Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 684 : Persiapan memperbaiki Mansion di pulau Naga .


__ADS_3

.


.


Setelah mereka semua telah masuk ke dalam mansion kemudian Yin Jue langsung mempersilahkan mereka semua untuk memilih kamar yang masih kosong untuk di tempati.


Qian Lin dan yin Jue adalah kamar yang paling depan , putri Feng Lulu memilih kamar yang bersebelahan dengan kamar yang di pilih oleh istrinya .


Sehingga mereka langsung memilih kamar yang tersisa , senior Ye Ling memilih kamar nomer tiga yang bersebelahan dengan putri Feng Lulu.


Ratu Bing Riu memilih kamar nomer 4 yang bersebelahan dengan senior Ye Ling dan senior Lian Shan , kamar yang tengah tengah di tempati oleh senior Lian Shan dan ratu She Ling tadi.


Alkemis Lao Xin memilih kamar yang ada di sebelah kamar milik senior Lian Shan dan ratu She Ling , di samping kamar alkemis Lao Xin di tempati oleh Lang Zhuan dan Fang Shi karena mereka satu kamar.


Untuk bibi Yue Ling dan nona Xie Lin menempati kamar paling belakang sendiri , sehingga masih ada dua kamar yang masih kosong .


Nanti bisa di tempati oleh Lang Yu , nona Lin Yang dan nona Lan Ying yang masih bermeditasi di dalam dimensi Kalung Giok Dewa.


Setelah mereka semua sudah mendapatkan kamar kemudian sebagian mereka keluar dari mansion dan sebagian duduk di ruang tengah bersama Yin Jue.


Mereka semua telihat sangat senang menempati mansion ini , karena mansion ini cukup nyaman dan memiliki ruang keluarga yang cukup besar sehingga bisa berkumpul seperti ini .


.


****


Keesokan harinya penjaga Jian Li melapor kalau ada tamu yang datang , sehingga Yin Jue langsung menemuinya di halaman.


Yin Jue melihat ada 7 orang yang datang ke mansion nya ini , Yin Jue yakin mereka ini adalah orang yang akan memasang gazebo.


'' Salam kenal tuan muda Yin Jue , namaku adalah Hong Quan teman baik Patriak Yuan Feng...''


'' Salam kenal paman Hong Quan , apakah paman ini adalah orang yang akan memasang gazebo dan mempercantik area di belakang rumah...?'' tanya Yin Jue .


'' Benar tuan muda Yin Jue...''


'' Kalau begitu mari masuk ke dalam untuk berdiskusi dulu...?'' ajak Yin Jue .


'' Kita berdiskusi di sini saja tuan muda Yin Jue, sekarang tuan muda Yin Jue hanya perlu mengatakan di mana aku harus memasang gazebo nya dan ingin melihat area yang ingin di perbaiki...'' ucap tetua Hong Quan.


'' Aku ingin 2 gazebo nya di pasang di halaman ini tepatnya di bawah pohon itu agar bisa di gunakan untuk tempat bersantai...'' ucap Yin Jue .

__ADS_1


'' Baiklah kalau begitu , tuan muda Yin Jue tunggu lah sebentar biar aku mengintrusikan para bawahan ku dulu agar segera mengerjakan pondasi untuk meletakkan gazebo nya...'' ucap tetua Hong Quan.


" Iya silahkan..."


Kemudian tetua Ouyang Quan langsung mengeluarkan 8 batu berbentuk persegi panjang di dan 2 gazebo dari kayu , lalu berdiskusi dengan 4 bawahannya jika gazebo nya akan di pasang di bawah pohon ini.


Keempat bawahan tetua Hong Quan langsung mengerti , mereka berempat langsung mengeluarkan peralatan mereka masing untuk segera mengerjakannya .


" Sudah tuan muda Yin Jue..." ucap tetua Hong Quan .


" Sekarang mari ikut aku ke belakang mansion ini...?'' ajak Yin Jue .


Sehingga tetua Hong Quan dan kedua bawahannya langsung mengikuti Yin Jue ke belakang mansion .


Sesampainya di belakang mansion kemudian Yin Jue langsung memberitahu kepada tetua Hong Quan.


" Aku ingin paman Hong Quan menyulap mata air kecil ini menjadi sebuah danau kecil lengkap dengan sebuah pancuran air , usahakan air ini bisa mengalir seperti sungai kecil . Di ujung sungai kecil ini aku ingin paman membuatkan aku sebuah kolam kecil lagi ,


aku yakin paman Hong Quan pasti bisa..." ucap Yin Jue .


