Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku
Episode 95-Bakso


__ADS_3

"Apa kamu mau gugurin kandunganmu! jangan bodoh selena kau mau jadi pembunuh, pembunuh anakmu sendiri hah! " Ketus Vicky


"Aku tidak akan pernah mengizinkanmu untuk menggugurkan kandungan itu, aku bukan seorang pengecut yang akan melarikan diri, aku akan bertanggungjawab! " Sambung Vicky yang langsung kembali ke meja kerjanya


"Lalu aku bagaimana? karirku masih panjang ky, aku mencintaimu tapi aku belum siap untuk mengandung anakmu"


"Pulanglah, biar aku yang bicarakan ini pada Nesa, pasti dia mau mengerti dengan keadaan mu"


"Jangan gila ky, aku malu! "


"Simpan rahasia ini, aku tidak mau semua orang tahu bahwa aku hamil"


"Pulang Sel! aku bilang pulang ya pulang!! "


"Ky, kau berani membentakku? " Lirih Selena setelah itu dia menangis, entah kenapa dia merasa sakit jika Vicky membentaknya


Melihat Selena menangis, Vicky langsung menelfon sekertarisnya, dia menyuruhnya untuk masuk kedalam ruangannya,


"Maafkan aku Sel, aku salah sudah membentakmu" Ucap Vicky yang menghampiri Selena lalu memeluknya kedalam pelukannya


"Kamu jahat ky, kamu membentakku hiks.. hiks.. jahat ky.. " Selena memukul dada bidang Vicky bertubi-tubi membuat Vicky terkekeh geli karna tak merasa sakit sedikitpun, melihat Vicky tertawa Selena semakin kesal, dia semakin menangis membuat sekertaris Rain yang baru datang terheran-heran


"Ada apa ini, kenapa dia menangis" Batin Rain menatap Vicky meminta penjelasan


"Sudah jangan menangis, aku sudah menyuruh Rain untuk mengantarmu pulang"


"Jangan menangis" Ucap Vicky melepaskan pelukannya lalu membersihkan sisa air mata Selena,


Selena yang mendengar nama Rain disebut tiba-tiba tersenyum, entah mengapa dia ingin di dekat sekretaris suaminya


"Rain antar Selena pulang"


"Jaga dia, pastikan dia sampai rumah dengan selamat"


"Dan hati-hati" Ucap Vicky


"Baik Tuan"


Selena langsung menghampiri sekertaris suaminya itu, dia bergelanyut manja di lengan Rain membuat mata Vicky dan Rain membulat sempurna


"Eh Nona" Rain berusaha melepas lengannya dari kekasih bossnya


"Hiks.. hiks.. Rain, Vicky jahat, dia membentakku, aku tidak salah" Tiba-tiba Selena menangis, moodnya berubah kadang dia terasa kesal kadang terlihat bahagia, apa ini faktor hormon kehamilannya


"Sel, jaga sikapmu, dia sekertarisku" tiba-tiba Vicky terlihat kesal dengan Selena


"Hikss.. hikss kau dengar kan dia membentakku Rain, bawa aku pergi, aku mau makan bakso di depan kantor"

__ADS_1


"Rain! keluar, biar aku saja yang mengantar Selena, kau kembali bekerja"


"Ayo aku antar, kita beli bakso di depan kantor" Aja Vicky sambil memakai jasnya


"Permisi Nona, bisa anda lepaskan, saya mau kembali bekerja"


"Nona, lepas" Ucap Rain yang melepas paksa membuat Selena marah dan mengadu kepada Vicky


"Vicky hiks.. hikss, Rain jahat, dia tidak mau di pegang aku"


Mata Vicky dan Rain membulat, "Kau apakan Selena, kan sudah aku bilang-"


"Aku tidak melakukan apapun, sungguh" Ucap Rain


"Aku akan pergi, disini aku merasa gila" Rain berjalan keluar ruangan dengan wajah kesal


"Pasangan gila, dan kenapa Selena, bisa-bisanya dia menangis"


Setelah berdebat panjang dengan Selena, akhirnya sekarang Vicky dan Selena sudah duduk di pinggir jalan menunggu tukang bakso membuat pesenanya


