
.
.
Setelah para peserta keluar dari sana kemudian nona Tian Yue mengajak mereka bertiga ke tempat selama ini dia menyembunyikan batu roh bersama ayahnya .
Mereka berempat berjalan menyusuri lorong lorong bawah tanah yang ada di bawah istana kota Tianshi , lorong ini juga terhubung dengan lorong lorong yang ada di bawah area turnamen , hanya saja tidak ada orang yang mengetahuinya , karena lorong oni tertutup oleh sebuah batu besar .
Ketika menyusuri lorong ini Yin Jue dan nona Tian Yue mengeluarkan api di tangan nya sebagai penerangan karena sangat gelap.
Setelah 15 menit melewati lorong yang berkelok kelok dan bercabang kemudian nona Tian Yue menghentikan langkahnya sehingga mereka bertiga juga langsung berhenti.
Kemudian nona Tian Yue langsung mengambil 3 batu kecil berbentuk prisma yang ada di dekat dinding lorong , lalu memasukkan batu kecil ini ke dalam lubang yang ada di salah satu permukaan dinding yang ada di sana , sehingga dinding lorong yang ada di hadapannya langsung terbelah dan terlihat ada sebuah lorong tersembunyi di sana.
Kemudian nona Tian Yue mengajak mereka bertiga masuk ke sana , setelah masuk Yin Jue dan Qian Lin terlihat sangat bahagia karena di sana ada tumpukan batu roh yang menggunung dan tumpukan batu roh ini mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan mata , tapi Yin Jue sangat penasaran kenapa batu roh ini sangat menyilaukan mata karena tidak seperti seperti batu roh pada umumnya .
'' Tuan Yin Jue silahkan memasukkan semua batu roh ini , karena aku masih memiliki satu ruangan tersembunyi lagi yang juga berisi batu roh seperti ini....''
'' Iya terima kasih banyak nona Tian Yue , tapi kenapa batu roh ini mengeluarkan cahaya seperti ini , karena yang aku tahu batu roh tidak ada yang bisa menyampaikan cahaya sampai seterang ini....''
'' Ini adalah batu roh khusus tuan Yin Jue, aku juga belum tahu kegunaannya , tapi aku yakin nilai batu roh ini sangat mahal dari pada batu roh kelas tinggi pada umumnya , nanti tuan Yin Jue silahkan bertanya langsung mengenai batu roh ini , karena biasanya yang memesan batu roh ini hanyalah yang mulia tuan Nan Zhizi saja ...''
'' Siapa tuan Nan Zhizi, karena aku baru kali ini mendengar namanya....''
'' Dia adalah penguasa benua Nanzhou ini tuan Yin Jue , tapi aku dan ayahku tidak pernah bertemu secara langsung kerena hanya bawahannya saja yang datang ke istana kota...''
Seketika Yin Jue langsung tersenyum senang mendengar penguasa benua Nanzhou sering membeli batu roh seperti ini , karena Yin Jue yakin batu roh ini pasti di gunakan untuk kebutuhan yang sangat istimewa , bisa jadi batu roh ini di gunakan untuk mengaktifkan altar yang di gunakan untuk menuju dimensi lain .
__ADS_1
'' Baiklah kalau begitu aku akan memasukkan semua batu roh ini jika nona Tian Yue masih memilikinya lagi....''
'' Iya silahkan saja tuan Yin Jue...''
Kemudian Yin Jue langsung memasukkan semua batu roh itu ke dalam cincinnya dengan tersenyum penuh kemenangan , meskipun dia tidak mendapatkan hadiah 10 ribu batu dari turnamen , karena ini jauh lebih banyak .
'' Nona Tian Yue, sekarang apa yang harus kami lakukan untuk membantumu , barang kali kamu membutuhkan tenaga kami....?
'' Kita sekarang ke halaman istana kota saja dulu , karena setelah ini aku akan membagikan baru roh kepada para pekerja yang selama ini sudah menjadi budak , karena perkiraan ku sebentar lagi mereka akan sampai di sana , nanti aku juga harus mencari keberadaan ibuku di dalam istana kota karena sangat menghawatirkan nya....''
