
.
Yin Jue dan pemilik perahu terus berbincang bincang sambil memutari pulau yang ada di tengah danau ini , Yin Jue juga mengamati bangunan ini dan mencari tempat untuk nantinya di gunakan sebagai tempat perpindahan.
Setelah satu jam berlalu mereka akhirnya sudah selesai mengelilingi danau ini .
Kemudian Yin Jue berterima kasih kepada pemilik perahu ini , lalu mereka berdua turun dari perahu dan berjalan mencari tempat yang sepi , kebetulan para pengunjung danau sudah tidak ada lagi selain mereka berdua sehingga mereka bisa berpindah kapan saja.
Kemuidan Yin Jue memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana.
Swushhh. .
Setelah beberapa saat mereka telah berpindah tepat di bawah pohon dekat gerbang bangunan yang ada di tengah danau .
Kemudian Yin Jue merubah penampilannya menjadi salah satu leluhur klan Shui yang ada di dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Kemudian mereka berjalan ke gerbang bangunan ini , Yin Jue melihat di sana ada satu penjaga bangunan ini , lalu penjaga ini membukakan pintu ketika melihat yang datang adalah leluhur klan Shui.
'' Silahkan masuk leluhur Shui Lan...'' ucap penjaga ini .
'' Iya terima kasih...'' ucap Yin Jue.
Kemudian mereka berdua masuk ke dalam bangunan ini dengan santai sambil melihat sekelilingnya.
'' Gege.... apakah sudah tidak ada orang kuat lagi di sini...?
'' Tidak ada Lin'er , yang menghuni tempat ini hanya 2 tetua yang telah aku masukkan ke dalam dimensi ku itu , ayo kita pergi ke tempat altar yang di gunakan untuk memasuki dimensi Yinshen...'' ajak Yin Jue.
'' Memangnya di mana letak altar ini , kita harus segera menhancurkan altar ini agar dimensi Yinshen tetap aman...'' ucap Qian Lin.
'' Kalau dari ingatan yang sudah aku serap letak altar ini berada di ruang bawah tanah bangunan ini...'' ucap Yin Jue menjelaskan.
Kemudian mereka berjalan ke tempat ruang bawah tanah sesuai dengan ingatan yang sudah Yin Jue serap , mereka melewati sebuah lorong yang cukup gelap , setelah beberapa saat mereka kemudian turun di sebuah tangga yang cukup pajang dan tangga ini terbuat dari susunan bebatuan .
Setelah sampai di ujung tangga Yin Jue dan Qian Lin melihat di sana ada batu hitam berbentuk persegi dengan ukir ukiran huruf kuno di permukaanya .
'' Gege... mungkin ini adalah altar yang terhubung dengan dimensi Yinshen...'' ucap Qian Lin .
'' Sepertinya iya Lin'er....'' ucap Yin Jue .
__ADS_1
Setelah beberapa saat mereka berdua melihat di sana ada sebuah lorong yang mengeluarkan cahaya , kemudian Yin Jue dan Qian Lin memilih masuk ke dalam lorong ini dulu untuk melihat ada apa di dalamnya , setelah masuk ke dalam mereka melihat di kanan kiri lorong ini banyak ruangan seperti penjara , atap atap lorong ini sudah di pasangi batu batu permata berwarna kuning sebagai alat pencahayaan jadi mereka bisa melihatnya .
Kemudian Yin Jue merubah wajahnya lagi ke wajah aslinya agar jika bertemu orang yang di penjarakan di dalam bisa dengan mudah berbicara dengan mereka , agar mereka mempercayainya kalau Yin Jue dan Qian Lin ini adalah orang baik.
Tapi setelah menyusuri lorong dan memeriksa ruang penjara ini , Yin Jue tidak menemukan satu orang pun yang di penjarakan di tempat ini.
Kemudian mereka berdua melihat sebuah pintu di ujung lorong ini , Yin Jue kemudian langsung berjalan ke pintu ini lalu membukanya untuk melihat apa yang ada di dalamnya .
Setelah membukanya Yin Jue dan Qian Lin sangat kaget ternyata di dalamnya ada banyak siluman yang masih hidup di sana , tapi kondisi kedua tangannya terikat di tiang tiang ruangan ini .
Yin Jue menghitung mereka berjumlah 19 orang dan semuanya adalah wanita , Yin Jue merasakan kalau aura mereka ini sama dengan putri Mei Zhizu.
Para gadis yang terikat ini melihat Yin Jue dan Qian Lin dengan tatapan penuh dengan kebencian .
'' Maaf untuk kalian semua , aku adalah orang baik yang akan membebaskan kalian...'' ucap Yin Jue menyapa mereka .
Tapi mereka tidak ada yang membuka suara untuk menanggapi perkataan Yin Jue ini.
'' Sepertinya mereka tidak mempercayai kita Gege...'' ucap Qian Lin .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 2 leluhur klan Shui dari dalam dimensi kalung Giok Dewa agar para gadis ini mempercayai Yin Jue .
