Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 321 : Meringkus tetua Shuan Li.


__ADS_3

.


.


Tetua Shuan Li sangat bingung melihat apa yang terjadi kepada hewan kontraknya , ternyata hewan kontraknya juga bernasib sama dengannya .


Kemudian siluman Serigala Perak yang terjatuh langsung bangun lalu berjalan ke tempat tetua Shuan Li .


'' Tuan Shuan Li , aku juga merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat seperti yang anda katakan tadi...''


'' Terus dari mana sebenarnya serangan gravitasi ini...'' ucap tetua Shuan Li bertanya tanya .


Tiba tiba mereka semua merasakan tekanan gravitasi ini menekan mereka semua yang ada di sana.


Tetua Shuan Li dan para siluman Serigala Perak mencoba melawan tekanan gravitasi ini dengan kekuatan penuh mereka .


Kemudian para siluman Serigala Perak langsung bertransformasi ke wujud siluman agar mereka lebih kuat menahan tekanan gravitasi ini .


Tapi tiba tiba muncul akar akar dari bawah tanah yang langsung mengikat mereka .


Tetua Shuan Li dan para siluman Serigala Perak tidak bisa menghindari akar akar ini , karena tubuh mereka masih terkena tekanan gravitasi .


Kemudian mereka semua langsung mencoba melepaskan ikatan akar akar ini dengan sekuat tenaga .


Tapi tiba tiba di atas kepala mereka muncul jala yang sangat besar langsung mengurung mereka semua yang ada di sana.


Setelah beberapa saat para siluman Serigala Perak sangat panik ketika merasakan energi mereka di serap oleh jala ini , tapi tetua Shuan Li tetap tenang meskipun energi nya di serap oleh jala ini , kemudian tetua Shuan Li melihat asal jala ini dari mana , karena ini adalah cara dia mengetahui keberadaan orang yang sedang menyerangnya .


Para siluman Serigala Perak hanya bisa pasrah saja energinya di serap oleh jala sutra , mereka hanya bisa berharap tetua Shuan Li bisa menyerang balik orang sudah menyerangnya .


.


****


Yin Jue sedikit waspada melihat tetua Shuan Li terlihat sangat tenang tidak panik sama sekali meskipun energinya di serap oleh Jala Sutra milik Qian Lin .


Tapi Yin Jue akan langsung berpindah tempat jika tetua Shuan Li menyerapnya .

__ADS_1


.


****


Berpindah ke tempat tetua Shuan Li.


Setelah melihat asal jala ini dari bawah pohon yang ada di depannya kemudian tetua Shuan Li langsung mengalirkan energinya ke dalam Batu Permata Pelebur Dosa yang dia miliki untuk menciptakan pasir hisap di sana .


Yin Jue dan Qian Lin melihat tiba tiba kakinya di lapisi perisai Dewa tanda ada bahaya mengancamnya .


'' Yuyue... kamu akan aku pindahkan ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa...'' ucap Yin Jue langsung memasukkan tubuh Lang Yu dengan sangat cepat ke dalam dimensi kalung Giok Dewa .


Setelah memasukkan tubuh Lang Yu kemudian Yin Jue langsung berpindah sedikit menjauh dari sana .


Yin Jue dan Qian Lin bisa melihat ternyata di tempat sebelumya muncul cekungan seperti yang ada di depan goa .


Tapi yang membuat bingung cekungan yang ada di depan goa telah menghilang dan berpindah ke tempat sebelumnya.


Yin Jue sedikit tersenyum karena bisa menyimpulkan kalau cekungan itu adalah salah satu serangan milik tetua Shuan Li dan dia nanti bisa merebut pusaka itu karena nantinya akan sangat berguna .


Kemudian tetua Shuan Li langsung menyerang lagi ke tempat jala ini berasal , tapi lagi lagi jala ini berpindah lagi.


Setelah beberapa saat tiba tiba tetua Shuan Li melihat di bawah kakinya muncul asap hitam yang langsung menyelimuti sekujur tubuhnya , setelah beberapa saat tetua Shuan Li merasakan asap hitam ini juga menyerap energinya sama seperti jala yang telah mengurungnya .


'' Bajingan... siapa kalian sebenarnya , kalau berani hadapi lah aku secara jantan , jangan menyerang ku seperti pengecut ....'' ucap tetua Shuan Li sedikit murka.


