
.
.
Kemudian mereka berempat langsung mencoba melepaskan tubuh mereka dari akar akar ini dengan cara mengeluarkan api di tangan mereka , tapi tiba tiba area di sana menjadi sedikit redup , sehingga ke empat tetua ini dan semua orang yang berada di halaman istana kota langsung melihat ke langit .
Ternyata di langit tepat di atas halaman istana kota muncul awan hitam yang mengulung gulung dan mengeluarkan percikan kilatan petir kecil di permukaannya.
Setelah beberapa saat tiba tiba awan hitam ini langsung mengeluarkan petir yang langsung menyambar tubuh ke empat tetua yang terikat akar akar .
Jdiarrr.... jdiarrr...jdiarrr...
Suara sambaran petir yang memekakan telingga.
Semua orang yang ada di sana sedikit menjauh dari sana ketika melihat sambaran petir yang menyambar ke empat tetua yang ada di sana , karena mereka sedikit takut terkena sambaran petir juga , semua orang yang ada di sana juga langsung menutup kedua telinga mereka dengan kedua tangannya.
Begitu juga dengan penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li, mereka berdua langsung menjauh lalu berdiri di samping Yin Jue , karena mereka melihat hanya tuan Yin Jue saja yang tidak menjauh dari sana.
Setelah 2 menit berlalu akhirnya petir ini tidak menyambar lagi , begitu juga awan hitam yang ada di langit langsung menghilang .
Ke empat tetua yang terkena sambaran petir terlihat sangat lemah , karena energi mereka telah habis akibat perisai dewa mereka melindungi tubuh nya dari sambaran petir tadi .
'' Tuan Yin Jue , apakah tadi adalah salah satu seranganmu...? tanya penguasa kota Tian Yan.
'' Benar senior Yan , memangnya siapa sebenarnya mereka berempat tadi...?
'' Sungguh tuan Yin Jue pemuda yang sangat beruntung karena memiliki serangan yang sangat istimewa , mereka berempat tadi adalah para bawahan ku yang bersekongkol dengan tetua Tian Feng dan Tian Cheng yang telah melengserkan ku...'' ucap penguasa kota Tian Yan menjelaskan.
Setelah penguasa kota Tian Yan menyesaikan kata katanya dari dalam istana kota terlihat ada beberapa orang yang terlempar dari dalam istana kota dengan kondisi sekujur tubuhnya telah membeku.
__ADS_1
'' Senior Yan , seperti nya istriku dan nona Tian Yue mendapatkan masalah , aku akan segera pergi ke sana....''
Kemudian Yin Jue langsung terbang menuju ke dalam istana kota untuk melihat keadaan Qian Lin .
Setelah sampai di dalam istana ternyata semua orang yang ada di dalam istana kota telah membeku , karena terkena serangan semburan Es milik senior Riu yang telah bertranformasi menjadi siluman Phoenix Es.
Tapi sayang nya ketika Yin Jue sampai di sana orang orang yang berhadapan dengan senior Riu telah di kalahkan semua , sedangkan Qian Lin dan nona Tian Yue sedang bersama seorang wanita paruh baya yang sekujur tubuhnya penuh dengan luka dan energi di dalam tubuhnya sangat lemah karena selama ini dia di istana kota ini jadi bahan siksaan karena tidak mau menuruti kemauan penguasa kota Tian Cheng .
Kemudian senior Riu langsung kembali ke wujud manusia lalu berjalan ke tempat Qian Lin bersama Yin Jue .
Nona Tian Yue sangat kagum kepada nona Bing Riu ternyata dia adalah ras siluman Burung Phoenix Es yang tergolong dalam siluman kuno yang telah punah , dia juga baru pertama ini melihatnya secara langsung , karena sebelumya dia hanya mendengar cerita dari ayahnya saja tentang siluman kuno , setelah Yin Jue dan senior Riu sampai di sana kemudian nona Tian Yue langsung menyapanya.
'' Tuan Yin Jue , kenalkan ini adalah ibuku Tian Liyie....'' ucap nona Tian Yue mengenalkan.
'' Salam kenal senior Liyie...''
