
Deg...
Deg...
Deg...
Jantung Ari dan Titi sama-sama berdegup dengan kencang.
Ari merasa berdebar menanti jawaban ungkapan perasaannya pada Titi.
Ari tak tahu, apa tanggapan Titi terhadap ungkapan perasaannya.
Apakah Titi akan menerima atau menolaknya.
Ari masih menunggu jawaban dari Titi karena Titi masih terdiam.
Mungkin, Titi masih memikirkan jawaban yang tepat untuk Ari.
" Kalau belum bisa menjawab sekarang tidak apa, saya akan menunggu jawaban dari mbak Titi.! " kata Ari lagi.
Sementara, Titi masih merasa berdebar dengan ungkapan perasaan Ari.
Ia merasa bahagia mendengar apa yang Ari sampaikan.
" Apakah ini makna mimpi-mimpi ku selama ini?
Beberapa kali, aku mimpi digigit ular, dan yang terasa begitu nyata saat akan berangkat ke luar kota.
Dalam perjalanan pulang, itulah saat pertama kalinya Ari menyatakan perasaannya pada ku.
Entah mengapa, aku merasa nyaman saat bersama Ari, dan aku merasa yakin untuk menerima cinta Ari.
Aku tak merasa ragu pada Ari, walau Ari lebih muda usianya dari ku."
Setelah mendengar ungkapan perasaan cinta Ari, Titi bermonolog dalam hatinya.
Ia merasa yakin untuk menerima cinta Ari.
Setelah terdiam beberapa saat, akhirnya Titi menjawab pernyataan Ari.
" Sebelumnya, terima kasih ya Ri atas perhatian Ari selama ini.
Terima kasih karena sudah menyayangi aku dan ingin membahagiakan aku.
Sebenarnya, aku juga punya perasaan yang sama, sama kamu.
Aku juga suka sama kamu, dan aku menerima ungkapan perasaan cinta kamu. ❤
Tapi, apa kamu tidak menyesal telah mengungkapkan cinta sama aku?
Aku lebih tua dari kamu, dan pasti di luaran sana banyak gadis yang suka sama kamu! "
Titi menjawab ungkapan perasaan cinta Ari, dan ia juga mengungkapkan perasaan yang sama pada Ari.
Mendengar jawaban dari Titi, Ari merasa sangat bahagia.
Ia tak menyangka Titi mempunyai perasaan yang sama dengannya, dan tak menyangka bila Titi menerima cintanya.
Ari tak bisa mengungkapkan rasa bahagia yang ia rasakan saat ini.
Ingin rasanya ia berteriak sambil melompat-lompat untuk mengungkapkan rasa bahagia nya.
Tapi itu tak mungkin ia lakukan. 😄😄
Ari tersenyum lebar dan menatap wajah Titi yang menunduk malu dengan wajah yang merona setelah menjawab pernyataan cinta Ari. ☺
" Ari ga menyesal mbak sudah menyatakan perasaan ini sama mbak, justru Ari merasa bahagia karena mbak punya perasaan yang sama dengan Ari.
__ADS_1
Mungkin ada gadis yang suka Ari, tapi Ari pilih mbak karena Ari merasa nyaman saat bersama mbak! "
Akhirnya sore itu, Ari dan Titi resmi memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. 😍😍💕💞
*****
Malam ini, Titi dan Ari. menghabiskan waktu bersama setelah resmi menjadi sepasang kekasih.
Mereka bercerita tentang apapun yang terkadang membuat kedua nya tertawa.
Tampak raut wajah bahagia dari keduanya.
Selepas isya, Ari pamit pulang karena ia merasa tak enak kepada kedua orang tua Titi, sebab sudah sejak sore saat Titi pulang kerja ia main dan ngobrol bersama Titi.
Ari juga numpang shalat dan makan malam dirumah Titi.
Orang tua Titi juga bersikap sangat baik padanya.
" Mbak, aku pulang dulu ya, sudah malam, takut nanti ga ada angkot untuk pulang.
Insya Allah, besok kita ketemu di kantor ya? " pamit Ari pada Titi.
Ari masih memanggil Titi dengan sebutan mbak.
" Iya, hati-hati dijalan, Insya Allah besok kita ketemu lagi.
Tapi jangan panggil mbak ya, ga enak.. panggil nama aja.
Masa panggil mbak? panggil nama aja! " jawab Titi.
Titi juga meminta Ari untuk memanggil nama, bukan mbak lagi.
Ari hanya tersenyum mendengar Titi meminta nya memanggil nama.
Ia merasa nyaman dengan memanggil. mbk, nantilah ia fikirkan akan memanggil Titi apa.
*****
Setelah Ari pulang, Titi masuk kedalam kamarnya, lalu ia berbaring diatas kasur sambil senyum-senyum sendiri.
