Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 136 : Orang di balik paviliun Kilat Petir.


__ADS_3

Yin Jue dan Qian Lin baru pertama ini melihat ada tehnik yang seperti itu .


'' Gege , tehnik apa yang di gunakan manager Juan Li tadi...? tanya Qian Lin penasaran .


'' Aku juga baru tahu kali ini Lin'er, mungkin ini sama dengan tehnik milikku tapi hanya medianya saja yang berbeda...'' jawab Yin Jue berspekulasi .


'' Dia berhasil kabur , berarti kita akan jadi incaran paviliun Kilat Petir ini nantinya...'' kata Qian Lin .


'' Itu sudah pasti Lin'er , makanya kita harus secepatnya meningkatkan kekuatan kita karena kedepanya musuh kita akan semakin kuat , aku ingin tahu sebenarnya siapa yang ada di balik pavilun Kilat Petir ini , pasti mereka sangatlah kuat... '' kata Yin Jue berspekulasi.


Kemudian Yin Jue berjalan ke arah para anggota pavilun Kilat Petir ini yang terkapar di lantai lalu Yin Jue menyentuh kening mereka satu persatu untuk menyerap pengetahuan mereka dan melepaskan cincin mereka.


Setelah menyerap pengetahuan mereka , kemudian Yin Jue mengeluarkan para kumbang api dari dalam dimensi kalung Giok Dewa.


Kemudian Yin Jue menyuruh para Kumbang Api untuk memakan tubuh anggota paviliun Kilat Petir .


Kumbang Api yang melihat ada makanan di depannya , kemudian mereka langsung menerjang ke arah tubuh para anggota paviliun Kilat Petir ini .


Kumbang Api dengan sangat cepat menggerogoti tubuh mereka dari dalam , hanya butuh waktu lima menit saja tubuh para anggota paviliun Kilat Petir telah habis tinggal tulang dan bajunya saja .


Setelah Kumbang Api selesai memakannya kemudian Yin Jue memasukkan kembali kedalam dimensi kalung Giok Dewa .


'' Lin'er yang ada di balik pavilun Kilat Petir ini adalah musuh mu...''


'' Siapa itu Gege...? tanya Qian Lin penasaran .


'' Mereka adalah Sekte Matahari Terbit dan juga organisasi Pagoda Tujuh Warna , aku sangat penasaran dengan Pagoda Tujuh Warna ini...''


'' Mungkin organisasi ini adalah organisasi yang ada di wilayah tengah yang sama dengan sekte Matahari Terbit...'' ucap Qian Lin berspekulasi .


'' Kita urusi itu nanti saja , sekarang ayo kita ke lantai bawah , sepertinya di 1 juga sedang ada keributan...''


'' Iya Gege , kemudian mereka berdua turun ke lantai 1 .


Setelah berada di lantai 1 Yin Jue dan Qian Lin bisa melihat di sana ada petugas penjaga gerbang sedang berdebat dengan 3 orang petugas keamanan ibukota yang dulu pernah bertemu dengan Yin Jue dan Qian Lin waktu meringkus anggota pavilun Kilat Petir di sebuah gang .


'' Ijinkan aku masuk untuk memeriksa suara keributan tadi yang berasal dari gedung ini..'' kata petugas keamanan ibukota ini.


'' Tidak bisa tuan , karena paviliun kami sudah tutup , besok saja kalian kembali ke sini..'' kata penjaga gerbang paviliun ini .


'' E'hemmm...'' suara Yin Jue yang berdehem .

__ADS_1


Mereka semua langsung menghentikan perdebatannya dan melihat asal suara barusan .


'' Siapa kalian berdua ini...'' tanya penjaga gerbang paviliun Kilat Petir .


'' Aku adalah orang yang tadi membuat keributan di gedung ini...'' ucap Yin Jue datar .


'' Tolong jelaskan apa maksud kalian membuat keributan di gedung paviliun Kilat Petir ini...'' tanya penjaga keamanan ibukota .


'' Paviliun ini telah membuat kesalahan , aku adalah teman komandan Lei Feng, aku minta tolong tuan penjaga ibukota untuk panggilkan komandan Lei Feng kesini karena ini adalah masalah serius...'' ucap Yin Jue sambil menunjukan lencana kekaisaran pemberian komandan Lei Feng .


Penjaga keamanan ibukota kemudian melihat lencana itu .


'' Baiklah kalau begitu aku akan pangilkan komandan Lei Feng ke sini , kalau boleh tahu siapa nama kalian berdua...?


'' Nama ku adalah Yin Jue dan istriku ini adalah Qian Lin..''


'' Ya sudah aku akan pangilkan dia kesini , tolong di tunggu di sini dan kalian tolong janganlah membuat keributan lagi...''


Kemudian penjaga keamanan ibukota ini pergi meninggalkan gedung paviliun Kilat Petir, sedangkan 2 petugas keamanan kota lainya masih berada di sana .


Setelah satu jam berlalu akhirnya komandan Lei Feng datang dengan membawa 10 bawahannya , kemudian dia menyapa Yin Jue.


