Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Kenyataanya


__ADS_3

Ya aku harus menyelamatkan Bulan dari Rey! batin Leon.


"Leon Alandra Gerdion!" teriak Rey. Bulan terkejut dengan kedatangan Rey secara tiba-tiba.


Pas sekali dia datang ke sini. batin Leon.


"Apa yang kalian lakukan di sini?" tanya Rey dengan nada dingin.


"Kita sedang.. " belum selesai Bulan dengan perkataannya, Leon langsung memotongnya.


"Berkencan!" sambung Leon. Bulan terkejut dengan perkataan Leon. Rey manatap Leon dan Bulan secara bergantian dengan tatapan dingin.


"Kenapa kau berkencan dengan istriku?!" tanya Rey dengan nada lebih dingin.


"Istri sah mu atau istri diatas kertas mu?" tanya Leon. Rey mengepalkan tangannya seolah ingin memukul seseorang.


"Dia istri sah ku!" jawab Rey.


"Oh ya? Lalu apa isi surat yang ada di tas kerja mu sebelum kau menikah dengannya? Coba jelaskan pada ku, kontrak apa itu?!" tanya Leon. Rey hanya diam.


"Oh ya, masalah malam itu.. " Leon menghentikan perkataanya dan mendekat kepada Rey.


"Aku sangat menikmati tubuh mulus istri mu yang belum tersentuh itu!" ucap Leon. Leon pun tersenyum sinis kepada Rey san tersenyum manis kepada Bulan. Sedangkan Bulan yang mendapatkan senyuman hanya terdiam kikuk. Leon pun pergi dari tempat itu.


"Ikut aku!" ucap Rey.


"Tapi kak.. "


"Ikut aku atau kau akan jadi pusat perhatian di sini!" ucap Rey dingin kepada Bulan. Bulan pun terpaksa mengikuti Rey untuk pergi dari tempat itu.


Rey berjalan di depan bulan dengan coolnya sedangkan Bulan berjalan di belakang Rey seperti orang yang melihat hantu, pucat.


Apa yang akan di lakukan kak Rey sama aku? batin Bulan.


"Masuk!" ucap Rey. Bulan pun masuk ke dalan mobil Rey. Rey mengendarai mobilnya dan meninggalkan asistennya di sana.

__ADS_1


Rey mengendarai mobilnya menuju rumah. Tak lama mereka sampai di rumah. Saat membuka pintu, Rey langsung mendapat tamparan dari Mita.


"Bun?" ucap Rey seperti ingin mendapatkan penjelasan dari tamparan Mita.


"Apa yang kamu lakukan sama Ruby?!" tanya Mita.


"Ruby? aku tidak melakukan apa pun!" jawab Rey.


"Kalau kau tidak melakukan apa pun. Kenapa Ruby hamil anak mu!" ucap Reano.


"Apa?!" ucap Rey terkejut. Rey pun masuk kedalam rumahnya.


"Apa maksud mu Ruby?!" tanya Rey.


"Aku hamil anak kamu Rey. 2 bulan lalu kita melakukannya!" ucap Ruby.


"Melakukan apa? Aku hanya datang ke apartemen mu lalu aku pergi!" ucap Rey.


"Gak, kamu itu tidur sama aku!" ucap Ruby.


"Kakak harus tanggung jawab kak! Mau gimana pun kak Ruby itu perempuan. Mana bisa dia membesarkan anak seorang diri!" ucap Risa.


"Apa yang kau katakan! bagaimana kau bisa mengatakan itu Risa!" ucap Rey.


"Rey kamu harus tanggung jawab aku gak mau membesarkan anak ini sendirian. Dia butuh seorang ayah!" ucap Ruby.


"Bagaimana dengan Bulan! Dia istri sah mu Rey!" ucap Mita.


"Rey gak mencintai Bulan tante! Aku punya bukti!" ucap Ruby. Ruby pun mengeluarkan handponenya dan memutar senuag rekaman.


"Rey, kenapa kamu kesini?" ucap Ruby


"Aku tidak mau di rumah. Bulan itu membuat ku muak saja!" ucap Rey.


"Apa masud mu?" tanya Ruby.

__ADS_1


"Ya aku hanya berakting. Aku akan berakting seolah aku mencintainya. Setelah dia percaya aku akan menjatuhkannya. Aku yakin dia pasti tidak akan kembali!" ucap Rey.


"Benarkah? Aku kira kamu beneran!" ucap Ruby.


"Aku tidak serius dengannya!" ucap Rey


"Rey, kamu udah nyakitin hati aku. Ku kirain kamu beneran cinta sama Bulan. Sekarang aku tenang karna kamu gak serius sama Bulan!" ucap Ruby.


"Gak lah, di hati aku cuman ada kamu!" ucap Rey.


Rekaman itu pun berhenti. Bulan terkejut dengan apa yang barusan di putar oleh Ruby.


"Tante, pernikahan Rey dan Bulan itu cuman diatas kertas. Bulan itu cuman Istri Diatas Kertas!" ucap Ruby sedikit menekan kan kata 'Istri Diatas kertas'


Rey hanya diam saat Ruby mengatakan semuanya. Baginya, itulah kenyataan yang harus di terima Bulan.


"Tapi kau tidak bisa menikah dengan Rey karna Rey sudah mempunyai istri!" ucap Mita.


"Gak apa Bun. Bulan aja yang keluar. Bulan tau Bulan salah di sini. Bulan udah misahin Kak Ruby dan Kak Rey. Maafin Bulan ya!" ucap Bulan langsung berlari pergi.


"Bulan!" teriak Mita.


"Rey kejar!" ucap Reano.


"Buat apa Yah? dia harus menerima kenyataannya sekarang!" ucap Rey. Reano pun mendekati Rey dan memukul wajah Rey.


"Apa yang kau lakukan! Bulan anak baik-baik! Kau membuang Berlian dan mengutip sampah, apa kau tau itu Reyhan!" teriak Reano kepada Rey. Rey pun berdiri dan mengelap darah di sudut bibirnya.


"Apa Yah?! Hah?! Rey salah?! Rey hanya memperjuangkan kebahagiaan Rey! Rey cuman tidak mau diatur sama Ayah dan Bunda apa lagi urusan pasangan!" teriak Rey marah. Mita pun mendekati Rey dan langsung menamparnya dengan sadis.


"Baru kali ini Bunda menyesal melahirkan kamu. Apa kamu tau, kalau saja bunda mau, dulu bunda bisa saja menggugurkan mu karna kondisi Ayah mu yang kritis! Tapi, bunda tetap mempertahankan kamu karna Bunda punya harapan sama kamu untuk membangunkan Ayah kamu. Tapi apa sekarang? kamu menjadi anak durhaka Reyhan!" teriak Mita. Rey pun terdiam.


"Apa kamu tau itu hah?!" lanjut Mita. Rey tetap diam.


•••Bersambung...

__ADS_1


Wah kasian ya Rey. Kalian kesal sama Rey apa kasian sama Rey? Author sih kesal. Jangan lupa tuliskan pendapat kalian di bawah yaa. Jangan lupa dukungan author ya 😄


__ADS_2