Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 100 : Ratu Kumbang api telah berevolusi .


__ADS_3

'' Apakah salah jika aku membunuhnya ? aku masih menghargai kalian jika mengunakan racun dalam pertempuran , tapi lain ceritanya jika kalian menggunakan racun untuk meracuni orang yang tidak bersalah. Tetua Gao Shen meracuni kami karena dia sangat tertarik dengan istriku ini..." ucap Yin Jue.


Kedua tetua sekte Racun Abadi hanya diam saja mendengar alasan Yin Jue .


'' Matriak Niu Yue, tolong suruh masuk para anggota sekte mu ke dalam..." ucap Yin Jue berbicara melalui telepati .


'' Kenapa kau diam saja pak tua ? kemana nyali mu tadi ? apakah kau akan pulang ke sekte mu dengan tangan kosong..."


'' Bajingan , aku harus membawa pulang kepalamu hidup atau mati , karena aku akan sangat malu jika pulang hanya membawa tangan kosong saja . Aku akan membalaskan kematian tetua kami..." ucap tetua sekte Racun Abadi geram.


'' Semuanya ... SERANG..."


Kemudian para anggota sekte Racun Abadi langsung maju menyerang Yin Jue dan Qian Lin dengan membawa senjata pusaka di tanganya.


Yin Yue kemudian mengeluarkan para siluman Kalajengking dari dalam dimensi kalung Giok Dewa , kemudian memerintahkan siluman Kalajengking ini untuk membunuh mereka yang ada di depannya .


Kemunculan Kalajengking ini membuat mereka semua jadi terkejut , apalagi anggota sekte Racun Abadi , tapi mereka sudah terlanjur maju untuk menyerang Yin Jue .


Jadi mereka akan malu jika harus mundur , setelah mengeluarkan siluman Kalajengking Yin Jue langsung terbang ke arah tetua yang tadi berdebat dengannya , Qian Lin juga langsung maju melawan salah satu tetua .


Pertempuran pun terjadi dengan sangat sengit , Siluman Kalajengking terlihat sangat mendominasi karena mereka bertarung dengan cara masuk ke dalam pasir dan langsung mengunakan capitnya dari dalam pasir yang langsung mencapit para anggota sekte Racun Abadi .


Capitan siluman Kalajengking sangat merepotkan karena setelah terkena capitan siluman Kalajengking maka ekornya akan langsung menyengat tubuh mereka dengan sengatan yang ada di ekornya .


Suara jeritan memenuhi area di sekitar sekte Bintang Kehidupan .


Para anggota sekte Racun Abadi banyak yang terluka dan mati akibat serangan siluman Kalajengking ini , tapi sebagian dari mereka akhirnya tahu cara menghindari serangan siluman Kalajengking ini .


Yaitu dengan cara terbang tinggi agar Siluman kalajengking tidak bisa menjangkaunya.


Melihat para anggota sekte racun Abadi yang mengerti cara menghindari serangan siluman Kalajengking, para tetua sekte Bintang Kehidupan tidak tinggal diam .


Mereka juga terbang lalu menyerang bawahan anggota sekte Racun Abadi yang terbang , para tetua sekte Bintang Kehidupan sangat mudah menghabisi mereka karena tingkat kekuatan mereka berbeda jauh .


Sedangkan Qian Lin terus menerus menyerang salah satu tetua sekte Racun Abadi dengan tebasan pedangnya , meskipun kekuatan mereka berada di tingkat yang sama , tapi ketrampilan bertarung Qian Lin terlihat lebih baik .

__ADS_1


Karena setiap Qian Lin mengayunkan pedangnya dia juga menembakkan jarum jarum Es dari tangan kirinya , sehingga tetua ini jadi sangat kerepotan dan tidak sempat menghindari jarum jarum Es ini.


Sehingga sebagian tubuhnya langsung membeku yang terkena jarum jarum Es Qian Lin .


Tetua ini sedikit frustasi ketika sebagian tubuhnya yang membeku dan tidak bisa di cairkan dengan elemen Api nya , sehingga membuatnya sulit bergerak dengan bebas .


Qian Lin yang melihat sebagian tubuh musuhnya sudah banyak yang membeku , dia terus menyerangnya tanpa memberinya kesempatan untuk bernafas sama sekali .


Sehingga seluruh tubuhnya sekarang jadi membeku hanya tinggal kepalanya saja yang belum membeku , melihat musuhnya sudah tidak berkutik lagi Qian Lin kemudian mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh untuk memenggal kepala nya .


Srashhh ... dalam sekali tebasan akhirnya kepala tetua ini langsung terpisah dan menggelinding di pasir.


Sedangkan Yin Jue melawan pemimpin kelompok ini juga tidak kesulitan sama sekali , karena kekuatanya berada satu tingkat di bawahnya .


'' Jurus Naga Pembasmi Iblis..."


Dari ayunan pedang Yin Jue muncul siluet Naga Api yang sangat besar menerjang ke arah tetua pemimpin kelompok ini .


Melihat ada serangan yang berbahaya dan sangat cepat , tetua ini membuat perisai energi untuk melindungi tubuhnya karena menangkis pun dia tidak sempat lagi .


Duarrrrr...Duarrrr... bughhh...


