
.
Patriak Guang Lang langsung keluar rumah ketika mendengar serangan ini , setelah keluar rumah dia melihat di langit muncul petir yang sangat banyak yang terus menyambar seluruh wilayah sekte Lembah Surgawi.
Bahkan petir ini juga langsung menyambar di sekitarnya berdiri .
Dengan sigap Patriak Guang Lang langsung menghindari serangan petir ini .
'' Bajingan.... siapa yang menyerang sekte ku ini...'' batin Patriak Guang sangat kesal karena tidak mungkin ada fenomena alam seperti ini .
Kemudian Patriak Guang Lang langsung pergi dari sana menuju tempat yang sudah di siapkan jika ada serangan datang sambil dia terus menghindari petir yang menyambar di sekitarnya .
Dalam beberapa waktu saja sekte nya tampak sudah porak poranda akibat serangan petir ini .
Satu persatu para tetua sekte Lembah Surgawi langsung pergi ke bangunan tempat mengaktifkan artefak cincin penyerap energi untuk menghalau serangan petir ini .
Setelah beberapa saat Patriak Guang Lang akhirnya sampai di atap bangunan paling tinggi di sekte ini , para tetua sekte satu persatu datang ke sana untuk membantu Patriak Guang Lang mengaktifkan artefak ini.
Kemudian Patriak Guang Lang langsung mengeluarkan artefak yang berupa cincin yang langsung terbang dan berputar putar di depannya.
Para tetua sekte Lembah Surgawi kemudian langsung duduk di belakang Patriak Guang Lang untuk menyalurkan energinya karena untuk mengendalikan artefak cincin ini butuh energi yang sangat banyak , tapi nanti artefak ini akan mengembalikan energi mereka hingga 5 kali lipat karena artefak ini akan menyerap semua energi serangan dalam bentuk apapun dan menyalurkan kembali kepada Patriak Guang Lang.
Setelah energi mereka terkumpul di dalam tubuh Patriak Guang Lang kemudian Patriak Guang Lang menyalurkannya ke artefak cincin ini , sehingga artefak cincin ini langsung terbang dan membesar , ketika sudah besar dan menutupi seluruh area sekte , kemudian lubang cincin ini langsung mengeluarkan lapisan tipis yang langsung menyerap petir ini untuk menjadi energi.
Semua sambaran petir ini sekarang langsung menghilang karena di serap oleh cincin ini .
Patriak Guang Lang dan para tetua tampak berkonsentrasi untuk menyerap energi dari cincin ini .
_ _ _ _
Markas organisasi Pagoda Tujuh Bintang.
Wang Chuying dan para pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang tampak menfokuskan energi mereka untuk mengendalikan artefak pengendali petir .
Tapi setelah satu jam energi mereka tiba tiba habis dengan cepat , tidak seperti kemarin waktu menyerang sekte Gunung Pedang. Kemudian Wang Chuying langsung mengakhiri serangannya karena energinya benar benar sudah habis jika di paksakan mereka semua akan pingsan .
'' Kenapa energi kita tiba tiba cepat habis seperti ini , apa mungkin mereka mengunakan artefak cincin penyerap energi untuk menghalau serangan kita...'' ucap Wang Chuying berspekulasi.
'' Sepertinya begitu , ternyata artefak ini begitu istimewa , bahkan serangan petir kita bisa di serap oleh artefak cincin ini...'' ucap Shen Dalu .
__ADS_1
'' Kita akhiri saja sampai di sini , serangan kita kali ini karena sudah gagal , kita tidak bisa menyerang sekte Lembah Surgawi lagi , karena akan percuma saja karena energi kita akan terbuang sia sia , besok kita fokus dulu untuk mencari alkemis Lao Xin karena jika dia tidak kembali kekuatan kita akan semakin melemah nantinya....'' ucap Wang Chuying.
'' Itu benar saudara Chuying , kita sudah kehilangan Nuyan Tian beberapa hari yang lalu , sekarang alkemis Lao Xin juga belum kembali , kira kira siapa penganti yang cocok untuk mengantikan Nuyan Tian ini , agar kekuatan kita kembali pulih lagi...'' ucap Tan Ming .
'' Kalian bisa mencari siapa saja , besok ayo kita cari pengganti yang cocok untuk mengantikan Nuyan Tian , kalian bebas memilih siapa saja itu , semakin banyak anggota kita malah akan semakin baik , aku akan berjaga di sini saja untuk menjaga sekte ini agar tidak mengalami kekosongan....'' ucap Wang Chuying.
Kemudian para pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang satu persatu membubarkan diri pergi ke tempatnya masing masing untuk memulihkan energinya.
_ _ _ _
Sekte Lembah Surgawi.
Setelah 1 jam berlalu akhirnya serangan petir ini menghilang .
Kemudian Patriak Guang Lang langsung menyimpan kembali artefak cincin penyerap energi, lalu dia dan para tetua mengendalikan energi di dalam tubuhnya hasil dari menyerap energi serangan petir ini.
