Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 49- Kedatangan Alex


__ADS_3

"Aku hanya ingin bertanya tentang produk yang akan perusahaan launching bulan depan..


"Oh, kita akan mempromosikan dress..."


"Kamu bisa lihat ini, .. " Nesa menunjukkan sebuah gambaran dress di ponselnya


"Keren, siapa yang membuat desain ini.. " Puji Selena pada Nesa


Nesa tersenyum, dia menutup ponselnya lalu memasukan kedalam tas, dia menjelaskan secara detail dan menutup mulutnya mengenai desainer yang menggambar dress tersebut


Selena dibuat takjub dengan penjelasan Nesa, dia tidak percaya bahwa gadis yang dulu pernah diremehkan akan sukses dan bisa mengembangkan perusahaannya secepat kilat


"Aku puas dengan penjelasanmu, dan aku rasa dress ini akan laku keras.. " Puji Selena


"Terimakasih Sel, semoga saja .. "


Mereka saling mengobrol terkadang keduanya tertawa dan itu membuat hati Vino menghangat


Tiba-tiba ponsel Selena berbunyi, dia bisa melihat nama managernya di layar ponselnya


"Sebentar aku angkat telfon dulu.. " Ucap Selena yang mendapatkan anggukan dari Nesa


Setelah mengangkat telfon, dia langsung mengambil tas dan berpamitan pada Nesa,,


"Maaf Nes, ada sesuatu yang harus aku urus.. "


"Tak apa, pergilah, lain kali kita bertemu lagi.. "


Selena mengangguk, lalu dia pergi meninggalkan Nesa sendiri disana


Sean dan Vino bisa melihat Selena pergi meninggalkan Nesa sendiri,


Lalu Nesa bergegas, dia berniat untuk kembali ke kantornya, tapi sebelum dia pergi, rupanya Alex pemimpin Demino company datang, dia selaku rekan bisnis dari Reza company .


"Selamat siang Nona, tidak nyangka kita akan bertemu disini.. " Alex mengulurkan tangannya sambil tersenyum


"Siang juga Tuan, ada yang bisa saya bantu? " Tanyanya sambil membalas uluran tangan patner bisnisnya


"Boleh kita bicara sebentar, ada sesuatu yang harus saya ucapkan.. "


Nesa mengangguk, dia duduk kembali untuk mendengarkan pembicaraan Alex


"Siapa dia? " Tanya Vino pada Sean


Sean menggelengkan kepalanya dan menjawab "Saya tidak tahu Tuan.. "


"Mungkin dia patner bisnis istri anda?? "


Vino menganggukan, dia memutar posisi duduknya agar menghadap istrinya


"Sejak kapan isteriku mempunyai patner kerja pria muda Sean? Aku takut jika dia tergoda pria seperti itu? "


Sean menoleh, dia melihat ada raut wajah cemas dari bossnya


"Nesa sudah mengetahui semuanya, dan aku takut dia pergi meninggalkanku.. " Lagi-lagi Vino menceritakan masalahnya pada sekertaris yang dipercayainya


"Lalu tanggapan dari istri Tuan seperti apa?? "

__ADS_1


Vino masih memandang dan memantau pergerakan istrinya dari kejauhan, ingin dia menghampiri tapi takut menganggunya


"Istri aku menerimaku, tapi aku tidak bisa memastikan sampai kapan istriku bertahan denganku.. "


"Sean, apa-apaan itu, kenapa Nesa terlihat kesal dan marah, aku harus mengeceknya.. "


Vino bangkit dan melangkah menuju istrinya yang terlihat marah.


"Hubby.. " Ucap Nesa terbata-bata, dia shock saat melihat sosok suaminya di belakang Alex


"Apa-apaan ini, kenapa kau menganggu istriku hah! " Kemarahan Vino tidak bisa ditahan, dia ingin menghabisi laki-laki yang ada di depannya namun pergerakannya terhenti saat ada tangan yang mencegahnya


"Bodoh! Kau akan merusak reputasi perusahaan jika bertindak bodoh seperti ini.. "


Vino mematung, dia menoleh dan melihat asal suara itu


"Kenapa! Kau terkejut dengan kehadiranku ini! "


"Aku tidak ingin istrimu menanggung akibatnya karna ulahmu.. " Sambung laki-laki itu


"Kak Vicky.. " Gumam Nesa


Nesa menatap kedua laki-laki itu secara bergantian, lalu bergumam "Dia mirip! "


