
"Vin masih pagi begini kenapa sudah berpakaian rapih?? " Tanya Nesa yang bangkit dan menghampiri suaminya
"Masih vin?? " Tanya Vino dengan jutek
Nesa mengerutkan keningnya, ia berusaha mencerna kata-kata suaminya, lalu ia baru ingat tentang ucapan semalam
"Heheh, aku lupa hubby.. " Ucap Nesa cengengesan, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Hemm baru saja dibahas semalam sudah lupa.."
"Maaf, tadi nyawa aku belum kumpul jadi sedikit lupa.."
"Sayang sekarang aku harus pergi ke kantor, tolong pasangkan dasi ini.. " Ucap Vino yang menyerahkan dasinya kepada Nesa
"Emm, aku tidak bisa Hubby.. " Jawab Nesa yang membolak-balikan dasi tersebut
"Sinih aku ajari.. "
"Sekarang sudah paham kan?? " Tanya Vino saat selesai mempraktikkan memasang dasi.
"Sedikit by... "
"Eh, kenapa di lepas lagi by??.. " Tanya Nesa saat melihat Vino melepaskan dasinya
"Aku mau kamu yang pasangin dasi untukku.. " Ucap Vino yang menyerahkan kembali dasinya
"Modus.. "
"Hubby menunduk dong, aku susah nih, kamu terlalu tinggi " Ucap Nesa yang menjinjit agar sepadan dengan suaminya ..
Vino pun menunduk, dia mensejajarkan tubuhnya dengan Nesa,
..
"Aduh Nes, nariknya jangan kekencengan, nanti aku bisa mati.. " Ucap Vino yang memegang dasinya
"Eh, maaf, namanya juga baru belajar hehehe.. " Kekeh Nesa
"Hemm... "
"Hubby, sudah selesai, seperti ini kan?? " Tanya Nesa kepada Vino
"Iya makasih sayang,.." Ucap Vino yang mencium kening istrinya, lama kelamaan ciuman itu turun tepat di bibir Nesa, Nesa yang sudah mengerti alur dari ini pun berusaha melepas ciuman itu tapi Vino dengan cepat memegang tengkuk Nesa dan memperdalam ciumannya
Nesa yang sudah terbuai pun membalas ciuman itu, cukup lama mereka berciuman sampai keduanya hampir kehabisan nafas
"Sudah pintar ternyata istriku.. " Goda Vino saat melepaskan ciumanya
"Apaan sih vin.. " Ucap Nesa malu-malu.
"Kamu bicara apa? bisa diulang?? " Ucap Vino yang tak suka istrinya memanggil dengan namanya
"Eh hubby hehe, ... "
"Oh iya hubby, aku lupa masak untukmu.. " Ucap Nesa kepada suaminya
"Tidak apa-apa aku sudah menghubungi pelayanku untuk mengirim kita makanan.. " Jawab Vino dengan menyentuh bibir Nesa ia membersihkan sisa bekas ciuamanya
"Manis banget.. " Batin Nesa yang melihat perlakuan Vino
"Eh hubby tapi ini masih pagi banget.. " Ucap Nesa saat melihat jam di dindingnya
"Tak apa.. "
"Oh ya sayang, di dalam mobil ada beberapa bajuku yang aku bawa dari apartemen, tolong ambilkan ya.. "
"Kamu pulang ke apartemen?? " Tanya Nesa
__ADS_1
"Tidak, sekretaris ku yang mengambilnya.. " Jawab Vino yang sedang mengambil segelas air,
"Eh hubby, sekertarismu itu tampan sekali, pasti dia belum menikah.." Ucap Nesa yang membayangkan wajah Sean
Vino yang sedang meminum pun tersedak karna ucapan istrinya, ia melototkan matanya, pertanda ia tidak suka dengan istrinya yang memuji orang lain.
Dan Nesa yang belum menyadari pun masih terus saja memuji sekretaris Vino, ia seperti sedang berdongeng cerita
"Nama sekertarismu siapa by?? " Tanya Nesa lagi
"-_-... "
"Hubby kalau ada orang berbicara itu dijawab.. " Ucap Nesa dengan kesal
"Kamu menyukai dia?? " Tanya Vino yang sudah terpancing emosi
"Tidak, aku hanya memuji ketampanannya.. " Elak Nesa
"Lebih tampan aku.. "
"Emm sedikit hubby.. "
"Nes!!! " Geram Vino kepada istri kecilnya itu
"Iya... "
"Jangan pernah memuji laki-laki lain di depan suamimu!!! "
Nesa terkejut dengan sikap Vino yang tiba-tiba marah, ia tidak bermaksud untuk membuat Vino cemburu.
