Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 542 : Perjalanan menuju bibir pantai.


__ADS_3

.


.


Banyak artefak kapal terbang yang berpapasan dengan mereka bertiga , tetua yang mengendalikan artefak kapal terbang ini langsung menghentikan artefak kapal terbang mereka masing masing ketika akan berpapasan dengan mereka bertiga , karena mereka mengira yang datang mendekat ini akan menyerang artefak kapal terbang mereka atau merampasnya .


Tapi ternyata dugaan mereka salah , karena ketiga orang yang mengendarai barang aneh ini tidak menyerangnya sama sekali .


.


****


Di salah satu artefak kapal terbang yang telah berpapasan dengan Yin Jue .


'' Siapa sebenarnya mereka bertiga tadi , dapat dari mana mereka besi yang bisa terbang itu...? ucapnya sangat kagum .


'' Iya aku baru kali ini melihat benda mati yang bisa terbang seperti itu , aku yakin kecepatan artefak kapal terbang kita pasti kalah cepat dengan benda yang mereka tunggangi tadi....''


'' Mungkin mereka bertiga tadi berasal dari benua tengah , karena hanya di benua tengah saja tempat para jenius berkumpul , karena artefak kapal terbang ini dulu nya juga ada di sana , tapi seiring berjalannya waktu banyak orang yang mempelajari cara membuat dan susunan formasinya , sehingga orang orang yang ada di benua Nanzhou ini bisa membuat nya sendiri...''


'' Tunggu tunggu , aku yakin barang yang akan di lelang paviliun Jiaohuan di kota Feijing sama persis dengan yang mereka naiki tadi , karena paviliun Jiaohuan mengumumkan memiliki barang terbuat dari besi yang bisa terbang , hanya saja mereka masih merahasiakan bentuk benda itu dan namanya ....''


'' Kamu benar juga , kalau begitu kita harus berjuang dengan harta yang kita miliki untuk mendapat kan benda itu...''


Kemudian mereka melanjutkan perjalanan mereka lagi .


.


****

__ADS_1


Berpindah di tempat Yin Jue yang sedang terbang .


Yin Jue yakin orang orang yang berpapasan dengannya ini ingin menuju kota Feijing , karena tadi malam guru Lan Zhuo mengatakan kalau paviliun Jiaohuan di kota Feijing sedang menyelenggarakan pelelangan .


Yin Jue yakin pelelangan di kota Feijing akan sangat ramai jika paviliun Jiaohuan melelang artefak Giftter darinya , karena tadi semua orang langsung menghentikan artefak kapal terbangnya ketika mereka bertiga berpapasan dengan mereka.


Setelah 9 jam telah berlalu , sang Surya mulai tengelam di ufuk barat , kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin dan putri Feng Lulu untuk mencari tanah lapang untuk mendarat , karena mereka harus berganti menaiki artefak kapal terbang.


Setelah 10 menit berlalu mereka menemukan sebuah kota kecil, kemudian mereka langsung mendaratkan artefak Giftter mereka di dekat gerbang kota kecil ini .


Setelah mendarat kemudian mereka bertiga menyimpan artefak Giftter mereka masing masing , kemudian Yin Jue mengeluarkan artefak kapal terbang miliknya di sana.


Lalu mereka bertiga langsung melompat naik ke atas artefak kapal terbang .


Setelah mereka bertiga naik kemudian Yin Jue langsung mengaktifkan formasi perlindungan dan langsung mengendalikan artefak kapal terbang untuk mulai terbang .


Perlahan lahan artefak kapal terbang mulai terbang naik ke atas , setelah di rasa sudah tinggi kemudian Yin Jue langsung mengendalikan artefak kapal terbang untuk terbang ke arah timur laut melintas di atas kota kecil ini.


'' Iya Lin'er, mereka pasti penasaran dengan artefak Giftter yang kita naiki tadi , maklum saja karena mereka juga pasti baru pertama ini melihatnya , aku yakin kedepannya di benua Nanzhou ini pasti perlahan lahan bermunculan artefak Giftter seperti yang kita miliki , karena nona Lan Zhizu pasti mengajak para pengrajin artefak kapal terbang yang bekerja di paviliun Jiaohuan untuk meneliti cara membuat dan formasi artefak Giftter agar bisa terbang....''


