Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 278 : Bernegosiasi .


__ADS_3

.


.


Guru Lan Zhuo sedikit kaget setelah melihat gulungan kitab ini , karena ini adalah kitab milik gurunya dulu yang sangat lengkap , berisi semua formasi apapun tertulis di sini .


'' Ada apa guru , apakah ada yang salah....? tanya Yin Jue penasaran.


'' Tidak Jue'er , ini adalah kitab milik guru kami , kalau kitab ini ada di tangan Fang Yuan berarti guruku juga telah tiada...'' ucap guru Lan Zhuo menerka-nerka.


'' Iya saudara Zhuo , guru Fang Shui memang telah tiada 5 tahun yang lalu ...?


'' Aku sangat menyesal karena tidak pernah mengunjunginya , kalau boleh tahu sakit apa guru waktu itu...?


'' Dia tidak sakit saudara Zhuo , dia meninggalnya karena bertempur melawan seseorang yang sangat kuat , tapi aku dan suamiku tidak tahu siapa orang yang telah mengalahkan guru Fang Shui , hanya saja sebelum bertempur melawan musuhnya , guru Fang Shui memberikan gulungan kitab formasi ini dan berpamitan ingin pergi ke suatu tempat sehingga kami tidak tahu tentang kejadian ini...''


'' Jadi seperti itu , mungkin guru Fang Shui menyembuyikan masalahnya karena mempunyai alasan tersendiri agar kalian berdua tidak terlibat dengan masalahnya , terus bagaimana dengan pembunuhan Fang Yuan , apakah kau tahu siapa orang yang telah membunuhnya , karena aku akan membalasnya...''


'' Suamiku di bunuh oleh anggota organisasi Bintang Malam , tapi mereka tadi sudah di bunuh oleh tuan muda Yin Jue...''


'' Tunggu dulu , bukankah orang yang telah membunuh Fang Yuan adalah orang yang sangat kuat , bagaimana cara kamu mengalahkannya Jue'er...?


'' Aku mengalahkan nya dengan tehnik asap hitam yang aku miliki , beruntungnya tehnik ini bisa menembus perisai Dewa mereka sehingga aku bisa mengalahkan mereka...''


'' Sungguh tehnik yang sangat istimewa , terus bagaimana kalian berdua bisa bertemu dengan saudara Yin ini...?


Kemudian Yin Jue menceritakan tentang awal mula bertemu senior Yin dan 2 orang yang menabrak Qian Lin dengan sengaja dan mereka mengancam ingin membunuh Yin Jue , sehingga mereka berdua mengikuti nya hingga masuk ke hutan dan membunuhnya di sana .


'' Sungguh pertemuan yang sangat tidak terduga , terus bagaimana ceritanya Fang Yuan memberi kan gulungan kitab ini kepadamu saudara Yin...''


'' Ketika suamiku merasa akan di kalahkan oleh para anggota organisasi Bintang Malam , kemudian suamiku memberikan kitab ini dan menyuruhku kabur dari sana untuk pergi ke kota Feijing menyerahkan gulungan kitab formasi ini kepadamu , karena suamiku bilang kitab ini jauh lebih penting dari segalanya ....''


'' Sungguh sangat di sayangkan Fang Yuan telah tiada gara gara gulungan kitab formasi ini , kalau begitu untuk sementara waktu kamu tinggal lah di rumahku ini , nanti aku akan membuatkan rumah untukmu di samping rumah ku ini...''


'' Terima kasih banyak saudara Zhuo , aku sangat senang mendengarnya karena aku sudah tidak mungkin lagi kembali ke kota Shuiling karena aku yakin mereka akan terus mengawasi ku untuk merebut gulungan tehnik formasi ini...''


'' Iya saudara Yin , kamu akan aman jika berada di kota ini , nanti aku akan membuatkan formasi pertahanan untuk melindungi rumah ini agar tidak ada orang asing yang bisa masuk ke rumah ku ini ...''


'' Terima kasih saudara Zhuo , sudah memberi ku tempat tinggal...''

__ADS_1


'' Sama sama saudara Yin , kamu sudah aku anggap seperti saudaraku sendiri...''


'' Terima kasih banyak saudara Zhuo ...''


'' Apakah guru mengetahui organisasi Bintang Malam...? tanya Yin Jue mengalihkan pembicaraan .


'' Ya aku sudah tahu sedikit informasi tentang organisasi ini , yang membentuk organisasi ini adalah kedua anak saudara Liang Xi yaitu Liang Heng dan Liang Zhin, mereka ini berencana untuk menginvasi benua Nanzhou ini , aku tak habis pikir kenapa mereka berdua ini mempunyai pikiran seperti itu , padahal penguasa benua Nanzhou ini adalah orang yang sangat kuat , kurasa usaha mereka akan sia sia saja karena mereka tidak akan mungkin bisa mengalahkan nya...''


'' Guru memang benar , aku juga telah mendengar berita ini dari Liang Yan cucu kakek Liang Xi , kalau mereka berdua memang punya rencana serperti itu...''