'' Iya , sekarang nona Tian Yue pimpin jalan ke sana , karena aku tidak tahu jalan yang paling cepat menuju ke sana...''
Kemudian mereka berempat keluar dari rungan penyimpanan , setelah keluar kemudian nona Tian Yue mengambil 3 batu prisma tadi sehingga ruangan peyimpanan langsung tertutup kembali.
Lalu mereka bertiga berjalan mengikuti putri Tian Yue yang berjalan berlawanan dengan lorong menuju bangunan acara turnamen.
Setelah 10 menit berlalu teryata mereka berpapasan dengan para pekerja dari tambang batu roh , lalu mereka berempat bergabung dengan mereka untuk menuju jalan keluar .
Setelah 10 menit berlalu akhirnya barisan Yin Jue dan para pekerja tambang keluar dari lorong bawah tanah , ternyata lorong ini terhubung langsung dengan halaman istana .
Tapi di sana Yin Jue melihat penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li sedang bertarung dengan 4 pria.
Sedangkan para pekerja tambang atau para peserta turnamen tidak ada yang berani ikut campur dalam pertarungan ini .
Yin Jue melihat penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li terlihat sedikit kwalaham menghadapi lawannya , karena penguasa kota Tian Yue dan paman Cang Li saling memunggungi agar bisa saling melindungi.
Melihat ayahnya sedikit kwalaham kemudian nona Tian Yue langsung berinisatif untuk membantunya , tapi Yin Jue langsung melarangnya .
__ADS_1
'' Biar aku saja yang mengatasi mereka dari sini , nona Tian Yue tetap di sini karena mereka mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dari nona Tian Yue.....''
'' Iya tuan Yin Jue, tapi ayah dan paman Cang Li harus segera di bantu , karena mereka berdua sudah terpojok...''
'' Nona Tian Yue tenang saja...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan masuk saja ke istana kota untuk mencari ibuku....''
'' Silahkan saja nona Tian Yue, tapi berhati hati lah atau ajak lah mereka berdua untuk menemanimu agar mereka berdua nanti bisa membantumu jika ada penghianat di dalam istana kota...'' ucap Yin Jue sambil memberi isyarat kepada Qian Lin Dan senior Riu untuk mengikuti nona Tian Yue.
Kemudian mereka bertiga berjalan dengan cepat masuk ke dalam istana kota .
Setelah mereka bertiga sudah pergi pertarungan penguasa kota Tian Yan dan para musuhnya semakin bertambah sengit , Yin Jue melihat ke empat musuh penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li menyerangnya dari segala arah sambil terbang dan mengepalkan tangannya bersiap menyerang menyerang mereka berdua dengan pukulan terkuat mereka.
Sehingga penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li langsung bersiap dan memasang kuda kuda untuk merima serangan mereka berempat.
'' Masa kejayaan mu telah habis Tian Yan , kau tidak pantas menjadi penguasa kota lagi , karena kau hanya pantas menjadi pekerja di tambang batu roh, lagi pula bawahanmu sudah tidak ada lagi yang mau melayani mu...'' ucap salah satu dari mereka sambil mengumpulkan energi di kepalan tangannya.
Tapi ketika mereka akan melancarkan pukulan terkuatnya tiba tiba tiba mereka merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat menekan tubuh mereka yang langsung membuat tubuhnya langsung terjatuh dan menghantam ke tanah.
Bughhhh... arghhhh....
Ke empat tetua ini sangat terkejut bagaimana bisa di sana tiba tiba muncul tekanan gravitasi ini , begitu juga dengan penguasa kota Tian Yan dan paman Cang Li, mereka berdua sangat terkejut melihat ke empat musuhnya tiba tiba terjatuh seperti itu .
Kemudian ke empat tetua ini langsung bangkit sambil melawan tekanan gravitasi , tapi tiba tiba di bawah tubuh mereka muncul akar akar yang sangat cepat mengikat tubuh mereka berempat , mereka tidak bisa menghindari serangan akar akar ini karena mereka masih terkena tekanan gravitasi .
.
__ADS_1
.
####