Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 315 : Menikmati kebersamaan bersama Lang Yu .


__ADS_3

.


.


Setelah beberapa saat Liang Zhin lalu turun mendarat di dekat Liang Fei yang sedang memotong dan membersihkan kaki siluman Serigala Perak , Liang Fei terlihat sangat cepat menyayat sayat kaki siluman Serigala Perak dengan pisau di tangannya .


Setelah Liang Fei sudah membersihkannya dan sudah siap untuk di bakar kemudian langsung di berikan kepada Liang Zhin .


Kemudian Liang Fei membersikan lagi satu kaki siluman Serigala Perak untuk di bakar sendiri.


Setelah Liang Fei sudah selesai membersihkan dan menyayat sayat kaki siluman Serigala Perak itu kemudian berjalan ke tempat Liang Zhin untuk mengambil ranting yang masih basah lalu menusuknya .


Kemudian mereka berdua langsung membakar kaki siluman Serigala Perak, mereka berdua tampak sangat serius membakar daging itu dengan membolak balikkan daging itu agar matang dengan merata.


Melihat ada kesempatan kemudian Yin Jue langsung memasukkan tubuh siluman Serigala Perak ke dalam cincinnya , Liang Zhin dan Liang Fei tidak ada yang menyadari kalau tubuh siluman Serigala Perak miliknya telah menghilang .


Sambil membakar daging siluman Serigala Perak tetua Liang Zhin dan tetua Liang Fei berbincang bincang di sana .


'' Saudara Fei , tahun ini kita sangat beruntung berburu di dalam dimensi Donglang ini , karena tahun kemarin kita tidak mendapatkan apa berburu di sini...'' .


'' Benar saudara Zhin , itu di karenakan kita dulu hanya berburu di wilayah luar saja , teryata di wilayah terlarang ini kita masih beruntung bisa menangkap siluman Serigala Perak dengan tehnik formasi yang kita miliki...''


'' Aku jadi tidak sabar malam ini untuk berburu lagi...''


Setelah 20 menit berlalu daging siluman Serigala Perak yang mereka bakar sudah matang .


Kemudian mereka berdua langsung memakannya sambil tetap menghangatkan diri di depan api .


Liang Fei dengan lahap memakan daging bakar itu , setelah menghabiskan daging bakar itu Liang Fei masih belum merasa puas karena daging yang dia bakar kali ini sangat enak .


Kemudian Liang Fei langsung mengeluarkan pisau kecil lagi dan berbalik badan untuk memotong daging lagi.


Tapi dia sangat terkejut karena tubuh siluman Serigala Perak telah hilang .


'' Saudara Zhin , tubuh siluman Serigala Perak tangkapan kita telah menghilang...'' ucap Liang Zhin.


Liang Zhin yang sedang menikmati daging bakarnya sangat terkejut .


'' Apa... menghilang... kenapa tadi tidak kau masukkan saja ke dalam cincinmu setelah memotong kakinya...?


'' Aku tadi sengaja tidak memasukkannya karena aku ingin membakarnya lagi jika aku masih kurang ....''


'' Terus siapa yang telah mengambil nya , padahal kita tidak merasakan apa apa tadi di sini , kita juga tidak melihat ada orang yang datang ke sini , terus siapa yang mengambil daging buruan kita tadi , lagipula kita tadi belum mengeluarkan mustika nya...'' ucap Ling Zhin sedikit menyesal .

__ADS_1


Mereka berdua tampak sangat bingung dengan apa yang telah terjadi karena ini sungguh sangat misterius .


Tapi tiba turun petir yang langsung menyambar di atas pohon dan menyambar tanah di dekat mereka hingga berkali kali.


Jdieeerrr ....jdieeerrr... jdieeerrr....


Suara petir yang memekakan telingga .


Mereka berdua bertambah semakin bingung dengan munculnya petir yang menyambar pohon di atas kepala dan di sekitar mereka .


Itu adalah serangan petir milik Yin Jue agar mereka berdua segera pergi dari sana .


Kemudian Liang Zhin dan Liang Fei memutuskan pergi dari sana karena mereka meyakini hutan ini sangat misterius , apa saja mungkin bisa terjadi .


Mereka berdua kemudian berjalan lagi dengan perasaan yang campur aduk penuh dengan tanda tanya .


Tapi lagi lagi muncul petir lagi yang menyambar di belakang mereka.


Jdieeerrr.... jdieeerrr.... jdieeerrr...


Tetua Liang Zhin dan tetua Liang Fei langsung terbang dengan kecepatan penuh mereka untuk menghindari ada hal hal aneh lagi yang terjadi di sana .


Setelah mereka sudah pergi menjauh dari sana kemudian Qian Lin menghilangkan tehnik kamuflase nya .


Yin Jue dan Qian Lin melihat Lang Yu sedikit berkeringat dingin.


