
Keesokan harinya Yin Jue dan Qian Lin bangun dari tidurnya , kemudian mereka berdua keluar kamar lalu berjalan ke rumah Patriak Yu Lian untuk berpamitan .
Setelah 5 menit mereka berdua telah sampai di depan rumah Patriak Yu Lian.
Kemudian Yin Jue mengetuk pintu rumahnya .
Selang beberapa saat pintu ini terbuka tampak Yu Jingmi yang keluar .
'' Tenyata kalian.... sangat kebetulan sekali kalian sudah kesini , tadi aku berencana untuk menjemput ke kamar kalian , kalau begitu mari masuk ke dalam...'' ucap Yun Jingmi .
Mereka berjalan masuk ke dalam , Yu Jingmi mengajak Yin jue dan Qian Lin ke ruang makan keluarga mereka.
Setelah sampai di sana Yin Jue melihat 2 teman Yu Jingmi juga ada di sana sedang duduk bersama ayah dan ibu Yu Jingmi .
Kemudian Patriak Yu Lian langsung mempersilahkan Yin Jue dan Qian Lin untuk
bergabung duduk di sana , kemudian Patriak Yu Lian mengajak mereka makan bersama di sana .
Setelah selesai makan kemudian Patriak Yu Lian mengajak Yin jue dan Qian Lin berpindah ke ruang tamu.
Setelah berpindah di rumah tamu kemudian mereka berbincang bincang di sana , selang beberapa menit Yu Jingmi juga bergabung duduk di sana .
'' Senior Lian dan senior Jingmi hari ini aku ingin melanjutkan perjalananku ke sekte Gunung Pedang...'' ucap Yin Jue berpamitan.
'' Iya saudara Jue , sekali lagi terima kasih banyak telah menyelamatkan putriku , aku sangat senang bisa mengenal saudara Jue dan dan nona Qian Lin , nanti kalau ada waktu silahkan mampir lagi ke klan kecilku ini ..'' ucap Patriak Yu Lian .
'' Iya senior Lian terima kasih , nanti jika ada waktu aku akan berkunjung ke sini...'' ucap Yin Jue.
Setelah berpamitan kemudian mereka keluar rumah itu lalu berjalan menuju gerbang klan Yu , mereka berdua keluar gerbang kemudian menyusuri jalanan kota Yuliang ini , mereka berjalan santai sambil menikmati suasana kota ini , tampak di kota ini terlihat sepi karena ini adalah kota yang ada di wilayah pinggiran ibukota , tak terasa 1 jam telah berlalu mereka akhirnya sampai di gerbang barat yang terhubung ke wilayah barat tempat sekte Gunung Pedang berada .
Yin Jue memilih jalur melewati hutan karena lebih menghemat waktu , jika mereka melewati jalan yang melewati ibukota kekaisaran akan sangat lama karena tidak bisa terbang .
Setelah keluar gerbang kota Yuliang kemudian mereka langsung mengunakan teknik meringankan tubuh karena yang ada di depan mereka adalah kawasan hutan .
Yin Jue dan Qian Lin mengunakan tehnik meringankan tubuh dengan santai kerena mereka tidak terburu buru , mereka juga banyak bertemu orang yang melewati jalur ini , Yin Jue selalu bertegur sapa jika berpapasan dengan mereka yang menuju ke kota Yuliang.
'' Lin'er sepertinya di dalam hutan ini aman tidak seperti waktu kita dari kota Zhicheng, aku akan meminta bantuan senior Ye Ling saja agar kita cepat sampai di Sekte Gunung Padang...'' ucap Yin Jue .
'' Iya Gege...'' .
__ADS_1
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan Ye Ling dari dalam dimensi kalung Giok Dewa .
Swusshhh .
Ye Ling muncul tepat di depan Yin jue .
'' Senior Ling aku ingin meminta bantuan senior untuk pergi ke wilayah barat tempat sekte guruku berada...'' ucap Yin jue .
'' Iya santai saja ...'' ucap Ye Ling . Kemudian dia langsung berubah menjadi burung Phoenix Api.
Yin Jue dan Qian Lin kemudian langsung naik ke punggungnya , lalu Yin Jue menciptakan tehnik perisai angin untuk melindungi tubuhnya dan tubuh Qian Lin agar tetap bisa melihat .
'' Senior Ling aku sudah siap sekarang , senior langsung terbang saja ke arah barat daya untuk memotong jalan...'' ucap Yin Jue .
Kemudian Ye Ling langsung terbang ke atas awan agar tidak ada halangan , setelah berada di atas awan kemudian Ye Ling mengunakan kekuatan penuhnya agar cepat sampai di tempat tujuan .
Sambil terbang Yin Jue tetap berbincang bincang dengan Ye Ling .
'' Senior Ye Ling , kalau dari infomasi yang aku dapatkan kira kira butuh waktu 4 hari jika aku terbang biasa , kalau kita tebang dengan kecepatan seperti ini kira kira berapa hari kita akan sampai di sana...''
