Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 156 : Kebersamaan dengan keluarga Qian Lin . [ Rev ]


__ADS_3

.


.


'' Terima kasih kakek guru sudah merestui ku , aku juga sudah memikirkan hubunganku kedepannya , tapi beri kami sedikit waktu agar kami saling mengenalkan kepada keluarga kami masing masing dulu ...'' ucap Yin Jue .


'' Iya aku mengerti , kalian berdua memang harus saling mengenal dulu , karena Lin'er juga harus berkunjung ke rumahmu juga , nanti aku akan berkunjung ke rumahmu juga untuk membicarakan ini kepada orang tuamu...'' ucap kakek Qian Juan .


'' Terima kasih kakek guru , nanti kakek guru tinggal bilang saja jika ingin ke rumahku...'' ucap Yin Jue sambil tersenyum senang.


'' Kalau begitu ayo sekarang kita ke klan Qian dulu...'' ajak kakek Qian Juan.


Lalu Yin Jue dan Qian Lin berdiri di depan kakek Qian Juan karena akan pergi dengan tehnik ruang dan waktu , kemudian kakek Qian Juan langsung memegang bahu mereka berdua lalu menghilang di sana .


Swushhh...


Mereka telah berpindah di depan gerbang klan .


'' Ayo sekarang kita masuk , ini adalah klan Qian ...'' ajak kakek Qian Juan.


Klan Qian terletak di dalam kota Qianzhi, jadi di depan klan banyak warga yang berlalu lalang di sana .


Lalu mereka berjalan untuk memasuki klan Qian , para penjaga gerbang klan langsung memberi hormat dan membukakan pintu ketika tahu yang datang adalah kakek Qian Juan.


Sambil berjalan Yin Jue melihat lihat lihat sekelilingnya , ternyata klan ini lebih besar dari klan Yin tempat kelahirannya , di dalam klan Qian terlihat banyak anak muda yang sedang berlatih di halaman klan.


Setelah berjalan 10 menit akhirnya mereka telah sampai di depan rumah yang cukup besar , kemudian mereka memasuki rumah karena kebetulan pintu rumah ini terbuka .


Qian Lin langsung berlari ketika melihat ibunya ternyata ada di ruang tamu .


'' Ibuu...'' sapa Qian Lin langsung memeluk ibunya.


'' Akhirnya kamu pulang juga Lin'er, ibu sangat merindukanmu...'' ucap ibu Qian Yue sambil membalas pelukan Qian Lin .


Sedangkan kakek Qian Juan langsung mempersilahkan Yin untuk duduk di sana.


'' Yue'er, apakah kau tidak ingin menyambut tamu kita ini...'' ucap kakek Qian Juan kepada ibu Qian Yue .


Kemudian ibu Qian Yue langsung melepaskan pelukannya ketika di sapa oleh ayahnya , lalu dia melihat ke arah Yin Jue.


'' Salam kenal ibu , namaku adalah Yin Jue...'' ucap Yin Jue sambil menundukkan kepalanya .


'' Salam kenal juga tuan muda Yin Jue , namaku adalah Qian Yue ibunya Lin'er ...'' ucap ibu Qian Yue , lalu dia juga duduk di sana.


'' Sekarang kalian saling lah berkenalan , aku akan kembali ke sekte Teratai Putih karena ada urusan yang harus aku selesaikan , seminggu lagi aku akan kembali ke sini lagi...'' ucap kakek Qian Juan berpamitan kepada mereka .


'' Iya kakek...'' ucap Qian Lin.

__ADS_1


Kemudian kakek Qian Juan berdiri lalu membisikan sesuatu di telinga ibu Qian Yue dan langsung menghilang di sana.


Setelah kakek Qian Juan telah pergi kemudian ibu Qian Yue langsung membuka suara.


'' Jue'er aku mengucapkan terima kasih banyak karena kau sudah menyelamatkan putriku waktu di sergap oleh sekte Matahari Terbit, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Lin'er berhasil mereka culik...?'' ucap ibu Qian Yue.


'' Iya sama sama ibu...'' Jawab Yin Jue singkat karena dia masih sedikit canggung belum mengenal lebih dekat .


'' Kalau boleh tahu berasal dari kota mana kamu sebenarnya...? tanya ini Qian Yue.


'' Aku berasal dari kota Xinchang di kekaisaran Wei di wilayah timur...'' ucap Yin Jue.


'' Lumayan jauh juga ternyata , kamu jangan terlalu sungkan berada di rumah ini , kamu anggap saja seperti keluarga sendiri...''


'' Iya ibu , aku masih belum terbiasa saja...'' ucap Yin Jue .


'' Setelah ini ayo kita makan dulu , pasti kamu belum makan pagi ini , tapi kita tunggu ayah Lin'er dulu sebentar , sekarang aku akan menyiapkannya....''


'' Iya ibu terimakasih...''


'' Ayo Lin'er kamu ikut ibu masuk ke dalam...'' ajak ibu Qian Yue.


Kemudian mereka berdua berjalan masuk ke dalam meninggalkan Yin Jue di ruang tamu.


Qian Lin Dan ibunya kemudian menyiapkan makanan di ruang makan sambil berbincang bincang .


'' Kapan kamu akan menikah Lin'er , aku tadi sudah di beri tahu oleh kakek mu kalau Jue'er akan menikahi mu ...?'' tanya ibu Qian Yue.


'' Iya aku mengerti soal itu , karena semua itu butuh proses , dia adalah satu satu nya pemuda yang mempunyai elemen api dan es , jadi jika kamu sudah menikah dengannya ibu akan lebih tenang karena sebelumnya banyak orang yang mencari keberadaan mu...'' ucap ibu Qian Yue.


