
.
.
Mereka pulang dari Asosiasi Menara Peringkat mengunakan tehnik perpindahan agar menghemat waktu .
Setelah berpindah di depan aula klan Ouyang kemudian Yin Jue langsung mengajak putri Feng Lulu dan kedua hewan kontraknya duduk bersantai di gazebo yang ada di sana.
Sedangkan nona Ouyang Ling berpamitan untuk pulang ke rumahnya dulu karena ada yang harus dia kerjakan di rumah.
Setelah mereka berempat telah duduk kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan 4 batu giok jiwa.
'' Batu apakah ini kakak Jue...?'' tanya putri Feng Lulu.
'' Ini namanya adalah batu giok jiwa yang bisa di gunakan untuk mengirim pesan kepada kerabat terdekat kita , sekarang tolong teteskan darah dan jiwa kesadaran kalian ke dalam batu giok jiwa ini...'' Ucap Yin Jue sambil membagikan batu giok jiwa itu kepada mereka bertiga .
'' Oh benarkah ...'' ucap putri Feng Lulu dan ratu Bing Riu sangat kagum .
Senior Ye Ling sudah tahu mengenai batu giok jiwa seperti ini karena dirinya dulu pernah melihatnya ketika hidup di klan Phoenix sehingga dia tampak biasa saja .
Kemudian mereka bertiga langsung melukai tangan mereka masing lalu meneteskan darah mereka ke batu giok jiwa.
Setelah mereka selesai meneteskan darah mereka lalu memasukkan jiwa kesadaran mereka juga .
Kemudian Yin Jue mengajak mereka saling bertukar batu giok untuk saling meneteskan darah dan jiwa kesadaran mereka masing masing agar batu giok jiwa mereka saling terhubung .
'' Caranya mengunakan batu giok ini cukup mudah seperti kita mengunakan cincin penyimpanan , ketika kita akan mengirim pesan suara maka kita harus mebayangkan orang yang ingin kita kirimi pesan agar kita tidak salah kirim ...''
Putri Feng Lulu langsung mencoba mengirim pesan kepada Yin Jue apakah benar batu giok miliknya ini sudah bisa di gunakan atau tidak .
Setelah beberapa saat batu giok jiwa milik Yin Jue langsung bergetar lalu mengeluarkan suara yang di kirimkan oleh putri Feng Lulu .
Mereka berempat saling bergantian mengirim pesan untuk mengetahui apakah batu giok jiwa mereka sudah saling terhubung atau belum .
Setelah mencobanya ternyata batu giok jiwa mereka sudah berfungsi dengan baik , lalu Yin Jue mengeluarkan tongkat 6 jiwa di hadapannya .
'' Ini adalah tongkat 6 jiwa yang di gunakan untuk tehnik perpindahan , tapi aku hanya memiliki satu saja . Jadi tongkat 6 jiwa ini akan aku berikan kepada adik Lulu agar ketrampilan bertarungnya semakin kuat dan lincah , suatu hari nanti jika aku membunuh iblis lagi maka aku akan memberikan tongkat 6 jiwa seperti ini kepada kalian juga...''
'' Iya tidak apa apa Jue'er...'' ucap ratu Bing Riu.
__ADS_1
'' Maaf kakak Yin Jue , tongkat 6 jiwa itu berikan kepada kakak Qian Lin saja . Karena dia lebih pantas mendapat barang yang sangat berharga itu...'' ucap putri Feng Lulu.
'' Kamu tenang saja adik Lulu , kakak mu sudah memilikinya . Karena kebetulan aku memiliki tongkat 6 jiwa ini 3 biji , satu untukku sendiri dan untuk kalian berdua...''
'' Baiklah kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi menerimanya , karena tongkat 6 jiwa ini adalah barang yang sangat berharga...''
'' Sekarang kontrak lah tongkat 6 jiwa itu lalu simpanlah di lautan jiwamu , nanti aku akan mengajarimu cara mengunakan nya...''
Kemudian putri Feng Lulu langsung meneteskan darahnya hingga beberapa tetes ke permukaan tongkat 6 jiwa itu , setelah darahnya terserap habis kemudian langsung menyimpan nya ke dalam lautan jiwanya.
Lalu Yin Jue mengajari putri Fang Lulu cara mengunakan tehnik perpindahan dengan menggunakan tongkat 6 jiwa itu.
Setelah mendengar arahan dari Yin Jue kemudian putri Feng Lulu langsung mencoba tehnik perpindahan dengan berpindah di sekitar gazebo saja .
Putri Feng Lulu tampak sangat bahagia bisa memiliki tehnik perpindahan ini , karena dirinya bisa mengejar musuhnya yang ingin kabur darinya dengan mudah .