'' Baiklah kalau begitu sekarang antarkan saudara Yin ke kamar yang ada di sebelah kamar kalian , karena di kamar ini adalah kamar kosong...'' ucap guru Lan Zhuo memberi perintah kepada Yin Jue dan Qian Lin .


'' Iya guru...''


'' Tunggu saudara Zhuo , aku masih punya satu permintaan lagi...''


'' Apa itu saudara Yin...?


'' Aku ingin menjemput putriku dulu di kota Feijing , karena aku kemarin menitipkannya di rumah kakeknya sebelum pertempuran terjadi....''


'' Untuk masalah menjemput putri anda serahkan kepada ku saja senior Yin , kurasa aku bisa dengan mudah untuk menjemputnya sekarang , tapi ijinkan aku menyerap pengetahuan senior Yin agar aku bisa berpindah ke sana....'' ucap Yin Jue menawarkan diri .


'' Kamu percaya saja kepada murid ku ini saudara Yin...'' ucap guru Lan Zhuo meyakinkannya.


'' Iya senior Yin , senior Yin sekarang pikirkan saja gambaran rumah yang ingin senior Yin kunjungi , karena aku hanya akan menyerap pengetahuan itu saja...''


'' Baiklah sekarang lakukanlah...''


Kemudian Yin Yin Jue langsung memegang dahi senior Yin lalu menariknya kembali setelah selesai menyerap nya.


'' Guru dan Lin'er aku pergi dulu bersama senior Yin untuk menjemput putrinya...'' ucap Yin. Jue berpamitan .


'' Iya Gege , berhati hati lah...'' ucap Qian Lin .


Kemudian Yin Jue langsung memegang tangan senior Yin lalu menghilang di sana.


Swushhh.


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di depan halaman rumah yang cukup luas .

__ADS_1


'' Apakah benar ini rumahnya senior Yin...?


'' Benar tuan muda Yin Jue , kalau begitu mari masuk ke dalam...'' ucap senior Yin .


Kemudian Yin Jue berjalan masuk ke dalam rumah mengikuti senior Yin di belakangnya .


Senior Yin langsung membuka pintu rumah ini , tapi dia sangat terkejut ketika melihat apa yang terjadi di ruang tamu , karena tubuh ayah dan putrinya sedang di ikat di sebuah kursi yang ada di ruang tamu dengan kondisi yang sangat lemah dan sekujur tubuhnya banyak luka lebam sepertinya sudah di siksa.


Setelah beberapa saat keluar 2 pria dari dalam rumah , mereka berdua langsung berdiri di dekat ayah dan anaknya senior Yin.


Yin Jue dan senior Yin langsung waspada kepada kedua orang ini , kemudian Yin Jue menyiapkan semua tehnik yang dia milikinya untuk mengantisipasi jika mereka menyerangnya .


'' Akhirnya kau datang juga Fang Yin , serahkan gulungan kitab formasi kepadaku jika kau masih menyayangi anakmu ini...'' ucap salah satu dari mereka sambil menghunuskan pisau kecil di leher putri senior Fang Yin .


Senior Fang Yin terlihat sangat bingung melihat apa yang telah terjadi di depan matanya ini , kemudian Yin Jue berbicara melalui telepati kepada senior Yin.


'' Senior Yin mohon tenanglah dan berpura pura lah ketakutan , nanti senior langsung pegang lah ayah dan anak senior Yin jika aku sudah bisa mengelabuhi mereka...''


Senior Yin kemudian mengedipkan matanya kepada Yin Jue dengan ekspresi ketakutan agar kedua orang ini tidak curiga .


'' Maaf senior berdua , gulungan kitab itu sekarang ada padaku , aku akan memberikan kitab itu jika kalian berdua menjauh dari sana dan simpanlah pisau itu...'' ucap Yin Jue bernegosiasi .


'' Kamu jangan membohongi kami anak muda , sekarang tunjukan dulu gulungan kitab itu , jika kamu memang punya gulungan kitab itu aku dengan senang hati akan melepaskan mereka berdua ini ...''


Kemudian Yin Jue mengeluarkan kitab pemberian guru Lan Zhuo di tangan kanan nya untuk mengelabuhi mereka , sedangkan di tangan kirinya memegang kertas formasi pertahanan yang sudah di aliri energi api.


'' Sekarang senior berdua menjauhlah dari sana karena aku akan menyerahkan gulungan kitab formasi ini jika senior sudah menjauh dari sana , lagi pula senior tahu sendiri kekuatan ku hanya di tingkat Dewa tahap Menengah saja , mana mungkin aku berani mengingkarinya....'' ucap Yin Jue meyakinkan mereka .


'' Baiklah aku akan percaya kepadamu , tapi jika kau mengingkarinya aku akan langsung membunuhmu...''


'' Iya senior , aku tidak akan berani mengingkarinya....''


Kemudian kedua pria ini langsung menjauh dari sana dan menyimpan pisau kecil miliknya tadi , lalu salah satu dari mereka langsung menutup pintu rumah untuk mengantisipasi agar Yin Jue tidak bisa kabur .


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2