Hari ini, Titi benar-benar merasa sangat bahagia.
Ia tak menyangka bila Ari benar-benar menyatakan cinta nya.
Titi bangkit dari tidurnya, ia mengambil diary dari dalam bufet, ia ingin menuangkan rasa bahagianya dalam lembar-lembar diary.
Dear diary,...
Hari ini aku sangat bahagia💃💃
Aku tak menyangka jika hari ini Ari akan menyatakan perasaan cinta nya pada ku.
Ia menegaskan apa yang ia bisikan pada ku saat aku pura-pura tidur dalam perjalanan pulang dari luar kota.
Aku merasa berdebar dan rasanya dalam hati ku penuh dengan bunga-bunga yang bermekaran🌺🌻🌹🌷.
Dy,...
Saat Ari mengungkapkan perasaan cinta nya pada ku, aku menerimanya karena aku merasa bahwa aku juga mencintainya.
Dy,..
Entah mengapa, rasa bahagia ini begitu berbeda, tidak seperti saat aku bersama Toni.
Saat bersama Toni, aku merasa seperti menjalin hubungan dengan seorang teman.
Tapi saat bersama Ari, aku benar-benar merasa bahagia sebagai pasangan kekasih walaupun kami baru jadian.
__ADS_1
Dy,..
Do'akan aku ya? semoga ini cinta terakhir ku. Semoga bersama Ari, aku bisa merasakan rasa bahagia yang sebenarnya, dan hubungan bersama Ari bisa aku bawa ke jenjang pernikahan.
Aku tahu, Ari lebih muda dari ku, tapi aku yakin Ari bisa bersikap dewasa.
Aku ingin mewujudkannya cita-cita menjadi istri yang shalehah. 🤲🤲
Dy,..
Do'akan yang terbaik ya untuk hubungan ku dan Ari. 🙏🙏
Setelah menuangkan perasaannya dalam lembar diary, Titi menutup diary nya dan menyimpan nya kembali kedalam bufet.
Lalu Titi kembali merebahkan tubuhnya, ia ingin menjemput mimpi indahnya dalam tidur malam ini. 😴😴
*****
Pov Ari.
Aku merasa lega sekaligus bahagia.
Aku talah menyatakan perasaan cinta ku pada mbak Titi.
Dan Alhamdulillah, mbak Titi menerima perasaan cinta ku.
Tak bisa kubayangkan rasa bahagia ku saat mbak Titi menerima cinta ku.
Rasanya, aku ingin berteriak dan berjingkrak kegirangan.
Sejak pertama melihat mbak Titi yang sore itu lewat didepan rumah saat pulang kerja, aku merasa penasaran.
Entah mengapa, aku ingin mengenalnya lebih dekat.
Waktu itu, aku melihat nya dari jarak yang tak begitu jauh.
Titi ada di tepi jalan hendak pulang, dan aku berada di teras bersama ibu dan adik ku.
Saat awal mengenal nya, aku fikir dia pendiam dan tak banyak bicara.
Setelah kenal, ternyata dia asik diajak ngobrol, suka humor dan kadang suka jahil juga, tapi aslinya dia pemalu dan suka minder.
Cuma sepertinya, dia berusaha untuk menutupi rasa minder dan sifat pemalu nya.
Aku tahu, ada beberapa teman yang mencoba mendekatinya, tapi sebelum menyatakan perasaan mereka, mereka sudah mental duluan, karena tak berani dengan sikap cuek dan jutek bila tak berkenan dengan hatinya.
( Belum apa-apa mereka sudah mundur duluan 😂)
Itu juga yang membuat aku merasa takut untuk menyatakan perasaan ku.
Tapi aku ga mau menyerah sebelum mencoba.
Saat ikut ke luar kota, dalam perjalanan pulang ia tertidur, aku memberanikan diri menyatakan perasaan ku dengan membisikkan ditelinga nya bahwa aku. menyukai nya.
Aku merasa jadi pengecut karena mengungkapkan secara diam-diam, hingga saat pulang kerumah, aku tak bisa tidur.
Siangnya saat bertemu dengan mbak Feni, aku berpesan bahwa aku ingin kerumah mbak Titi, dan menunggunya saat pulang kerja.
Tadinya aku berfikir dia marah atas ulah ku saat di mobil, karena ia banyak diam.
Ternyata ia merasa malu karena punya perasaan yang sama dengan ku😊.
Ah... bahagia nya aku saat ini.
Semoga aku bisa menjaga cinta ku untuk nya dan aku sudah berjanji akan membahagiakan nya.
Ah.. mbak Titi, i love you.. ❤.
__ADS_1
(⑅ᵒ̴̶̷᷄ωᵒ̴̶̷᷅⊞ོॢ)fෆr yෆu⋆*⋆✩