
Setelah selesai menanam bunga dan sayuran dihalaman rumah Titi, ibu masuk ke dalam rumah dan duduk bersama anak dan menantunya.
Iman, Nanda, Andi dan Nuri bermain di teras depan.
" Alhamdulillah, selesai juga ibu menanam bunga dan sayuran di halaman." kata ibu saat telah duduk di dekat Ais.
Titi membuat teh hangat untuk ibu karena ibu tidak begitu suka minum es.
" Ibu teh hangat sama gorengan buat ibu. " kata Titi sambil menaruh secangkir teh dan sepiring gorengan buat ibu.
Ibu meminum teh hangat buatan Titi lalu. mengambil sepotong pisang goreng dan memakannya.
" Ibu niat banget datang ke sini untuk bercocok tanam sampai membawa bibit dari rumah. " kata uni Min pada ibu.
" Iya, ibu memang sengaja membawa bibit tanaman dari rumah untuk ditanam disini. Bunga sepatu itu jika sudah tinggi bisa jadi pagar untuk didepan rumah.
Katu, sayuran paling gampang hidup selain kangkung, jadi ibu tanam disepanjang pagar batas rumah tetangga. " kata ibu mengenai tujuannya menanam tanaman dihalaman rumah Titi.
" Ibu itu ga mau diam, ada aja yang dikerjakan. Kita rapih-rapih rumah, ibu. malah bercocok tanam, bukannya istirahat dan duduk disini. " kata Tuti.
" Kenapa Ibu harus duduk-duduk, sementara kalian punya kegiatan masing-masing? lebih baik Ibu bercocok tanam di halaman rumah Titi yang terlihat bersih, jadi ibu tinggal menanaminya saja. Ibu juga ingin menanam singkong di bagian belakang. kata ibu lagi.
" Kalau Ibu mau menanam singkong tanahnya harus dicangkul dulu, bu. " kata Ari.
" Iya, ibu akan minta tolong pada wak Cecep untuk mencangkul bagian belakang agar bisa ditanami singkong."kata ibu.
Wak Cecep merupakan tetangga Tuti yang rumahnya agak jauh dari rumah Tuti.
Wak Cecep memang sering bekerja sebagai upah cangkul jika ada tetangga yang memerlukan tenaganya untuk mencangkul di kebun mereka.
" Titi baru saja pindah bu, tapi ibu sudah mau menanam singkong, apa Ibu mau tinggal di sini? " tanya uni Min pada ibi.
" Kalau ibu tinggal di sini, siapa yang akan mengurus ayah kalian?" tanya ibu.
" Kalau Titi sudah punya rumah yang lebih baik serta ada kamar untuk ayah dan ibu, Titi ingin ayah dan ibu tinggal bersama Titi. " kata Titi pada ibu.
" Insya Allah bu, nanti jika ada rezeki dan Ari bisa buat rumah, Ari akan buatkan kamar untuk ibu yang ada kamar mandi di dalamnya." kata Ari pada ibu.
__ADS_1
" Mengapa harus ada kamar mandi di dalam kamar bu? apa Ibu ingin seperti orang-orang kaya yang dalam kamarnya ada kamar mandi?" Tanya uni Min
" Memangnya mengapa? apa hanya di rumah orang kaya saja yang ada kamar mandi di dalam kamar? ibu ingin ada kamar mandi di dalam kamar agar ibu tidak perlu keluar dari kamar jika ingin mandi, jadi saat Ibu bangun pagi dan keluar dari kamar, ibu sudah rapi dan tidak perlu ke kamar mandi di bagian belakang. Jika ingin buang air pada malam hari juga tidak perlu keluar kamar." kata ibu menjelaskan keinginannya ingin punya kamar yang ada kamar mandinya.
" Iya bu, doa kan bang Ari ada rezeki untuk mewujudkan keinginan ibu." kata Titi pada ibu.
" Insya Allah, ibu dan ayah akan selalu mendoakan kalian semua agar kalian bisa mewujudkan keinginan kalian masing-masing. " kata ibu pada anak dan menantunya.
🦂🦂
Menjelang sore uni Min dan Nuri pulang karena uni Min sudah dijemput oleh bang Pandu. Tuti dan ibu pulang ke rumah Tuti karena ibu akan menginap di sana. Berhubung besok masih libur ibu ingin menginap di rumah Tuti.
