Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Teh Gayung Lagi


__ADS_3

Saat ini Bulan sedang duduk di taman belakang. Ia ingin menjernihkan pikirannya dari semua pesan yang membuatnya frustasi ini.


Saat sedang duduk santai, dahi Bulan seperti di tabrak sesuatu.


Apa tu? batin Bulan. Bulan pun melihat kebawah untuk memastikan apa yang menabrak dahinya tadi.


Bulan mendapati pesawat yang terbuat daei kertas bertuliskan "Buka dan Baca!" itu lah pesannya. Bulan pun membuka pesawat kertas itu.


Dear Bulan...


Jangan lupa janji mu. Aku akan menagihnya 5 Bulan kedepan. Jika kau belum bercerai dari Rey, maka bersiaplah menghadapi kehancuran mu. Aku bukan mengancam, hanya mengingatkan saja! Jangan lupanya Bulan sayang!


Siapa yang mengirimnya? batin Bulan terkejut. Pesan seperti ini terus bermunculan sedari tadi.


Siapa yang neror aku? batin Bulan.


•••


Rey sedang berada di ruang kerjanya di rumah. Ia sedang sibuk dengan pekerjaannya. Saat ingin mengambil berkas selanjutnya, tiba-tiba ia ingin bertemu dengan Bulan.


Kenapa aku terus merindukannya? Ada apa dengan hati ku? batin Rey. Rey pun menghentikan pekerjaannya dan mencari Bulan.


"Ris liat Bulan gak?" tanya Rey kepada Risa yang sedang menonton televisi.


"Ga tau!" ucap Risa.


"Galang datang tuh!" ucap Rey tersenyum sinis.


"Mana?" tanya Risa langsung berdiri dan berlali menunu pintu depan.


"Tapi boong, haha palpalepalpale!" ucap Rey langsung berlari menuju taman belakang.


Oke kak Rey mulai ngselin! batin Risa.


"Hei, ngapain ngelamun?" tanya Galang.


"Hantu!" ucap Risa.


"Kamu habis nonton film horor? masa pacar sendiri di bilang hantu!" ucap Galang.


"Eh, ada Galang. Aku kira hantu hehe!" ucap Risa. Muka Galang pun tampak menahan amarah.

__ADS_1


•••


"Hahaha, enak juga ngerjain Risa." ucap Rey. "Nah itu gembul!" ucap Rey saat menemukan Bulan. Ia pun menghampiri Bulan.


Lagi ngelamun? aku kejutin aja lah! batin Rey.


"Gempa-gempa!" teriak Rey.


"Hah dimana gempa?!" tanya Bulab kaget


"Cie kaget!" ucap Rey.


"Kak Rey!!" teriak Bulan kesal sambil memukul dada bidang Rey. Rey tertawa puas mendengar istrinya terkejut.


"Aku merindukan mu!" ucap Rey sambil memeluk Bulan dari belakang


"Kak, bukannya kamu ada kerjaan? siapin dulu gih." ucap Bulan.


"Gembul olahraga yok!" ucap Rey


"Olahraga apa sore-sore?" tanya Bulan. "Mau joging? aku ikut!" ucap Bulan.


Polos! batin Rey. Tanpa tunggu aba-aba Rey langsung menggendong Bulan ala bridal stayle (Lupa tulisannya 😂) dan langsung berlari ke dalam rumah.


"Kakak ngapain sih? katanya mau olahraga. Kok ke kamar?" tanya Bulan.


"Gembul, kamu polos apa emang polos? Olahraga suami istri lah!" ucap Rey smirk.


Bulan langsung terkejut mendengar perkataan dari Rey.


Matilah aku, Aku akan di makan singa. Persiapkan diri mu Bulan! batin Bulan.


"Tapi ini belum malam kak, kenapa harus sekarang?" tanya Bulan.


"Karna lebih cepat lebih baik!" ucap Rey. Rey pun menidurkan Bulan dan langsung naik ke tempat tidur. Ia berada diatas Bulan.


"K-kak, jangan macam-macam kak!" ucap Bulan


"Gak macam-macam kok! Cuman 1 macam di bagi beberapa gaya!" ucap Rey tersenyum seperti seorang pemenang.


Welcome surga dunia. Dengan begini teh gayung gak bakalan ambil istri ku lagi. Bye teh gayung! batin Rey.

__ADS_1


Tanpa tunggu lagi, Rey langsung ******* bibir Bulan. Bulan yang kaget langsung menutup mulutnya


"Buka!" ucap Rey. Bulan menggeleng.


"Buka Bulan!" ucap Rey kali ini dingin. Bulan yang takut dengan nada dingin Rey langsung membuka mulutnya. Dengan enaknya Rey ******* bibir dan memainkan lidahnya di mulut milik Bulan.


Rey melanjutkan aksinya membuat banyak kissmark di leher Bulan.


Lihat lah tanda merah ini. Mana mungkin teh gayung bisa membuatnya! batin Rey bangga.


Rey pun lanjut memainkan kedua gunung kembar Bulan yang menurutnya akan menjadi mainan favoritnya mulai dari sekarang


Dia tumbuh dengan baik! batin Rey. Rey terus memainkan mainan favoritnya itu. Bosan dengan pakaian Bulan, ia merobek itu dam langsung membuka bra Bulan.


"Kak Rey!" ucap Bulan terkejut ketika mendengar suara robekan sebuah kaos.


"Diam dan nikmati!" ucap Rey. Rey pun dengan rakus mengemut dan memainkan gunung kembar milik bulan dengan mulutnya.


Setelah puas dengan itu, ia membuka seluruh pakaiannya dan juga cd milik Bulan. Bulan kaget dengan adik milik Rey.


Seharusnya wajar saja kak Rey memiliki adik sebesar itu, tapi apa itu muat? batin Bulan. Rey pun memasukkan adiknya. Bulan yang merasa kesakitan langsung menangis.


"Kak sakit, udah aja. Sakit banget kak!" ucap Bulan menangis.


"Kakak pelan-pelan kok, sabar aja ya!" ucap Rey.


(Skip, author masih polos 😫)


Setelah melakukan olahraga itu, Rey terus menggempur Bulan beronde-ronde hingga tenaga mereka terkuras habis. Rey pun langsung berbarinh di sebelah Bulan dan langsung mencium keningnya.


"Kamu hebat gembul!" ucap Rey. "Apakah masih sakit?" tanya Rey.


"Jangan tanyakan kak! Ini sakit sekali!" ucap Bulan.


"Tapi kamu menimati permainan kakak kan?" tanya Rey tersenyum. Bulan pun langsung berbalik dan menutup dirinya dengan selimut.


"Ekhm malu ni." goda Rey. Tapi tidak ada jawaban dari Bulan. "Jangan tidur, mandi dulu yuk!" ucap Rey. Tetap tidak ada balasan dari Bulan. Rey pun bangkit dari tidurnya dan berjalan ke sisi sebelah Bulan. Rey langsung menggendongnya ke kamar mandi. Bulan yang sudah lemas tidak bisa apa-apa hanya bisa pasrah.


•••Bersambung...


Ciee ada yang belah duren.

__ADS_1


Jangan lupa ya dukungan buat author. Maaf kemarin gak up, kemarin author sekolah dan tugas lumayan banyak juga. Ini aja tugas sekolah author skip dulu biar bisa nulis novel buat kalian 😄. Makanya jangan lupa dukung author terus yaa 😚.


Maaf kalau ada typo atau sebagainya, itu semua tidak di sengaja 😅🙏


__ADS_2