'' Bisa tuan muda Yin Jue , tapi butuh waktu sedikit lama dan aku membutuhkan peralatan lagi yang belum aku bawa di rumah . Kalau boleh tahu di mana letak 2 gazebo nya lagi...?'' tanya tetua Hong Quan.


'' Kedua gazebo nya aku ingin paman letakan ketika sungainya telah jadi , karena aku ingin gazebo nya ada di seberang sungai kecil yang akan paman buat . Jadi nanti paman juga harus membuat sebuah jembatan melengkung yang di gunakan untuk menyebrangi sungai kecil ini ketika ingin menuju gazebo..." ucap Yin Jue .


'' Sekarang paman ingin bantuan apa dariku , karena aku memiliki tehnik perpindahan . Jadi aku bisa mengantarkan paman ke rumah paman dalam waktu sekejap saja...'' ucap Yin Jue .


" Benarkah , baiklah kalau begitu aku mau tuan muda Yin Jue mengantarkan aku pulang ke rumahku saja . Karena aku ingin mengambil peralatan dan membawa beberapa orang ke sini untuk membantu pekerjaan ini..." ucap tetua Hong Quan.


" Kalian berdua tolong bersihkan dulu mata air ini agar menjadi seperti danau kecil , nanti tuan muda Yin Jue ini juga ingin mata air ini memiliki sebuah pancuran . Karena aku akan pulang dulu untuk mengambil peralatan lagi..." ucap tetua Hong Quan kepada kedua bawahannya .


" Iya kami mengerti tetua Hong Quan..." ucap kedua bawahan tetua Hong Quan.


" Sekarang ijinkan aku menyerap pengetahuan paman Hong Quan , tapi paman Hong Quan hanya perlu membayangkan halaman rumah paman saja..." ucap Yin Jue .


" Silahkan tuan muda Yin Jue..."


Kemudian Yin Jue langsung menyentuh dahi paman Hong Quan, setelah selesai menyerap nya kemudian Yin Jue langsung memegang tangan tetua Hong Quan lalu menghilang dari sana .


Swush.


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di halaman rumah seperti yang gambaran yang Yin Jue serap tadi .

__ADS_1


Halaman rumah tetua Hong Quan ini memiliki banyak gazebo , jembatan kecil dan tanaman hias .


'' Apakah ini rumah paman Hong Quan...?'' tanya Yin Jue .


" Benar , tuan muda Yin Jue silahkan memilih jembatan yang tuan muda Yin Jue inginkan . Karena ada banyak contoh jembatan yang sudah jadi..."


" Apakah tanaman hias ini juga di jual...?" tanya Yin Jue .


" Iya tuan muda Yin Jue , tapi masalahnya aku kesulitan membawa tanaman ini ke pulau Naga..." ucap tetua Hong Quan.


" Paman tenang saja , karena aku memiliki sebuah dimensi sendiri , nanti aku bisa memasukan tanaman hias ini ke dalam dimensi ku..." ucap Yin Jue .


" Benarkah , kalau begitu silahkan di pilih tanaman hias yang tuan muda Yin Jue inginkan , karena aku akan memanggil para bawahanku di belakang..."


" Iya silahkan paman..."


Kemudian tetua Hong Quan langsung berjalan ke belakang rumah , sedangkan Yin Jue langsung memilih tanaman hias yang menurutnya cocok untuk di tanam di belakang dan halaman mansioan , lalu memasukkan semua tanaman hiasnya ke dalam dimensi nya .


Yin Jue juga memasukkan jembatan yang dia pilih ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa, nanti tinggal di hitung ketika sudah dia keluarkan di mansion nya .


Setelah lima menit berlalu tetua Hong Quan datang lagi ke sana bersama 4 orang .


" Apakah tuan muda Yin Jue sudah memilih jembatan dan tanaman hiasnya...?"


" Sudah paman Hong Quan, nanti kita hitung ketika kita sudah sampai di mansion , sekarang paman silahkan masuk ke dalam portal ini . Karena portal ini terhubung langsung dengan mansion tadi..." ucap Yin Jue sambil menciptakan portal hitam di sana.


Keempat bawahan tetua Hong Quan sedikit terkejut melihat di sana tiba tiba muncul portal hitam .


Kemudian tetua Hong Quan langsung mengajak para bawahan nya untuk melompat masuk ke dalam portal hitam itu .


Setelah mereka semua sudah masuk ke dalam portal , kemudian Yin Jue langsung menghilangkan portal hitamnya dan menghilang di sana.


Swushhh.


Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di belakang mansion , kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan tanaman dan jembatan tadi .


Karena melihat tetua Hong Quan masih berdiskusi dengan keempat bawahannya tadi .


.


.

__ADS_1


...####...


__ADS_2