
.
.
Suara sambaran petir yang memekakan telingga .
Petir ini menyambar kurang lebih hampir 1 menit , yang membuat atap pos penjaga menjadi berantakan .
Para penjaga yang ada di dalam pos penjaga terlihat masih baik baik saja karena petir tadi menyambar atap dulu lalu menyambar mereka semua yang ada di sana , lagi pula tubuh mereka sudah di lapisi perisai Dewa ketika merasakan atap pos penjaga tersambar petir , meskipun banyak benturan kondisi mereka tetap baik baik saja , seandainya petir tadi menyambar mereka hingga 2 menit mungkin energi mereka akan habis , sekarang mereka sedikit trauma karena sambaran petir ini sangat mengerikan .
Para penjaga gerbang yang ada di dalam pos penjaga kemudian berbaring untuk beristirahat karena energi mereka juga sedikit berkurang akibat menahan sambaran petir .
Mereka tampak sedikit bingung kenapa tiba tiba muncul petir yang menyambar mereka semua yang ada di dalam pos penjaga , karena 2 rekan rekan nya yang bertugas menjaga gerbang kota masih baik baik saja.
Awan hitam yang ada di langit juga menghilang dengan sendirinya sehingga mereka menganggap sambaran petir ini hanya fenomena alam saja .
Karena mereka tidak pernah melihat kultivator yang memiliki serangan petir seperti ini.
.
****
Setelah melihat pos penjaga sudah berantakan kemudian Yin Jue menarik kembali energinya dari artefak pengendali petir , sehingga awan hitam di langit Langsung menghilang dari sana.
Kemudian Yin Jue mengajak mereka bertiga berjalan lagi ke pusat kota Tianshi.
'' Apakah serangan petir tadi adalah serangan tuan Yin Jue...? tanya nona Lin Xie .
'' Benar nona , aku hanya sedikit memberi pelajaran kepada mereka , agar kedepannya mereka menjadi orang baik dan tidak pernah mempersulit kan orang lain...''
'' Sungguh tehnik yang sangat istimewa , karena aku baru kali ini melihat manusia memiliki serangan seperti itu , seingatku hanya Dewa yang memiliki serangan seperti itu , apakah tuan Yin Jue adalah perwujudan seorang Dewa...?
'' Tidak nona , aku hanyalah manusia biasa saja , mungkin ini adalah salah satu keberuntunganku memiliki serangan seperti ini...''
Tapi nona Lin Xie menganggap Yin Jue adalah seorang Dewa, meskipun Yin Jue menyatakan dirinya adalah orang biasa , kerena Yin Jue secara tidak langsung telah menyelamatkannya dan juga memiliki serangan petir yang sangat luar biasa.
Setelah 15 menit berlalu kemudian Yin Jue mengajak mereka masuk dulu ke dalam sebuah gang kecil untuk menghilangkan tehnik kamuflasenya dulu , karena kebetulan di sebrang jalan juga ada sebuah kedai kecil yang sedikit sepi .
Setelah masuk ke dalam gang kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya , lalu mereka melepaskan pegangan mereka , kemudian langsung berjalan menuju kedai yang ada di seberang jalan.
__ADS_1
Lalu mereka berempat langsung duduk di satu meja dan saling berhadap hadapan.
Kemudian pelayan kedai langsung menghampiri mereka.
'' Terima kasih sudah mampir ke kadai kecil kami , apakah ada yang bisa saya bantu tuan...?
'' Iya nona , kami pesan 4 porsi makanan dan minuman , usahakan kalau ada daging bakar saja , karena teman ku ini hanya makan daging saja...''
'' Ada tuan , kalau begitu silahkan di tunggu sebentar...''
Kemudian pelayan kedai ini langsung pergi dari sana .
'' Nona Lin Xie, sudah berapa bulan suami anda bekerja di pertambangan batu roh milik penguasa kota Tianshi ini...?
'' Sudah hampir satu tahun tuan , tapi sebenarnya bukan hanya suamiku saja yang bekerja di pertambangan batu roh di kota ini , karena masih banyak para pria pria lain di desa ku yang bekerja di sana , tapi mereka tidak ada yang pulang sama sekali sampai saat ini , padahal anak dan istrinya selalu menunggunya di rumah...'' ucap nona Lin Xie sedih.
'' Nona Lin Xie tidak usah bersedih seperti itu , nanti aku akan membebaskan suami nona Lin Xie di pertambangan batu roh , karena aku sudah tahu letak pertambangan batu roh milik penguasa kota Tianshi ini...''
'' Benarkah... sebelumya terima kasih banyak tuan Yin Jue....''
'' Tapi aku tidak bisa mengenal suami nona Lin Xie karena orang yang bekerja di pertambangan batu roh pasti nanti sangat banyak ...''
