Sudah cepat kerjakan, jangan banyak bertanya dan meminta yang tidak-tidak"


"Nanti om bicarakan ini pada Vicky"


Setelah beberapa jam berkutat dengan pekerjaan anaknya, akhirnya Rayhan sampai di depan apartemen Vicky,


Krek, pintu apartemen terbuka, Vicky muncul dalam keadaan kusut


"Ayah, untuk apa anda kemari, bukankah anda membenciku? " Senyum sinis vicky terukir dikedua sudut bibirnya


"Apa begini caramu memperlakukan orang tuamu hah"


"Lalu aku harus melakukan apa? " Tanya Vicky yang pura-pura tidak tahu


"Vicky! " Pekik Rayhan, dia tidak ingin ribut dengan putranya


"Masuklah" Akhirnya Vicky menyuruh Rayhan masuk kedalam apartemennya


Rayhan masuk dan melihat sampah berserakan tercecer dilantai, dan ada juga pakaian Vino yang tergeletak dilantai dan sofa,


Apartemennya seperti kapal pecah


"Apa kau baik-baik saja? " Tanya Rayhan menatap putranya yang berjalan ke sofa lalu memejamkan matanya


"I'm fine"


"Vicky! "


"Hemm"

__ADS_1


"Kenapa dalam beberapa hari ini kamu bolos kantor, kau tahu sekertaris Rain sangat kewalahan dan ada beberapa dokumen yang harus kau tanda tangani, kau ini pemimpin perusahaan, bagaimana bisa kau melupakan tanggungjawabmu ini hah? " Tanya Rayhan sambil berdiri menatap tajam putranya yang pura-pura tidur


Drt.. Drt..


Bunyi ponsel Vicky berdering, dia langsung merogoh sakunya lalu menggeser tombol hijau


"Bagaimana? Apa kalian sudah menemukan keberadaannya? " Tanya Vicky cemas, bahkan ucapan Ayahnya dia abaikan


"Maaf boss, kami sudah mencari ke seluruh kota ini tapi kita tidak bisa menemukan keberadaan calon istri boss, dan saya juga sudah mengecek stasiun dan bandara tapi tidak ada nama calon istri boss Vicky" Ucap salah satu anak buah Vicky yang sedang mencari keberadaan selena


"Bodoh! Cari 1 wanita saja tidak bejus! Cari yang benar!! "


"Aku tidak mau tahu, kau harus membawa calon istriku kehadapanku! " Pekik Vicky yang langsung mematikan telfonnya, dipijitnya pelipis Vicky


Rayhan yang mendengar kata calon istri terkejut bukan main, "Apa maksudnya ky? Kau akan menikah? Tapi kenapa kamu tidak memberitahu Ayah dulu ky, siapa calon istrimu? " Tanya Rayhan penasaran


"Aku tidak butuh restu atau persetujuan darimu, mau kau setuju atau tidak, aku akan tetap menikahinya" Ucap Vicky tersenyum sinis pada Rayhan


"Apa kamu sudah tidak menganggap Ayah lagi ky! Cepat katakan siapa calon istrimu"


"Selena"


"Apa! " Mata Rayhan membulat


"Ayah tidak merestui jika kamu menikah dengannya, kau tahu kan kalau dia bukan wanita baik-baik"


"Ayah tidak setuju ky! "


"Sudah aku bilang, aku tidak butuh restu dan persetujuan darimu, lebih baik Ayah kembali kerumah, aku sedang tidak ingin diganggu"


"Atas dasar apa kamu mengusir Ayah hah! "


"Atas dasar apa? Ini apartemenku jadi siapapun yang mengganggu ketenanganku akan aku usir" Ucap Vicky enteng


"Vicky! Sampai kapanpun Ayah tidak merestui kalian"


"Apa sih kesempurnaan wanita jala*g itu dimatamu! "


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


........ #Happy Reading😘#.......


__ADS_2