'' Menurut perkiraan ku besok siang kita akan sampai di sana...'' ucap Ye Ling .
'' Kalau begitu besok pagi senior Ling langsung turun saja , karena aku ingin melanjutkan dengan tebang jika sudah dekat dengan sekte guruku...''
Selama perjalan mereka terus berbincang bincang agar tidak bosan .
Setelah menjelang malam Qian Lin kemudian memilih untuk tidur bersandar di dada Yin Jue .
Setiap kota yang mereka lewati di bawahnya menjadi gempar melihat di langit ada benda bercahaya melintas di atas langit , mereka yang melihatnya sangat penasaran dengan fenomena ini , banyak kultivator yang kemudian mengejar fenomena benda bercahaya ini , mereka berharap mendapatkan benda ini karena pasti adalah artefak yang sangat berharga , tapi mereka tidak bisa mengejarnya karena benda ini sangat cepat , akhirnya mereka memilih untuk kembali .
Keesokan harinya mereka tetap melanjutkan perjalanannya , setelah menjelang siang kemudian Yin Jue memasukan Ye Ling ke dalam dimensi kalung Giok Dewa, karena perkiraan Ye Ling seharusnya saat ini sudah dekat dengan tempat tujuan Yin Jue.
Setelah memasukkan Ye Ling kemudian Yin Jue dan Qian Lian meluncur ke bawah untuk melihat yang ada di bawahnya .
Ternyata di bawahnya adalah hutan yang sangat lebat , kemudian Yin Jue dan Qian Lin menyusuri hutan itu untuk mencari jalan yang biasa di lewati oleh orang yang melewati hutan ini . Setelah mencarinya hampir 1 jam mereka menemukan jalan yang menuju ke arah barat daya .
Mereka berdua kemudian menyusuri jalan yang ada di tengah hutan itu , Yin Jue juga juga berpapasan dengan beberapa orang yang melewati jalan ini , kemudian Yin Jue berhenti dan menyapa salah satu orang yang mereka temui .
'' Maaf senior aku menganggu waktunya sebentar , apakah benar ini adalah jalan yang menuju ke sekte Gunung Pedang...'' tanya Yin Jue.
__ADS_1
'' Iya benar , mungkin kurang lebih 3 jam lagi kalian akan sampai di sana , kalian tinggal menyusuri jalan ini , nanti jika kalian bertemu pertigaan ambil yang belok kiri saja karena dari pertigaan ini hanya berjarak 1 jam saja untuk sampai di sekte Gunung Pedang...''
'' Kalau begitu terima kasih banyak atas informasinya senior...''
'' Iya sama sama...''
Kemudian orang ini langsung terbang lagi pergi dari sana . Setelah orang ini pergi Yin Jue dan Qian Lin kemudian melanjutkan perjalanan mereka lagi .
Setelah lebih dari 2 jam mereka kemudian melihat tampak ada pertempuran dari kejauhan karena banyak debu berterbangan dan bunyi tabrakan energi yang sangat memekakan telinga .
'' Lin'er gunakanlah tehnik kamuflase mu...''
'' Iya Gege aku mengerti...''
Qian Lin langsung mengunakan tehnik berkamuflase nya agar tak terlihat oleh mereka .
Setelah berkamuflase kemudian mereka berdua berjalan mendekat untuk melihat siapa yang sedang bertempur ini.
Ketika jarak mereka sudah dekat Yin Jue dan Qian Lin melihat yang bertarung adalah para murid dari sekte Matahari Terbit dan kelompok murid yang memakai jubah berwarna hijau ada gambar pedang yang tertancap di sebuah gunung di punggung nya .
'' Bukankah itu adalah jubah sekte Matahari Terbit...'' ucap Qian Lin.
'' Iya itu benar , sedangkan musuhnya kalau dugaan ku mereka adalah murid sekte Gunung Pedang , tapi kita lihat saja pertarungan mereka , nanti jika para murid sekte Gunung Pedang mulai terdesak baru kita bantu mereka...'' ucap Yin Jue .
Yin Jue melihat sekte Matahari terbit menang jumlah , sedangkan kekuatan mereka terlihat seimbang masing masing berada di tingkat Kaisar Bintang 9 semuanya .
Para murid sekte Matahari Terbit kemudian mengabungkan kekuatan mereka .
'' Tapak Matahari Merah...''
Tiba tiba muncul siluet matahari yang menyilaukan mata berwarna merah yang sangat besar menerjang ke arah para murid sekte Gunung Pedang , para murid sekte Gunung Pedang yang melihat ada serangan gabungan seperti ini kemudian mereka juga mengabungkan kekuatan mereka .
'' Tebasan Pedang Bayangan...''
Tiba tiba muncul siluet 9 pedang energi yang sangat besar langsung menerjang siluet Matahari Merah .
Duarrrrr.. suara tabrakan yang memekakan telinga.
.
__ADS_1
.
####