Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 58 : Memberi pelajaran Patriak klan Shi.


__ADS_3

.


.


Setelah 30 menit berlalu akhirnya Patriak dan para tetua itu datang ke restoran , kemudian mereka semua masuk ke dalam restoran dan menuju ke tempat di mana Shi Guan di bekukan.


'' Ayah ... tolong aku ayah gadis ini telah membekukan aku dan pengawal ku ini dan tolong kalau sudah bebas pecat saja pengawal Lun Ying itu yang teryata tidak mau membantuku di saat aku kesusahan seperti ini .


'' Kamu tenang saja Guan'er ayah akan membebaskan mu dulu.


Kemudian Patriak Shi melihat 3 pemuda pemudi yang duduk di meja dekat anaknya membeku , pemuda ini tidak mempunyai kekuatan sedikitpun hanya orang biasa sedangan kedua gadis di dekatnya hanya di tingkat Kaisar Bintang 1 dan Bintang 9 .


'' Siapa yang berani mencelakai anakku sampai seperti ini sambil mengeluarkan aura pembunuhannya yang di tujukan kepada mereka bertiga .


Yin Jue dan Qian Lin tidak terpengaruh oleh aura ini karena Patriak klan Shi kekuatannya hanya berada di Semi Dewa Bintang 3 , sedangkan putri Chue Jingmi terlihat susah bernafas terkena aura ini.


'' Hai tariklah kembali auramu , kalau kau kesini hanya mau menantang istriku ini jangan menyesali perbuatan mu , kata Yin Jue penuh penekanan .


Seketika Patriak Shi Luan ini menarik auranya karena pemuda di depannya ini ternyata tidak terpengaruh sama sekali padahal tidak mempunyai kekuatan sedikit pun , ini membuat Patriak Shi Luan sedikit melunak karena pemuda yang berbicara padanya terlihat sangat tenang dan tidak terpengaruh sama sekali oleh auranya .


'' Untuk para tetua kalian mundur lah jangan ikut campur urusan ini , biar ayah anak ini yang menyelesaikan sendiri urusannya dengan istriku , biar jadi pelajaran bagi kalian untuk ke depannya agar tidak semena-mena melakukan hal seperti ini , dan kau Patriak klan Shi bersujud lah kepada istriku karena hanya istriku yang bisa menyelamatkan anakmu dan aku minta kompensasi atas tindakan anakmu ini .


Seketika perkataan anak muda ini membuat Patriak Shi Luan jadi murka karena bagaimana mungkin di akan bersujud ke pada wanita muda yang ada di hadapannya ini karena ini sama saja menghancurkan harga dirinya sebagai seorang Patriak klan.


Kemudian Patriak klan ini mengeluarkan pedang ke sayangannya dan menyerang ke arah wanita bercadar di depannya ini .


Tapi tiba tiba udara di dalam ruangan menjadi sangat dingin dan muncul banyak jarum es di sekeliling Qian Lin yang sangat banyak mengarah ke Patriak Shi Luan dan menyerangnya .


Patriak Shi Luan mengunakan perisai energi apinya untuk melindungi dirinya ketika jarum es ini lebih dulu menyerangnya.


Jarum es ini mampu menhancurkan perisai miliknya dan ada sedikit jarum yang menusuk tangan kanannya yang memegang pedang . kemudian pedang itu terjatuh karena tangannya membeku.


Arggghhhh . .


Para tetua hanya diam saja meskipun patriak nya terkena serangan ini karena mereka juga tidak menyukai Patriak Shi Luan ini yang biasanya melakukan tindakan yang arogan tanpa memikirkan akibatnya .


BAJINGAN. . Patriak Shi Luan itu mengunakan elemen apinya untuk menghancurkan es yang membekukan tangan kanannya , setelah 2 menit bersusah payah mengunakan kekuatan penuhnya akhirnya es itu pun hancur .


Kemudian Shi Luan mengambil pedangnya lagi untuk membalas serangan es itu.


Tapi tiba tiba dari dalam tanah muncul akar akar yang sangat banyak mengikat seluruh tubuhnya hingga tidak bisa bergerak lagi karena kecepatan akar akar ini sangat cepat dan tidak sempat melindungi dirinya dengan perisainya. dia kemudian mencoba untuk melepaskan ikatan akar akar ini tapi sudah dia coba berulang ulang kali tetap tidak bisa menhancurkan akar ini bahkan akar akar ini semakin mengikatnya dengan sangat kuat .

__ADS_1


'' Aku sudah berbaik hati untuk memintamu minta maaf kepada istriku , tapi kau tidak menghiraukannya jadi jangan salahkan aku jika aku bertindak seperti ini.


Yin Jue kemudian berdiri ke arah Shi Guan dan meninju tubuh Shi Guan yang sudah menjadi es .


Duarrrr .


Seketika tubuh es ini pun hancur dan tubuh Shi Guan juga hancur menjadi kristal es kecil dan kepalanya menggelinding ke bawah meja .


Ini membuat semua orang yang ada di dalam restoran itu jadi sedikit ketakutan bahkan putri Chue Jingmi juga sedikit ngeri melihat kepala pemuda itu yang menggelinding seperti bola .


