
.
.
Setelah meminum air pemberian kakaknya She Mei langsung bangun dari tidur nya lalu duduk di tepi tempat tidur karena merasakan energi di dalam tubuhnya berangsur angsur pulih setelah meminum air itu.
Melihat She Mei sudah bangun kemudian Qian Lin mengeluarkan baju miliknya lalu di berikan kepada She Mei .
She Mei menerima pakaian pemberian Qian Lin sambil terus menatap wajahnya.
'' Kakak Ling , siapa nona ini , kenapa aku merasakan auranya adalah aura milik seorang manusia...?
'' Iya adik Mei , berkat dia dan suaminya aku bisa masuk dengan mudah ke dalam kerajaan ini , sekarang pakailah dulu pakaian itu , nanti akan aku jelaskan semua siapa mereka sebenarnya ...''
Kemudian senior Ling langsung melepaskan tangannya agar adiknya segera mengunakan pakaiannya.
Tapi She Mei sangat terkejut ketika kakak She Ling melepaskan tanganya tubuh kakaknya menghilang begitu saja .
'' Kamu tenang saja adik Mei , aku masih ada di dekatmu bersama nona Qian Lin...'' ucap senior Ling meyakinkan adiknya.
Mendengar perkataan kakaknya kemudian She Mei langsung mengunakan pakaian itu .
Setelah selesai mengunakan pakaian itu kemudian senior Ling memegang tangan adiknya kembali sehingga She Mei bisa melihat lagi kakaknya.
'' Maaf sebelumya adik Mei , apakah Xiong Lue mesum itu sudah melakukan kultivasi ganda denganmu...?
'' Sudah kak , hampir setiap hari dia selalu melakukan itu kepadaku....'' ucap She Mei sambil menangis .
Mendengar perkataan adiknya senior Ling langsung naik darah lalu mengajak Qian Lin dan She Mei ke kamar tempat Xiong Lue berada.
Setelah masuk ke sana kemudian senior Ling langsung mengumpulkan racun yang sangat banyak di mulutnya , setelah sudah terkumpul kemudian senior Ling langsung menyemburkan racun itu ke arah tubuh Xiong Lue yang terbujur di lantai .
Xiong Lue bisa melihat tiba tiba ada racun berwarna ungu yang langsung menyebar di sekujur tubuhnya , setelah beberapa saat tubuh Xiong Lue langsung terkikis oleh racun ini secara perlahan lahan , Xiong Lue hanya bisa meringis kesakitan merasakan tubuhnya terkikis oleh racun ini , setelah 15 menit berlalu tubuh Xiong Lue akhirnya habis tak tersisa .
Qian Lin membiarkan senior Ling melakukan semua itu karena jika Qian Lin sendiri yang ada di dalam posisi senior Ling pasti juga akan melakukan hal yang sama ketika keluarganya mengalami kejadian seperti ini.
Qian Lin yakin nanti suaminya pasti bisa menghilangkan jejak racun milik senior Ling dengan membakarnya dengan Api Hitam Kekacauan.
__ADS_1
Wanita telanjang yang terikat di atas tempat tidur terlihat sangat ketakutan melihat apa yang di alami oleh Xiong Lue karena dia tidak tahu siapa sebenarnya yang menyerang Xiong Lue .
'' Adik Mei , apakah kau mengenal wanita itu...? tanya senior Ling berbisik bisik .
'' Aku tidak mengenalnya kakak Ling , sepertinya kita juga harus menolongnya karena dia bernasib sama sepertiku...'' ucap She Mei .
'' Lin'er... adikku ingin menolong gadis itu , apakah kamu masih punya pakaian lagi...?
'' Iya senior Ling...''
Kemudian mereka bertiga menghampiri gadis yang berbaring di atas tempat tidur , lalu She Mei langsung memegang tangan gadis itu sedangkan Qian Lin langsung mengeluarkan pisau kecil untuk memotong tali yang mengikat tangan dan kaki gadis itu .
Setelah She Mei memegang tangannya , gadis itu langsung bisa melihat mereka bertiga di sana.
'' Kamu tenang saja tidak perlu takut , kami di sini ingin menolong mu , karena sebelumya aku juga sama sepertimu menjadi korban Xiong Lue...'' ucap She Mei menjelaskan .
'' Iya , terima kasih banyak...''
Kemudian gadis ini langsung duduk di atas tempat tidur sambil menutupi dadanya dengan kedua tangannya lalu menundukkan kepalanya karena malu tidak memakai pakaian .
Qian Lin yang melihat tingkah gadis ini kemudian langsung mengeluarkan pakaian miliknya lalu di berikan kepadanya.
