Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 127 : Tiba di ibukota kekaisaran Tang .


__ADS_3

Kemudian Yin Jue berjalan kaki mendekati gerbang ibukota ini .


Yin Jue melihat banyak orang yang akan masuk ke dalam ibukota , bahkan antriannya sampai 3 baris yang sangat panjang , kemudian Yin Jue dan Qian Lin ikut mengantri di sana . Setelah 30 menit akhirnya tiba giliran Yin Jue dan Qian Lin masuk .


'' Berapa biayanya tuan penjaga ? tanya Yin Jue dengan hormat .


'' Hanya 50 koin perak saja tuan muda.


Kemudian Yin Jue mengeluarkan 1 koin emas lalu di berikan kepada penjaga itu.


'' Ini biaya masuk aku dan istriku ini.


'' Iya terima kasih , sekarang tolong tunjukan identitasnya tuan muda , karena penjagaan ibukota akhir akhir ini di tingkatkan oleh yang mulia kaisar Tang Yin .


'' Memangnya ada masalah apa sehingga penjagaan di tingkatkan seperti ini ? dan kenapa banyak sekali orang yang masuk ke ibukota kekaisaran Tang ini.


'' Itu karena di ibukota seminggu lagi akan ada turnamen beladiri antar sekte yang di adakan setiap 5 tahun sekali , sehingga keamanan ibukota akan di tingkatkan untuk menyambut turnamen ini karena turnamen ini akan di ikuti oleh semua sekte besar di kekaisaran Tang ini .


'' Kalau begitu terimakasih atas informasinya tuan penjaga .


Kemudian Yin Jue menunjukan lencana emas kekaisaran Tang yang di berikan oleh komandan Lei Feng .


Penjaga gerbang yang melihat lencana itu seketika langsung bersikap hormat kepada Yin jue dan Qian Lin .


'' Jadi tuan muda keluarga besar kekaisaran , kalau begitu aku akan kembalikan saja biaya masuk tuan muda tadi , karena jika keluarga besar kekaisaran yang masuk ke dalam ibukota tidak di pungut biaya SMA sekali .


'' Tidak apa apa , kalau begitu buat tuan penjaga saja uang itu.


'' Kalau begitu terima kasih banyak tuan muda .


'' Sama sama tuan penjaga . Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan masuk ke dalam ibukota. Mereka mencoba mengelilingi jalanan ibukota yang tampak tampak ramai para penduduk ibukota yang melakukan kegiatan sehari hari yang berjualan makanan ringan dan pernak pernik di tepi jalan .


Setelah kepergian Yin Jue dan Qian Lin penjaga gerbang ini sedikit bingung , kenapa bisa anggota kekaisaran tidak tahu informasi ini , padahal turnamen ini selalu di hadiri oleh semua kalangan di kekaisaran Tang .


Yin Jue juga membeli makan ringan yang di jual oleh para penduduk di pinggir jalan . Setelah berjalan 30 menit kemudian Yin Jue dan Qian Lin berhenti di sebuah pohon besar yang kebetulan ada tempat duduknya di sana , kemudian Yin Jue dan Qian Lin duduk di sana sambil menikmati makanan yang telah mereka beli , jalanan ibukota semakin lama semakin ramai.


'' Gege sepertinya kita harus segera mencari penginapan di ibukota ini karena pasti banyak penginapan yang akan penuh jika kita tidak mencari penginapan mulai dari sekarang .


'' Kamu benar juga , orang dari luar ibukota pasti akan datang untuk menghadiri acara ini , kalau begitu ayo kita cari saja sekarang , karena aku juga ingin menyaksikan turnamen ini nantinya .

__ADS_1


Kemudian mereka berdua berjalan menyusuri ibukota untuk mencari penginapan. Setelah berjalan 30 menit mereka berdua menemukan sebuah penginapan yang besar dan terlihat cukup ramai .


Yin Jue dan Qian Lin langsung bergegas untuk masuk ke dalam penginapan dan menuju meja resepsionis.


'' Selamat datang di penginapan kami tuan muda dan nona muda , ada yang bisa saya bantu ? tanya resepsionis ini ramah .


'' Saya mau pesan kamar untuk menginap di sini , apakah masih ada kamar yang kosong ?


'' Maaf tuan muda kamar kami sudah penuh semua karena seminggu yang lalu sudah di pesan oleh sekte sekte besar di wilayah kekaisaran ini .


'' Kalau begitu aku akan cari di penginapan yang lainnya saja nona .


'' Iya tuan muda . Kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar dari penginapan itu lalu berjalan lagi untuk mencari penginapan di tempat lain . Setelah berjalan 5 menit kemudian Yin Jue menemukan penginapan yang berdekatan dengan penginapan sebelumnya , kemudian mereka berdua memasuki penginapan itu dan memesan kamar di sana , tapi penginapan ini juga sama telah penuh semuanya , sudah lebih 5 penginapan telah mereka datangi tapi hasilnya juga sama , semua penginapannya telah penuh semua .