"Apa kamu nyidam? " Tanya Vicky yang mendapat gelengan dari Selena


"Aku hanya ingin memakan bakso ky, apa kamu keberatan? jika kamu keberatan ya sudah, kamu bisa tinggalkan aku disini, biar aku sendiri" Ucap Selena dengan nada kesal


"Maaf Tuan, ini pesanannya" Ucap pedagang bakso sambil menaruh bakso ke atas meja


"Ini, jangan banyak-banyak"


"Okeh" Selena mengambil sambal sebanyak 10 sendok dan saus yang banyak, tak lupa sedikit kecap lalu mengaduk agar tercampur rata


"Ini, kamu makan ky" Selena menyodorkan mangkuk bakso miliknya lalu mengambil mangkuk bakso milik Vicky


"Ta-tapi ini punyamu Sel, dan kenapa kamu ambil punyaku" Ucap Vicky, tiba-tiba perasannya menjadi cemas, di lihatnya bakso dengan kuah berwarna merah,


"Aku mau kamu makan ini ky, "


"Ta-tapi Sel, aku kurang suka pedes" Jawab Vicky jujur,


Air mata Selena lolos dia menangis membuat semua orang yang sedang memakan bakso menatap sinis pada Vicky


Vicky yang melihat situasi seperti ini semakin frustasi dia mengusap wajahnya kasar


"Okeh, jangan nangis, aku akan makan ini" Ucap Vicky tersenyum membuat Selena berhenti menangis lalu memeluk Vicky


"Aku akan melihatmu makan sampai habis, hehe"


"Tapi-"

__ADS_1


"Baiklah" Akhirnya Vicky benar-benar pasrah, percuma melakukan penolakan, toh ujung-ujungnya Selena menangis


Sekali suapan belum terasa pedas, 2 kali suapan dan seterusnya sampai bakso itu habis, mata dan telinga Vino memerah, bahkan dia tak segan-segan memesan 3 es teh tapi tetap saja kurang, Selena yang melihatnya justru menertawainya tanpa ada rasa bersalah


"Puas Sel, huha huha"


"Pak es teh 1 lagi, cepat! pedes huhahuha"


"Kau terlihat lebih tampan jika seperti ini ky, telingamu yang merah, hidungmu yang mengeluarkan ingus dan bibirmu yang membengkak, hahahaha" Tawa Selena pecah saat melihat ekspresi Vicky kesal, dia hampir saja menggebrak meja


"Apa kau bahagia? " Tanya Vicky saat melihat senyum Selena


"Bahagia banget, iya kan, kita bahagia" Ucap Selena yang tanpa sadar mengelus perut ratanya


"Sekarang giliran kamu makan,"


................


Di sebuah kantor milik Vino digegerkan sebuah berita tentang kecelakaan Renata dan Bella, banyak karyawan Vino yang berfikir bahwa Bella selingkuhan dari Vino, karna Vino menutup identitas istrinya


"Tuan, semua karyawan menganggap Tuan telah berselingkuh dengan Nona Bella" Ucap sekertaris Sean


"Biarkan saja Sean, biarkan saja mereka bicara yang tidak-tidak,"


"Tapi, tapi ini tidak baik untuk nama baik Tuan, mereka akan menganggap bahwa berita itu benar, karna Tuan tidak mengklarifikasinya, dan juga Nona Nesa, dia akan kecewa saat mengetahui berita ini" Jawab sekertaris Sean


"Lalu? aku ingin bersantai Sean, beri aku waktu libur selama beberapa hari, aku ingin mengajak istriku liburan, dan satu lagi, siapkan perawat untuk ibuku"


"Baik Tuan, saya akan mengosongkan jadwal anda selama beberapa hari, tapi saya akan padatkan jadwal anda hari ini, karna ada beberapa meeting penting yang harus Tuan hadiri"


"Kau atur saja, aku akan patuh"


"Baik Tuan"


.


.


.


.


Hay gaes, mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)


......... #Happy Reading😘#........

__ADS_1


__ADS_2