"Ma-maaf by.. " Ucap Nesa ketakutan, ia menundukan kepalanya
Sejenak Vino menghembuskan nafasnya secara kasar, ia baru menyadari bahwa istri kecilnya itu sedang ketakutan karna sikapnya, dan ia juga lupa jika umur Nesa lebih muda 8 tahun darinya, jadi sikap labil masih menguasai diri Nesa
"Nes.. " Ucap Vino yang memegang kedua pundak istrinya
"Jangan sedih ya, nanti cantiknya hilang.. " Sambung ucapan Vino yang menenangkan Nesa dari ketakutannya
Lalu Nesa memberanikan diri menatap suaminya, ia berusaha meminta maaf
"Hu-huby maafkan aku.. " Ucap Nesa dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Iya aku maafin kamu sayang.. " Jawab Vino yang memeluk istrinya
"Tapi lain kali jangan memuji laki-laki lain di depan ku, atau tidak aku akan memecat Sean.. "
"Ja-jangan hubby, kasihan dia.. "
"Ya sudah aku berangkat ke kantor dulu, aku akan pulang larut malam karna aku harus menghadiri pesta dari klien... "
"Pesta? Kamu datang sendiri?? "
"Tidak, aku akan membawa Sean sekertarisku.. "
"Maafkan aku Nes, aku tidak mungkin bicara jika aku menghadiri pesta bersama Selena, pasti jika kamu tahu kamu sangat kecewa.. " Batin Vino
"Ya sudah, ayo aku antar sampai epan rumah.. "
Setelah berada di teras rumah, Vino menyempatkan mencium kening istrinya, lalu ia mengelus perut Nesa
"Semoga di dalam sana cepat tumbuh tanda-tanda kehidupan.. " Ucap Vino sambil meraba perut Nesa
"Aaminn.. "
"Kita harus lebih giat berusaha, agar di dalam sini cepat tumbuh anak kita.. " Ucap Vino
"Hubby gak usah aneh-aneh deh, ini di depan rumah.. " Ucap Nesa saat Vino mendekatkan wajahnya ke wajah Nesa.
__ADS_1
"Hehe maaf, habisnya semalam kamu sudah tidur duluan.. "
"Sudah sana berangkat, Hati-hati hubby.. "
Vino pun masuk ke dalam mobilnya dan mengendarai dengan pelan,
Saat sudah berada di kantor, Vino langsung mengecek dan mengerjakan laporan yang sempat tertunda
Drttt....
Tiba-tiba ponsel Vino berbunyi terdapat panggilan masuk dari ayahnya, segera ia mengangkatnya
"Iya Yah.. " Ucap Vino saat panggilan sudah terhubung dengan Rayhan
"Kamu datang ke acara pesta Best Company vin?? "
"Iya yah, kata Sean aku tamu kehormatan, Ayah datang juga?? "
"Kita bertemu disana, jangan lupa kamu ajak istrimu, agar semua orang tahu bahwa kau sudah menikah??"
"Emm aku datang bersama Selena Yah.. "
"Kamu sudah mempunyai istri Vin! Kamu tidak pantas datang ke pesta bersama wanita lain! apalagi dia mantanmu,Ayah hanya tidak mau ada kesalahpahaman antara kamu dan istrimu.. "
"Aku terpaksa Yah, awalnya aku berniat mengajak istriku tetapi ibu dengar dan menyuruhku untuk datang bersama selena.. "
"Tapi Ayah kecewa denganmu Vin, kamu bisa menolak kemauan ibumu itu.. "
"Tidak segampang itu, lagipula ada Sean yang ikut menemaniku ke pesta.. "
"Feeling Ayah kurang baik Vin jika kamu datang bersama Selena.. "
"Aku akan hati-hati pada ulet bulu itu.. "
"Harus.. "
"Ya sudah Ayah masih banyak pekerjaan, nanti kita bertemu disana.. "
"Iya Yah..
.........
"Kamu harus tampil cantik malam ini Sel.. " Ucap Renata lewat sambungan telfonnya
"Iya tan, ini aku mau pergi ke salon untuk mempercantik diriku.. "
"Ya sudah.. " Ucap Renata yang memutus panggilan telfon itu secara sepihak
"Siapa Sel.. " Ucap seorang laki-laki yang sedang mengendarai mobilnya
.
.
.
.
.
.
Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)
......... #Happy Reading😘#........
__ADS_1