'' Kenapa di sini tiba tiba muncul petir yang sangat mengerikan seperti itu , lebih baik kita bersembunyi di tempat lain saja...'' ucap Lang Yu.


'' Kamu tidak usah takut , itu tadi adalah salah satu serangan ku...'' ucap Yin Jue menjelaskan .


'' Jadi seperti itu , tuan muda Yin Jue sungguh penuh dengan kejutan , hanya dengan mengerak-gerakan tangan saja bisa memangil petir seperti itu...'' ucap Lang Yu sangat kagum.


'' Itu tidak semudah yang kau pikirkan , karena jika kamu ingin memanggil petir harus mempunyai elemen petir dan juga artefaknya , jika tidak mempunyai kedua syarat itu maka kamu tidak akan bisa memanggil petir seperti itu....'' ucap Yin Jue menjelaskan .


'' Iya maaf tuan muda Yin Jue , karena aku baru pertama ini melihatnya dan aku baru tahu kalau manusia ada yang memiliki elemen petir , selama ini yang aku tahu hanyalah elemen Es dan elemen Api saja ...''


'' Kalau kamu sering bersama kami , nanti kau akan mengetahui banyak hal yang belum kamu ketahui , nanti jika kau sudah masuk ke dalam dimensi ku kau bisa belajar pengetahuan kepada para hewan hewan kontrakku...'' .


'' Iya tuan muda Yin Jue , aku sangat penasaran dengan dimensi tempat manusia tinggal selama ini , apakah tidak berbahaya jika aku nanti tinggal di sana....?


'' Kalau kamu tinggal di daratan atas itu sangat berbahaya , nanti aku akan memasukkan mu ke dalam dimensi lain tempat hewan kontrakku berada...''


Setelah menjelaskan kepada Lang Yu kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan daging siluman Landak untuk dibakar , sedang kan Qian Lin dan Lang Yu tetap berbincang bincang di bawah pohon .

__ADS_1


Kemudian Yin Jue langsung terbang untuk mencari dahan pohon yang bercabang , Yin Jue membutuhkan 2 rating yang bercabang dan satu rating yang lurus untuk menusuk tubuh siluman landak .


Setelah mendapatkan ranting ranting itu kemudian Yin Jue langsung turun di pinggir api unggun yang sudah membara .


Lalu Yin Jue menancapkan ranting ranting bercabang itu di kanan kiri api unggun untuk tempat dudukan nanti ketika membakarnya .


Kemudian Yin Jue langsung menusuk tubuh siluman Landak itu dengan ranting yang lurus sampai tembus .


Lalu meletakkan daging siluman landak di atas api dan dudukan rating bercabang , Yin Jue tinggal memutar putar ujung rating saja ketika akan membolak balikkan daging ini agar matang merata .


Setelah 20 menit berlalu Qian Lin sudah bisa mencium aroma daging siluman Landak itu sudah matang.


Lalu Qian Lin mengajak Lang Yu ke tempat suaminya berada , lalu mereka berdua duduk memutari api unggun .


Tapi Yin Jue belum mengangkat daging siluman Landak itu agar lebih matang dengan sempurna .


Setelah di rasa sudah matang kemudian Yin Jue langsung mengangkat daging bakar itu lalu meletakkan di atas batu dulu biar sedikit dingin.


'' Yuyue... apakah kamu mau daging bakar seperti ini...'' tanya Qian Lin .


'' Apakah daging itu enak nona Qian Lin , karena aku baru pertama ini melihatnya ...''


'' Kalau para manusia ketika akan makan daging siluman atau hewan , selalu di bakar dulu atau di rebus biar dagingnya matang , mungkin nanti ketika kamu mencobanya rasanya akan sedikit aneh karena kau sudah terbiasa memakan daging secara langsung tanpa di masak....''


'' Iya nona Qian Lin , aku memang bisanya selalu makan daging yang masih segar , tapi aku sangat penasaran dengan daging bakar seperti ini...''


'' Baiklah nanti kau bisa mencobanya , karena rasanya pasti enak...''


Setelah di rasa sudah dingin kemudian Yin Jue langsung membelah daging Landak bakar itu dengan pedangnya menjadi 3 bagian , lalu di berikan kepada Qian Lin dan Lang Yu .


Kemudian mereka bertiga langsung makan daging bakar itu sambil berbincang bincang.


'' Yuyue.... bagaimana rasanya...?


'' Ini rasanya sangat aneh nona Qian Lin , lebih enak jika masih segar karena ada aroma darahnya...''


'' Mungkin kita memang berbeda Yuyue , kalau aku sudah terbiasa makan daging di masak dulu seperti ini...''


'' Iya nona Qian Lin , tapi lama lama rasanya ternyata juga enak , mungkin aku masih belum terbiasa makan daging seperti ini....''


Kemudian mereka bertiga menikmati daging bakar itu dengan santai di sana sambil menunggu tengah malam untuk berburu siluman Serigala Perak di sana .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2