
Yin Jue telah berpindah sedikit jauh dari tempat mereka , kemudian dia mengeluarkan Cakra Nirwana di atas jari telunjuknya yang terus berputar putar . Kemudian dia mengarahkan Cakra Nirvana ini ke arah para tetua siluman Kalajengking.
Para tetua siluman Kalajengking sangat terkejut ketika ada benda berputar putar bergerak ke arahnya . Para tetua ini langsung bertranformasi lagi menjadi siluman Kalajengking, karena mereka merasakan kalau senjata ini cukup merepotkan , tubuh mereka lebih kuat jika mereka berubah menjadi Kalajengking karena memiliki pertahanan yang lebih kuat.
Cakra Nirvana itu semakin cepat berputar putar dan menciptakan angin di sekitarnya yang sangat cepat seperti angin tornado . Pasir pasir yang di lewati Cakra Nirvana ini juga ikut berterbangan .
Kelima tetua ini sedikit panik melihat ada senjata pusaka yang mengarah kepada mereka. Para tetua ini bersiap siap untuk menghentikan benda yang berputar putar ini dengan kedua capit andalan nya , mereka bisa melihat bahwa serangan benda pusaka ini di kendalikan oleh Yin Jue.
Salah satu tetua siluman Kalajengking langsung maju ke arah pusaka yang terus berputar putar ini untuk menangkap dengan capitnya .
Setelah jaraknya sudah dekat , kemudian tetua Kalajengking ini melompat untuk menangkap pusaka ini , tapi keadaanya berbalik pusaka ini langsung membelah satu capit tetua ini hingga menjadi dua bagian .
Arghhhhh ... Tetua ini langsung berteriak dan merintih kesakitan karena capitnya telah terbelah menjadi dua .
Yin Jue yang melihat kehebatan Cakra Nirvana bisa membelah capit tetua siluman Kalajengking ini sangat puas .
Kemudian Yin Jue mengarahkan Cakra Nirvana ini untuk menyerang tetua ini lagi .
Tetua yang sedang terluka ini mengunakan sisa capitnya untuk menangkis serangan Cakra Nirvana .
Crashhh... Capit tetua ini nasibnya juga sama dengan capitnya sebelumnya yang terbelah menjadi dua oleh serangan Cakra Nirvana , kini dia sudah tidak punya lagi senjata untuk menangkis jika ada serangan yang datang .
Yin Jue kembali menyerang lagi kepada tetua siluman Kalajengking yang sudah terluka itu.
Crashhh...crashhh... Cakra Nirvana ini langsung membelah tubuh tetua ini hingga terbelah menjadi dua dan tempat itu menjadi hujan darah berwarna hitam di sekitar area itu.
Melihat kawannya yang terluka sudah terbunuh , kemudian keempat tetua ini juga maju untuk menangkis senjata pusaka yang telah membunuh rekannya ini , para tetua maju bersama sama untuk menangkap pusaka ini.
Sedangkan Yin Jue menambahkan energinya ke dalam Cakra Nirvana , sekarang Cakra Nirvana ini berputar putar semakin cepat dan menciptakan angin tornado di sekitarnya.
Para tetua ini sangat kerepotan menghadapi Cakra Nirvana ini , karena mereka tidak lagi bisa mendekat karena di sekitar Cakra Nirvana ini tercipta angin tornado yang bercampur pasir terus berputar putar menarik apa saja yang ada di sekitarnya sehingga mereka sedikit menjaga jarak .
__ADS_1
Sedangkan para bawahan siluman Kalajengking yang melihat tetua mereka di serang oleh senjata yang sangat kuat , mereka juga mulai panik , mereka mulai berjalan mundur untuk menjauh dari sana dan mencoba kabur untuk melaporkan ini kepada Pemimpin mereka . Melihat gerakan mereka yang akan kabur dari tempat itu , Qian Lin langsung menembakan jarum jarum Es yang sangat banyak ke pada mereka .
Mereka tidak ada yang tahu jika ada serangan jarum jarum Es ini , karena mereka tidak bisa melihat keberadaan Qian Lin yang berkamuflase dengan pasir. Akibat serangan ini bagian tubuh mereka yang tertusuk jarum langsung membeku dan tidak bisa bergerak lagi.
Setelah Qian Lin membekukan para bawahan siluman Kalajengking ini, kemudian dia mendekati mayat siluman Kalajengking yang sudah terkapar terkena serangan dari Yin Jue pertama kali . Qian Lin kemudian mengambil Mustika siluman Kalajengking ini lalu menyimpannya . Qian melihat pertarungan Yin Jue dan para tetua yang masih berlangsung sengit , dia melihat Yin Jue tampak tidak kesulitan sama sekali menghadapi keempat tetua ini . Lalu Qian Lin memutuskan pergi dari tempat itu untuk mencari inti formasi yang sudah mengurung mereka di wilayah ini.
Sedangkan Yin Jue dan keempat tetua masih bertarung di sana , terlihat para tetua siluman Kalajengking sangat kerepotan menghadapai Cakra Nirvana ini . Karena Cakra Nirvana ini tidak bisa di hentikan dengan cara apapun . Para tetua siluman Kalajengking ini memisahkan diri menjadi 2 untuk menyerang Yin Jue secara langsung dan menghentikan Cakra Nirvana ini .
