
Ezra yang mendengar Bulan sudah melahirkan langsung pergi kerumah sakit yang ia dapat dari Jane. Padahal sudah tiga hari Bulan di rumah sakit, tapi kenapa ia baru mendapatkan kabarnya sekarang? kemana saja dia selama ini?
Ezra langsung masuk tanpa permisi ke ruangan Bulan. Rey yang melihat Ezra pun menjadi naik darah karna kejadian tadi pagi.
"Ngapain lu kesini?" tanya Rey.
"Suka-suka gua lah. Lu siapa hah?! Di bilang suami tapi gak bertanggung jawab. Dibilang Ayah dari anaknya Bulan, tapi anaknya sendiri di telantarin. Jadi sebenarnya lu ini siapa?" tanya Ezra dengan senyum smirknya.
"Ngomong di saring dulu lewat otak bro. Jangan asal ceplos aja. Lu liat kondisi lu, di kondisi lu itu, lu termasuk perebut istri gua karna gua yang belum pisah sama Bulan. Lu mau apa Pembinor!" ucap Rey.
Elioz dan Kenzo yang hendak masuk jadi tertahan di pintu dan malah menyaksikan pertengkaran Rey dan Ezra.
"Nonton dulu, jarang-jarang ada cowo ngelabrak cowo. Biasanya di sinetron kan cewe labrak cewe. Nah ini mumpung live, cewenya transgender jadi cowo." ucap Elioz.
"Setuju gua sama lu Zo. Gua ikutan nonton lah. Nih gua abis beli popcorn tadi." ucap Kenzo mengeluarkan Popcorn yang baru ia beli.
"Makin seru ni kalau ada popcorn!" ucap Elioz. Mereka pun makan sambil menonton perdebatan Ezra dan Rey.
•••
"Oek, oek, oek." tangis Ken. Ezra dan Rey pun diam.
"Sini." ucap Ezra dan Rey serentak.
"Gua ayahnya!" ucap Rey.
"Gua yang jagain dia!" jawab Ezra.
"Gua yang buat!" ucap Rey.
"Gua yang kasih dia makan!" jawab Ezra tidak mau mengalah seperti anak kecil
"Stop!" teriak Bulan. "Bisa diam gak?" tanya Bulan. Mereka berdua pun diam membisu. Mereka takut Bulan semakin marah jika mereka meneruskan pertengkaran mereka yang seperti anak kecil.
"Kenapa kalian seperti anak kecil? Malu lah sama Ken!" ucap Bulan kesal. "Aku mau pulang!" ucap Bulan.
__ADS_1
"Aku antar!" ucap Ezra. Rey memukul bahu Ezra keras.
"Dia istri gua." ucap Rey. Rey pun memegang pergelangan tangan Bulan dengan mengajaknya pergi dari Ezra yang menurutnya parasit yang harus di singkirkan.
Gua pastiin lu pasti kalah Ezra. Karna gua lebih berhak atas Bulan karna gua suami sah dari Bulan Anggara. batin Rey.
•••
"Gilang, bantuin aku dong." ucap Ruby.
"Kenapa By?" tanya Gilang.
"Pasangin popoknya Arkan aku mau mandi." ucap Ruby langsung masuk ke kamar mandi.
"By, Ruby! Aku gak ngerti!" ucap Gilang. "Gua ngerti semua hal kecuali pasang popok bayi!" gerutu Gilang.
Kayaknya mudah. batin Gilang. Gilang pun memasangakan popok Arkan sesuai pengetahuannya. Saat Ruby keluar dari kamar mandi, Ruby langsung terkejut.
"GILANG DIANO!" teriak Ruby kesal.
"Ada apa? benerkan?" tanya Gilang.
"Oh gitu, pantes. Aku kirain pasang popoknya kayak pasang baju." ucap Gilang terkekeh.
"Yaudah, tolong bedungin Arkan." ucap Ruby.
"Nah ini mah aku ngerti." ucap Gilang. Dengan taletannya Gilang membedung Arkan. Karna umur Arkan yang belum satu bulan, ia harus di bedung dulu. (Author juga gak tau kenapa harus di bedung hehe).
"Siap." ucap Gilang sambil menggendong Arkan.
"Wah di liat-liat Arkan mirip banget sama kamu. Mulai dari hidung, mulut, bulu mata, bahkan matanya mirip kamu. Gak ada yang mirip aku!" ucap Ruby.
"Iya dong. Aku kan ganteng. Jadi Arkan harus ikut aku biar ganteng dan di kelilingin banyak cewe." ucap Gilang.
"Dasar! Sebelas dua belas sama Galang." ucap Ruby.
__ADS_1
"Gak lah, aku kan anak Sholeh." ucap Gilang tertawa.
"Iya lah!" jawab Ruby.
•••
"Sampai! welcome to my apartemen!" ucap Rey.
"Wah apartemen kamu rapi. Pas sama kepribadian kamu." ucap Bulan masuk ke apartemen Rey.
"Aku udah prediksi kamu bakalan datang dan tinggal di sini. Jadi aku usir Kenzo dan aku bersihin apsrtemennya." ucap Rey.
"Kok diusir Kenzonya?" tanya Bulan.
"Ya biar kita gak di ganggu sama si rusuh." ucap Rey.
"Trus Kenzo tinggal di mana dong?" tanya Bulan.
"Apartemen sebelah. Udahlah gak usah pikirin dia. Udah gede bisa jaga diri sendiri. Sekarang pikirin tentang Aku, Kamu dan Ken. Bagaimana kita menempuh hidup dengan bahagia. Lagian kamu masih cuti kan besok. Gimana kalau jalan-jalan?" tanya Rey. Bulan mengangguk setuju
"Boleh, mau kemana?" tanya Bulan.
"Terserah yang mulia Ratu dan yang mulia Pangeran." jawab Rey.
"Aa, kakak so sweet tau!" ucap Bulan.
"Ah masak?" tanya Rey.
"Iya, yaudah aku mau tidurin Ken dulu ya." ucap Bulan
"Aku masakin kamu makan malam gimana?" tanya Rey
"Hm, boleh. Udah lama gak makan masakan Kak Rey." ucap Bulan. Rey mengangguk.
•••Bersambung...
__ADS_1
Uu harmonisnya pasangan Reybul ya. Jangan lupa selalu dukung author agar author selalu semangat untuk membuat episode baru yang akan buat kalian ketagihan 😂.
See You Next Chapter All ❤