'' Salam kenal juga , terima kasih telah membantu kami semua yang ada di sini ...'' ucap Tian Liyie sangat lemah.
Kemudian senior Liyie langsung meminum 2 botol air pemberian Yin Jue tanpa bertanya air apa itu , dia tidak khawatir sama sekali karena Yin Jue adalah orang yang telah menyelamatkan keluarganya .
'' Nona Tian Yue sekarang di mana lagi sisa sisa bawahan tetua Tian Feng berada , karena kita harus memberantasnya agar tidak ada lagi bibit pemberontakan seperti ini...''
'' Sepertinya yang tersisa hanya para prajurit saja , karena tetua yang sudah di kalahkan oleh nona Bing Riu adalah para tetua terkuat yang di miliki oleh istana kota Tianshi ini...''
'' Baiklah kalau begitu lebih baik sekarang kita ke halaman istana kota saja untuk memberikan batu roh kepada pada pekerja sebelum mereka pergi dari sini , tapi kita tunggu senior Liyie untuk memulihkan energinya ...''
'' Tidak apa apa tuan Yin Jue kita ke sana sekarang saja , karena energiku sudah lebih baik dari sebelumya berkat meminum air pemberian tuan Yin Jue tadi...''
'' Baiklah kalau begitu ....''
__ADS_1
Kemudian mereka berlima langsung berjalan keluar istana kota untuk bergabung dengan penguasa kota Tian Yan di halaman istana .
Setelah sampai di depan halaman kemudian mereka berlima berjalan mendekati penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li yang sedang berbicara dengan para pekerja tambang sebelumya .
Penguasa kota Tian Yan langsung menghentikan diskusinya ketika melihat mereka berlima mendekat ke sana , dia sangat geram ketika melihat kondisi istrinya yang penuh dengan luka siksaan , tapi setidaknya dia juga bersyukur karena istrinya masih hidup , soal luka itu masih bisa di obati .
'' Istriku.... aku sangat bersyukur kita semua masih hidup....'' ucap senior Tian Yan sambil menepuk bahu istrinya .
'' Iya suamiku , kita sangat berhutang budi kepada tuan Yin Jue yang telah menyelamatkan kita...''
'' Soal balas budi kepada tuan Yin Jue kita kesampingkan dulu , karena kita sekarang harus memikirkan para pekerja ini dulu aku yakin mereka pasti memiliki keluarga yang sudah lama mereka tinggalkan ...''
'' Kamu benar suamiku....''
Kemudian senior Tian Yan mengajak Yin Jue dan putrinya berdiskusi dulu tentang pembagian batu roh kepada para pekerja dan mengenai para peserta turnamen sebelumya, Yin Jue kemudian menawarkan diri untuk mengatasi para peserta turnamen , sedangkan nona Tian Yue bertugas untuk membagikan baru roh yang akan di bantu oleh Qian Lin dan senior Riu.
Setelah berdiskusi kemudian senior Tian Yan berbalik badan lagi dan melihat arah para pekerja tambang dan para peserta turnamen yang sebelumnya berdiskusi dengannya.
'' Terima kasih kalian semua yang sudah mau menungguku , untuk para pekerja tambang kalian berkumpul lah sisi sebelah kiri dan untuk para peserta turnamen yang ingin menjadi pekerja tambang batu roh silahkan kumpul di sebelah kanan agar aku lebih mudah nanti ketika berbicara dengan kalian....''
Kemudian mereka semua yang ada di sana langsung membuat 2 kelompok sesuai intruksi penguasa kota Tian Yan.
Setelah mereka selesai bergabung dengan kelompoknya masing masing kemudian penguasa kota Tian Yan berbicara lagi .
'' Untuk kalian para pekerja tambang sebelumnya , nanti putriku akan membagikan kepada kalian 100 batu roh kelas tinggi , jadi nanti kalian mohon berbaris dengan tertib karena semua orang pasti akan mendapatkan batu roh...''
Kemudian para pekerja tambang batu roh langsung berbaris dengan tertib sesuai instruksi dari penguasa kota Tian Yan sedangkan Yin Jue dan penguasa kota Tian Yan menghampiri para peserta turnamen.
.
__ADS_1
.
####