
"Lihat lah mereka, seakan lupa semua masalah!" gumam Risa. Risa pun pergi dari belakang pintu. Ya, saat ini Risa sedang melihat perbuatan yang di buat oleh Rey dan Bulan. Saat ia melihat orang tuanya pergi dari pintu belakang, Risa pun mencoba melihaf apa yang terjadi di taman belakang. Dan inilah yang ia dapat, ia melihat keromantisan antara kakaknya dan kakak iparnya.
Risa pun pergi dari sana dan pergi mengambil tasnya di kamar. Ia pun turun dan berpamitan kepada orang tuanya.
Risa pergi kerumah Galang. Tapi saat tepat di depan rumah Galang, Cika terlihat sedang menyiram bunga.
Wah ada tante Cika. Pasti aku gak boleh masuk. batin Risa. Risa pun mengirim pesan kepada Galang untuk segera turun. Galang yang menerima pesan dari kekasihnya itu pun langsung turun dari kamarnya dan berjalan ke pintu depan. Saat samai di garasi, Cika memanggil Galang.
"Lang, mau kemana?" tanya Cika.
"Mau ngumpul sama temen ma!" jawab Galang.
"Gak, kamu belum sembuh. Di rumah aja, nanti jantung kamu kumat!" ucap Cika.
"Gak bakalan ma, bentar doang!" ucap Galang.
"Gak ke bar kan?" tanya Cika.
"Gak ma, Galang udah tobat!" ucap Galang.
"Yakin gak ke hotel? kalau ketauan kamu mama hukum lo!" ucap Cika.
"Gak bakalan ma. Udahnya Galang mau pergi!" ucap Galang langsung mengambil mobilnya dan pergi.
Galang melihat Risa sedang berdiri menunggunya di dekat pagar. Ia pun meghentikan mobilnya dan menyuruh Risa masuk. Galang pun menjalan kan mobilnya.
"Tumben nemuin aku? Ada apa?" tanya Galang.
"Sebel tau di rumah. Si Bulan sok berkuasa banget!" ucap Risa.
"Menurut aku dia gak bakalan kayak gitu. Bulan itu baik, dia juga polos gak mungkin dia kayak gitu." ucap Galang
"Kamu kok malah berpihak sama Bulan sih!" ucap Risa tambah kesal.
"Bukan gitu sayang. Dengarin aku dulu, gak ada angin gak ada hujan kenapa kamu benci sama Bulan?" tanya Galang.
"Dia sok berkuasa, merubah sikap kak Rey dan pelakor!" ucap Risa
"Trus, apa kamu punya bukti? Risa, kamu kan pernah bilang sama aku, kalau gak punya bukti kenapa kita harus menuduh orang?" ucap Galang. Muka Risa pun menjadi merasa besalah.
"Aku salah ya?" tanya Risa.
"Iya sayang, kamu menuduh dia tanpa melihat kebenaran dulu. Itu sama aja kamu fitnah dia. Emang kamu pernah liat dia sam cowo lain setelah nikah dengan Rey?" tanya Galang. Risa menggeleng.
"Yuk turun!" ucap Galang. Risa pun ikut turun. Galang memberhentikan mobilnya di sebuah cafe. Mereka pun duduk di pojokan.
"Terus kamu kenapa nuduh bulan?" tanya Galang.
"Ya menurut aku dia nyebelin banget!" ucap Risa.
"Oh kau yang membuat adikku benci dengan istri ku?!" tanya Rey melihat Galang tajam. Risa dan Galang pun terkejut.
Flasback On 🍃
"Gembul, makan yok. Aku lapar!" ucap Rey.
"Aku masak dulu ya!" ucap Bulan.
"No no, kita makan di luar aja. Ada cafe baru buka di dekat sini kita kesana aja!" ucap Rey.
"Yaudah ayo!" ucap Bulan.
Mereka pun pergi ke cafe itu. Saat baru masuk, Rey melihat Risa dan Galang sedang berbicara. Rey pun menghampiri Risa dan Galang bersama Bulan.
Flasback Off 🍃
"Enggak kak, Galang gak tau apa-apa!" ucap Risa. Rey pun menatap tajam Galang. Ia menarik kerah Galang sampai Galang berdiri dari kursinya.
"Karna mu, Adikku berubah! seluruh sifatnya berubah karna mu!" ucap Rey.
__ADS_1
"Rey gua gak tau apa-apa. Lagian gua gak merubah Risa, dia tetap Risa yang lu kenal!" ucap Galang.
"Bohong! Ku lihat sejak dia berpacaran dengan mu sifatnya berubah!" ucap Rey.
"Sumpah Rey, gua gak tau apa-apa!" ucap Galang. Rey pun menurunkan kerah baju Galang. Galang pun langsung merapikan bajunya.
"Jauhi Risa!" ucap Rey dingin.
"Lu bisa minta apa pun sama gua tapi jangan minta gua huat jauhi Risa!" ucap Galang.
"Jauhi Risa atau hidup mu akan terancam!" ucap Rey.
