Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 103 : Bertemu musuh yang sangat kuat.


__ADS_3

Ayunan pedang Yin Jue langsung membelah tubuh Patriak Shen Xin dengan telak .


Arghhhhh.... Patriak Shen Xin tidak tahu jika ada serangan yang datang di karenakan dia masih dalam posisi berjongkok .


Tubuhnya langsung terbelah menjadi dua dan darahnya membasahi permukaan pasir yang ada di sekitarnya .


Tetua agung Shen Guan yang melihat saudaranya di bunuh dengan cepat oleh Yin Jue dan sangat sadis , dia tidak ingin mengalami hal yang sama dengan saudaranya.


Dia kemudian mengeluarkan pusaka nya yang berbetuk tameng kecil yang sedikit cekung , kemudian tameng itu membesar dan mengurung tubuhnya di dalamnya .


Setelah Yin Jue membunuh Patriak Shen Xin, kemudian dia mencari tetua agung Shen Guan berada , tapi dia tidak melihat keberadaanya . Kemudian Yin Jue melihat ada sebuah tameng cekung besar di sana .


'' Jadi kau bersembunyi di balik tameng ini , trik murahan seperti ini tidak ada artinya di hadapan ku .


Kemudian dia menciptakan akar akar lagi dari dalam pasir dengan kekuatan penuhnya tepat di tengah tengah tameng itu berada .


Sehingga akar itu langsung mengangkat tameng itu hingga ke atas sehingga Yin Jue bisa melihat lagi tubuh tetua agung Shen Guan .


Yin Jue langsung berpindah tempat di depan tetua Shen Guan dan langsung menebas kepala tetua Shen Guan, tapi dia berhasil menghindari tebasan pedang Yin Jue dengan cara menundukkan kepalanya , dia bersyukur berhasil menghindari tebasan pedang Yin Jue seandainya dia telat sedetik saja maka kepalanya akan terlepas . Yin Jue yang melihat tebasan pedangnya berhasil di hindari oleh tetua agung Shen Guan dengan cara berkokok di depannya , dia langsung menendang wajah tetua agung Shen Guan dengan telak ..


Bughhhh...arghhh....Yin Jue dengan mudah menendang tetua agung Shen Guan karena jarak mereka berdua sangat dekat .


Tetua agung Shen Guan langsung terpental dan berguling guling di atas pasir.


Yin Jue langsung berpindah tepat di tempat tetua Shen Guan berhenti berguling guling dan terkapar di sana , kemudian Yin Jue langsung menusuk tepat di jantung nya hingga tembus .


Arghhh..


Yin Jue menusuk jantungnya hingga berkali kali sehingga dia langsung mati seketika . Kemudian Yin Jue berpindah lagi untuk mengambil pusaka tameng yang di gunakan tetua agung Shen Guan lalu menyimpannya , kemudian Yin Jue mengeluarkan Kumbang Api dan menyuruh mereka untuk memakan tubuh Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan .

__ADS_1


Sedangkan Qian Lin dan para tetua sekte Racun Abadi bertarung dengan sangat sengit , para tetua sekte Racun Abadi terlihat di jadikan mainan oleh Qian Lin . Ini di karenakan mereka tidak tahu siapa yang telah menyerang mereka karena jarum jarum Es selalu muncul dari kehampaan dan langsung menerjang mereka tanpa mereka tahu siapa yang menyerangnya , karena Qian Lin berkamuflase jadi dia tidak bisa dilihat ada di mana .


Qian Lin terus menerus menyerang mereka dengan jarum jarum Es nya , para tetua ini menangkis dengan pedangnya , mereka hanya bisa menangkis sebagian saja karena Qian Lin selalu menyerang secara berpindah pindah , kadang Qian Lin menyerang di kaki , terus berpindah menyerang dada , kadang juga berpindah menyerang kepala , bahkan Qian Lin juga menyerang bagian punggung mereka .


Sehingga mereka sangat kesulitan menangkis serangan dari Qian Lin karena serangannya terus berpindah pindah akhirnya sebagian tubuh mereka membeku terkena tusukan jarum ini.


Melihat sebagian tubuh mereka sudah membeku kemudian dan sulit bergerak , kemudian Qian Lin mengeluarkan pedang Es Beku lalu memengal kepala mereka satu persatu dengan gerakan yang sangat cepat.


Crasss...crassss.. Suara tebasan pedang Qian Lin yang langsung memengal kepala tetua sekte Racun Abadi . Qian Lin sekarang sudah terbiasa memengal kepala musuhnya karena dia sudah sering melihat Yin Jue memengal musuhnya jadi mengikuti cara Yin jue untuk mengalahkan musuhnya agar lebih cepat.


Setelah Qian Lin sudah selesai membunuh semua tetua , kemudian Qian Lin berjalan ke arah Yin Jue , Qian melihat Yin Jue sedang memperhatikan Kumbang Api yang sedang makan tubuh Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan.