'' Terima kasih nona , kenalkan nama ku adalah Yu Lianli , aku berasal dari ras siluman Rusa yang ada di wilayah perbatasan kerajaan Xiong ini....''
'' Sama sama nona Lianli , nama ku adalah Qian Lin , aku adalah seorang manusia , sedangkan dia adalah adalah senior She Ling dan Putri She Mei dari ras siluman Ular....'' ucap Qian Lin mengenalkan diri.
'' Senang bisa berkenalan dengan kalian , aku sangat berhutang budi kepada kalian bertiga...''
'' Tidak apa apa nona Lianli , kamu tidak usah memikirkan soal itu , kalau begitu kamu tetap lah di sini dulu bersama putri She Mei , kami berdua akan ke kamar sebelah untuk membebaskan wanita yang juga sama sepertimu....'' ucap Qian Lin .
'' Iya nona Qian Lin....''
Kemudian Qian Lin dan ratu She Ling langsung keluar kamar meningalkan She Mei dan Yu Lianli di sana , setelah sampai di depan kamar kemudian Qian Lin melambaikan tangannya dulu kepada suaminya yang duduk di ruang tamu , sehingga Yin Jue langsung menghampiri Qian Lin .
'' Gege, aku tadi sudah membebaskan wanita yang ada di kamar sebelah , sedangkan sekarang aku ingin membebaskan wanita yang ada di kamar ini , apakah Gege akan menanamkan segel budak saja untuk sementara ini...?
'' Tidak usah Lin'er, mereka tidak akan mengkhianati kita karena kita sudah menolongnya....''
__ADS_1
'' Baiklah.... kalau begitu aku dan senior Ling akan masuk ke kamar dulu....''
Kemudian Qian Lin dan ratu She Ling langsung masuk ke sana karena kebetulan pintunya sudah terbuka .
Wanita yang ada di dalam kamar tampak sedikit bingung ketika melihat di luar kamar ada seorang pria muda yang berbicara sendiri .
Tapi setelah beberapa saat dia merasakan tangannya ada yang menyentuhnya sehingga dia bisa melihat Qian Lin dan senior She Ling di sana.
'' Kamu tidak perlu takut lagi karena kami berdua di sini akan menolong mu...'' ucap Qian Lin.
Kemudian Qian Lin langsung mengeluarkan pisau kecil lalu memutuskan tali yang mengikat kedua tangan dan kaki gadis ini .
'' Terima kasih banyak nona , kenalkan namaku adalah Yu Lian , aku berasal dari ras siluman Rusa yang ada di perbatasan kerajaan Xiong ini ...''
'' Salam kenal juga nona Lian , nama ku adalah Qian Lin dari bangsa manusia sedangkan dia adalah senior She Mei dari ras siluman Ular di hutan yang ada di wilayah timur...''
'' Salam kenal nona Qian Lin dan nona She Mei , kalau begitu sekarang aku minta tolong kepada nona berdua untuk membebaskan adikku yang juga di culik oleh Xiong Lue , aku merasakan auranya ada kamar sebelah ...''
'' Kamu tenang saja nona Lian , apakah adikmu bernama Yu Lianli...?
'' Benar nona Qian Lin....''
'' Adikmu Yu Lianli sudah bebas , sekarang dia berada di kamar sebelah bersama adikku...'' ucap senior She Ling .
'' Benarkah.... terima kasih aku sungguh sangat berhutang kepada nona berdua , sekarang lebih baik kita segera pergi dari sini , karena tadi aku sempat melihat Xiong Lue masuk ke kamar ini...'' ucap Yu Lian sedikit khawatir.
'' Nona Lian tenang saja , tadi Xiong Lue sudah di bunuh oleh senior She Ling di kamar nona Yu Lianli , kalau begitu sekarang ayo kita ke kamar sebelah tempat nona Yu Lianli berada...'' ajak Qian Lin .
Kemudian mereka bertiga langsung keluar kamar , setelah sampai di kamar tempat Yu Lianli dan putri She Mei berada kemudian Yu Lian langsung memeluk Yu Lianli .
Setelah cukup puas mereka berpelukan kemudian mereka berdua melepaskan pelukan mereka karena sekarang tinggal memikirkan cara untuk keluar dari kerajaan Xiong ini.
Tapi Yu Lian sekarang tidak melihat nona Qian Lin dan nona She Ling di sana , padahal mereka bertiga tadi masuk secara bersama .
Melihat Yu Lian mencari keberadaannya kemudian Qian Lin menyentuh bahunya agar bisa melihatnya lagi .
.
__ADS_1
.
####