Tetua Shuan Li tidak habis pikir kenapa jala dan asap hitam ini bisa menyerap energinya , padahal tubuhnya sudah di lapisi dengan perisai Dewa, seharusnya tidak ada serangan apapun yang bisa menembus perisainya .


Kemudian tetua Shuan Li kembali menyerang lagi ke tempat jala ini berasal , karena dia yakin orang yang telah menyerangnya ini pasti lama lama akan lengah dan terhisap oleh serangan pasir hisap miliknya .


Sudah berkali kali tetua Shuan Li ini menyerangnya , tapi orang yang memiliki serangan jala selalu berpindah tempat.


Setelah 30 menit berlalu para siluman Serigala Perak terlihat sudah kehabisan energi , sedangkan tetua Shuan Li masih terus menerus menyerang Yin Jue dan Qian Lin dangan serangan dari Batu Permata Pelebur Dosa dengan menciptakan cekungan di tempat Yin Jue dan Qian Lin berada.


Tapi Yin Jue dan Qian Lin terus berpindah setiap kali muncul cekungan di bawah kakinya .


Setelah merasakan energi para siluman Serigala Perak sudah habis kemudian Qian Lin langsung menarik kembali pusaka Jala Sutra miliknya , sehingga tetua Shuan Li tidak bisa menyerangnya lagi karena dia tidak tahu di mana letak orang yang sedang menyerangnya ini.

__ADS_1


Tetua Shuan Li sekarang hanya pasrah saja energinya di serap oleh asap hitam ini , karena dia sudah tidak bisa menyerangnya lagi karena tidak tahu tempat orang yang telah menyerangnya .


Setelah 15 menit berlalu Yin Jue merasakan energi tetua Shuan Li sudah tinggal sedikit .


Kemudian mereka berdua berjalan mendekati tetua Shuan Li , setelah sampai di sana kemudian Yin Jue langsung memegang dahi nya untuk menyerap pengetahuannya.


Tetua Shuan Li hanya diam saja meskipun dia merasakan ada sebuah tangan yang memegang dahinya , dia sudah tidak bisa menyerangnya karena energinya sudah benar benar habis.


Setelah menyerapnya kemudian Yin Jue menarik kembali tangannya lalu menciptakan api Hitam Kekacauan untuk membakar tetua Shuan Li.


Tetua Shuan Li hanya bisa meringis kesakitan terbakar api hitam ini , bahkan untuk berteriak saja sudah tidak bisa karena energi sudah habis.


Kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin untuk mengambil darah siluman Serigala Perak .


'' Kenapa Gege membakar tetua Shuan Li dengan api hitam Kekacauan , kalau boleh tahu siapa dia sebenarnya...?


'' Dia dulu adalah seorang buronan yang di cari oleh Penguasa Benua Nanzhou karena telah membunuh anaknya , di membunuh anak penguasa benua Nanzhou karena merebut pusaka batu Permata Pelebur Dosa yang di gunakan untuk menciptakan cekungan seperti tadi...'' ucap Yin Jue menjelaskan panjang lebar.


'' Ternyata itu alasan Gege membakar tetua Shuan Li , berarti suatu hari nanti kita harus menemui penguasa benua Nanzhou ini untuk melapor dan menyerahkan artefak yang telah di curi oleh tetua Shuan Li...''


'' Iya Lin'er, nanti aku pasti akan menyerahkan artefak itu kepada nya , hitung hitung kita menjalin silahturahmi dengannya karena aku yakin suatu hari nanti pasti membutuhkan jasa nya...''


'' Iya Gege , sepertinya begitu...''


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan pisau kecil dan banyak botol yang cukup besar untuk menyimpan darah siluman Serigala Perak.


Sedangkan Qian Lin langsung membekukan tubuh siluman Serigala Perak yang akan di ambil darahnya dan menyisakan satu kakinya yang tidak di bekukan .


Kemudian Yin Jue langsung melukai kaki siluman Serigala Perak yang masih belum di bekukan , setelah darah siluman Serigala Perak sudah keluar kemudian Yin Jue langsung memasukkan darah siluman Serigala Perak ke dalam botol yang sudah di siapkan.


Yin Jue dengan sabar mengisi botol itu dengan darah siluman Serigala Perak, setel penuh kemudian Yin Jue menyuruh Qian Lin untuk membekukan botol itu agar tidak bisa kering , karena kali ini Yin Jue mendapatkan darah siluman Serigala Perak yang cukup banyak , nanti juga bisa ditukarkan dengan batu mustika di paviliun Jiaohuan.


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2