
Kemudian Yin Jue langsung menarik tubuh pemuda ini ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Swussssh.
Tubuhnya lansung menghilang dari sana .
Setelah memasukan pemuda ini kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin untuk ke tempat perahu penyebrangan berada karena perahu itu terlihat akan segera penuh .
'' Tunggu Gege , kenapa Gege memasukan dia ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa , bagaimana kalau pemuda ini adalah orang jahat...''
'' Aku sudah mengabari senior Ye Lin Dan senior Lian Shan di sana untuk menjaga pemuda ini , jadi tidak usah di pikirkan pasti dia sangat ketakutan di sana jika berbuat macam macam di sana...'' ucap Yin Jue menjelaskan .
'' Ya sudah kalau begitu...''
Setelah beberapa saat mereka telah sampai di pinggir perahu untuk menyebrang .
'' Berapa biayanya senior...'' ucap Yin Jue .
'' Hanya 10 koin perak saja tuan muda....''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 1 koin emas kepada pemilik perahu ini .
'' Sebentar akan saya ambilkan kembalinya...''
'' Kembaliannya ambil saja untuk senior , karena aku masih memiliki sedikit banyak koin emas...''
'' Terima kasih banyak tuan muda , kalian segaralah naik karena aku tidak akan menunggu penumpang lagi karena tuan muda sudah membayar lebih , jadi aku tidak akan menunggu sampai penuh....''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung naik ke perahu yang sudah berisikan 10 orang di sana.
Yin Jue dan Qian Lin kemudian duduk di tempat duduk paling belakang , karena tempat duduk di depan sudah penuh semuanya.
Setelah penumpang sudah naik semua , kemudian pemilik perahu ini juga naik sambil memegang tongkat yang sangat panjang di gunakan untuk mendorong perahu ini agar bisa bergerak .
Setelah beberapa saat perahu itu akhirnya bergerak dengan pelan , semua orang menikmati naik perahu ini begitu juga dengan Yin Jue dan Qian Lin karena ini baru pertama kalinya.
Setelah 5 menit perahu ini telah sampai di seberang sungai , lalu satu persatu mereka turun dari perahu ini .
Setelah turun Yin Jue dan Qian Lin kemudian mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk melanjutkan perjalannya.
3 jam kemudian mereka telah sampai di kota selanjutnya , kemudian Yin Jue dan Qian Lin turun lalu berjalan ke gerbang kota ini.
Di depan gerbang tampak ada 1 orang yang tadi mencari pemuda yang telah di sembunyikan oleh Yin Jue.
__ADS_1
Dia terus menanyakan tentang pemuda ini kepada siapa saja yang masuk ke dalam kota ini .
Yin jue semakin penasaran dengan apa yang di miliki oleh pemuda ini sehingga mereka mencarinya sampai sejauh ini .
Ketika giliran Yin Jue di tanyai oleh tetua yang mencari pemuda itu dia pun menjawabnya pura pura tidak tahu , kemudian Yin Jue dan Qian Lin membayar biaya masuk lalu berjalan memasuki kota ini , setelah bertanya kepada orang yang mereka temui kota ini ternyata bernama kota Anming .
Mereka berdua dengan santai menyusuri kota ini .
'' Sepertinya kota ini tidak terlalu menarik , apakah kita melanjutkan ke kota selanjutnya saja Gege...'' ucap Qian Lin.
'' Sepertinya iya Lin'er , tapi aku ingin segera mencari penginapan untuk mengintrogasi pemuda tadi kerena aku sangat penasaran dengan pemuda ini...''
'' Kalau begitu kita cari saja penginapan di kota ini...'' ucap Qian Lin menyetujui usulan Yin Jue.
Kemudian mereka berjalan sambil melihat ke sekelilingnya , untuk mencari penginapan di sana .
Setelah 25 menit akhirnya mereka menemukan penginapan yang terlihat tidak terlalu mewah , kemudian mereka masuk ke penginapan itu dan berjalan ke resepsionis penginapan.
'' Selamat datang tuan muda dan nona muda, ada yang bisa saya bantu...? ucap resepsionis ini ramah.
'' Kami mau memesan satu kamar , apakah masih ada yang kosong nona...? ucap Yin Jue.
'' Kebetulan masih ada tuan muda...''
'' Berapa biayanya nona...?
Kemudian Yin mengeluarkan 1 koin emas lalu di berikan kepada resepsionis ini .
Setelah membayarnya kemudian resepsionis ini mengantarkan Yin Jue ke kamar yang telah di pesan .
Selang beberapa saat mereka akhirnya sampai di kamar , Yin Jue dan Qian Lin kemudian masuk dan menguncinya dari dalam .
Kemudian Yin Jue duduk di kursi yang ada di kamar itu , sedangkan Qian Lin duduk di atas tempat tidur .
