
Pagi hari yang cerah tiba. Ini harinya, hari pernikahan Rey dan Bulan. Bulan sangat semangat dengan hari ini. Ia sudah bersiap-siap setelah melakukan ibadah solat subuh.
Setelah merasa siap, ia turun dan pergi ke gedung pesta. Bulan akan di rias di sana oleh MUA terkenal yang sudah di persiapkan oleh calon mertuanya, Reano dan Mita.
"Udah siap sayang?" tanya Katya. Bulan mengangguk cepat.
"Bentar lagi kamu pisah sama Daddy dan Mommy. Daddy sama Mommy pasti akan merindukan mu." ucap Arzi.
"Jangan khwatir Dad, Mom. Kan ada kak Rey yang jagain Bulan. Jadi jangan khawatir sama Bulan yaa!" ucap Bulan sambil tersenyum manis.
"Iya deh. Ayo berangkat!" ucap Arzi. Bulan dan Katya langsung masuk ke mobil.
•••
"Hei kulkas. Makin ganteng aja lu!" ucap Elang.
"Jangan mengacau Elang!" ucap Rey yang tengah memperbaiki kancing lengan kemejanya.
"Eh sori-sori. Leon mana? Vano juga? wah gak seru gak ada mereka!" ucap Elang.
"Permisi. Aku di suruh ke sini sama tante Mita." ucap Revan.
"Hai bro. Lu anaknya tante Ayumi ya!" ucap Elang. Mendengar nama Ayumi, Rey reflek berbalik.
"Kakaknya Ruby?" tanya Rey. Revan mengangguk. Raut muka Rey menjadi berubah.
"Bagaimana keadaannya?" tanya Rey. Elang terkejut dengan perkataan Rey. Ia langsung menyikut Rey agar menjaga perkataannya di pernikahannya.
"Dia baik. Kalian temanan?" tanya Revan.
"Iya, mereka dulu satu agensi. Sesama model!" jawab Elang.
"Sori kami lama!" ucap Vano yang datang bersama Leon.
"Lah ada kak Revan juga?" tanya Vano.
__ADS_1
"Tadi tante Mita yang nyuruh kesini." jawab Revan.
"Kita belum kenalan. Gua Elang Arvion Bagaskara, panggil aja Elang!" ucap Elang sambil menepuk bahu Revan.
"Leon Alandra Gerdion. Panggil Leon!" ucap Leon.
"Dan ini pengantin laki-lakinya, Reyhan Austin Anggara!" ucap Vano.
"Panggil Rey!" sahut Rey.
"Aku Revano Athala Arlata. Panggil aja Revan, senang berkenalan dengan kalian. Semoga kita bisa berteman baik." ucap Revan. Leon dan Elang terkejut dengan nama belakang Revan.
"Arlata? kau anak Kevin Variando Arlata?" tanya Leon gue terkejut.
"Ya bisa di bilang gitu. Tapi hubungan ku sedikit tidak baik dengannya!" ucap Revan.
"Kak gimana kalau gabung geng kita!" tawar Vano. Dengan senang hati Revan menerima ajakan dari Vano. Sedangkan Rey sedikit khawatir, kalau saja Revan tau hubungannya dan adiknya apa yang akan dia lakukan? Itu saja yang berkecambuk di pikiran Rey.
•••
"Wih udah cantik aja Ni. Siap-siap ya malam pertama. Aku liat di Google katanya malam pertama itu sakit lo!" ucap Stella.
"Kakak ipar ku. Nanti pasti tau apa yang sakit, jangan nanya kami para jomblo deh!" ucap Risa. Bulan tertawa kecil mendengar perkataan Risa.
"Iya deh, nanti aku tau sendiri!" ucap Bulan tersenyum.
"Vina mana?" tanya Stella.
"Kantanya mau nyampai sih. Tapi gak tau kapan sampainya." jawab Risa.
"Assalamualaikum wanita-wanita cantik!" ucap Vina tersenyum.
"Eh tumben. Kamu di terima sama kak Leon ya?" tebak Risa.
"Gak, aku udah move on!" ucap Vina.
__ADS_1
"Dasar labil!" ucap Stella.
"Biar aja dong. Ngapain kita ngeharapin yang belum pasti. Mending yang ada di depan mata aja!" ucap Vina. Stella langsung terkejut.
"Kau jadian sama kak Revan?" tanya Stella.
"Revan?" tanya Risa dan Bulan serentak.
"Ih, siapa juga yang jadian. Aku masih mastikan perasaan aja dulu. Kalau udah pasti, aku bakalan kejar kak Revan!" ucap Vina.
"Revan anak siapa?" tanya Risa yang tidak tau sama sekali sedari tadi kedua sahabatnya ini berbicara tentang siapa. Bulan yang baru masuk lingkaran persahabatan mereka hanya diam menyimak saja.
"Kak Revan itu anaknya tante Ayumi, kembaran Mama aku. Dia anak dari keluarga Arlata." jawab Stella.
"Kakak dari si Batu akik itu?" tanya Risa lagi. Stella pun memgangguk.
"Wah gak bener ni. Nanti kak Rey jadi dekat lagi sama model batu akik itu. Gak akan aku biar kan!" ucap Risa.
•••
Rey pun turun bersama 3 orang sahabatnya serta 1 sahabat barunya. Rey duduk di depan Penghulu. Di samping penghulu, sudah ada Arzi yang sedang bersiap-siap untuk menikahkan anaknya.
"Rey udah siap?" tanya Reano.
"Udah Yah!" jawab Rey. Reano pun mengangguk kepada Arzi. Arzi pun langsung berpindah tempat duduk ke depan Rey. Arzi menyuruh Rey untuk menjabat tangannya. Rey pun mengikuti perintah dari Arzi.
"Reyhan Austin Anggara Bin Reano Justin Anggara, saya nikahkan dan kawinnkan engkau dengan anak perumpuan saya yang bernama Bulan Verissa Zaynco binti Arzi Alvaro Zaynco dengan mas kawin sepaket perhiasan berlian dan seperangkat alat solat di bayar tunai!" ucap Arzi.
"Saya terima nikah dan kawinnya Bulan Verissa Zaynco binti Arzi Alvaro Zaynco dengan mas kawin tersebut tunai!" ucap Rey sekali tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi? sah?" tanya penghulu.
"SAH!" jawab para saksi.
"Alhamdulillahirombilalamin!" ucap penghulu. "Al-fatihah!" ucap penghulu lagi. Para tamu pun melafazkan surah al-fatihah.
__ADS_1
•••Bersambung...
Udah author up yaa. Jangan lupa dukungannya dari kalian, author gak minta berat-berat kok. Cuman like, rate, sama comment aja. Kalau vote itu hak kalian mau vote author atau gak. Makasih para pembaca 😆