
.
.
Yin Jue mengikuti kelompok klan darah dengan perasaan yang sangat senang , karena jika nanti bisa mendapatkan tiga harta pelelangan tadi maka itu adalah suatu keberuntungan .
Setelah 30 menit berlalu mereka telah keluar dari pemukiman warga kota Chengsi, sekarang mereka telah memasuki pinggiran hutan , semua pohon di hutan ini tidak ada yang memiliki daun , mungkin karena tidak pernah mendapat sinar matahari sehingga daun tidak bisa tumbuh seperti di hutan pada umunya .
Tapi Yin Jue masih bisa melihat dengan jelas , karena di sana hanya redup saja akibat sinar matahari terhalang oleh awan hitam .
Kemudian kelompok klan darah langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk mengejar mansion Ular Bumi dan mansion Hutan Ilusi .
Sedangkan Yin Jue hanya bisa mengikuti mereka dengan berjalan cepat agar tidak ketinggalan dengan kelompok klan darah .
Setelah 30 menit berlalu mereka akhirnya sampai di tengah hutan ilusi , di sana ternyata sedang terjadi pertarungan yang sangat sengit , karena anggota klan Darah ternyata juga sudah menyergap kelompok dari mansion Ular Bumi dan mansion Hutan Ilusi di sana , sehingga kelompok yang di pimpin oleh tuan muda Xue Luo langsung ikut bergabung dalam pertempuran .
Yin Jue hanya melihat dan menikmati mereka bertempur , untuk melihat kekuatan mereka seperti apa .
Semua bawahan Putri She Xielin menghadapi para anggota klan Darah dengan sangat sengit , sedangkan putri She Xielin menghadapi anggota mansion Hutan ilusi dengan mengeluarkan serangan bola racun berwarna ungu dan bisa mengeluarkan serangan ular dari bawah tanah .
Sedangkan mansion Hutan Ilusi hanya mengandalkan serangan mata ilusi saja untuk menyerang putri She Xielin, tapi ketika mereka mengunakan serangan mata ilusi putri She Xielin langsung menembakkan bola racun berwana ungu ke arah mereka , sehingga bola racun ini langsung meledak dan berubah menjadi serbuk racun yang langsung menyebar di sekitarnya membuat serangan mata ilusi terhalang oleh serbuk racun milik putri She Xielin.
Mansion Hutan ilusi tidak memiliki tehnik bertarung yang sangat kuat seperti mansion Ular Bumi , sehingga mereka dapat di kalahkan dengan mudah oleh putri She Xielin, apalagi serbuk racun ini membuat perisai Dewa para anggota mansion Hutan Ilusi terkikis seperti serangan racun milik ratu She Ling , tapi tehnik racun milik putri She Xielin ini jauh lebih kuat dan lebih cepat mengikis tubuh lawannya , satu persatu anggota mansion Hutan Ilusi mati terbunuh terkikis oleh racun putri She Xielin dengan kondisi tubuh yang langsung membiru, hanya tinggal tuan muda Huan Shenlin saja yang masih bertarung melawan putri She Xielin .
__ADS_1
'' Tuan muda Huan Shenlin, kau sekarang lebih baik menyerah saja dan bergabung dengan kelompok mansion Ular Bumi, nanti kau akan aku jadikan suamiku , dari pada kau harus mati mengenaskan di tanganku...'' ucap putri She Xielin mencoba bernegosiasi.
'' Cuihhhh ... aku tak sudi bergabung dengan wanita beracun sepertimu , hanya orang bodoh saja yang mau menjadi suamimu , karena kau adalah wanita iblis yang menyerap kekuatan orang lain untuk meningkatkan kekuatan racunmu....''
'' Baiklah , kalau begitu aku tidak akan segan kepadamu , ku harap kau tidak menyesali keputusanmu....'' ucap putri She Xielin sambil mengeluarkan pukulan yang bisa mengeluarkan siluet Ular berwana ungu yang sangat besar ke arah tuan muda Huan Shenlin.
Melihat ada serangan mendekat kemudian tuan muda Huan Shenlin langsung menebaskan pedangnya , setelah menebaskan pedangnya tuan muda Huan Shenlin sangat terkejut karena siluet Ular berwarna ungu ini ternyata langsung menjadi serbuk racun yang langsung menyebar di seluruh tubuhnya .
