Nastiti

Nastiti
Bab 136. Ulah Andi


__ADS_3

Andi, anak kedua Ari dan Titi itu baru berusia tiga tahun dan masih suka minum susu menggunakan dot.


Kebiasaan Andi sejak batita, jika sedang mimik susu, tangan Andi akan memainkan pita kecil yang ada pada bra milik Titi.


Ia akan memegang pita tersebut hingga ia selesai nyusu dan tertidur.


Kebiasaan tersebut terbawa sampai Andi tidak mimik asi lagi.


Tetapi setiap akan minum susu melalui dot, Andi akan memegang pita yang ada pada bra, jika tidak maka Andi tidak mau minum susu.


Terkadang Andi tidak bisa tidur jika tangannya tidak memainkan pita terlebih dahulu.


🦂🦂


Sore ini sepulang dari kantor, Ari dan Titi melihat mas Yamin dan mas Totok yang masih mengerjakan pekerjaan pembangunan rumahnya.


Saat melihat Titi, mas Yamin dan mas Totok tertawa.


Titi merasa heran dan bertanya pada mas Yamin.


" Ada apa mas, kok begitu melihat Titi mas Yamin dan mas Totok langsung tertawa? " tanya Titi yang merasa heran.


" Anak kamu itu lho Ti, ada-ada saja. " jawab mas Yamin sambil tertawa.


Mas Yamin dan mas Totok sedang memasang bata untuk dinding kamar.


" Anak Titi yang mana mas? memangnya kenapa? " tanya Titi penasaran.


" Itu si Andi, dia minum susu sambil bawa B* kemana-mana. " jawab mas Yamin sambil tertawa.


" Aduh.. ini pasti ibu yang kasih B* sama Andi. Andi memang seperti itu mas, suka mentil pita yang ada di B* sambil minum susu, kalau ga gitu dia ga mau minum susu, apalagi kalau mau tidur harus pegang pita dulu. " kata Titi menjelaskan kebiasaan Andi.


" Ada-ada aja Ti, ulah anak mu itu, pake minum susu sambil bawa B* segala. " kata mas Yamin lagi.


Mas Totok yang sedikit pendiam hanya mendengarkan obrolan Titi dan mas Yamin sambil tersenyum, tidak ikut nimbrung obrolan mereka.


" Sudah kebiasaan dari orok mas, jadi susah dihilangkan. Pernah mau tidur ga dikasih pita, ya dia ga mau tidur walaupun matanya sudah mengantuk. " kata Ari yang ikut memberitahu kebiasaan Andi.


" Ga bisa diganti sama pita yang lain apa? " tanya mas Totok.


" Sudah pernah diganti mas, tapi dia ga mau, tetap mau pita yang ada di B*.. " jawab Titi.

__ADS_1


Titi merasa malu pada mas Yamin dan mas Totok karena Andi membawa B* nya kemana-mana, untung yang dibawa B* yang masih bagus.


Saat Titi masuk kedalam rumahnya, Titi melihat ibu yang sedang nonton televisi.


" Bu, ibu tadi ngasih B* Titi sama Andi, ya? " tanya Titi pada ibunya.


" Iya, habis Andi minta dibuatkan susu, setelah ibu beri susu dia minta pita, ya ibu kasih ada B* kamu yang ada ditempat setrikaan baju. " jawab ibu.


" Kenapa Andi nya dibiarkan ke bangunan bu, kan malu sama mas Yamin dan mas Totok, Andi kesana bawa-bawa B* Titi, untung B* nya masih bagus. " kata Titi pada ibu.


Ibu hanya tertawa mendengar perkataan Titi.


" Ya ibu kasih B* yang baguslah sama Andi, dari pada dia nangis dan ga mau minum susu. " kata ibu pula.


Titi mencari cara agar Andi tidak lagi mentil menggunakan pita B*.


Saat Titi membuka bedcover yang baru dibelinya, Titi melihat ada bantal kecil berbentuk love dan ada pita kecil ditengah lengkungan bantal.


Akhirnya Titi punya ide untuk mengganti kebiasaan Andi.


Titi melepaskan pita-pita yang ada dibeberapa B* miliknya, lalu menjahit pita tersebut pada bantal kecil berbentuk love.


" Dek, mama punya bantal bagus buat adek, bantalnya banyak pitanya. " kata Titi yang menghampiri Andi yang sedang minum susu sambil memegang pita B*.


