Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Keterpaksaan Gilang


__ADS_3

Ruby menceritakan semuanya kepada Cika. Cika sangat terkejut mendengar apa yang di ucapkan oleh Ruby.


"Kamu gak bohongkan? Gak mungkin sifat Gilang kayak gitu. Kalau Galang, tante maklum karna dia korban broken home. Tapi perasaan tante Gilang itu berbeda seratus delapan puluh derajat dari Galang." ucap Cika.


"Ruby belum selesai tante. Gilang di paksa sama Ayah. Tapi malah Ruby yang datang bukan Bulan." ucap Ruby.


"Kak Kevin?" gumam Cika.


"Kamu tau gak Ruby. Kamu bisa nikah sama Gilang." ucap Cika.


"Gak bisa tante, aku sama Gilang itu sepupuan!" ucap Ruby.


"Bukan sepupu kandung." jawab Cika.


"Maksud tante?" tanya Ruby.


"Kamu gak tau ya? Tante sama Om Ciko anak angkat keluarga Arlata. Kami di buang di tong sampah yang berbeda dan di temukan oleh orang tua angkat tante. Ayah kamu sendiri yang cerita sama tante. Waktu umur dia 4 tahun, kami berdua di bawa pulang ke rumah keluarga Arlata. Jadi secara hukum dan agama, kamu boleh nikah sama Gilang." ucap Cika. Ruby terkejut.


Kalau tidak bisa dapat Rey, setidaknya aku dapat yang lebih waras dari pada Rey! batin Ruby.


"Beneran tante? Maaf ya tante, Ruby jadi buka kenangan lama tante." ucap Ruby pura-pura sedih padahal dia sangat bahagia mendapatkan Gilang yang menurutnya lebih waras. Tapi hati Ruby tetap pada hartanya Rey. Ingat ya, Hartanya Rey.


•••


"Hahaha, beruntung banget lu. Gua aja jarang bisa di kejar-kejat cewe gitu." ucap Galang menepuk bahu Gilang.


"Tobat Lang, lu gak kasian sama Risa? Lu kira Risa sama kayak perempuan lu yang lain? Beda jauh men. Ibaratkan Risa itu berlian asli dan cewe yang lu permainkan itu emas imitasi. Lu. pilih yang mana? Berlian asli atau emas imitasi?" tanya Gilang.


"Lu kok ngalihin topik pembicaraan?" tanya Galang.


Karna gua kasian sama Risa. Andai aja lu g pacaran sama Risa. Pasti gua yang bakalan buat hidup dia bahagia bukan hidup sedih kayak dia bersama lu. batin Gilang.


"Ya jawab aja lah." ucap Gilang memaksa.


"Berlian. Ya kali gua milih Emas imitasi. Gatal-gatal gua." ucap Galang.

__ADS_1


"Nah tu lu tau. Lu coba pandangin terus foto Risa sama lu. Dan pikirin lagi, pernah gak lu foto mesra dan tulus sama perempuan lain? Pernah gak jantung lu berdetak hebat waktu sama perempuan lain? Lu pikir aja deh." ucap Gilang pergi.


"Yo men tunggu gua!" ucap Galang.


•••


"Kak Bulan pulang!" ucap Bulan. Elioz yang tadi fokus dengan laptopnya langsung mengalihkan matanya kearah pintu depan.


"Liat Bulan bawa siapa." ucap Bulan. Seorang perempuan muncul dari belakang Bulan.


"Jane!" ucap Elioz kaget dan langsung berdiri. "Kok Bulan bisa tau Jane?" tanya Elioz.


"Oh iya dong. Bulan kan pintar. Senang-senang ya Bulan mau masuk kamar dulu. Bye kakak Elioz dan Bye calon kakak ipar." ucap Bulan langsung masuk ke kamarnya.


Elioz dan Jane sangat canggung. Sudah lama mereka tidak bertemu. Mereka pacaran dari saat mereka SMA kelas 2. Mereka terpaksa berpisah karna Jane harus kuliah di Amerika dan Elioz tidak mendapatkan restu dari keluarga Jane karna kondisi ekonomi Elioz yang saat itu rendah di bandingkan keluarga Jane yang kaya.