Melihat neneknya menginap di rumah iman, Nanda memutuskan untuk ikut menginap di rumah Iman.
Setelah uni Min Tuti dan ibu pulang, rumah tinggal Titi, Ari dan Andi.
" Pay, may mau mencuci piring dan gelas kotor bekas tadi, lalu may akan mandikan Andi karena hari sudah menjelang sore. " kata Titi pada Ari sambil membawa gelas dan piring kotor bekas cemilan mereka tadi ke kamar mandi. Lalu Titi mencuci piring dan gelas kotor tersebut dan menaruhnya di dapur, lalu memandikan Andi.
Ari keluar untuk memasukkan motor ke ruang tamu yang masih kosong dan belum terdapat kursi tamu di sana.
" Kita tidak akan kemana-mana lagi kan, may? motor sudah pay masukkan ke ruang tamu. " kata Ari pada Titi.
Kita tinggal menikmati malam pertama menginap di rumah baru. " kata Titi.
Selesai memandikan Andi, Titi mengenakan pakaian Andi lalu minta Ari untuk menjaganya sebentar.
" Pay, may mau mandi dan shalat Ashar, tolong jaga Andi sebentar, ya? kata Titi meminta pada Ari untuk menjaga Andi.
" Iya, biar Andi bersama pay. " kata Ari pula.
Titi pun berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu ia melakukan shalat Ashar.
Setelah shalat Titi memanaskan lauk yang tadi dibawa dari rumah ibu karena sebelum mereka pindah, tadi pagi Titi sempat memasak di rumah ibu untuk dibawa ke rumah baru karena Titi takut tidak sempat memasak.
Setelah memanaskan lauk, sebelum maghrib Ari dan Titi makan malam bersama, Titi menyuapi Andi makan.
Setelah selesai makan mereka beristirahat di kamar sambil menunggu waktu maghrib.
__ADS_1
Karena kelelahan setelah bermain sebelum maghrib sudah tertidur pulas.
🦂🦂
Malam ini Ari dan Titi duduk di tempat tidur untuk bersantai sebelum mereka tidur. sementara Andi telah terlelap.
" Alhamdulillah ya pay, akhirnya kita bisa memiliki rumah sendiri dan ini malam pertama kita menginap di rumah baru kita. " kata Titi pada Ari sambil memeluk Ari dari samping.
" Iya May, Alhamdulillah akhirnya keinginan kita sudah terwujud sekarang, kita sudah tinggal di rumah kita sendiri." kata Ari sambil membelai rambut Titi dengan tangan kirinya
Ari dan Titi merasa bersyukur karena mulai sekarang mereka memiliki rumah sendiri dan tidak tinggal lagi bersama kedua orang tua Titi.
" Acara kita malam ini apa, may? " tanya Ari pada Titi.
" Acara apa pay, paling kita tinggal istirahat saja. Memangnya mau ada acara apa? " jawab dan tanya Titi pada Ari.
" Ya acara peresmian tinggal di rumah baru lah. " jawab Ari sambil tersenyum.
Memangnya mau ada acara peresmian seperti apa? " tanya Titi
" Mumpung Andi sudah tidur kita buat acara kita berdua. " kata Ari sambil berbisik di telinga Titi.
Titi bergidik geli karena Ari berbisik di telinganya serta mencium telinganya.
Titi paham apa yang dimaksud oleh Ari dan hanya tersenyum.
" Itu sih acara keinginan pay. " kata Titi sambil memainkan jarinya di dada Ari.
" Memangnya may tidak ingin menikmati acara kita berdua?" tanya Ari sambil mencium leher Titi.
Titi pun tidak menjawab lagi karena ia tahu apa yang menjadi keinginan Ari.
Keduanya menghabiskan waktu berdua dengan memadu kasih dan melakukan ritual di atas ranjang.
Setelah keduanya menikmati kebersamaan mereka dan saling berbagi keringat, Ari dan Titi tertidur pulas karena merasa lelah setelah melakukan pergulatan panas.
🦂🦂🦂
__ADS_1
🦂🦂 Perhatian kecil yang diberikan oleh pasangan akan membuat bahagia pasangannya. 🦂🦂
🦂🦂 Menikmati kebersamaan merupakan salah satu cara untuk memberikan rasa bahagia pada pasangan. 🦂🦂