Tapi mereka berdua yang memisahkan diri tidak dapat menyerang Yin Jue , karena Yin Jue setiap didekati oleh kedua tetua ini dia langsung mengunakan tehnik perpindahan , sedangkan Cakra Nirvana masih terus berputar putar menyerang kedua tetua yang berusaha menghentikan Cakra Nirvana ini .
Karena Cakra Nirvana sudah terhubung dengan pikiran Yin Jue jadi dia bisa kapan saja menyerang mereka , meskipun dia berpindah pindah , Cakra Nirwana ini akan tetap terus menyerang tetua ini . Setelah 1 jam berlalu akhirnya para tetua ini kelelahan karena harus terus mengejar Yin Jue dan berusaha menghentikan serangan Cakra Nirvana.
Yin yang melihat mereka yang sudah kelelahan kemudian dia mengambil kesempatan ini untuk menyerang mereka berempat . Yin Jue kemudian minum banyak air Mata Naga Suci untuk mengembalikan energinya , setelah energinya sudah pulih sepenuhnya dia kemudian menyalurkan kekuatan penuhnya ke dalam Cakra Nirwana .
Sekarang Cakra Nirvana ini mulai berputar putar semakin cepat dengan mengeluarkan suara berdesing yang sangat memekakkan telinga dan langsung menyerang para tetua ini .
Keempat tetua ini langsung panik ketika melihat Cakra Nirwana ini semakin cepat dan menyerang mereka , mereka berempat sudah pasrah dengan serangan Cakra Nirvana ini karena mereka sudah kehabisan energinya .
Kemudian Yin Jue melihat ke arah para bawahan tetua siluman Kalajengking . Yin Jue melihat para bawahan siluman Kalajengking sudah membeku , tapi mereka belum mati semua , karena Qian Lin tidak mengunakan kekuatan penuh untuk menyerang para bawahan siluman Kalajengking. Yin Jue mencoba mencari keberadaan Qian Lin di sekitar area itu , tapi dia tidak bisa menemukanya.
Kemudian Yin Jue memutuskan untuk mencari artefak yang telah mengurungnya seperti kubah ini. Dia lalu berjalan ke arah bawahan siluman Kalajengking ini untuk menyerap pengetahuannya . Setelah Yin Jue menyerap pengetahuan salah satu bawahan tetua Kalajengking ini dia langsung terbang untuk menuju ke tempat formasi berada.
Setelah sampai di sana lalu Yin Jue turun di tempat itu .
'' Gege apakah kamu sudah mengalahkan mereka. ?
Yin Jue melihat ke kanan dan kiri tapi tidak menemukan Qian Lin , Kemudian Qian Lin menampakan dirinya .
'' Ternyata kamu juga di sini Lin'er .
'' Iya Gege , setelah aku membekukan para bawahan mereka , aku ingin menyelidiki kubah yang mengurung kita di sini , ternyata Gege rupanya juga kesini .
__ADS_1
'' Aku penasaran dengan artefak yang di gunakan mereka untuk mengurung kita di wilayah ini .
'' Sepertinya mereka mengunakan artefak itu Gege , kata Qian Lin sambil menunjukan tanganya ke sebuah batu besar.
Yin Jue melihat batu besar yang di tengah tengah batu besar itu terdapat sebuah mangkuk kecil yang di kelilingi oleh batu mustika .
'' Ini pasti artefak yang dipakai oleh mereka untuk mengurung kita di sini , kata Yin Jue. Kemudian dia berjalan mendekati artefak ini .
Tapi tiba tiba muncul aura pembunuhan yang sangat pekat menindas Yin Jue dan Qian Lin hingga tidak bisa bergerak lagi .
Yin Jue melihat di depannya datang seekor siluman Kalajengking yang sangat besar berjalan kepadanya.
'' Hai anak muda , punya nyali juga kau datang ke wilayah ku ini , semua manusia di larang untuk masuk ke sini.
Yin Jue dan Qian Lin tidak menjawab sedikitpun karena mereka terkena aura penindasan siluman Kalajengking besar ini karena kekuatan siluman ini lebih tinggi dari kekuatannya.
'' Apakah kalian tuli , tidak bisa menjawab pertanyaan ku , kalau begitu aku akan mengakhiri hidup kalian berdua di sini , karena kalian telah melanggar perjanjian yang pernah aku buat dengan leluhur kekaisaran Tang ini .
Kemudian siluman Kalajengking ini berjalan mendekati mereka sambil mengerakkan gerakan capitnya seperti mau memotong sesuatu dan juga ujung ekornya yang terus bergerak gerak di atas kepalanya yang setiap saat siap menyengat mereka berdua.
Dalam posisi terdesak seperti ini Yin Jue mencoba berkonsentrasi untuk mengumpulkan energinya agar dia bisa mengeluarkan Naga Hydra Lian Shan. Setelah energinya terkumpul di dalam kalung Giok Dewa kemudian Yin Jue mengeluarkan Lian Shan .
Swushhh. .
Lian Shan muncul masih dalam wujud manusianya.
.
.
####
__ADS_1