Racun ini dengan cepat langsung mengikis perisai dewa tuan muda Huan Shenlin sehingga tubuhnya langsung membiru dan mati seketika .
Kemudian putri She Xielin langsung melepas cincin penyimpanan milik tuan muda Huan Shenlin.
.
****
.
****
Setelah mengambil cincin tuan muda Huan Shenlin kemudian putri She Xielin langsung berbalik badan untuk melihat para bawahnya , setelah melihatnya putri She Xielin sangat murka melihat para bawahanya telah di bunuh semua oleh klan Darah .
'' Bajingan kau klan Darah, kalian semua harus mati di tanganku....'' ucap putri She Xielin sambil mengeluarkan pukulan yang mengeluarkan siluet Ular yang sangat besar.
__ADS_1
Melihat ada serangan mendekat kemudian para anggota klan darah langsung berubah menjadi kelelawar lalu terbang menghindari serangan ini , sedangkan patriak klan Darah dan tuan muda Xue Luo langsung mengabungkan kekuatannya lalu menciptakan perisai darah untuk melindungi tubuh mereka berdua .
Siluet Ular berwarna ungu ini langsung menabrak perisai darah milik Patriak klan Darah dan tuan muda Xue Luo yang langsung berubah menjadi asap beracun yang menyebar dan menyatu dengan perisai Darah , sehingga perlahan lahan perisai darah ini langsung terkikis berjatuhan ke tanah .
Melihat perisai Darah milik Patriak Xue Lian dan tuan muda Xue Luo terkikis , kemudian para anggota klan darah yang telah menjadi kelelawar langsung menyerbu ke arah putri She Xielin , ketika sudah mendekat para kelelawar ini bersatu lagi dan membentuk tubuh manusia lalu menebaskan pedangnya ke arah putri She Xielin .
Putri She Xielin tampak tenang melihat banyak kelelawar yang bergerak ke arahnya , setelah para kelelawar sudah berubah dan ingin menebasnya kemudian putri She Xielin langsung mengeluarkan bola racun berwarna ungu yang sangat banyak di sekitar tubuhnya dan langsung menembakkan ke arah para anggota klan Darah dengan sangat cepat .
Sehingga para anggota klan Darah ini tidak bisa mengindari tembakan bola racun ini yang langsung menabrak tubuh dan meledak menjadi serbuk racun yang langsung menyebar dan menyelimuti perisai dewa mereka , sehingga perisai dewa mereka perlahan lahan terkikis oleh racun ini , setelah mereka menghirup racun ini tubuh mereka perlahan lahan membiru dan langsung mati seketika .
Melihat para anggota klan Darah satu persatu telah mati kemudian putri She Xielin langsung mengeluarkan ular dari dalam tanah untuk bersiap menyerang Patriak Xue Lian dan tuan muda Xue Luo yang masih berada di dalam perisai darah mereka.
Putri She Xielin tidak bisa melihat keadaan Patriak Xue Lian dan tuan muda Xue Luo, karena perisai Darah mereka berwarna merah pekat akibat telah bercampur dengan racun putri She Xielin .
Tapi perlahan lahan perisai darah ini terkikis oleh racun milik putri She Xielin, sehingga putri She Xielin bisa melihat kondisi Patriak Xue Lian dan putranya yang masih baik baik saja di dalam perisai darah .
Setelah perisai darahnya telah menghilang , patriak Xue Lian dan tuan muda Xue Luo sangat terkejut melihat para anggota nya telah di kalahkan oleh putri She Xielin , kemudian patriak Xue Lian memberi isyarat kepada putranya untuk kabur dari sana , karena saat ini kekuatan mereka masih belum bisa menandingi kekuatan racun putri She Xielin yang bisa membunuh lawannya dengan sangat mudah , kemudian mereka berdua langsung berubah menjadi kelelawar yang sangat banyak agar bisa kabur dari sana .
Putri She Xielin sangat geram melihat Patriak Xue Lian dan putra nya ingin kabur dari sana , karena dia tidak bisa berbuat apa apa jika mereka sampai kabur dari sana .
.
.
__ADS_1
####