Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 582 : Kota Jiangsu .


__ADS_3

.


.


Butuh waktu hampir dua jam para siluman Kumbang Api memakan 13 tubuh siluman Ikan Paus Biru ini , wajar saja karena tubuh siluman Paus Biru sangat besar .


Tulang tulang para siluman Paus Biru ini mengambang di permukaan air mengikuti arus ombak di lautan , kemudian Yin Jue menembakkan api Hitam Kekacauan untuk membakarnya , agar tidak mengotori lautan.


Setelah tulang tulangnya ini sudah terbakar habis kemudian Yin Jue memasukkan para siluman kumbang Api ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.


Lalu Yin Jue membekukan permukaan lautan di sana , setelah permukaan air laut membeku kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang di atas permukaan air laut yang telah membeku .


Swushhh.


Artefak kapal terbang langsung muncul di atas permukaan air laut yang membeku .


Kemudian Yin Jue langsung melompat naik , setelah naik di atas artefak kapal terbang , kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan alkemis Lao Xin dari dalam dimensi kalung Giok Dewa.


Swushhh.


Alkemis Lao Xin muncul di hadapannya , kemudian alkemis Lao Xin langsung duduk di samping Yin Jue.


'' Bagaimana dengan Samudera Merah tadi , apakah kamu bertemu dengan Siluman Gurita Raksasa penghuni Samudera Merah...?''


'' Aku hanya bisa merasakannya saja , tapi tidak bisa melihatnya , karena tubuh siluman Gurita ini juga berwarna merah...''


'' Jadi seperti itu , terus bagaimana dengan siluman Gurita Raksasa ini , apakah siluman ini menyerang mu...?''


'' Tidak , karena siluman Gurita ini tidak bisa melihat keberadaan ku , tapi aku justru di serang oleh siluman yang ada di sini , sekarang kendalikan lah Artefak Kapal Terbang ini , nanti aku akan menceritakan siluman apa yang telah menyerang ku di sini...''

__ADS_1


Kemudian Alkemis Lao Xin langsung mengaktikan formasi perlindungan lalu mengendalikannya ke arah Utara .


Alkemis Lao Xin mengendalikan artefak kapal terbang dengan kecepatan penuh agar cepat sampai di benua Bingzhou.


Setelah artefak kapal terbang sudah terbang kemudian Yin Jue langsung menceritakan semua kejadian yang menimpanya tadi , termasuk hujan Es dan serangan siluman Paus Biru tadi .


Yin Jue menceritakan dengan detail kejadian tadi , setelah selesai bercerita kemudian Yin Jue berjalan ke belakang dek belakang .


Setelah sampai di dek belakang kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan semua ikan kecil yang dia dapatkan tadi , lalu membekukan ikan ikan ini agar lebih awet dan menyisakan 2 ekor untuk di bakar .


Lalu memasukan ikan yang sudah membeku ini ke dalam cincin kosong , kemudian melanjutkan membuat api unggun untuk membakar dua ikan ini.


Hari hari mereka berdua selalu bergantian mengendalikan artefak kapal terbang , jika mereka menemui pulau maka langsung beristirahat sejenak di sana , lalu melanjutkan perjalanan mereka lagi , pulau yang mereka singgahi semuanya aman , tidak seperti pulau pulau yang ada di wilayah selatan , perjalanan mereka juga aman tanpa hambatan sedikitpun .


Setelah 30 hari berlalu akhirnya mereka sampai di dekat pantai yang ada di Benua Nanzhong atau benua tengah .


Setelah mendarat di tepi pantai kemudian Yin Jue langsung menghilangkan formasi perlindungan lalu melompat turun , kemudian langsung memasukan Artefak Kapal Terbang ke dalam Cincin Spasial.


Yin Jue melihat di sana mulai banyak nelayan yang sedang memperbaiki perahu dan jala ikan mereka , karena sekarang masih siang , kemudian Yin Jue langsung berjalan mendekati para nelayan ini


Setelah bertanya kepada para nelayan yang ada di sana , ternyata ini bukanlah sebuah kota , melainkan hanya desa kecil yang ada di pinggiran pantai .