"Pergilah, jika kau ingin perusahaanmu selamat.. " Kata-kata Sean membuat Alex mengepalkan tangannya dan pergi dalam keadaan malu karna semua orang menatapnya dengan tatapan menghina


Setelah kepergian Alex, Nesa menyuruh semuanya duduk, Vino duduk disamping istrinya


"Kak, kamu kenal dengan suamiku?? " Tanya Nesa menatap Vicky


"Aku tidak kenal, hanya saja aku melihatmu dan suamimu ini sedang berada dalam masalah, jadi aku menolongnya.. "


"Jangan bohong, jika aku lihat-lihat kalian mirip.. "


Sean yang sedang mengetik di ponselnya pun menjatuhkan ponsel itu, dia ikut menatap Vino dan Vicky secara bergantian


"Betul Nona mereka kakak beradik dan pantas saja jika mereka mirip .. " Batin Sean tersenyum


"Ayo kita pulang, sudah berapa kali aku ucapkan padamu, jangan menerima dia sebagai patner kerjamu, aku tahu siapa Alex.. " Ucap Vino


"Alex adalah orang yang susah ditebak, dia akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.. " Vicky menimpali ucapan Vino


"Sejak kapan kamu mau berbicara denganku?? " Tatap Vino yang menyilangkan kedua kakinya dibawah meja


"Siapa yang sedang berbicara denganmu! Aku hanya memberitahu gadis kecilku.. "


"Dia bukan gadis kecil, dia istriku!! "


"Tapi dimataku dia tetap gadis kecilku.. "


"Apa kau tidak diajarkan untuk menghargai perasaan orang hah?? "


"Aku sangat menghargai gadisku.. "


Sean dan Nesa hanya diam, mereka menyimak perdebatan kedua laki-laki yang dihadapannya


Semakin lama perdebatan mereka semakin sengit, dan Nesa menyuruh Sean memisahkan

__ADS_1


"Cukup! Kalian seperti kaka beradik yang berdebat hal yang tidak bermutu.. "Ucap Nesa yang mampu membuat kedua lelaki itu saling pandang


"Aku tak sudi mempunyai adik seperti dia.. " Ucap Vicky yang langsung pergi


Awalnya Vicky ke Mall untuk membeli sesuatu, dia sengaja mempercepat kepulangannya dari desa A tapi tanpa disadari mood nya berubah ketika melihat Vino marah kepada seseorang


"Sebenarnya apa yang Alex inginkan dari istri Vino itu.. " Gumamnya sambil berjalan menuju mobil.


..


"Apa yang dilakukan oleh Alex sehingga kamu marah padanya?? " Tanya Vino pada istrinya


"Dia memintaku untuk menurunkan harga pakaian yang akan launching bulan depan, bukankah itu mustahil, kemarin kita sudah menyepakati tapi kenapa dia dengan tiba-tiba merubah kesepakatan itu.. "


"Lalu?? "


"Aku tidak merubahnya, dan dia tetap menginginkan perubahan, aku rasa dia menginginkan perusahaan ini bangkrut.. " Ucap Nesa dengan amarah mengebu-gebu


"Batalkan kerjasama dengan dia, dan bayar denda pinaltinya.. " Ucap Vino yang merangkul pundak istrinya


"Sangat besar untuk membayar denda pinalti, perusahaan akan rugi besar, secara tidak langsung pakaian dari perusahaanku sudah hampir selesai, ini tidak mungkin hubby.. "


"Sayang, kau bisa memberikan pekerjaan ini pada bawahanmu.. "


"Hubby, pekerjaan akan cepat selesai jika dikerjakan bersama-sama, karyawanku juga mempunyai tugas masing-masing.. "


"Ya sudah, ayo ikut aku, ... " Ucap Vino yang menggandeng tangan istrinya


"Mau kemana?? "


"Kita belanja, nonton,bermaim, kita akan bersenang-senang, dan kamu Sean.. Kau bisa menunggu kami di mobil.. " Ucap Vino pada sekertarisnya,


"Baik Tuan.. " Sean berjalan kembali ke mobil.


"Bukannya mengajakku ini malah menyuruhku pergi dan tunggu di mobil, aku juga butuh hiburan Tuan Vino yang kejam!! " Batin Sean yang menutup pintu mobil dengan keras, sehingga orang lain terkejut


Tok... Tok..


.


.


.


.


.


.


.


Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


........ #Happy Reading😘#......

__ADS_1


__ADS_2