'' Jangan nona Lin Xie, kalau kita ke sana berempat nanti akan sulit bergerak , nona Lin Xie lebih baik sekarang pulang saja , aku yakin dalam waktu dekat suami anda akan pulang lagi ke rumah , karena selama ini para pekerja tambang batu roh telah di tanami semacam segel budak , jadi selama ini mereka akan lupa jati diri mereka sebenarnya , lagi pula aku besok akan mengikuti turnamen dulu kerena aku mengincar hadiah utamanya ....''
'' Ternyata benar dugaanku Gege , pasti ada maksud tersembunyi di balik turnamen nanti , karena biaya pendaftarannya di tiadakan , mungkin di balik turnamen ini mereka ingin mencari peserta sebanyak banyaknya untuk di jadikan budak yang akan di pekerjakan di tembang batu Roh....''
'' Kamu benar juga Lin'er , aku penasaran dengan turnamen besok , kira kira ada kejutan apa lagi yang akan mereka mainkan...''
'' Iya Gege , kita lihat saja besok...''
'' Baiklah semoga besok aku bisa mengatasi jebakan mereka dengan mudah , sekarang bagaimana nona Lin Xie ku harap nona Lin Xie segera pulang aku yakin suami anda masih baik baik saja...?
'' Maaf sebelumnya tuan Yin Jue , sekarang aku tidak memiliki apa apa untuk biaya pulang kembali ke rumah , satu satunya cara yaitu aku bertemu suamiku ...''
'' Nona Lin Xie sekarang tenang saja , apakah aku boleh menyerap pengetahuan nona Lin Xie , agar aku bisa menghafal wajah suami anda , karena setelah ini aku akan masuk ke sana untuk melihat keadaan tambang batu roh , nanti jika aku bertemu suami nona pasti akan aku bebaskan , tapi jika aku tidak bisa menemuinya maka aku harus membunuh orang yang telah menanami segel budak dulu agar segel budak yang ada di dahi para pekerja tambang bisa menghilang...''
'' Silahkan tuan Yin Jue...''
'' Sekarang nona Lin Xie bayangkan saja wajah suami nona , karena aku hanya butuh wajah suami nona saja...''
__ADS_1
'' Iya tuan Yin Jue , aku mengerti...''
Kemudian nona Lin Xie langsung membayangkan wajah suaminya sesuai intruksi dari Yin Jue , lalu nona Lin Xie langsung memberi isyarat kepada Yin Jue Jue untuk menyentuh dahinya...''
Melihat nona Lin Xie sudah siap kemudian Yin Jue langsung menyentuh dahi nona Lin Xie untuk menyerapnya , setelah menyerapnya kemudian Yin Jue menarik kembali tangannya .
'' Baiklah sekarang aku sudah mengetahui wajah suami nona Lin Xie , semoga nanti aku bisa bertemu degannya , kalau boleh tahu siapa nama suami nona ini...?
'' Suamiku bernama Luan Xie tuan Yin Jue , nanti bolehkah aku meminjam batu roh kepada tuan Yin Jue untuk biaya menginap di salah satu penginapan di kota ini dan perjalanan pulang nantinya...''
'' Nona tidak perlu meminjamnya , ambillah ini , di dalam cincin itu ada 20 batu roh kelas tinggi, kurasa itu sudah cukup untuk biaya menginap dan perjalanan pulang nona Lin Xie...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 1 cincin penyimpanan.
'' Ini terlalu banyak tuan Yin Jue...''
'' Tidak apa apa nona Lin Xie , nanti aku akan mendapatkan lebih banyak dari itu , karena besok aku mengincar hadiah utama turnamen jadi aku akan mendapatkan baru roh jauh lebih banyak daripada itu...''
'' Tapi ini terlalu banyak untukku tuan Yin Jue...''
'' Tidak apa apa.... nona Lin Xie jangan sungkan kepada suamiku , karena kami juga masih memiliki banyak batu roh seperti itu....'' ucap Qian Lin meyakinkannya .
Setelah beberapa saat makanan pesanan mereka akhirnya datang , lalu pelayan kedai langsung meletakan pesanan di atas meja.
'' Maaf tuan dan nona anda menunggunya sedikit lama , karena aku tadi baru saja membakarnya dulu , jadi aku butuh waktu sedikit lama...''
'' Iya tidak apa apa nona... kami semua bisa mengerti...''
'' Terima kasih banyak , kalau begitu silahkan di nikmati tuan dan nona sekalian , nanti kalau ada yang di butuhkan silahkan memanggilku lagi...''
Kemudian pelayan kedai ini langsung pergi dari sana , mengajak mereka berempat langsung makan bersama.
'' Tuan Yin Jue sebelumya terima kasih banyak sudah mau membantuku , seandainya tidak ada tuan Yin Jue aku tidak bisa berfikir lagi apa yang akan terjadi kepadaku...''
'' Sama sama nona Lin Xie, ayo sekarang kita makan dulu selagi daging bakar ini masih hangat....''
Kemudian mereka berempat langsung makan bersama sambil berbincang bincang agar semakin mengenal satu sama lain.
.
.
__ADS_1
#####