Yin kemudian mengeluarkan pemuda yang bernama Lin Fan tadi dari dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Swusssh.
Lin Fan muncul di sana tepat di depan Yin Jue .
Dia nampak bingung dengan semua ini dan dia tadi sangat ketakutan waktu di dalam dimensi kalung Giok Dewa karena di sana ada Naga berkepala sembilan dan burung Phoenix Api yang kekuatannya sangat kuat dan juga ada banyak Siluman Kalajengking juga , Lin Fan merasa di tipu dan mengutuk dengan keras karena telah di pindahkan Yin Jue ke tempat yang lebih berbahaya .
Kemudian Yin Jue menyuruhnya untuk duduk di kursi yang ada di depannya .
__ADS_1
'' Kenalkan namaku adalah Yin. Jue dan dia adalah istriku Qian Lin , sekarang ceritakan siapa sebenarnya dirimu...''
'' Terima kasih sebelumya karena saudara Jue mau menolongku , nama ku adalah Lin Fan , aku berasal dari klan Lin di ibukota Kekaisaran Xiao...'' ucap Lin Fan , dia sekarang lebih tenang karena Yin Jue ternyata adalah orang baik .
'' Terus sebenarnya apa masalahmu dengan orang orang yang mengejar mu tadi...?
'' Sebenarnya ini adalah rahasia , tapi aku akan menceritakan kepada kalian karena sepertinya kalian adalah orang baik , aku tidak punya masalah apa apa dengan mereka , yang punya masalah dengan mereka adalah ayahku , ayahku adalah tetua sekte Pedang Surgawi sama dengan mereka...''
'' Memangnya ada masalah apa ayahmu dengan mereka ini...''
'' Ayahku telah membuat kesalahan karena telah mencuri gulungan tehnik segel milik organisasi Pagoda 7 Bintang yang di bawa oleh Patriak sekte Pedang Surgawi , tapi ayahku hanya berhasil mencuri sebagian saja karena ternyata gulungan segel ini sudah sobek menjadi dua...''
Yin Jue sesaat berfikir tentang organisasi ini , karena dia belum pernah mendengar nya .
'' Aku hanya pernah mendengar organisasi Pagoda Tujuh Warna di kekaisaran Yuan , tolong ceritakan lebih detailnya karena aku juga ingin tahu lebih banyak...''
'' Organisasi Pagoda 7 Bintang dan Pagoda 7 Warna sebenarnya sama saja , Pagoda 7 Warna adalah nama pengalihan saja yang ada di balik pavilun Kilat Petir....''
'' Jadi seperti itu , terus segel apa yang sebenarnya di curi oleh ayahmu itu , apakah itu segel yang sangat berharga...''
'' Sebenarnya ayahku mencuri teknik segel itu untuk di berikan kepadaku , tapi ternyata segel itu adalah segel pemanggil petir , sehingga aku tidak bisa mempelajarinya segel ini karena aku tidak punya elemen petir , mungkin jika untuk orang yang memiliki elemen petir itu akan sangat berharga...''
Yin Jue seketika di hatinya langsung tersenyum karena dia juga memiliki elemen petir .
'' Bolehkah aku melihat gulungan segel itu , karena aku mempunyai teman yang memiliki elemen petir , jika memang itu bisa di pelajari nanti aku akan membayar mahal gulungan tehnik itu....'' ucap Yin Jue bernegosiasi.
'' Saudara Jue harus membayar mahal gulungan ini karena gara gara gulungan ini keluargaku telah terbunuh semua...''
'' Kamu hargai saja gulungan segel itu , terus tujuanmu ke mana selanjutnya...''
'' Aku ingin pergi dari wilayah kekaisaran Xiao ini karena sekte Pedang Surgawi pasti akan terus memburuku karena Patriak sekte ini adalah salah satu pemimpin Organisasi Pagoda 7 Bintang , dia pasti akan memburuku kemanapun juga karena segel ini sangat penting untuk kekuatan paviliun Kilat Petir , soal harganya yang penting bisa untukku memulai hidup baru lagi jika aku menemukan tempat yang baru...''
'' Kalau menurut mu di mana tempat yang paling aman untuk pelarian mu...?
'' Aku ingin pergi ke wilayah timur di kekaisaran Wei , karena setahuku organisasi Pagoda Tujuh Bintang dan paviliun Kilat Petir belum ada di sana , jadi mungkin di sana tempat yang paling aman untuk memulai hidup yang baru...''
'' Aku bisa memindahkan mu ke wilayah timur karena aku mempunyai tehnik perpindahan , sekarang bilang saja berapa harga gulungan itu...?
'' Benarkah , kalau begitu saudara Jue bayar 1000 koin emas saja , kurasa dengan jumlah itu sudah cukup....''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan cincin penyimpanan yang kosong , lalu dia mengisinya dengan 1000 koin emas .
.
__ADS_1
.
####