Swushhh.
Para gadis gadis ini sangat terkejut dengan munculnya orang yang telah menculiknya ini selama ini , mereka melihat kondisi para penculiknya terlentang di atas tanah dengan seluruh kondisi tubuhnya terikat akar akar aneh.
'' Aku telah menagkap mereka di dalam dimensi Yinshen tempat kalian berasal , aku juga mengenal baik raja Luan Zhizu dan putri Mei Zhizu, apakah kalian masih tidak percaya kepadaku...'' ucap Yin Jue .
Kemudian mereka semua langsung menganggukkan kepalanya dan tersenyum remah.
'' Iya kami mempercayaimu , maaf kan kami sebelumnya karena kami sudah trauma berada di tempat ini , karena perlakuan 2 manusia ini sering menyiksa , sehingga aku tidak bisa percaya begitu saja kepada manusia....'' ucap salah satu gadis di sana .
'' Baiklah kalau begitu...'' ucap Yin Jue .
Lalu Yin Jue memberi isyarat kepada Qian Lin untuk melepaskan ikatan mereka.
Sambil menunggu Qian Lin melepaskan mereka , kemudian Yin Jue berjalan ke tempat altar tadi berada.
Setelah sampai di sana kemudian Yin Jue langsung menhancurkan batu hitam ini dengan tehnik batu Kubus Kegelapan.
__ADS_1
Tiba tiba di bawah altar ini muncul asap hitam yang langsung menyelimuti seluruh altar ini , Yin Jue harus mengunakan kekuatan penuh karena altar ini terbuat dari batu yang sangat keras , setelah beberapa saat altar ini langsung hancur menjadi berkeping keping .
Setelah menghancurkan altar ini kemudian Yin Jue menstabilkan tubuhnya karena energinya langsung habis setelah mengunakan tehnik Batu Kubus Kegelapan . Setiap kali mengunakan tehnik Batu Kubus Kegelapan untuk menhancurkan benda mati maka energinya akan langsung habis , berbeda jika untuk menyerap manusia ,kerena Yin Jue bisa menyerap energinya musuhnya juga.
Kemudian Yin Jue duduk di sana lalu mengeluarkan 10 botol air mata Naga Suci dari dalam cincinnya , Yin Jue kemudian langsung meminum semuanya agar energinya cepat pulih .
Setelah 15 menit berlalu Yin Jue kemudian berdiri dari sana lalu berjalan ke tempat Qian Lin berada.
Di dalam ruangan tampak Qian Lin sudah selesai melepaskan ikatan mereka , lalu Yin Jue menghampiri mereka untuk bergabung duduk di sana.
Kemudian Yin Jue berkenalan dengan mereka satu persatu .
'' Kalau boleh tahu sudah berapa lama kalian di sini...'' tanya Yin Jue.
'' Aku sudah hampir 6 bulan berada di tempat ini , sedangkan mereka ini tidak sama denganku karena waktu menculik tidak di hari yang sama , mereka ini juga membawa kami ke tempat ini satu persatu...'' ucap salah satu gadis yang bernama Lien Zhizu .
'' Apakah benar kalian semua ini berasal dari klan Ikan Duyung , karena aku merasakan aura kalian sama dengan putri Mei Zhizu...''
'' Benar kakak Jue...''
'' Terus siapa yang menculik kalian berdua salain tetua ini , aku yakin mereka bekerja sama dengan para siluman lain...''
'' Mereka bekerja sama dengan siluman Paus Biru dan siluman Hiu untuk menculik kami , meskipun kami kabur ke dasar laut mereka tetap bisa menangkap kami karena kekuatan mereka sangat kuat....'' ucap Lien Zhizu menjelaskan .
'' Baiklah kalau begitu nanti aku akan membawa kalian masuk ke dalam dimensi Yinshen lagi , tapi kalian mati di dalam dimensi Yinshen tidak perlu takut lagi karena aku sudah membunuh para tetua siluman Paus Biru dan Siluman Hiu....'' ucap Yin Jue .
'' Terima kasih kakak Jue , kami sangat berhutang budi dengan kakak Jue , seandainya tidak ada kakak Jue mungkin kami sudah di per jual belikan di dalam dimensi manusia ini...'' ucap Lien Zhizu .
'' Sama sama , di tempat kami ini namanya bukan dimensi , melainkan daratan tengah, tapi di atas daratan tengah ini masih ada daratan atas dan alam langit , pasti kalian semua belum tahu tentang ini...''
'' Iya kakak Jue , para siluman di dalam dimensi Yinshen tidak tahu apa apa tentang dunia luar , itu karena tidak ada pintu untuk keluar masuk ke sana...''
Kemudian Yin Jue menceritakan kepada mereka tentang daratan tengah ini agar mereka punya wawasan mengenai dunia luar .
.
.
####
__ADS_1