Setelah 10 menit berlalu energi mereka semua sudah terkendali , mungkin jika serangan petir ini sedikit lama pasti banyak tetua yang langsung bisa naik tingkat .
'' Beruntung nya kita mempunyai artefak cincin penyerap energi ini , sehingga kerusakan di sekte kita ini tidak terlalu parah...'' ucap Patriak Guang Lang.
'' Itu benar saudara Lang , apakah saudara Lang tahu siapa yang telah menyerang kita ini , karena tadi malam aku juga melihat petir ini di atas wilayah sekte gunung pedang , aku kira tadi malam hanya serangan biasa saja...?
'' Apakah kalian masih ingat dengan artefak yang berhasil Wang Chuying curi ketika masih menjadi jendral kekaisaran...?
'' Itu benar , Tan Ming pasti sakit hati ketika kita mengusirnya waktu itu...'' ucap tetua Guang Liu.
'' Kalau begitu kita harus bagaimana untuk menghadapi mereka ini jika mereka menyerang lagi...? tanya salah satu tetua .
'' Kita harus bersiap siap saja agar jika ada serangan lagi kita langsung bisa mengunakan artefak ini lagi , tapi kalau menurutku mereka akan berfikir ulang untuk menyerang kita lagi karena energi mereka juga cepat habis ketika mereka menyerang kita...'' ucap Patriak Guang Lang.
'' Itu benar juga , karena setelah kita menyerap energi dari serangan petir ini kekuatan kita juga meningkat...''
Setelah berdiskusi kemudian mereka semua langsung pulang ke rumahnya masing masing .
.
_ _ _ _
Sekte Gunung Pedang.
__ADS_1
Beberapa saat sebelum organisasi Pagoda Tujuh Bintang menyerang sekte Lembah Surgawi.
Yin Jue dan Patriak Lou Han duduk di gazebo depan balai pengobatan .
Mereka berdua berjaga jaga untuk melihat ada serangan petir lagi atau tidak .
Tapi tiba tiba mereka melihat kilatan cahaya petir dari jarak yang lumayan jauh .
'' Senior San , bukankah itu serangan petir lagi , kalau boleh tahu sekte mana lagi yang jadi target organisasi Pagoda Tujuh Bintang ini...'' tanya Yin Jue.
'' Sepertinya itu adalah wilayah sekte Lembah Surgawi, tapi mereka ini adalah sekte netral yang tidak pernah ikut campur urusan dengan organisasi Pagoda Tujuh Bintang, karena selama ini mereka selalu menutup diri...'' ucap Patriak Lou Han menjelaskan.
'' Tapi bisa jadi mereka juga pernah memiliki masalah dengan organisasi ini , karena tidak mungkin mereka menyerang nya tanpa ada alasan tersendiri...'' ucap Yin Jue .
'' Itu benar juga saudara Jue , aku tidak habis pikir pasti organisasi Pagoda Tujuh Bintang ini akan terus menerus menebarkan teror kepada musuh musuhnya....''
'' Tapi senior tenang saja karena aku mempunyai rencana sendiri untuk mereka ini...''
'' Memangnya rencana seperti apakah itu saudara Jue...? ucap Patriak Lou Han antusias .
'' Berapa jauh kah letak sekte Matahari Terbit dari sini...? tanya Yin Jue.
'' Kurang lebih satu hari kita akan sampai di sana , karena letak sekte mereka ada di wilayah barat laut ibukota kekaisaran ini...''
'' Cukup jauh juga ya , kalau begitu aku akan mengunakan tehnik perpindahan saja , karena sebelumnya aku sudah pernah ke salah satu kamar di sekte Matahari Terbit ketika mencoba memakai kertas perpindahan yang aku dapatkan dari salah satu tetua mereka yang ada di pavilun Kilat Petir...''
'' Terus rencana apa itu , saudara Jue jangan gegabah karena sekte ini sangat kuat...''
'' Senior San santai saja , jika aku bertemu musuh yang sangat kuat nanti aku tinggal kabur saja dengan tehnik perpindahan milikku...'' ucap Yin Jue.
'' Saudara Jue benar juga...''
'' Jika aku sudah berada di sana nanti aku akan mengunakan tehnik petir milikku untuk menyerang anaknya , karena dulu salah satu tetua mereka ada yang ingin menculik istriku untuk di nikahkan dengan anaknya , nanti pasti Patriak Liu Shaosheng akan menyalahkan Wang Chuying karena telah menyerang anaknya...''
'' Saudara Jue sungguh punya pemikiran yang matang , pasti Liu Shaosheng akan sangat murka jika anaknya di serang oleh serangan petir...'' ucap Patriak Lou Han.
Setelah di rasa sudah cukup berbincang bincang nya kemudian Yin Jue dan Patriak Lou Han pergi dari sana .
.
__ADS_1
.
####