Setelah puas membiasakan diri dengan tehnik perpindahan ini kemudian putri Feng Lulu bergabung duduk di gazebo lagi .
Yin Jue juga mengeluarkan istrinya dari dimensi Kalung Giok Dewa , lalu mereka berlima langsung berbincang bincang di sana .
Para anggota klan Ouyang yang masih tersisa selalu menyapa mereka dengan ramah setelah mengetahui Yin Jue adalah pemuda yang akan menyelesaikan permasalahan dengan klan Naga.
Mereka sangat menghormati Yin Jue karena mengetahui Yin Jue ini memiliki hewan kontrak berupa siluman Phoenix api , berita ini sudah hangat menjadi perbincangan di klan Ouyang .
Lalu Yin Jue langsung mengenalkan istrinya kepada nona Ouyang Ling bahwa dia adalah putri dari tetua Ouyang Shilin yang telah membuatkan pil Roh Bumi .
Nona Ouyang Ling sangat kagum dengan kecantikan nona Qian Lin . Pantas saja tuan muda Yin Jue waktu itu tidak tertarik sama sekali dengan dirinya karena nona Qian Lin sangatlah cantik .
Kemudian nona Ouyang Ling langsung berbincang-bincang agar semakin mengenal nona Qian Lin , karena bagaimana juga tuan muda Yin Jue adalah sudah seperti keluarganya sendiri yang telah membantu mengatasi masalah ayahnya dengan klan Naga.
Setelah sore hari mereka kemudian mereka pulang ke rumah lalu masuk ke dalam kamar untuk segera beristirahat .
Malam itu Putri Feng Lulu tidur bersama nona Ouyang Ling , karena kamar di rumah ini hanya sedikit .
Di dalam kamar kemudian Yin Jue langsung menceritakan kalau besok putri Feng Lulu akan bertanding di Menara Peringkat .
Tapi Yin Jue melarang istrinya untuk ikut melihat pertandingan itu , karena takutnya nanti di sana akan menjadi medan pertempuran jika ada salah satu Peserta memprovokasi murid lain.
'' Iya Gege aku mengerti , aku sekarang juga harus menjaga kandunganku agar tidak terjadi apa apa...''
__ADS_1
'' Terima kasih Lin'er kamu sudah mau mengerti....'' Ucap Yin Jue sambil memeluk tubuh Qian Lin dan meraba raba perutnya .
Kemudian mereka berdua langsung bercerita di sana lalu tidur .
Keesokan harinya Yin Jue langsung mengajak nona Ouyang Ling, putri Feng Lulu dan kedua hewan kontraknya pergi ke Asosiasi Alkemis .
Kali ini mereka mengunakan tehnik perpindahan yang langsung berpindah di gang kecil yang ada di dekat restoran kemarin
Setelah berpindah di sana mereka langsung berjalan menuju gedung asosiasi Menara Peringkat . Kali ini tetua Ouyang Shilin juga ikut melihat pertandingan karena dia adalah perwakilan dari anggota perkumpulan Alkemis Surgawi.
Suasana di Asosiasi Menara Peringkat masih sepi karena sekarang masih pagi , tapi sudah ada beberapa orang yang sudah datang ke sana
untuk melihat pertandingan ini .
Yin Jue langsung menunjukan tiket yang di belinya kemarin , lalu penjaga yang ada di sana langsung mempersilahkan mereka masuk ke dalam gedung Asosiasi Menara Peringkat , sedangkan untuk putri Feng Lulu masuk ke dalam ruangan khusus untuk para peserta yang ikut dalam pertandingan .
Setelah masuk ke dalam gerbang gedung Asosiasi Menara Peringkat ternyata mereka harus menaiki sebuah tangga yang cukup tinggi .
Yin Jue jadi semakin penasaran dengan Arena pertandingan nantinya , setelah sampai di ujung tangga Yin Jue baru bisa melihat arena pertandingannya .
Ternyata Panggung Arena Pertandingan ini sangat luas hampir seperti halaman istana kekaisaran .
Panggung nya tidak terlalu tinggi sehingga nanti para penonton bisa melihat pertandingan ini dengan leluasa , karena tempat duduk para penonton lebih tinggi dari Panggung Arena pertandingan .
Kemudian nona Ouyang Ling langsung mengajak duduk di kursi yang sesuai dengan tiket yang mereka miliki.
.
.
...####...
Terima kasih yang sudah like dan komen .
Author mau kenalkan karya baru lagi nihh gays yang sudah masuk lomba , maaf author hanya bisa up satu bab setiap harinya . Karena author juga butuh dollar untuk beli kopi agar bisa mendapat ide ide baru lagi .
Bantu like nya juga ya...🙏🏻
Salam kenal semuanya .
__ADS_1
.