'' Aku kira hanya sekte Matahari Terbit saja yang mengincar ku ke sini...''


'' Tidak Lin'er , banyak klan klan di sekitar sini dan juga anak penguasa kota Qianzhi yang mengincar mu , mereka juga telah menyatakan untuk melamar mu jika kamu sudah kembali ke klan Qian ini...''


'' Jadi seperti itu , aku yakin mereka sudah menempatkan mata mata di sekitar klan ini untuk memata-matai ku jika aku kembali ke klan ini...'' ucap Qian Lin .


'' Iya Lin'er, karena mereka sebelumya juga sangat memaksa ingin melamar mu , tapi aku menolaknya dengan alasan kamu masih ingin meningkatkan kekuatan mu sehingga mereka menunggumu kembali ke klan ini ..''


'' Ibu tenang saja karena Gege pasti bisa menakuti mereka , karena kekuatan Gege sangatlah tinggi , nanti jika ada yang datang ibu bilang saja kalau aku sudah dijodohkan dengan Gege...'' ucap Qian Lin .


'' Nanti akan aku bicarakan masalah ini dengan ayahmu , karena ayahmu juga belum tahu tentang kabar baik ini...''


Mereka berdua menyiapkan makan sambil berbincang bincang ringan melepaskan rindu karena sudah lama tidak bertemu.


Setelah 15 menit berlalu , Yin Jue melihat ada seorang pria paruh baya yang masuk ke sana . Kekuatan orang ini berada di tingkat Semi Dewa Bintang 4 .


Dia sangat kaget ketika melihat ada pemuda di rumahnya , tapi pria ini langsung menyapa Yin Jue dengan ramah ..

__ADS_1


'' Maaf , tuan muda ini siapa sebenarnya...?''


'' Kenalkan namaku adalah Yin Jue temannya Qian Lin...'' ucap Yin Jue dengan sangat hormat.


'' Jadi kamu adalah pemuda yang telah menyelamatkan Lin'er dulu , aku ucapkan terima kasih banyak karena kamu sudah menyelamatkan Lin'er , namaku adalah Qian Li ayahnya Lin'er , sekarang Lin'er ada di mana...?'' tanya Patriak Qian Li.


'' Sama sama senior , tadi Lin'er sudah masuk ke dalam untuk menyiapkan makanan bersama ibu Qian Yue...''


'' Kalau begitu ayo kita masuk karena mereka pasti telah selesai menyiapkan makannya , nanti kita lanjutkan berbincang bincang setelah selesai makan ...'' ucap Patriak Qian Li .


'' Iya senior...''


Kemudian Yin Jue ikut masuk ke dalam , setelah beberapa saat mereka sampai di dalam ruang makan . Qian Lin yang melihat ayahnya sudah datang dia langsung memeluknya , setelah selesai melepas rindu kemudian Qian Lin melepaskan pelukannya.


Lalu Patriak Qian Li mempersilahkan Yin Jue untuk duduk di sana dan makan bersama .


Setelah mereka selesai makan lalu senior Qian Li mengajak Yin Jue kembali ke ruang tamu untuk berbincang di sana .


'' Tuan muda Jue , aku harus memanggilmu apa biar kita bisa lebih dekat...?'' tanya Patriak Qian Li .


'' Senior panggil seperti kakek guru saja agar lebih enak , karena kakek guru memanggilku Jue'er...'' ucap Yin Jue.


'' Baiklah aku akan memanggilmu seperti itu juga , tapi kamu juga harus memanggilku ayah karena kamu sudah aku anggap anakku juga...''


'' Iya senior , aku akan memangil anda ayah seperti Lin'er, maaf sebelumnya aku bingung harus memulai dari mana...''


'' Bicaralah jangan sungkan seperti itu...''


'' Begini ayah... kedepannya aku mempunyai rencana untuk menikahi Lin'er , tapi biar orang tuaku dulu yang melamar kesini , apakah ayah mengijinkan aku menikahi Lin'er...?'' tanya Yin Jue.


'' Aku sangat senang mendengarnya , aku akan mengijinkan kamu menikahi Lin'er , karena hanya kamu satu satu nya orang yang mempunyai 2 elemen yang bisa menyelamatkan Lin'er...'' ucap Patriak Qian Li tersenyum senang .


'' Kalau begitu terimakasih banyak telah merestui ku dengan Lin'er...''


'' Iya itu pasti , karena dulu ayahku sudah menceritakan semuanya tentangmu kepadaku , aku sekarang jadi lebih tenang karena sebelumnya banyak klan klan di sekitar sini yang mau melamar Lin'er , bahkan anak penguasa kota Qianzhi ini juga ingin melamar Lin'er...''


'' Jadi seperti itu , mereka ingin menikahi Lin'er hanya ingin memperoleh manfaatnya saja ayah...'' ucap Yin Jue sangat kesal.


'' Itu benar Jue'er , tapi aku menolaknya karena aku bilang kepada mereka kalau Lin'er ingin fokus mengikatkan kekuatannya dan belum memikirkan untuk menikah ....''


Setelah beberapa saat ibu Qian Yue dan juga Qian Lin juga ikut bergabung duduk di ruang tamu , karena mereka sudah selesai membereskan makanan , mereka lalu berbincang bincang ringan agar saling mengenal lebih dekat .


Setelah sore hari Qian Lin kemudian mengajak Yin Jue untuk berkeliling kota Qianzhi ini.


Mereka berdua berjalan keluar klan Qian untuk pergi ke pusat kota Qianzhi .


.

__ADS_1


.


...~_ Bersambung _~...


__ADS_2