"Emm, maafin papa ya. Semoga kamu gak sakit hati lagi waktu ingat perkataan papa aku." ucap Jane menunduk. Elioz tersenyum.


"Its oke lah. Liat, sekarang aku udah hisa ngelamar kamu. Aku udah kerja di perusahaan keluarga Zaynco. Aku juga anggota keluarga Zaynco. Jadi jangan sedih lagi." ucap Elioz. Jane menaikkan kepalanya dan melihat mata Elioz. Tidak ada kebohongan di mata Elioz.


"Elang Bagaskara?" tanya Elioz terkejut. Jane pun mengangguk.


Hahahaha, Emang Elang mau sama yang lebih tua dari pada dia. Jane kan seumuran aku. batin Elioz berusaha menahan tawanya.


"Lusa aku datang kerumah kamu. Aku dengar-dengar orang tua kamu ada di Amerika." ucap Elioz.


"Iya besok mereka datang." ucap Elioz.


"Kalau gitu besok aja gak usah minggu depan." ucap Elioz. Bulan yang sedari tadi menguping hanya bisa senyum-senyum sendiri. Kapan dia akan sebahagia Jane saat ini. Jawaban hati Bulan adalah tidak. Ia tidak akan pernah kembali dengan Rey.


Gimana aku bahagia. Kak Rey aja gak nyariin aku. Pasti dia sekarang lagi bulan madu sama Ruby. Atau mungkin dia nikah dengan Ruby batin Bulan. Bulir bening jauh dari pelupuk mata Bulan. Dengan cepat Bulan menghapusnya dan masuk ke kamarnya.


•••


Gilang dan Galang masuk kedalam rumah. Cika langsung menyuruh mereka duduk di kursi tamu bersama Ruby.

__ADS_1


"Ada apa Ma?" tanya Gilang.


"Seminggu lagi kalian nikah." ucap Cika.


"What?!" ucap Galang dan Gilang kaget.


"Gilang sama Ruby mau nikah Ma? Yang benar aja Ma. Kita kan sepupuan mana boleh nikah. Lagian atas dasar apa Gilang harus nikahin jalang kayak dia! Ogah banget punya ade ipar jalang kayak dia." ucap Galang.


"Gilang udah hamilin Ruby." ucap Cika. Gilang yang sedang minum langsung tersedak. Jadi Ruby yang selama ini ia cari? Apakah benar itu Ruby? Sepupunya sendiri?


"What? Gilang? Lang, Lu gak hamilin dia kan? Udah kotor men, mungkin aja dia hamil dari cowo lain. Biasalah model kaya Ruby main kotor buat dapatin ketenaran." ucap Galang.


"Gak kok, ini memang anaknya Gilang. Tes Dna aja kalau mau!" ucap Ruby.


"Lang, lu apa kek. Masa diam aja!" ucap Galang.


"Kalau emang bener gua, gimana Lang? Emang sih gua bodoh, saat gitu gua gak pakai pengaman." ucap Gilang.


"Gilang lu bego apa gimana hah? Lu mabuk, ya kali lu pake pengaman. Setau gua, mana ada orang mabuk pake pengaman." ucap Galang.


"Udahlah Galang, emang salah gua kok dan gua anaknya bertanggung jawab. Gua bakalan nikahin Ruby, tapi lu juga harus berusaha ingat siapa Risa." ucap Gilang langsung pergi dari ruang tamu.


"Gilang, woi dengarin gua dulu." ucap Galang. Galang pun melihat ke arah Ruby. Galang berjalan mendekati Ruby dan langsung memukul meja tamu.


"Puas lu buat adik gua kaya gini?! Dasar Jalang!" ucap Galang. Galang pun mencoba mengejar Gilang yang berlari sangat cepat ke arah kamarnya.


"Tante Ruby salah ya?" tanya Ruby sok dramatis.


"Enggak sayang, Ruby gak salah." ucap Cika.


•••Bersambung....


Musnahkan Ruby dari bumi ini!!!!!


Jangab lupa like, comment, share, kasih author bunga dan saran ya.

__ADS_1


I Love You All ❤


__ADS_2