'' Lin'er mungkin bukan keberuntungan kita mendapatkan penginapan , apakah kita minta tolong saja kepada komandan Lei Feng yang sudah kita tolong tadi untuk mencarikan tempat tinggal untuk kita berdua.


'' Tidak usah Gege , mending kita cari rumah yang besar saja di ibukota ini barangkali ada warga yang menyewakannya , karena biasanya jika semua penginapan penuh , para warga akan menyewakan kamar di rumah mereka karena ini juga suatu kesempatan para warga untuk mendapatkan penghasilan tambahan .


'' Kamu benar juga Lin'er , hitung hitung kita juga bisa membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan .


Kemudian mereka menyusuri jalanan ibukota untuk mencari rumah warga barangkali ada yang di sewakan . Setelah berkeliling di jalanan ibukota kemudian Qian Lin melihat ada seorang nenek yang sudah tua sedang menyapu halaman rumahnya yang cukup besar dengan di temani seorang anak kecil berumur 4 tahun .


'' Selamat siang nek , ucap Qian Lin ramah kepada nenek tua ini.


'' Iya selamat siang juga nona .


'' Kenalkan nama saya adalah Qian Lin dan dia adalah suamiku Yin Jue. Kami kesini mau tanya apakah di rumah nenek ada kamar kosong untuk kami sewa , karena kami ke penginapan sudah penuh semuanya.


'' Kalian duduk di teras rumahku saja dulu nanti bisa kita bicarakan , aku akan melanjutkan menyapu halaman ini dulu dan tolong temani cucuku ini , ucap nenek tua ini .


'' Iya nek terimakasih . Kemudian Qian Lin mendekati cucu nenek ini lalu membuka cadarnya.


'' Adik kecil siapa namamu ?


'' Namaku adalah Liu Yue Kakak .


'' Kamu sangat imut , ayo ikut kakak ke teras rumah saja , karena di sini panas , kata Qian Lin sambil mencubit pipinya .


'' Iya kakak cantik .

__ADS_1


Kemudian Qian Lin mengandeng tangan Liu Yue dan dibawa ke teras rumah .


Merek bertiga duduk di teras rumah menunggu nenek tua ini menyapu halaman rumah , setelah 5 menit berlalu akhirnya nenek tua ini bergabung duduk di teras .


'' Nenek sudah selesai menyapunya ? tanya Qian Lin agar mereka semakin akrab.


'' Sudah nona Qian Lin , oh iya kenalkan namaku adalah Chou Yue nenek Liu Yue ini . Orang di sini memangil ku nenek Chou.


'' Salam kenal nenek Chou , tinggal dengan siapa nenek Chou di rumah ini ? sepertinya rumah ini terlihat sepi .


'' Aku hanya tinggal bertiga di rumah ini bersama ayah Liu Yue ini , kalau kalian mau menyewa kamar di rumah ini itu kebetulan sekali karena di rumah ini ada 1 kamar kosong dan aku sangat membutuhkan uang untuk biaya beli obat ayahnya Liu Yue ini .


'' Ohh jadi ayah Liu Yue ini sedang sakit , memangnya sakit apa dia nek ?


'' Aku tidak tahu sakit apa dia , karena sudah dua tahun dia sakit dan aku sudah mencarikan banyak tabib , tapi mereka tidak bisa mengobati ayah Liu Yue ini .


'' Jadi seperti itu , terus kalau ibu Liu Yue ini kemana ?


'' Aku belum tahu , yang tahu hilangnya ibu Liu Yue ini adalah Liu Cong sendiri , tapi dia sekarang sedang sakit jadi aku tidak pernah menanyainya karena dia hampir tidak bisa bicara karena tubuhnya terus menerus melemah .


'' Kalau begitu nanti biar di obati suamiku ini , barang kali dia bisa mengobatinya .


'' Apakah tuan muda Yin Jue seorang tabib ? tanya nenek Chou ini kepada Yin jue.


'' Bukan nek , hanya saja aku bisa mengobati jika ayah Liu Yue ini terkena racun , tapi jika terkena penyakit lainnya mungkin aku tidak bisa mengobatinya .


'' Tidak apa apa , tuan muda Yin Jue nanti coba periksa dia dulu , kalau begitu mari


masuk .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin mengikuti nenek ini masuk ke dalam rumah lalu berjalan masuk ke dalam kamar .


Yin Jue dan Qian Lin bisa melihat ada seorang pria berumur 30 tahunan berbaring lemah di atas tempat tidur , senior Liu Cong ini mempunyai kekuatan di tingkat Kaisar Bintang 9 tapi energi kehidupannya terlihat sangat redup.


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2