Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 244 : Pembukaan dimensi Dongwu.


__ADS_3

.


.


'' Bahan untuk membuat pil ini adalah bunga Lotus Merah Darah, bunga ini sangat sulit di jumpai karena hanya di tempat tertentu saja bunga ini bisa tumbuh...''


'' Kenapa bisa begitu senior Xi , apakah tidak ada cara lain untuk mendapatkan bunga ini....?


'' Aku juga tidak tahu saudara Jue karena informasi untuk mendapatkan bunga Lotus Merah Darah ini seperti sebuah keberuntungan dari Dewa di Alam Langit , karena hanya orang pilihan saja yang bisa meningkatkan kekuatannya sampai ke tingkat Penguasa...''


'' Jadi seperti itu , cukup sulit juga ternyata , kalau begitu para pemimpin atau patriak seperti senior Xi ini rata rata kekuatannya berada di tingkat Dewa Abadi ...''


'' Benar saudara Jue , makanya di daratan atas ini jarang sekali terjadi pertempuran yang memperebutkan wilayah tertentu ini di karenakan kekuatan mereka berada di tingkat yang sama , sehingga butuh waktu sangat panjang untuk mengalahkan lawannya karena sama sama mempunyai perisai Dewa yang sangat kuat...''


'' Iya senior Xi , terima kasih banyak senior Xi sudah menceritakan banyak hal tentang daratan atas ini , kalau begitu aku mohon pamit untuk pergi ke kota Tiantang karena aku harus mencari penginapan di sana , takutnya nanti sudah penuh karena banyak orang yang berkunjung ke kota ini...'' ucap Yin Jue berpamitan .


'' Saudara Jue tidak usah mencari penginapan , karena di akademi ini ada kamar tamu yang kosong , nanti saudara Jue bisa menempatinya di sana....''


'' Kalau begitu terima kasih banyak senior Xi sudah sangat baik kepada ku , aku tidak bisa membalas apa apa kebaikan senior Xi ini...'' ucap Yin Jue sedikit sungkan .


'' Saudara Jue jangan sungkan seperti itu , karena saudara Jue adalah temannya Yan'er jadi saudara Jue adalah tamu ku juga...'' ucap Patriak Liang Xi .


Lalu dia menyuruh Liang Yan mengantarkan Yin Jue dan Qian Lin ke kamar tamu .


Yin Jue sedikit menyesal telah membunuh penguasa kota Zhuanlang, karena keluarganya ternyata adalah orang baik , tapi Yin Jue berencana memberi mustika siluman kepada mereka sebagai rasa terima kasihnya ketika nanti sudah keluar dari dimensi Dongwu , kerena Yin Jue yakin bisa mendapatkan mustika yang sangat banyak karena sudah memiliki pusaka Batu Bintang Meteorid untuk menangkap siluman yang ada di sana , apalagi jika mengunakan tehnik gelembung racun karena para siluman tidak mempunyai penawar racun seperti manusia .


Setelah berjalan 15 menit akhirnya mereka telah sampai di kamar tamu .


'' Nanti kalau saudara Jue ada perlu silahkan langsung keruangan kakek ku tadi , karena kamarku ada di sampingnya...'' ucap Liang Yan.


'' Iya saudara Yan , tapi bagaimana jika aku ingin keluar akademi ini , apakah saudara Yan punya lencana atau tanda pengenal lainya...?


Kemudian Liang Yan mengeluarkan lencana berwarna putih lalu di berikan kepada Yin Jue .


'' Itu adalah lencana elit milik akademi ini , jadi nanti saudara Jue bisa keluar masuk akademi ini dengan menunjukan lencana itu...''


'' Terima kasih banyak saudara Yan , kalau begitu kami berdua masuk dulu...'' ucap Yin Jue berpamitan.

__ADS_1


'' Iya saudara Jue...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin masuk ke dalam kamar , sedangkan Liang Yan langsung pergi dari sana .


Yin Jue dan Qian Lin kemudian duduk di kursi yang ada di sana .


Mereka lalu bersantai di sana karena Yin Jue sudah mendapatkan semua informasi tentang dimensi Dongwu .


Setelah menjelang sore Yin Jue dan Qian Lin keluar kamar , lalu mereka berjalan ke arah gerbang akademi Xing Cheng karena mereka ingin menikmati suasana kota Tiantang ini .


Setelah sampai di gerbang akademi Tiantang kemudian Yin Jue menunjukkan lencana pemberian dari Liang Yan kepada penjaga gerbang yang ada di sana .


