Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Asisten Rey


__ADS_3

"Lebih baik?" tanya Rey.


"Iya makasih kak!" ucap Bulan tersenyum. Rey pun ikut tersenyum melihat senyum manis Bulan.


Tanpa mereka sadari sedari tadi Reano dan Mita mengintip di balik sebuah guci yang cukup besar.


"Sudah aku duga, pasti Rey berubah. Liat tu Rey udah mulai mencair!" ucap Mita.


"Mencair? Emang es?" tanya Reano.


"Sayang, percuma kamu dulu juara kelas, tapi sekarang otak kamu gak di pake. Rey kan dulu dingin sekarang udah mulai hangat walaupun sama Bulan aja!" ucap Mita.


"Aku kan pintar sayang, makanya Rey juga pintar!" ucap Reano.


"Pintar apanya? Masa proyek sebesar itu bisa kacau?" tanya Mita.


"Itu kan kelakuan Ruby!" ucap Reano


"Terserah!" ucap Mita kemudian pergi.


•••


"Huh! Tau begini mending tidak ku restui kak Rey dan Bulan! Bulan kau itu merubah kakak ku! Dia bukan kak Rey yang ku kenal!" ucap Risa kesal.


"Ntah mengapa aku jadi tidak suka padanya. Licik sekali anda Bulan!" gumam Risa.


"Kita lihat, Kek Rey lebih memilih adiknya atau istri kontraknya!" ucap Risa.


Drtt.. drttt..drttt


Handpone Risa berbunyi. Ia langsung mengangkatnya.


"Ya kak?" tanya Risa.


"....."


"Ya aku memang tidak suka padanya!" ucap Risa.


"......"


"Wah rencana mu sangat bagus kak. Aku akan melaksanakannya!" ucap Risa lalu memutuskan sambungan telfonnya.


Mari kita jalankan Rencana untuk memisahkan kalian! batin Risa.


•••

__ADS_1


"Kakak akan pergi ke Singapore?" tanya Bulan.


"Ya, kau mau ikut?" tanya Rey


"Tidak, aku akan bekerja kak!" ucap Bulan.


"Kau tidak boleh bekerja!" ucap Rey.


"Kenapa? Kemarin kakak bilang aku boleh bekerja!" ucap Bulan.


"Tidak!" jawab Rey.


"Kak, ku mohonn. Bolehkan aku bekerja yaa!" ucap Bulan sambil memperlihatkan muka imutnya.


"Baiklah. Jadi asisten ku!" ucap Rey.


"Hah? Aku gak kuliah jurusan bisnis kak. Gimana aku jadi asisten kakak?" tanya Bulan.


"Jadi asisten ku atau tidak kerja sama sekali!" ucap Rey


"Kenapa kakak suka sekali mengatur!" gumam Bulan.


"Kau barusan bilang apa?" tanya Rey.


"A-ah gak ada kak. Baiklah aku akan jadi asisten mu!" ucap Bulan.


"Besok pagi ikut ke Singapore bersama ku, dan siapkan semua baju ku!" ucap Rey. Bulan masih mematung di tempatnya, seolah tidak mendengarkan perkataan Rey.


"Bulan" panggil Rey lembut. Bulan masih tidak bergerak.


"Bulan!" panggil Rey lagi.


"Bulan Verissa Anggara!" panggil Rey lagi


"I-iya?" jawab Bulan kaget. "Eh sebentar, kenapa nama belakang ku Anggara? Nama belakang ku Zaynco!" ucap Bulan.


"Kau istri ku, anggota keluarga Anggara. Jadi nama belakang mu juga harus Anggara." jawab Rey. "Siapkan baju ku! Tugas mu akan di jelaskan oleh Kenzo. Ingat jangan dekat-dekat dengan Kenzo atau pria mana pun kecuali aku!" ucap Rey langsung memasuki kamar mandi di kamarnya dan mandi.


Bulan semakin berbunga-bunga mendengar perkataan dari Rey. Benarkah dia sudah berubah atau ini hanya ilusi untuk menjatuhkan Bulan dan membuat Bulan pergi dari kehidupan Rey, dan Rey bisa bebas menikahi Ruby. Itu semua hanya Allah yang tau.


•••


"Wah, indah juga ya indonesia. Udah lama banget aku gak kesini!" ucap Katya


"Hum, udah lama banget gak kesini!" jawab Arzi.

__ADS_1


"Arzi awas!" ucap Katya . Arzi langsung mengerem mobilnya mendadak. Arzi dan Katya pun turun dari mobilnya dan melihat siapa yang ia tabrak.


"Kamu gak apa nak?" tanya Arzi.


"Ga papa Pak. Mungkin kaki saya sedikit terkilir" ucap Pria itu.


"Maafkan saya, saya tidak melihat mu." ucap Arzi.


"Hei Elioz, berhenti kamu!" ucap seseorang datang dari belakang pria yang di ketahui namanya adalah Elioz. Dua orang Pria bertubuh besar dan kekar itu mengangkat Elioz.


"Bayar hutang mu sekarang! Atau ku bunuh adik mu itu!" ucap pria kekar itu.


"Sudah ku bilang, aku tidak punya uang!" ucap Elioz.


"Berapa hutangnya?" tanya Arzi.


"150 juta!" jawab pria itu. Arzi pun meminta nomor rekening bos mereka dan langsung mentransfer semua hutan Elioz.


"Sudah lunas. Sekarang peegilah!" ucap Arzi.


"Haha, terima kasih atas uangnya!" ucap pria itu. Mereka berdua pun langsung pergi.


"Maaf Pak, bagaimana aku membayar uang mu. Aku tidak punya pekerjaan" ucap Elioz.


"Naiklah dulu, kami akan mengantarmu pulang!" ucap Katya.


"Tapi aku sudah banyak merepotkan kalian!" ucap Elioz.


"Tidak apa-apa, masuklah!" ucap Arzi. Mau tak may, Elioz pun masuk ke mobil Katya dan Arzi.


"Mana orang tua mu? kenapa kau berhutang banyak sekali nak?" tanya Arzi.


"Itu hutang orang tua ku Pak. Kami dulu orang yang cukup kaya. Tapu semenjak Mama meninggal Papa jadi sering bermain judi dan tidak mengurua perusahaannya. Aku terpaksa melanjutkan perusahaan itu sambil sekolah. Tapi pengetahuan yang ku punya tidak cukup, aku di tipu seseorang sampai kami bangkrut. Ayah pun bunuh diri dan meninggalkan semua hutang judinya kepada kami" jelas Elioz. Katya dan Arzi menggeleng mendengar penjelasan Elioz.


"Nama mu siapa?" tanya Katya.


"Elioz Adnan Bu" jawab Elioz.


"Kamu punya adik?" tanya Katya.


"Ya, adikku perempuan. Namanya Eliza Nadin" jawab Elioz.


•••Bersmbung..


Hmm, apa yang akan di lakukan oleh Arzi dan Katya ya?

__ADS_1


Tunggu episode selanjutnya yaaa 😆


__ADS_2