Menikahi Musuhku

Menikahi Musuhku
S.2 Pernikahan Gilang


__ADS_3

"Wah kamu sangat hebat Jane. Papa bangga punya anak seperti kamu. Kamu bisa luluhkan di gembel yang naik pangkat itu." ucap Gerry.


"Stop Pa. Papa lupa ini masih di kawasan Zaynco Grup. Papa gak boleh kayak gitu. Kapan papa berubah? Jane malu pa. Papa gak malu sama tuan Arzi? Gak malu sama tuan muda Elioz?" tanya Jane kesal.


"Kenapa malu, sebentar lagi dia akan menjadi menantu kami. Jadi wajar kami sedikit memanfaatkannya selagi dia anggota keluarga Zaynco." ucap Jeniffer.


"Jane harus jelasin gimana lagi sama papa dan mama? Kenapa kalian selalu mementingkan Ego kalian? Dulu kalian menginjak-injak Elioz. Tapi saat dia sudah sukses seperti ini kalian manfaatkan dia? Apa hati nurani kalian sudah hilang?" tanya Jane marah kepada kedua orang tuanya. Jane pun langsung pergi meninggalkan kedua orang tuanya.


•••


Rey mendarat di Indonesia, Ia sampai di pagi hari, artinya masih malam di London. Rey turun dengan coolnya dan langsung menghampiri Elang yang sudah menunggunya.


"Lu beneran datang? Wah gak nyangka gua lu datang ke pernikahan jalang." ucap Elang.


"Nikahan mantan Ekhm!" ucap Leon datang bersama istrinya Vina. Rey menatap tajam kearah Leon.


"Senang sekali hidup mu. Setelah membuat rumah tangga ku dengan Bulan hancur berantakan kau menikah dengan Vina? Dimana otak mu?!" ucap Rey sedikit membentak Leon. Jujur saja ia masih kesal dengan Leon yang membuat hidupnya berantakan, sangat berantakan.

__ADS_1


"Yo sabar dong. Lu udah lama gak di indonesia, lu gak tau kalau Vano udah dapat cewe. Cuman gua yang masih ngejar-ngejar Stella. Kayaknya gua move on aja dah." ucap Elang dengan wajah yang sengaja di buat sesedih mungkin.


"Bodo amat!" ucap Rey dingin. Rey pun menyeret kopernya. "Zo urus mobil yang akan ku tumpangi. Kau harus cepat karna aku memberimu waktu 5 menit." ucap Rey.


"Baik tuan muda." jawab Kenzo. Rey pun pergi. Elang langsung merangkul Kenzo.


"Sadis banget idup lu Zo. Udah di tinggalin di bandara dan pergi sendiri ke apartemen Rey, sekarang lu juga di tinggalin." ucap Elang


"Diam lu bocah!" ucap Kenzo kesal dengan Elang. Kenzo langsung pergi karna malas mendengarkan ocehan Elang.


"Yaelah gua di bilang bocah. Umur gua beda dua taun ama lu Zo. Woi Zo! Maen pergi aja lu! Gua tampol juga ni anak satu!" ucap Elang kesal. Elang pun mengalihkan perhatiannya kepada Leon dan Vina. Sikap mereka malah membuat Elang semakin merasa dirinya adalah nyamuk yang sedang menganggu pengantin baru.


•••


Gilang sudah siap dengan pakaian pengantinnya. Ia menghembuskan nafas kasar. Ia harus menikahi sepupunya sendiri walaupun bukan sepupu kandung. Gilang tidak menyangka hidupnya akan serumit ini. Walau bagaimana pun itu ia harus berusaha menjadi imam dan suami yang baik untuk Ruby. Ia bertekat untuk merubah sifat Ruby yang menurutnya memang seperti jalang.


Gilang, lu pasti bisa. Sudah di perbuat, maka harus bertanggung jawab. Jangan lari dari tanggung jawab, lakukan yang terbaik. Fighting Gilang! batin Gilang menyemangati dirinya sendiri

__ADS_1


Berbeda dengan Ruby, ia sangat senang akan menikahi pengganti Rey yang menurutnya lebih baik dari pada Rey. Walau Gilang sedikit dingin kepadanya, ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan hati seorang Gilang.


Ruby sudah cantik dengan pakaian pengantin berwarna putih panjang, di bagian bahu sedikit terbuka dan heelsnya yang bewarna senada dengan gaunnya. Jangan lupakan rambutnya yang sudah di tata sedemikian rupa agar terlihat cantik. Berbeda saat Bulan menikahi Rey, kali ini tidak ada yang menemani Ruby. Ia berharap Revan bisa menjadi pengiringnya, tapi Revan tidak mau.


Sialan mereka semua, tidak ada yang mau mengiringi ku. Baiklah tidak apa-apa, aku akan berjalan bersama Gilang menuju penghulu batin Ruby.


Gilang datang menjemput Ruby untuk mengajaknya turun.


"Udah?" tanya Gilang selembut mungkin. Ruby terkejut dengan nada bicara Gilang yang lembut. Jantung Ruby seakan sedang melakukan olahraga. Ia sangat deg-degan mendegar Gilang berbicara lembut kepadanya.


"Ah iya, udah siap." ucap Ruby yang berusaha kembali ke dunianya. Gilang pun mengangguk dan menyuruh Ruby menggandeng lengannya. Dengan senang hati Ruby menggandeng tangan Gilang.


Mereka pun turun, semua orang bertepuk tangan kecuali Rey. Ia menatap sinis Ruby, ia sangat benci kepada perempuan ular satu ini. Bisa-bisanya dia menikah tanpa rasa dosa kepada Rey. Karna dia dan Leon, Bulan menghilang dan sekarang sangat sulit menemukan Bulan.


Gilang? Dia terlalu baik untuk Ruby. batin Rey.


•••Bersambung....

__ADS_1


Yeee ada kondangan, mari kita makan-makan di kondangan Bang Gilang 😂


Jangan lupa ni ya dukungan untuk author ngalir terus, author akan semakin semangat jika pendukungnya semakin banyak 😆


__ADS_2