Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Kejadian 3 Bulan Lalu


__ADS_3

Zyan pun terus berusaha melacak keberadaan Kevin tapi sampai sekarang hasilnya nihil.


"Argh, si Kevin gila itu terlalu berlebihan memasang alat pelindung. Masa sampai sekarang gua gak bisa lacak dia! Awas aja lu kelacak sama gua, gua penyetin lu kayak ayam penyet trus gua sambelin pake sambel terasi!" ucap Zyan. Perut Zyan pun mulai berbunyi menandakan ia sedang lapar.


"Duh gara-gara sambel terasi sama ayam penyet gua jadi laper ni!" ucap Zyan sambil memegang perutnya.


"Kepada cacing-cacing yang terhormat padahal enggak terhormat, gua mohon sama kalian jangan bunyi dulu, gua lagi nyari orang. Ini yang minta sama kalian Cowo ganteng masa kalian gak turutin!" ucap Zyan sambil memegang perutnya.


Tit.. Titt..


Suara laptop Zyan berbunyi mempertandakan ia mendapatkan sinyal dari Kevin.


"Yeah akhirnya!" teriak Zyan.


"Siap-siap lu Kevin bakalan mati di tangan Reano. Gua cuman bawa popcorn dan nonton kematian lu!" ucap Zyan. Zyan pun segera menelpon Reano dan memberikan alamat lengkap Kevin.


•••


"Kita pergi besok Mom? ke London?" tanya Bulan.


"Iya sayang, Daddy kamu masih ada kerjaan. Tapi kalau kamu mau tinggal di sini kmu tinggal sama Elioz ya. Eliza sama kami, karna dia mau kuliah." ucap Katya.


Gimana ni, Aku ikut Mommy ke London atau aku tetap di sini? batin Bulan.


"Kalau kamu gak tenang, tinggal di sini sama kakak aja dulu dek. Nanti kalau udah tenang buat ninggalin indonesia baru kamu susul mereka ke London." ucap Elioz.


"Eh bentar, kakak gak jadi ikut ke London?" tanya Bulan.


"Gak dek, kerjaan kakak masih banyak di sini!" ucap Elioz.


"Mom, Dad. Boleh ya Bulan tinggal di sini sama kak Elioz dulu. Bulan mua nyelidikin masalah ini!" ucap Bulan. Katya dan Arzi pun tersenyum mengangguk.


"Elioz, jagain adik kamu. Daddy gak mau sampai Bulan kenapa-napa ya!" ucap Arzi.

__ADS_1


"Siap laksakan Dad!" ucap Elioz. Arzi pun tersenyum


•••


Rey sedang termenung di ruang keluarga dengan televisi yang masih menyala. Mita menghampiri Rey.


"Akhirnya kamu keluar juga dari kamar kamu!" ucap Mita tetapi Rey tidak menjawabnya.


"Ada masalah apa nak? coba kasih tau bunda." ucap Mita membujuk Rey agar menceritakan semuanya pada Mita.


"Bun, Rey gak ngelakuin apa pun sama Ruby. Rey ngomong kayak gitu karna Rey mau pisah sama Bulan. Rey gak kuat hidup dengan kebohongan. Rey gak bisa mencintai Bulan sepenuh hati Rey. Ntah kenapa hati Rey sulit sekali menemukan cinta lagi setelah Fiona ninggalin Rey bun!" jelas Rey.


"Bunda tau Rey. Ruby pelarian kamu, tapi kamu gak boleh gini juga sama mereka berdua. Mereka berdua itu wanita dan kamu laki-laki. Kamu gak boleh mempermainkan mereka." ucap Mita


"Rey gak mempermainkan mereka bun, cuman hati Rey sulit terbuka untuk wanita lain. Bunda tau sendiri Fiona cinta pertama Rey?" ucap Rey.


"Iya sayang bunda tau. Tapi kamu harus coba move on terima kenyataan kalau Fiona itu udah meninggal, udah gak ada lagi. Kamu harus tau itu dan kamu juga harus berusaha move on dari dia. Jangan cari pelarian ke Ruby. Kamu lihat kan ini jadinya kalau kamu jadikan pelarian kamu sama Ruby. Bisa aja dia memanfaatkan kamu untuk menjatuhkan keluarga Anggara. Kamu harus putuskan hubungan sama dia!" jelas Mita.


"Iya bun. Setelah Rey pisah sama Bulan, Rey bakalan fokus ke kerjaan Rey sampai Rey ketemu pengganti Fiona di hati Rey!" ucap Rey.


"Tapi Bun, Bulan ngehianatin Rey. Sebelum dia menikah dengan Rey dia sudah lebih dulu menyerahkan keperawanannya sama Leon!" ucap Rey. Mita mendengar itu langsung terlonjak kaget.


"Kamu gak bohong kan?" tanya Mita.


"Ngapain Rey bohong bun. Makanya Rey mau pisah sama Bulan karna Rey gak mau dapat barang bekas!" ucap Rey.


"Gak, tidak ada kata perceraian di dalam kamus keluarga Anggara!" ucap Mita tegas.


"Bun, bunda ngebiarin Rey dapat barang bekas?" tanya Rey.


"Udah berapa bulan kejadian itu?" tanya Mita.


"Kata Leon 2 minggu sebelum Rey dan Bulan nikah bun!" ucap Rey.

__ADS_1


"Berarti 3 bulan lalu? 3 Bulan lalu kan kamu ke apartemen Ruby!" ucap Mita.


"Gak bun. Rey gak ketemu Ruby di apartemennya, tapi di hotel!" ucap Rey.


"Hotel apa?" tanya Mita.


"Grand hotel, London!" jawab Rey.


"Kamu beneran gak ngapa-ngapain sama Ruby?" tanya Mita


"Beneran Bun. Tapi bentar Rey ingat-ingat." ucap Rey. "Gak salah, Rey merasa badan Rey panas kayak ada perangsang tapi Rey gak tau siapa yang letakin itu di makanan atau minuman Rey. Rey pergi ke kamarnya Rey buat mandi. Abis itu Rey gak tau lagi apa yang terjadi!" ucap Rey.


"Kamu pergi berdua aja?" tanya Mita.


"Gak bun. Ada Leon dan Elang juga!" jawab Rey.


"Coba ingat-ingat lagi. Kamu ngelakuin sesuatu gak sama Ruby?" tanya Mita.


"Waktu Rey masuk kamar, ada cewe lagi tidur. Rey langsung setubuhin dia karna Rey udah gak kuat bun." ucap Rey.


"Itu Ruby apa bukan?" tanya Mita.


"Gak tau bun. Mukanya gak jelas!" jawab Rey.


"Kamu ingat-ingat lagi ya. Nanti kalau udah ingat bilang sama bunda. Kita bisa selesaikan masalah ini!" ucap Mita. Rey pun mengangguk.


•••Bersambung...


Kira-kira siapa ya cewenya? Apakah benar Ruby?


Maaf ya hari Rabu dan Kamis author gak up karna author sekolah dan di hari itulah tugas author menumpuk seperti gunung.


Mohon maaf jika ada Typo dan sebagainya 😊🙏

__ADS_1


Jangan lupa dukungan Author ngalir terus yaa. Author sayang kalian.


Love You All 😆❤


__ADS_2