'' Iya Gege , karena itu adalah bisnis yang sangat menjanjikan jika sampai paviliun Jiaohuan bisa membuatnya sendiri , paviliun Jiaohuan pasti akan berjaya jika jika mereka bisa menciptakan artefak Giftter, karena mereka akan mendapat keuntungan yang sangat besar , aku jadi semakin penasaran dengan benua tengah , kira akan seperti apa di sana , aku yakin peradaban di sana sangat maju sehingga mereka bisa menciptakan artefak Giftter yang bisa membantu mereka....''


'' Iya Lin'er kita lihat saja nanti , sekarang kamu dan adik Lulu silahkan beristirahat dulu , karena aku akan mengendalikan artefak kapal terbang ini sendiri...''


'' Iya Gege , nanti kalau aku sudah merasa mengantuk akan langsung tidur , tapi besok sore kita harus menginap di salah satu kota , karena Gege juga butuh istirahat ...''


'' Iya Lin'er , nanti akan aku pikirkan lagi untuk mengatasinya...''


Semakin malam cahaya yang di keluarkan batu roh khusus semakin terang , perjalan mereka bertiga di temani sinar temaram rembulan dan bintang 1 bintang yang ada di langit .

__ADS_1


Setelah Qian Lin mengantuk kemudian langsung berpamitan untuk tidur , karena Qian Lin tidak mau tubuhnya kelelahan sehingga susah hamil.


Sedangkan putri Feng Lulu memilih menemani Yin Jue , karena kasihan jika ikut tidur juga , karena besok pagi jika kakak Qian Lin sudah bangun maka dia akan bergantian untuk tidur .


'' Kamu kalau sudah mengantuk silahkan langsung tidur saja adik Lulu , kamu tidak perlu sungkan kepadaku...''


'' Tidak apa kakak Yin Jue , aku masih kuat , besok saja kalau kakak Qian Lin sudah bangun kita akan bergantian...''


'' Baiklah kalau begitu , terima kasih sudah mau menemaniku , ini simpanlah , nanti jika pondasi kultivasi mu sudah kuat maka kamu bisa langsung menyerapnya....'' Ucap Yin Jue sambil mengeluarkan 4 botol darah siluman Serigala Perak di atas kursi .


'' Terima kasih banyak kakak Yin Jue...'' kemudian putri Feng Lulu langsung memasukkan semua botol darah siluman Serigala Perak itu ke dalam cincinya .


Sambil mengendalikan artefak kapal terbang Yin Jue mencoba berfikir bagaimana cara artefak kapal terbang ini bisa di kendalikan oleh 2 orang , karena berjaga jaga jika dirinya nanti ketika terbang di atas lautan pasti akan sangat bosan , karena membutuhkan waktu 2 bulan untuk sampai di benua tengah.


Tapi setelah di pikir pikir hanya guru Lan Zhuo yang bisa menjawabnya , karena guru Lan Zhuo sudah mengerti seluk beluk tentang artefak kapal terbang dan semua formasi yang berhubungan dengan artefak kapal terbang .


Setelah menjelang pagi Qian Lin bangun dari tidurnya , kemudian keluar dari ruangan artefak kapal terbang, lalu begabung duduk di dek depan bersama suaminya dan adik Lulu.


'' Adik Lulu , sekarang kamu tidurlah , biar aku yang menemani kakakmu ini...'' ucap Qian Lin yang mengetahui kalau adik Lulu mulai mengantuk karena tidak pernah begadang .


'' Iya kakak Qin Lin , kalau begitu aku pamit untuk tidur dulu...''


'' Iya adik Lulu silahkan...'' ucap Yin Jue .


Kemudian putri Feng Lulu langsung masuk ke dalam ruangan artefak kapal terbang, sedangkan Yin Jue dan Qian Lin berbincang di sana sambil menikmati matahari yang mulai menampakkan sinarnya .


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2