Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 21- Kesalahpahaman


__ADS_3

"Ada apa?? " Tanya Vino yang melihat istri kecilnya menangis


"Tidak, tidak ada apa-apa , mataku sedikit pegal, aku hanya meneteskan obat mata jadi seperti ini, hehe.. " Jawab Nesa yang menurutnya masih masuk akal,


Vino hanya mengaggukan kepalanya tanda ia mempercayai ucapan istrinya


"Bagaimana hari ini?? " Tanya Vino yang sudah berada di dekat Nesa


Ia mengarahkan agar Nesa mendekat, Nesa patuh ia mendekat dan Vino mengelus rambut Nesa, ia membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya, tangannya melingkar erat dipinggang Vino, pertanda ia tidak ingin Vino pergi


"Ada apa hem.. " Tanya Vino yang tiba-tiba melihat sikap aneh Nesa


"Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin memelukmu.. "


"Hubby.. " Akhirnya panggilan itu keluar dari mulut Nesa


"Iya sayang.. " Jawab Vino yang masih mengelus rambut panjang Nesa


"Bolehkan sesekali aku berkunjung ke kantormu?? " Tanyanya dengan nada lirih


"Boleh dong, kapan saja kamu mau berkunjung ke kantorku, kamu tinggal hubungi aku saja, biar aku menyuruh Sean untuk menjemputmu.. " Ucap Vino mencium rambut Nesa yang wangi


"Tidak usah, aku tidak mau merepotkan kamu dan sekertarismu, aku bisa memakai taksi online.. " Ucapnya kembali yang menolak perkataan suaminya


"Tapi.. "


"Aku tidak akan tersesat, aku sudah pernah ke kota, hanya saja aku lebih lama tinggal di desa ini, Reza pernah beberapa kali mengajaku ke kota juga.. " Ucap Nesa yang meyakinkan suaminya


"Baik, dan ini, kamu pegang ya.. " Vino menyerahkan 2 buah ATM dan kartu kredit tanpa batas


"Ini buat apa hubby?? " Aku masih mempunyai uang.. "Ucap Nesa yang menolak pemberian suaminya


"Kamu sekarang istriku, dan selama menjadi istriku kamu tidak pernah meminta apapun, jadi aku berikan kartu ini untukmu.. " Jawabnya sedikit memaksa agar Nesa mau menerima kartunya


"Dan selamanya akan menjadi istriku, apa maksud dia? apa wanita yang dikantornya hanya temannya atau kliennya?? " Batin Nesa yang bisa kembali berfikir positif


"Sayang!! " Panggil Vino yang melihat Nesa melamun


"Eh, tapi.. "


"Aku tidak suka dibantah!! " Vino berkata dengan dingin, sehingga membuat Nesa segera mengambil kartu itu


"Apakah ini sifat asli Vino?? " Batin Nesa yang sedikit terkejut dengan nada ucapan Vino


"Menakutkan.. " Batin Nesa


Beberapa harinya kemudian, hubungan mereka masih terlihat harmonis, Nesa masih menutupi keinginan tahunnya kepada Vino, sikap Vino yang beberapa hari kemarin membuat ia sedikit takut mengusik masalah pribadi dari pria tersebut

__ADS_1


"Huby, hati-hati dijalan.. " Ucap Nesa yang mengantar kepergian Vino


Vino mengecup kening nesa dan memeluknya sebentar lalu ia masuk kedalam mobilnya, setelah kepergian Vino ia masuk kedalam,


Harinya sangat indah, dua orang yang pernah mengusik dirinya pun sudah tidak pernah terlihat, ia seperti ditelan bumi mendadak


"Aku akan memasak untuk Vino.. " Gumam Nesa yang sudah berkutat di dalam dapurnya, ia berniat memasak makanan kesukaan Vino dan membawanya ke kantor


Setelah selesai memasak, ia segera bersiap-siap, ia mengganti pakaian dan tidak lupa ia memoles sedikit make up agar terkesan natural, ia tidak ingin mempermalukan suaminya di kantornya


Butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke kantor yang bernama Devino Company, kantor yang sangat megah, menjulang tinggi, yang mempunyai banyak puluhan lantai,


