
Mereka pun sepakat untuk melakukan tes DNA. Celine sudah mengambil ancang-ancang jikalau hasilnya negatif.
"Daddy, Raylo takut suntik." ucap Raylo polos.
"Raylo, kalau Raylo mau di suntik, Daddy kasih Raylo mobil-mobilan baru gimana?" tanya Ezra.
"Janji ya Dad mau kasih Ray mobil-mobilan baru." ucap Raylo.
"Iya Dad kasih. Sekarang kamu di suntik dulu sama suster cantik itu ya." ucap Ezra
"Iya ya Dad susternya cantik kayak tante Feline." ucap Raylo.
"Tante Feline siapa?" tanya Ezra.
"Tante Feline itu kembarannya Mama. Kadang Ray suka ketukar yang mana mama dan yang mana tante Feline." ucap Raylo
"Yaudah, kamu ambil darah dulu sama suster itu ya." ucap Ezra. Raylo pun mengangguk.
Makin curiga gua sama Celine ini. Dia punya kembaran, bisa jadi kalau Raylo anaknya Feline. batin Ezra.
Akhirnya semua prosedur untuk tes Dna sudah di lakukan. Mereka hanya menunggu hasil tes Dna saja.
Kali ini aku harus pintar membedakan yang mana surat asli dan surat palsu. Sepertinya Celine ini punya rencana. batin Ezra.
Semoga saja hasilnya positif. batin Celine.
__ADS_1
"Tunggu, ada satu orang lagi yang harus melakukan tes Dna." ucap Ezra.
"Siapa lagi?" tanya Razor.
"Feline, kembarannya Celine. Bisa saja mereka bertukar tempat dan yang sebenarnya ibu dari Raylo adalah Feline." ucap Ezra mengejutkan kedua orang tuanys juga Celine.
Jangan sampai Feline datang kesini atau semuanya jadi runyam. Aku tidak akan pernah membiarkan itu terjadi. batin Celine
"Tapi Feline sedang sakit tuan. Apa perlu juga kita tes Dna?" tanya Celine.
"Udah Ezra, kembarannya sedang sakit. Kamu mau kembarannya itu drop karna terkejut?" tanya Razor.
"Bukan gitu Dad, Ezra cuman penasaran kok gak lebih." ucap Ezra.
"Terserah Dad lah. Kalau hasilnya negatif untuk Celine, artinya ibu dari Raylo adalah Feline. Tapi kalau negatifnya di Ezra, artinya mereka mencemarkan nama baik Ezra dan nama baik keluarga Prince!" ucap Ezra lalu pergi begitu saja.
"Pasti hasilnya akan akurat karna ini rumah sakit keluarga Prince, jika ada yang berkhianat maka dia akan malu seumur hidup." ucap Razor. Celine pun terkejut dengan apa yang di katakan oleh Razor. Ia bahkan baru tau ini adalah rumah sakit milik keluarga Prince.
Gawat, aku harus kasih tau Mama. batin Celine. Celine pun pamit pulang bersama Raylo. Ia sangat gelisah, bagaimana ia bisa teledor tentang rumah sakit. Bisa saja orang dari rumah sakit tidak bisa diajak bicara karna mereka takut pada keluarga Prince.
Gawat banget ini, kalau ketauan gimana? batin Celine.
Lima belas menit kemudian mereka sampai. di rumah mereka. Celine menyeret Raylo dengan kasar dan membawanya kehadapan ibunya, Gisel. Raylo yang sudah biasa hanya diam saja.
"Ada apa?" tanya Gisel.
__ADS_1
"Gawat Ma, rumah sakit tempat aku dan Raylo di tes Dna adalah rumah sakit keluarga Prince dan siapa yang ketauan berkhianat akan di pecat secara tidak hormat dan malu seumur hidup." ucap Celine
"Lalu?" tanya Gisel.
"Gak akan ada yang mau bekerja sama dengan kita jika mereka takut dengan ancaman keluarga Prince. Itu akan sulit Ma!" ucap Celine.
"Celine udah pulang?" tanya Feline.
"Belum, gue masih di rumah keluarga Prince!" ucap Celine. "Yang mata lo liat apa hah?!" ucap Celine kesal. Feline hanya memperlihatkan senyum manisnya.
"Raylo mau main sama tante gak?" tanya Feline
"Mau tante!" jawab Raylo semangat. Raylo dan Feline pun pergi bermaun bersama.
"Gimana bisa dia lupa, kalau dia telah melahirkan Raylo? Sangat aneh tapi bagus untuk kita." ucap Gisel.
"Tapi Ezra Prince itu licik Ma! Bisa saja aku ketauan olehnya dan di permalukan seumur hidup ku. Terlebih lagi mereka keturunan kerajaan." ucap Celine.
"Celine ku sayang, gak ada yang bakalan kamu takuti. Seorang Gisella tidak akan bertindak tanpa rencana. Mama sudah susun semuanya dengan rapih. Jadi kamu tenang aja ya!" ucap Gisel. Celine pun memeluk Gisel.
Keluarga Prince, keluarga terkaya di New York, aku akan meraih mu! batin Gisel.
•••Bersambung....
Hai-hai author udah up ya, jangan lupa di like dan comment juga. Dukungan buat author ngalir terus yaa 😉
__ADS_1