
.
.
Kemudian Yin Jue juga berdiri di samping putri Feng Lulu untuk menemaninya melihat pemandangan kota Fengxuan dari atas , setelah 15 menit berlalu artefak kapal terbang melintasi klan Feng yang telah hancur , Yin Jue melihat klan Feng ini masih sepi , mungkin para anggota klan Feng yang ada di luar kota tidak berani menginjakan kaki mereka di sini , karena mereka sangat takut menjadi korban berikutnya.
Sedangkan putri Feng Lulu hanya melihat ke arah istana kota saja , karena itu adalah tempat tinggal nya selama ini , jadi masih ada kenangan yang tertinggal di sana sehingga dia jadi teringat dengan ayah dan ibunya.
'' Ayah dan ibu , kalian berbahagialah di sana , karena aku sekarang sudah memiliki keluarga baru yang mau menjaga dan menyayangiku....'' batin putri Xia Yue sambil meneteskan air mata .
'' Adik Lulu... apakah kamu teringat sesuatu...? ucap Yin Jue yang melihat putri Feng Lulu meneteskan air mata .
'' Iya kakak Yin Jue , aku teringat dengan ayah dan ibuku...''
'' Kamu sekarang bersabarlah adik Lulu , ini semua adalah takdir dari dewa , aku di sini akan menjadi keluarga barumu yang akan selalu ada untukmu...''
'' Iya kakak Yin Jue , terima kasih banyak , aku ingin menjadi gadis yang sangat kuat agar bisa membantu orang lain seperti yang kakak Yin Jue lakukan...''
'' Baguslah kalau begitu , kau harus tetap semangat dan mencoba melupakan semua yang telah terjadi kepadamu , aku yakin jika kamu memiliki tekad yang kuat , pasti suatu hari keinginanmu akan tercapai...''
Mereka berdua berbicang bincang ringan sambil menikmati pemandangan kota Fengxuan dari atas , setelah melewati kota Fengxuan kemudian Yin Jue menambah kecepatan artefak kapal terbangnya kerena sebentar lagi akan melintasi akademi Khu Dong , ketika melintas di atas akademi Khu Dong Yin Jue melihat akademi ini sudah mulai normal kembali karena ada beberapa murid yang berlatih di halaman akademi .
'' Aku yakin mereka sudah berhasil keluar dari dimensi siluman , semoga kedepannya mereka akan menjadi orang baik dan tidak akan mengulangi perbuatan mereka seperti sebelumnya....'' batin Yin Jue.
Setelah melintasi akademi Khu Dong kemudian Yin Jue langsung mengunakan kecepatan penuh nya agar cepat sampai di kota berikutnya .
'' Adik Lulu , sekarang kamu duduklah bersama kakak Qian Lin , karena perjalan ini akan memakan waktu kurang lebih satu hari , nanti jika sudah sore hari kita harus menginap dulu di salah satu kota yang akan kita lewati...''
'' Tidak apa apa kakak Yin Jue , aku di sini saja dulu sambil menikmati pemandangan hutan dan pegunungan ini , karena ini adalah pengalaman pertamaku bisa melihat pegunungan yang sangat indah ini..."
'' Iya adik Lulu , kamu nikmati saja perjalanan ini ...''
__ADS_1
Putri Feng Lulu sangat bahagia bisa menikmati pemandangan seperti ini , karena dulu dia hanya berada di istana kota saja , karena ayahnya melarangnya keluar istana.
Setelah satu jam berlalu Yin Jue telah melewati pegunungan yang mengelilingi kota Fengxuan, Yin Jue melihat di depannya adalah hutan yang sangat luas .
" Adik Lulu... nanti jika ada orang yang menghadang kita , aku ingin kamu yang menghadapai mereka agar kamu bisa membiasakan tehnik formasi mu di dalam sebuah pertempuran yang nyata ..."
" Iya kakak Yin Jue , aku kira mengunakan artefak kapal terbang ini tidak akan menemui gangguan sama sekali , ternyata masih ada saja orang yang nekad seperti itu ..."
" Pasti ada adik Lulu , aku sudah sering menemui orang yang menyergap artefak kapal terbang, rata rata mereka memilih tempat seperti ini untuk melancarkan aksinya..."
" Iya kakak Yin Jue , aku nanti akan mencoba tehnik formasi ku , ternyata perjalan ini akan semakin seru karena aku bisa mencoba tehnik formasi ku di dalam pertarungan yang nyata..." ucap putri Feng Lulu penuh semangat .
Setelah 2 jam berlalu Yin Jue samar samar melihat ada artefak kapal terbang yang berjajar jajar di depannya , tapi itu jaraknya masih jauh .