" Ini, coba ganti dengan ini, ini pitanya banyak. " kata Titi sambil menyerahkan bantal kecil itu pada Andi.


" Andi mengambil bantal tersebut dan mulai memegang pita yang ada di bantal tersebut.


" Bantal apa ini, ma? " tanya Andi sambil memainkan pita pada bantal itu.


" Itu bantal i love you. " jawab Titi.


" Apa ma? bantal piu-piu? " tanya Andi.


" Iya, bantal piu-piu. " jawab Titi pada Andi.


Andi merasa senang menerima bantal tersebut dan bantal itu sering ia bawa kemana-mana untuk dimainkan pitanya.


Jika ada pita yang copot, maka Andi akan meminta pada Titi untuk memasang kembali pita tersebut.


Sejak ada bantal piu-piu, Andi tidak lagi memainkan pita yang ada di B* milik Titi.

__ADS_1


Satu masalah pita sudah bisa diselesaikan. Ada masalah baru yang dikerjakan oleh Andi secara diam-diam.


Andi sering mengambil rokok milik Ari secara diam-diam dan menyalakan rokok tersebut secara sembunyi-sembunyi.


Pada awalnya, Titi dan Ari tidak tahu kebiasaan yang dilakukan oleh Andi hingga mas Yamin dan mas Totok kembali melaporkan apa yang mereka lihat pada Ari dan Titi.


" Ri, itu si Andi ketahuan merokok sama Totok. " kata mas Yamin pada Ari saat Ari melihat pekerjaan mas Yamin dan mas Totok.


" Yang bener, mas? " tanya Ari tidak percaya.


" Tanya aja sama Totok. " jawab mas Yamin.


" Iya, tadi aku kaget saat melihat ada asap dari ruangan kamar bagian belakang. Aku pikir ada yang membakar sampah atau apa di sana, karena aku melihat asapnya saja. Saat aku dekati, rupanya si Andi sedang merokok disudut kamar, dan rokok yang dibawanya ada satu bungkus. " kata mas Totok memberitahu pada Ari apa yang dia lihat tadi.


" Ada-ada aja anak itu, masih kecil sudah merokok. Pantas Ari sering merasa kehilangan rokok, tapi Ari pikir Ari yang lupa menaruhnya. " kata Ari pula.


" Tidak usah dimarahi, Ri.. namanya juga anak kecil, kasih pengertian aja biar ga mengulangi apa yang dia lakukan. " kata mas Yamin memberi saran pada Ari.


" Iya mas, Ari ga akan marah sama Andi, mungkin karena melihat Ari yang suka merokok jadi dia penasaran bagaimana rasanya merokok. " kata Ari pada mas Yamin.


" Andi itu beda sama Nanda, ya? kalau Nanda kalem dan ga banyak tingkah, paling cuma main sama teman-temannya, lha kalau Andi malah sudah berani mencoba untuk merokok." kata mas Totok.


" Seperti itulah anak-anak, setiap anak pasti punya sifat dan kebiasaan sendiri-sendiri. " kata mas Yamin.


Malam hari, saat akan beristirahat, Ari menceritakan pada Titi apa yang tadi disampaikan oleh mas Yamin dan mas Totok.


" Pantas ya may, rokok pay sering hilang dan dicari tidak ketemu, rupanya Andi membawa rokok itu kebangunan rumah dan mas Totok menemukan satu bungkus rokok yang masih utuh. " kata Ari pada Titi.


" Itulah pay, anak kecil meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya.


Mungkin Andi merasa penasaran karena sering melihat pay yang suka merokok, lain kali jangan merokok didepan Andi lagi. " kata Titi yang meninta Ari untuk tidak merokok jika ada Andi.


" Andi itu bukan cuma melihat pay aja yang merokok, tapi ia melihat Aku juga mas Totok yang suka merokok. " kata Ari membela diri.


" Ya, paling tidak, pay usahakan untuk tidak merokok jika ada Andi, atau kalau pay mau merokok harus menjauh dari Andi. " kata Titi pula.


Seperti itulah anak-anak yang punya rasa penasaran atas apa yang dilakukan oleh orang dewasa sehingga mereka mencoba untuk menirunya tanpa tahu apa efek sampingnya.


🦂🦂🦂


🦂🦂 Bersabar dalam menjalani setiap kesulitan akan mengajarkan kita bagaimana cara bersikap ketika kita mendapatkan suatu masalah. 🦂🦂

__ADS_1


__ADS_2