Patriak Shi Luan sangat murka melihat anaknya sudah mati di depan matanya tapi dia tidak berdaya karena akar akar ini semakin kuat mengikatnya .


BAJINGAN TERKUTUK KAU . .


'' Kau diam saja Patriak karena sebentar lagi adalah giliran mu. kemudian Yin Jue mengeluarkan akar dari dari jarinya dan mengarahkan kepada kepala yang menggelinding itu .


Clappp .


Akar itu menusuk tepat ke arah kepala itu lalu menyerapnya hingga menjadi tengkorak lalu menarik kembali akar itu ke dalam jarinya , kemudian Yin Jue mengambil cincin penyimpanan tuan muda Shi Guan ini yang jatuh di lantai.


Ini seketika membuat Patriak Shi Luan jadi lemas tak mempunyai semangat hidup lagi melihat kepala anaknya sudah tinggal tengkorak saja.


Arggghhhh .


Bajingan bunuh saja aku sekalian , aku sudah tidak kuat melihat semua ini .


Kemudian Yin Yue menghampiri Patriak Shi ini dan menyerap pengetahuannya kemudian dari jari jari nya muncul kembali akar akar dan langsung menusuk badan Patriak Shi Luan hinga tembus lalu menyerap esensi kehidupannya hingga tingal tengkorak dan bajunya saja.


Yin Jue menarik kembali semua kekuatan akar akar yang menusuk dan mengikat Patriak Shi Luan kemudian mengambil cincin penyimpanannya.


Para tetua ambil semua tengkorak ini dan kembalilah ke klan mu jadikan ini sebagai pelajaran untuk kalian agar jangan suka berbuat semena-mena seperti yang mereka berdua ini lakukan , karena di atas langit masih ada langit kalian harus ingat itu.


'' Dan untuk kamu tuan pengawal tetap lah di sini.


Para tetua itu langsung menuruti perkataan pemuda ini karena mereka juga sangat takut menyinggung pemuda di depannya ini. mereka langsung menyimpan baju dan tengkorak Patriak mereka lalu pergi dari restoran dengan perasaan yang sedikit ketakutan .


Setelah para tua pergi Yin Jue menyuruh Qian Lin untuk membebaskan para pengawal yang sudah membeku.


Qian Lin pun langsung menyerap semua es yang sudah membekukan ke empat pengawal ini. setelah selesai membebaskannya para pengawal ini bersujud dan meminta maaf kepada gadis bercadar ini.


'' Nona aku minta maaf atas kejadian yang sudah menyerang nona tadi .

__ADS_1


'' Kalian berdirilah , jadilah orang yang baik mulai sekarang dan carilah pekerjaan yang kalian inginkan jangan menjadi pengawal orang seperti mereka ini karena itu akan membahayakan keselamatanmu nantinya .


'' Baiklah terima kasih nona sudah mengampuni kami , kami akan mencari pekerjaan yang lebih baik mulai hari ini. kemudian mereka ber empat pun pergi dari restoran itu , sedangkan di situ tinggal satu pengawal saja.


'' Lun Ying aku tahu kau adalah pengawal yang baik hati , dan cincin tuan muda Shi Guan ini untukmu saja karena aku tidak memerlukannya.


'' Terima kasih tuan muda , kemudian pengawal Lun Yin itu mengambil cincin penyimpanan dengan sangat gembira karena pasti koin di dalam cincin tuan mudanya itu pasti sangat banyak.


'' Kamu sekarang pergilah dan carilah pekerjaan yang lebih baik dari ini .


Kemudian pengawal itu pergi dari restoran itu sedangkan Yin Jue ke tempat meja kasir.


'' Nona pelayan , berapa total biaya seluruh makanan dan kerusakan di dalam restoran ini , kau tidak usah takut karena aku akan membayar semuanya .


'' Sebentar tuan muda , saya akan memangil pemilik restoran ini , kata gadis pelayan itu sedikit ketakutan .


Setelah beberapa saat akhirnya gadis pelayan itu datang dengan seorang wanita paruh baya


mendekati Yin Jue .


'' Kenalkan nama saya adalah Su Ling pemilik restoran ini , tuan muda hanya perlu membayar makanan saja , untuk kerusakan yang sedikit ini biar restoran ini yang memperbaikinya.


'' Kalau begitu berapa harga makanan yang telah aku makan di meja itu. ?


'' Totalnya hanya 50 perak semuanya tuan muda .


Kemudian Yin Jue mengeluarkan 5 koin emas kemudian di berikan kepada pemilik restoran itu.


'' Ini kebanyakan tuan muda.


'' Tidak apa apa sisanya untuk perbaikan restoran ini.


'' Kalau begitu terima kasih banyak tuan muda.


Kemudian Yin Jue , Qian Lin dan putri Chue Jingmi keluar dari restoran itu untuk melanjutkan perjalannya.


'' Ayo kita ke kota selanjutnya saja karena setelah aku menyerap pengetahuan Patriak Shi Juan ternyata tidak ada yang mencurigakan di kota ini.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2