Perisai energi itu langsung pecah lalu siluet Naga Api ini langsung menghantam tubuhnya dengan telak dan tubuh tetua ini langsung terpental dan berguling guling di pasir sampai 100 meter .


Kemudian Yin Jue berpindah tempat ke pinggir tetua ini yang telah berhenti berguling guling , dia kemudian mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepalanya .


Crashhh...


Kepala tetua itu langsung terpisah dari tubuhnya , lalu Yin Jue menyimpan kepalanya kedalam cincin kosong .


Kemudian Yin Jue berpindah ke tempat Qian Lin berada yang juga sudah mengalahkan tetua yang jadi musuhnya , lalu Yin Jue juga menyimpan kepala tetua ini di dalam cincin yang sama dengan kepala pemimpin kelompok ini .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin membantu para tetua sekte Bintang kehidupan menghabisi anggota sekte Racun Abadi, dengan adanya bantuan yang di berikan oleh Yin Jue dan Qian Lin sehingga mereka dengan cepat menuntaskan pertempuran ini .


Matriak Niu Yue dan para tetua sekte Bintang Kehidupan sangat takjub dengan kecepatan dan jurus jurus yang Yin Jue dan Qian Lin gunakan dalam pertarungan .

__ADS_1


Semua anggota sekte racun Abadi semuanya telah mati sedangkan di pihak sekte Bintang Kehidupan hanya luka luka ringan saja , kemudian Yin Jue mengeluarkan Kumbang Api bersama Ratunya dari dalam dimensi kalung Giok Dewa .


Yin Jue memerintahkan para siluman Kalajengking untuk memakan tubuh 1 mayat saja , sedangkan sisa mayat yang lain Yin Jue berikan kepada Kumbang Api agar mereka lebih cepat berevolusi .


Yin Jue membiarkan para siluman Kalajengking dan Kumbang Api menikmati makanannya , kemudian Yin Jue berjalan ke arah Qian Lin dan anggota sekte Bintang Kehidupan yang sedang berkumpul .


'' Terima kasih saudara Yin Jue dan nona Qian Lin , jika tidak ada kalian mungkin kami tidak bisa menang dengan telak seperti ini..." Ucap Matriak Niu Yue.


'' Sama sama senior Yue , mungkin ini masih awal peperangan di antara kalian . karena mereka pasti akan mengirimkan anggota mereka lebih banyak lagi , ketika mereka tahu anggota mereka tidak ada yang kembali sedikitpun..."


'' Itu benar saudara Jue , aku juga berfikir seperti itu , mulai sekarang aku akan fokus untuk meningkat kan kekuatan ku dan para tetua untuk menghadapi mereka jika mereka datang kesini lagi..."


'' Senior tenang saja , aku dan Qian Lin yang akan membereskan mereka ke sekte Racun Abadi , jadi senior tidak usah takut lagi mereka akan menyerang kesini..."


'' Kalau begitu terima kasih banyak saudara Yin Jue.."


'' Iya senior Yue , kalau boleh tahu apakah senior tahu kekuatan mereka.? karena aku tidak mau gegabah kali ini.."


'' Yang aku tahu Patriak dan tetua Agung mereka kekuatanya sama denganku , tapi aku belum tahu kekuatan leluhur mereka . Tapi aku sangat yakin leluhur mereka kekuatanya berada di atas kekuatan mereka berdua , karena mereka selama ini selalu berbuat sesuka hati mereka dan merugikan banyak pihak seperti yang saudara Yin Jue alami di kota Jiayiang. Mereka juga melakukan hal yang sama di kota kota lainya seperti yang saudara Yin Jue alami , para tetua sekte mereka adalah penjahat kelamin , tapi para warga tidak ada yang berani melaporkan hal ini kepada kekaisaran karena mereka akan di ancam jika ada yang melaporkannya..." ucap Matriak Niu Yue sangat geram.


'' Baiklah senior Yue aku mengerti , seberapa jauh jarak ke sekte mereka dari sini ?"


'' Mungkin hanya dua jam saja dari sini , saudara Jue tinggal jalan lurus saja dari sini lalu di persimpangan jalan sana ambil yang lurus saja karena ya ke ke kiri adalah jalan ke kota Thaishi dan yang ke kanan adalah klan ke ibukota kekaisaran..." ucap matriak Niu Yue menjelaskan.


'' Baiklah aku mengerti senior , kalau begitu aku akan membereskan mayat mereka dulu..."


Kemudian Yin Jue berjalan kembali ke arah Kumbang Api dan siluman Kalajengking yang sedang menikmati makan .


Sekarang tubuh Kumbang Api juga terlihat lebih besar dan kecepatan untuk memakan mayat tubuh manusia jauh lebih cepat dari sebelumnya .


Kemudian Yin Jue melihat tubuh Ratu Kumbang Api bersinar terang dan berputar putar , kemudian kedua sayapnya patah dan jatuh ke pasir .


Tapi setelah sayapnya patah kemudian tumbuh lagi bahkan sekarang sayapnya tumbuh menjadi 4 .


Setelah beberapa saat akhirnya sayap itu tumbuh dengan sempurna , kemudian Kumbang Api terbang mengepakkan sayapnya untuk mencoba kekuatan baru setelah berevolusi.

__ADS_1


.


####


__ADS_2