"Gua akan melindunginya sampai titik darah penghabisan gua dan gua gak bakalan merubah dan merusaknya sedikit pun!" ucap Galang. "Kalau pun lu mau bunuh gua, its oke. Waktu gua juga tinggal dikit!" ucap Galang. Mereka bertiga pun terkejut melihat Galang berbicara seperti itu.
Rey pun menghembuska. napasnya kasar. Ia mencoba menenangkan dirinya.
"Baiklah ku kau kesempatan tapi jangan menghasut, merusak, dan membuat adikku menangis. Tanamkan itu di kepala mu!" ucap Rey. Rey pun memegang pergelanga tangan Bulan dan kemudian pergi dari meja Galang dan Risa.
"Kak udah dong, aku pesan makanan ya!" ucap Bulan, Rey pun mengangguk. Bulan memanggil pelayan dan memesan makanan. Tak lama band cafe pun bernyanyi untuk menghibur para pengunjung.
"Bagus banget suaranya adem!" ucap Bulan menikamati nyanyian band cafe.
"Suara seperti itu kamu bilang bagus?" tanya Rey.
"Iya, Kenapa?" tanya Bulan. Rey pun tersenyum.
"Akan aku tunjukkan apa itu suara bagus!" ucap Rey. Rey pun beranjak dari duduknya dan peegi keatas panggung.
"Hey bro bisakah aku bernyanyi?" tanya Rey.
"Bisa, apa lu mau kita iringi?" tanya penyanyi itu.
"Ga usah, pinjamin gua gitar aja!" ucap Rey sedikit kaku menggunakan kata 'Lu-gua'
"Oke!" jawab penyanyi itu, mereka pun turun panggung. Bulan tetap setia melihat apa yang di lakukan suaminya itu.
"Ekhm tes-tes!" ucap Rey. "Selamat sore semuanya. Apakah kalian oernah merasakan bagaimana terlambat jatuh cinta kepada seseorang? Ku rasa kalian pernah mengalaminya. Kali ini aku akan menyanyikan sebuah lagu untuk orang itu. Aku mengaku, aku terlambat jatuh cinta pada bidadari yang turun di depan ku sendiri!" ucap Rey.
•••
"Ternyata kak Rey bucin plus romantis. Kamu mah kalah!" ucap Risa.
"Oh ya? Aku gak romantis? Sepertinya aku harus belajar banyak dari Rey!" ucap Galang. Risa pun tertawa kecil mendengar penuturan kata Galang yang seolah cemburu.
•••
Rey mulai memetik gitarnya. Ia menghayati petikan gitar itu.
Lirik :
Pagi hari menyapa dengan indah
Ku tersenyum melihat kau masih lelah
Sudah dengan berbagai cara
Agar tak terlewatkan hari yang indah
Banyak hal yang tlah kita lewati
Di setiap harinya
Denganmu ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
__ADS_1
Makna cinta yang abadi
Kan kujaga cinta ini
Sudah dengan berbagai cara
Agar tak terlewatkan hari yang indah
Banyak hal yang tlah kita lewati
Di setiap harinya
Denganmu ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
Makna cinta yang abadi
Kan kujaga cinta ini
Kita di pertemukan oleh cinta
Kita tak saling ingkar janji
Kita saling melengkapi
Hingga tua nanti
Oh
Denganmu ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
Makna cinta yang abadi
Kan kujaga cinta ini
(Makna Cinta by Rizky Febian)
Para pengunjung terhanyut dengan lirik, petikan gitar dan suara lembut Rey. Rey pun mengahiri permainan gitarnya dan tersenyum.
"Terima kasib semuanya!" ucap Rey. Rey pun turun dari panggung dan tersenyum kearah Bulan.
"Bagaimana? kamu tau sekarang mana suara bagus dan suara yang tidak bagus gembul?" tanya Rey.
"Iya suara kakak bagus!" ucap Bulan.
"Bagusan mana suara aku sama Teh Gayung?" tanya Rey.
"Taehyung kak! Kim Taehyung! Dimana-mana hebatan Taehyung lah. Dia bisa bernyanyi sambil menari!" ucap Bulan. Rey pun kesal dengan ucapan Bulan yang selalu saja memuji Teh Gayung itu.
Apa hebatnya Teh Gayung itu? Kenapa semua orang tergila-gila padanya sampai istriku selalu memujinya. Dan satu lagi si Jongkok. Kenapa namanha jongkok? Bulan sangat tergila-gila dengan dua orang ini. Awas saja jika aku ke korea dan bertemu kalian! Batin Rey.
•••Bersambung...
Wah mau diapain mereka sama Rey? Bahaya ni!
Jangan lupa tetap dukung author yaa, dukungan kalian sangat berarti untuk author 😫🙏
Rey main gitar
__ADS_1
Maaf kalau banyak typo ya, sekarang udah mulai belajar online jadi tugas author banyak. Author harus bisa bagi waktu antara menulis novel dan tugas, mohon perhatiannya yaa 😊