" Adik Lulu , apakah kau bisa melihat ada artefak kapal terbang yang ingin menghadang kita..."
" Iya kakak Yin Jue, tapi itu masih jauh , sekarang kita harus bagaimana , sepertinya jumlah mereka cukup banyak...?
" Kita harus menemui mereka , aku yakin mereka adalah kelompok yang suka menyergap artefak kapal terbang, aku nanti akan menghilangkan perisai artefak kapal terbang ini , nanti aku ingin kamu yang menemui mereka , kalau mereka berniat menyergap kita , maka kamu langsung saja mengunakan formasi mu untuk menyerang mereka , nanti dalam pertarungan aku ingin kamu mengabungkan formasi mu , jadi setelah kamu menembakan formasi Segel Penjerat maka kau bisa langsung mengunakan formasi Sembilan Pedang Kehampaan , tapi jika mereka yang menyerang mu terlebih dahulu maka kamu bisa mengunakan formasi Perisai Pemantul..."
'' Nanti kamu harus sesuaikan seranganmu , jadi kau harus memilih dan melihat situasi , jangan sampai lengah , jika kamu ingin mengalahkan mereka maka kamu harus menemukan kelemahan mereka ...''
Kemudian Yin Jue langsung menghilangkan Perisai artefak kapal terbangnya agar nanti putri Feng Lulu bisa melompat keluar .
Setelah 15 menit berlalu kemudian Yin Jue mengentikan artefak kapal terbang nya , karena jaraknya sudah dekat dengan mereka .
Ternyata yang menghadang ada 5 artefak kapal terbang , Yin Jue melihat artefak kapal terbang mereka sengaja berjajar jajar dengan rapi untuk menghadang Yin Jue agar tidak bisa melewati mereka , lalu ada lima orang yang melompat keluar dari artefak kapal terbang mereka masing-masing , sedangkan sisanya masih ada di atas artefak kapal terbang mereka untuk mengendalikan artefak kapal terbang.
Kemudian putri Feng Lulu langsung melompat dari artefak kapal terbang untuk menemui mereka .
" Apa maksud senior menghadang perjalan kami...? ucap putri Feng Lulu ramah .
__ADS_1
'' Hahaha... gadis kecil yang sangat pemberani , aku suka dengan keberanianmu...''
Kemudian mereka berlima langsung memberi kode satu sama lain , setelah berdiskusi kemudian mereka berlima langsung mengeluarkan pukulan mereka masing ke arah putri Feng Lulu .
'' Pukulan Tangan Kegelapan...''
'' Haiyatt...
Dari pukulan mereka keluar 5 siluet genggaman tangan hitam yang sangat besar langsung menerjang ke arah putri Feng Lulu.
Melihat ada serangan mendekat kemudian putri Feng Lulu langsung membuat perisai Pemantul yang sangat besar untuk melindungi tubuhnya dan melindungi artefak kapal terbang di belakangnya .
Kelima orang ini sangat terkejut melihat serangnya berhasil di pantulkan oleh perisai gadis kecil ini , sehingga mereka langsung menghindari pantulan serangan mereka sendiri dengan cara terbang ke atas.
Tapi naasnya serangan mereka justru menerjang artefak kapal terbang mereka yang ada di belakang nya .
Kemudian tetua yang berada di atas artefak kapal terbang langsung mengaktifkan formasi perlindungan artefak kapal terbang mereka masing masing agar bisa melindungi dari serangan ini .
Sehingga siluet kepalan tangan hitam ini langsung menabrak perisai perlindungan artefak kapal terbang.
Duarrrrr.... duarrrrr.... duarrrrr..
Artefak kapal terbang mereka sedikit terguncang terkena serangan pantulan ini .
Kelima tetua ini sedikit berhati hati melihat serangannya berhasil di pantulkan , karena baru kali ini mereka melihat perisai yang bisa memantulkan serangan seperti ini .
Kemudian mereka berlima mengeluarkan pedang mereka masing masing lalu melapisi dengan dengan perisai dewa mereka yang berwarna kuning , kemudian langsung menusuk perisai yang di ciptakan oleh gadis kecil ini , karena mereka berlima masih penasaran dengan perisai milik putri Feng Lulu ini. .
Setelah mereka menusuknya ternyata pedang mereka juga di pantulkan dan tidak bisa menembusnya sama sekali , kemudian mereka langsung menusuknya hingga berkali kali untuk mecari titik lemah perisai ini , tapi pedang mereka tetap tidak berhasil menusuknya.
.
__ADS_1
.
####