Melihat komandan Lei Feng sudah datang membawa beberapa pasukannya , kemudian penjaga paviliun ini berjalan mundur , dia sudah tau kalau bisnis paviliun ini akan terbongkar , Yin Jue yang melihat ini langsung mengeluarkan akar akar dari bawah lantai yang langsung mengikat penjaga paviliun ini agar tidak kabur .


'' Iya salam juga senior Feng...''


'' Memangnya ada apa dengan paviliun Kilat Petir ini tuan muda Jue...? tolong jelaskan kepada ku...''


'' Ini adalah masalah yang serius komandan Lei Feng, pavilun ini memperkerjakan para wanita yang mereka culik untuk bekerja menjadi wanita penghibur di paviliun ini , buktinya adalah penjaga paviliun ini yang ingin kabur ketika komandan telah datang...''


'' Tapi bukti ini kurang kuat tuan muda Jue , apakah ada bukti lainnya...'' tanya kandan Lei Feng.


'' Ada senior Feng , senior tunggu di sini karena aku akan membawa para wanita yang sudah mereka culik selama ini dan di pekerjakan menjadi wanita penghibur di paviliun Kilat Petir ini kalau malam .


'' Baiklah tuan muda Jue , aku akan menunggunya di sini...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin naik ke lantai 3 , setelah sampai di lantai 3 kemudian Yin Jue memegang tangan Qian Lin lalu menghilang di sana.


Swussssh .


Yin Jue dan Qian Lin telah berpindah ke kamar yang sudah di bekukan Qian Lin .

__ADS_1


Di dalam kamar tampak para wanita ini sedang berdiskusi satu sama lain.


'' Salam senior semua... '' sapa Yin Jue kepada mereka .


'' Salam juga tuan muda....'' jawab mereka serentak .


'' Habis ini senior semua bisa kembali pulang , karena pihak kekaisaran sudah ada di lantai bawah... ''


'' Iya terimakasih tuan muda...''


Kemudian Qian Lin menyerap dinding Es yang telah dia ciptakan sebelumnya , setelah Qian Lin selesai menyerapnya kemudian Yin Jue membuka pintu kamar lalu mengajak mereka semua turun ke lantai 1 .


Setelah mereka semua turun ke lantai 1 , komandan Lei Feng sangat kaget dengan jumlah para wanita ini yang ternyata sangat banyak .


Kemudian komandan Lei Feng dan para bawahan menginterogasi para wanita ini satu persatu , setelah selesai menginterogasinya kemudian komandan Lei Feng berjalan ke tempat Yin Jue berada .


'' Terima kasih tuan muda Jue telah membongkar praktek mereka selama ini , aku saja yang sudah lama tinggal di ibukota tidak mengetahui kalau paviliun ini melakukan hal seperti ini...''


'' Iya sama sama senior Feng , ini bermula ketika istriku ini yang akan diculik oleh anggota pavilun ini , sehingga aku ingin menyelidiki paviliun ini lebih dalam , aku minta tolong kepada senior Feng untuk mendata semua para wanita ini agar mereka mendapatkan kompensasi untuk memulai hidup mereka yang baru...''


'' Itu pasti tuan muda Jue , nanti aku akan melaporkan kejadian ini kepada yang mulia kaisar Tang Yin agar segera diselesaikan masalah ini...''


'' Aku serahkan masalah ini kepada senior Feng ,aku juga sebenarnya ingin bertemu kaisar Tang Yin karena ada yang ingin aku tanyakan kepadanya , tapi itu nanti saja jika acara turnamen di kekaisaran sudah selesai...'' ucap Yin Jue .


'' Nanti aku akan sampaikan keinginan tuan muda Jue kepada yang mulia kaisar Tang Yin jika tuan muda Jue ingin bertemu dengannya , kalau begitu aku akan mendata para wanita ini dulu tuan muda Jue..''


'' Iya silahkan senior Feng...'' ucap Yin Jue mempersilahkan komandan Lei Feng untuk mendata para wanita korban penculikan ini.


Kemudian komandan Lei Feng dan para bawahnya langsung mendata mereka satu persatu .


Setelah sudah selesai mendata semuanya kemudian komandan Lei Feng ini berpamitan kepada Yin Jue .


'' Tuan muda Jue , aku sudah mendata mereka , aku minta tolong kepada tuan muda Jue untuk menjaga para wanita di sini , mungkin pagi ini masalah ini akan segera di proses jadi mereka secepatnya akan mendapatkan kompensasinya...''


'' Iya komandan Feng , untuk masalah yang ada di sini serahkan padaku , dan tangkap penjaga paviliun itu karena dia sebenarnya juga ikut menutupi kejadian ini ...''


Kemudian komandan Lei Feng dan para bawahannya pergi dari sana dan juga membawa penjaga paviliun Kilat Petir untuk di adili.


Qian Lin kemudian mengajak para wanita untuk tidur di kamar yang ada di paviliun ini.


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2