Qian Lin bisa melihat kecepatan Kumbang Api yang sangat cepat memakan tubuh Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan dengan beberapa menit saja. Kemudian Yin Jue mengarahkan Kumbang Api itu untuk memakan semua tubuh. tetua yang sudah di bunuh oleh Qian Lin.


Setelah beberapa menit akhirnya tubuh tetua sudah habis di makan oleh Kumbang Api dan tinggal tulangnya saja , kemudian Yin Jue memasukan kembali Kumbang Api ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.


Tapi tiba tiba Yin Jue merasakan ada orang yang sangat kuat akan datang mendekat , karena Yin Jue merasakan ada aura pembunuhan yang sangat pekat dari arah sekte Racun Abadi .


'' Iya Gege , berhati hatilah. Kemudian Qian Lin langsung terbang dan turun di bawah pohon lalu dia berkamuflase dan menghilang dari pandangan .


Setelah beberapa saat akhirnya datang seorang kakek tua ,yang rambutnya sudah memutih dan di biarkan terurai .


Kemunculannya di ikuti oleh murid murid sekte Racun Abadi , Yin Jue melihat kekuatan kakek tua ini berada di tingkat semi Dewa Bintang 7 dan mengeluarkan aura pembunuhan yang sangat pekat membuat Yin Jue sedikit tertekan , kemudian Yin Jue mengeluarkan pedang Naga Meteor untuk menetralkan aura ini .


'' Hei BAJINGAN kecil , kenapa kau membunuh anggota sekte ku , apakah kau sudah bosan hidup .


Yin Jue tidak menangapi sedikit pun pertanyaan kakek tua ini.


Merasa di abaikan , kemudian dia mengeluarkan pusaka nya yang berbentuk rantai yang terbuat dari baja , dia memutar-putarkan di tanganya lalu rantai baja itu di arahkan ke pada Yin jue dengan sangat cepat .

__ADS_1


Duarrrrr. .


Tapi Yin Jue langsung berpindah tempat untuk menghindarinya , sehingga rantai itu hanya mengenai tempat kosong saja. Yin Jue langsung berpindah kebelakang kakek tua ini dan langsung mengayunkan pedangnya .


Tapi ternyata kakek tua ini punya firasat yang cukup baik , dia langsung berbalik badan dan menangkis pedang Yin Jue dengan membentangkan rantai itu dengan kedua tanganya . Kemudian kakek tua ini langsung menyerang balik dengan ujung rantainya untuk melilit pedang di tangan Yin Jue . Seketika Yin Jue langsung menarik pedangnya dan mundur dua langkah untuk menghindari lilitan rantai baja ini.


Kemudian Yin Jue berpindah lagi dan menebas tubuh kakek tua ini , tapi serangan Yin Jue selalu berhasil dia tangkis dan menyerang balik Yin jue .


Yin Jue kini sedikit berhati hati karena kakek tua ini mempunyai pengalaman bertarung yang lebih baik dari Yin Jue . Karena sudah berkali kali Yin Jue menyerangnya tapi serangan Yin Jue selalu bisa di patahkan nya.


Kemudian Yin Jue turun ke bawah di atas pasir , karena dia ingin mengkombinasikan serangannya dengan akar akar yang keluar dari dalam pasir.


Kakek tua itu pun juga ikut turun ke bawah sambil menyerang Yin jue dari atas , tapi Yin Jue menghindarinya dengan cara berpindah tempat .


Setelah kakek tua itu benar benar turun , kemudian Yin Jue mengeluarkan akar akar dari bawah tanah untuk mengikat kakek tua ini .


Tapi dia juga bisa menghindarinya karena di bisa menebak di mana akar itu akan muncul , Yin Jue mencobanya menyerang hingga berkali kali , tapi serangannya selalu terbaca dengan benar .


Kemudian Yin Jue mengeluarkan gelembung gelembung transparan dari tanganya lalu di lemparkan ke tempat kakek tua ini berdiri.


Gelembung gelembung itu langsung pecah dan mengeluarkan asap beracun lalu asap itu langsung menyebar memenuhi area di sekitarnya , kemudian Yin Jue menciptakan jurus Telapak Naga Kehampaan hingga berkali kali dengan elemen Es .


Duarrr...duarrrr...duarrr... siluet Naga Es itu langsung menerjang tempat kakek tua hingga berkali kali .Yin Jue tidak bisa memastikan serangannya itu berhasil atau tidak .Tapi setidaknya dia sudah berusaha untuk mengalahkannya.


Kemudian Yin Jue berpindah ke bawah pohon untuk menunggu asap itu menghilang . Setelah beberapa saat akhirnya asap itu menghilang dan kakek tua itu kondisinya terlihat masih baik baik saja karena dia mengunakan perisai energi untuk menahan serangan dari Yin Jue.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2