Kemudian mereka berdua berjalan menuju pusat kota Tiantang, mereka menyusuri jalanan kota Tiantang yang sangat ramai , mungkin ini karena banyak orang yang ingin memasuki dimensi Dongwu untuk berburu mustika siluman di sana .


Setelah berkeliling hampir satu jam kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin masuk ke dalam restoran yang sagat besar , Yin Jue kemudian mencari tempat duduk yang masih kosong di sana , kebetulan masih ada yang kosong di dekat jendela , lalu mereka berdua duduk di sana .


Setelah duduk di sana kemudian Yin Jue melambaikan tangannya kepada pelayan restoran yang ada di dekatnya .


'' Selamat datang di restoran kami tuan , apakah ada yang bisa saya bantu tuan...? tanya pelayan ini ramah.


'' Baiklah kalau begitu mohon di tunggu sebentar tuan...''


Kemudian pelayan ini pergi dari sana , di dalam restoran ini pengunjung restoran rata rata hanya laki laki saja , Yin Jue merasakan kekuatan mereka ini sangat kuat , tapi sayang nya Yin Jue tidak bisa mengukur kekuatan mereka .


Setelah beberapa saat makanan pesanan mereka akhirnya datang , lalu Yin Jue dan Qian Lin langsung menikmati makanan itu , sambil makan Yin Jue mendengarkan pembicaraan orang yang ada di sekitarnya .


Ternyata mereka ini adalah para pemburu mustika siluman yang bekerja untuk paviliun Jiaohuan.


Setelah selesai makan Yin Jue dan Qian Lin tetap ada di sana untuk mendengar pembicaraan orang orang ini , barang kali ada informasi penting yang belum mereka ketahui .


Setelah satu jam berlalu kemudian Yin Jue membayar makan lalu kembali ke akademi Xing Cheng lalu tidur di sana .


.


****


Keesokan harinya Yin Jue dan Qian Lin menghabiskan waktu di kamar , Yin Jue mempelajari kitab tentang tehnik formasi peninggalan Dewa Naga , dia mempejari tehnik ini karena kedepannya Yin Jue ingin mempejari tehnik formasi agar bisa membuat formasi perlindungan untuk memperkuat pertahanan artefak kapal terbang , sedangkan Qian Lin hanya diam saja menemani suaminya di sana.

__ADS_1


Setelah menjelang sore kemudian Yin Jue memberikan token yang di gunakan untuk masuk ke dalam dimensi Dongwu kepada Qian Lin .


Lalu mereka berdua keluar kamar tamu kemudian berjalan ke halaman akademi Xing Cheng karena malam ini adalah waktunya pembukaan dimensi Dongwu.


Setelah beberapa saat mereka telah sampai di sana , di halaman akademi Xing Cheng tampak sudah banyak orang di sana .


Kemudian Yin Jue berjalan ke arah Patriak Liang Xi yang berkumpul bersama para tetua akademi Xing Cheng .


'' Salam senior semuanya ...'' sapa Yin Jue ramah .


'' Salam juga saudara Jue...'' jawab patriak Liang Xi.


'' Kira kira kurang berapa jam lagi dimensi Dongwu akan di buka...?


'' Saudara Jue tunggu saja , mungkin kurang sebentar lagi , nanti ketika matahari sudah terbenam sepenuhnya dan bulan purnama sudah bersinar terang , dimensi ini akan langsung terbuka , jadi saudara Jue harus segera bersiap siap , nanti jika sudah muncul pusaran hitam langsung saja alirkan energinya ke dalam token itu...''


'' Baiklah , kalau begitu aku akan berkumpul di sana untuk bersiap siap...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berkumpul dengan para kultivator yang ada di halaman akademi Xing Cheng , mereka tampak sudah membentuk kelompok masing masing , tapi ada juga yang hanya sendirian saja .


Perlahan lahan sang surya mulai tengelam di ufuk barat , , setelah sang surya sudah tengelam sepenuhnya kemudian bulan purnama langsung bersinar terang .


Setelah beberapa saat tiba tiba muncul pusaran hitam di halaman akademi Xing Cheng.


Kemudian semua orang yang ada di sana mengalirkan energinya ke dalam token dan saling bergandengan tangan dengan kelompoknya masing masing , lalu satu persatu mereka mereka masuk ke dalam pusaran hitam ini , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin saling berpelukan lalu mereka mengalirkan energinya ke dalam token bersama sama .


Setelah beberapa saat mereka berdua langsung tersedot masuk ke dalam pusaran hitam .


Swussssh. .


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di dalam dimensi Dongwu.


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2