Iya, ia sekarang sudah di depan kantor tersebut, ia melangkahkan kakinya dengan sangat berat, ia merasa insecure dengan para karyawan yang sedang berkeliaran dengan berpenampilan modis


"Apa Vino akan malu jika aku masuk dengan penampilan seperti ini??" Gumamnya yang melihat penampilan dirinya sendiri,


Sebenarnya Nesa sangat cantik dengan balutan gaun berwarna nude, rambutnya ia biarkan tergerai, dan ia memakai sepatu snikers berwarna putih,


Gaya dan wajahnya sangat pas, diusianya yang baru 20 tahun berpenampilan seperti ini memang cocok, banyak karyawan laki-laki yang memujinya saat melihat gadis itu masuk berjalan ke dalam kantor suaminya


Tidak lupa ia menenteng sebuah kotak makanan untuk suaminya


Akhirnya ia memantapkan diri, dia masuk kedalam kantor itu dan menemui resepsionis


"Maaf, apa Tuan Vino ada?? " Tanya Nesa yang gugup, badanya sudah dingin, ditambah ruangan yang ber AC, membuat badanya semakin dingin, ia bertanya kepada resepsionis tersebut


"Apa dia adik dari Tuan Vino?? " Batin resepsionis itu


"Eh, saya sudah membuat janji,.. "


Nesa semakin gugup saat berhadapan dengan resepsionis apalagi resepsionis itu memandangnya dengan tatapan mengintimidasi


"Nona.. " Panggil resepsionis itu yang melihat gadis di depannya gugup


"Eh, iya .. "


"Nona silahkan, ruanganya ada di lantai 50.." Ucap resepsionis tersenyum ramah, ia fikir dia adik dari CEO perusahaan ini, karna ia termasuk karyawan baru jadi dia tidak mengetahui tentang bossnya


Nesa segera menuju lantai 50, di dalam lift ia mere**s gaunnya, ia merasa malu dengan dirinya sendiri,


Ting..


Lift terbuka dan sekarang ia sudah berada di lantai 50, kini ia sudah dihadapkan dengan ruangan suaminya.


Ia melihat kesekeliling arah, ia berusaha mencari keberadaan Sean sekertaris suaminya tetapi tidak ada, samar-samar dia mendengar suara wanita dari dalam ruangan suaminya


"Aku merindukan mu Vin!! " Ucap seorang wanita yang sedang memeluk Vino lalu duduk di meja kerja Vino

__ADS_1


Deg..


Nesa mengintip dari pintu yang sedikit terbuka, ia bisa melihat jelas wanita cantik yang sedang duduk di meja kerja, dan suaminya hanya diam saja.


"A-apa ini semua nyata?? " Batin Nesa, tubuhnya bergetar hebat, badanya terasa lemas,


Setelah melihat kejadian itu ia urungkan niatnya untuk bertemu suaminya, ia membawa makanan itu kembali, ia lari dan tanpa sengaja ia menyenggol tempat sampah dan membuat Vino melihat kearah luar, bersyukur ia langsung pergi, dan Vino tidak melihat dia


Di sepanjang jalan, ia menangis, ia meratapi kebodohannya yang terlalu percaya dengan suaminya


"Kenapa aku bisa sepercaya ini sama dia hah!! "


"Harusnya aku berfikir, mana ada laki-laki dewasa menyukai gadis kecil sepertiku hiks..hiks..!! "


"Sadar Nesa! Kamu itu hanya boneka baginya hiks...hiks..,.. "


"Lihat!! Jika dia benar-benar mencintaimu, dia akan mengurus pernikahan kalian, tapi ternyata semuanya tidak kan!! "


"Sadar, sadar!!!!! "


Nesa memaki dirinya sendiri, ia duduk di taman yang tidak jauh dari kantor Vino, ia menangis dan mere**s jarinya


"Siapa yang membuatmu menangis?? " Ucap seseorang yang sudah dibelakang Nesa, Nesa segera menoleh ke belakang


"Kamu!! " Nesa segera mengusap air matanya, ia memilih untuk pergi


"Mau kemana!! "


"Tolong, tolong lepaskan saya, bukankah anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan.. " Ucap Nesa dengan memohon.


.


.


.


.


.


.


Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat,


Salam bahagia semoga kita semua selalu diberikan rejeki yang berlimpah.


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


......... #Happy Reading😘#....


__ADS_2