Yin Jue masih butuh waktu 3 jam lagi akan mencapai kota Jiangsu yang ada di sebelah timur desa kecil ini , karena biasanya orang yang melakukan perjalanan dari benua Nanzhou selalu mendarat di kota ini , tapi berhubung Yin Jue baru pertama ini melakukan perjalan seperti ini jadi dia salah mendaratkan artefak kapal terbang nya di desa ini .


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak Giftter nya , lalu terbang ke arah timur menyusuri bibir pantai menuju kota Jiangsu , karena dia sekarang harus membeli peta dulu sambil mencari informasi benua tengah ini .


Yin Jue terbang dengan kecepatan penuh sambil menikmati suasana pantai yang dia lewati , setelah 3 jam berlalu akhirnya Yin Jue sampai di pantai yang sedikit ramai , di sana Yin Jue melihat banyak perahu yang masih bersandar dan sebagian akan melaut , Yin Jue yakin ini adalah pantai yang masuk ke dalam wilayah kota Jiangsu.


Setelah mendaratkan artefak Giftter kemudian Yin Jue langsung memasukan nya ke dalam cincinnya, lalu berjalan menuju pusat kota Jiangsu untuk mencari toko penjual peta benua Bingzhou ini .

__ADS_1


Kemudian Yin Jue menghentikan seorang pria paruh baya yang berpapasan dengannya .


'' Maaf tuan, aku menganggu waktunya sebentar...''


'' Iya ada apa tuan muda...?'


'' Apakah tuan tahu di mana dapat membeli peta , karena aku berasal dari benua Nanzhou , jadi untuk saat ini aku sangat membutuhkan sebuah peta untuk mengunjugi beberapa tempat di benua Bingzhou ini...''


'' Jadi tuan berasal dari benua Nanzhou, aku sebenarnya tidak tahu tentang peta yang tuan muda inginkan , tapi tuan silahkan pergi ke paviliun Kilat Petir saja yang ada di pusat kota , karena aku yakin paviliun Kilat Petir pasti pavilun ini menjual barang seperti itu , karena kota ini adalah kota persinggahan pertama dari benua Nanzhou , jadi kemungkinan paviliun ini menyediakannya , Paviliun Kilat Petir berada di dekat Alun alun kota Jiangsu , gedung paviliun Paviliun Kilat Petir memiliki bangunan paling tinggi di sana , tuan jalan lurus saja mengikuti jalan ini , nanti jika bertemu dengan sebuah perempatan silahkan belok ke kanan , dari perempatan ini tuan mungkin butuh waktu kurang lebih 1 jam baru sampai di alun alun kota ...''


Yin Jue sedikit terkejut mendengar paviliun di benua tengah ini bernama paviliun Kilat Petir , karena itu sama dengan paviliun yang sama dengan yang ada di Daratan Tengah .


'' Terima kasih banyak atas informasinya , kalau begitu aku mohon pamit untuk segera ke sana , karena sebentar lagi sudah sore hari...''


'' Iya sama sama tuan...''


Kemudian Yin Jue langsung berjalan dengan cepat menyusuri jalanan kota Jiangsu , setelah 15 menit berlalu Yin Jue menemukan perempatan jalan yang di maksud oleh warga kota tadi , kemudian Yin Jue langsung belok kanan sesuai intruksi dari warga kota tadi .


Semakin masuk ke dalam kota , Yin Jue melihat kota ini semakin ramai dan padat , banyak warga yang berlalu lalang ke sana kemari membuat jalan kota semakin ramai .


Setelah 1 jam berlalu akhirnya Yin Jue sampai di alun alun kota Jiangsu, di tengah tengah alun alun kota ini ada sebuah monumen berbentuk perahu nelayan .


Kemudian Yin Jue berjalan mendekati gedung yang paling tinggi di sana , karena gedung yang paling tinggi adalah gedung milik Paviliun Kilat Petir.


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2