Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 443 : Informasi yang sangat jelas.


__ADS_3

.


.


'' Saudara Lian , sepertinya di pojok itu ada ruangan lagi , lebih baik kita memeriksa nya di sana , siapa tahu Khu Lunzhi bersembunyi ada di sana...'' ucap tetua Khu Zhan.


'' Baiklah kalau begitu kita periksa saja di sana , semoga Lunzhi'er ada di sana...''


Kemudian mereka berdua langsung berjalan masuk ke sana , setelah masuk ke sana ternyata ruangan ini adalah sebuah ruang harta , tapi di sana hartanya telah habis , karena tinggal sumberdaya kelas rendah saja , di dalam ruang harta ini mereka tidak menemukan yang mereka cari.


Tetua Khu Zhan terlihat sangat menyesal karena di sana hanya tinggal sumberdaya kelas rendah saja , karena tujuan nya di datang ke klan ini adalah untuk menguras habis harta klan ini.


'' Sepertinya ini adalah ruang harta milik klan Feng , tapi di sini aku tidak merasakan ada aura putraku sama sekali , kalau begitu kita keluar saja karena di sini hanya tinggal sumberdaya kelas rendah saja , mungkin seseorang telah mengurasnya ketika pertempuran sedang terjadi...'' ucap Patriak Khu Lian .


'' Terus kita cari Khu Lunzhi ke mana lagi , karena kita tidak mendapatkan petunjuk apapun di sini...?


'' Aku tidak tahu harus mencarinya ke mana lagi , karena sekarang tidak mendapatkan petunjuknya sama sekali , satu satunya cara untuk mencarinya adalah kita harus bertanya kepada tetua Duan Feng secara langsung , kali ini kita harus merendah kepada tetua Duan Feng agar bisa mendapatkan informasi mengenai putraku , karena menurut berita yang sempat aku dapatkan dari laporan para tetua yang menyelidiki warga kota Fengxuan, mereka mengatakan kalau tetua Duan Feng ini terakhir kali di sini bersama para gadis gadis yang berhasil di selamatkan...'' ucap Patriak Khu Lian.


'' Baiklah , kalau begitu sekarang mari kita ke istana kota , aku yakin acara pelantikan penguasa kota sekarang masih berlangsung ...''


Kemudian Patriak Khu Lian dan tetua Khu Zhan langsung keluar dari ruang bawah tanah , setelah keluar dari sana mereka langsung terbang rendah agar cepat sampai di halaman istana kota Fengxuan.


.


****


.

__ADS_1


Berpindah di halaman istana kota Fengxuan.


Acara pengangkatan penguasa kota Fengxuan telah selesai dengan lancar tanpa ada gangguan sedikitpun .


Sekarang para warga kota Fengxuan mengucapkan selamat kepada paman Duan Feng karena telah resmi menjadi penguasa kota Fengxuan ini , para warga kota Fengxuan mengutarakan keluh kesah mereka masing kepada paman Duan Feng dan keinginan mereka untuk kemajuan kota Fengxuan ini kedepannya .


Setelah mereka mengucapkan selamat kemudian satu persatu para warga ini langsung pergi dari sana.


Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin tetap berjaga di depan gerbang sambil mengunakan tehnik kamuflase nya .


Warga kota Fengxuan keluar dari gerbang istana kota dengan perasaan sangat bahagia , kedepannya mereka bisa tinggal di kota ini dengan tenang karena klan Feng telah musnah , sehingga tidak ada lagi orang yang akan menindas atau memperbudak mereka .


Setelah 15 menit berlalu semua warga kota Fengxuan telah keluar semua dari halaman istana kota , kemudian Yin Jue dan Qian Lin memutuskan untuk begabung dengan paman Duan Feng dan rekan rekannya yang ada di depan istana .


Tapi ketika Yin Jue dan Qian Lin akan melangkahkan kaki mereka , mereka berdua melihat tetua Khu Zhan dari akademi Khu Dong yang kemarin ingin mengambil artefak perlindungan milik kota Fengxuan ternyata juga datang ke sana , tetua Khu Zhan datang bersama dengan seorang pria yang memiliki aura kekuatan yang sangat kuat .


'' Lin'er , kita harus mengikuti tetua Khu Zhan bersama pria itu , pasti mereka ada maksud lain datang ke istana kota ini...''


Kemudian mereka berdua langsung mengikuti kedua tetua dari akademi Khu Dong ini di belakangnya.


Ternyata kedua tetua akademi Khu Dong ini berjalan ke istana kota .


Kemudian paman Duan Feng dan rekan rekan nya langsung mengurungkan niatnya yang ingin masuk ke dalam istana kota , ketika melihat ada tetua dari akademi Khu Dong datang ke sana , paman Duan Feng tahu itu adalah Patriak Khu Lian , karena dulu memang sempat mengenalinya .


Setelah sampai di dekat paman Duan Feng dan rekan rekannya kemudian Patriak Khu Lian menyapa paman Duan Feng dengan ramah .


'' Salam saudara Duan Feng dan para tetua yang lainnya , selamat kau telah resmi menjadi penguasa kota di kota Fengxuan ini, maaf aku sedikit terlambat menyaksikan pelantikan mu...''

__ADS_1


'' Iya tidak apa apa Patriak Khu Lian, ada perlu apa Patriak datang ke sini , karena baru kali aku melihatmu menginjakan kakimu di istana kota ini...?


'' Aku datang ke sini yang pertama ingin mengucapkan selamat kepadamu dan ingin menjalin hubungan baik denganmu , terus yang kedua aku ingin bertanya sesuatu kepadamu tentang keberadaan anakku dan tentang pemuda yang menjadi musuh klan Feng...''


Paman Duan Feng langsung berfikir tentang pertanyaan patriak Khu Lian ini.


'' Paman ajaklah mereka berdua masuk ke dalam , karena aku memiliki rencana kepada mereka berdua...'' ucap Yin Jue berbisik bisik di telingga paman Duan Feng , mendengar perkataan Yin Jue kemudian paman Duan Feng langsung menganggukkan kepalanya.


'' Kalau begitu mari masuk ke dalam , kita bicarakan di dalam saja karena tidak enak jika berbicara di sini.....''


Kemudian mereka semua langsung masuk ke dalam menuju aula istana kota , saat berjalan ke aula Yin Jue berbisik bisik di telinga paman Duan Feng agar nanti bisa menjawab semua pertanyaan patriak Khu Lian.


'' Paman Duan Feng, nanti katakan aku yang telah membunuh anak Patriak Khu Lian sebelum pertempuran , karena anaknya telah mencabuli para gadis gadis yang telah di culik oleh klan Feng , katakan bahwa salah satu gadis ini adalah adik kandungku sehingga aku langsung membunuh putranya , jika dia bertanya keberadaan ku katakan saja namaku dan aku sekarang pergi ke istana Agung untuk menemui yang mulia Nan Zhizi, jika dia tidak terima anaknya telah aku bunuh , dia bisa mencariku di istana Agung ....'' ucap Yin Jue berbisik bisik sambil terus berjalan menuju aula istana kota .


Setelah sampai di aula istana kota kemudian paman Duan Feng langsung mempersilahkan mereka semua untuk duduk di kursi yang ada di sana.


Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin berdiri di belakang paman Duan Feng.


'' Patriak Khu Lian , aku sekarang harus mengatakan yang mana dulu , tapi apa pun yang aku katakan kau harus siap menerimanya...''


'' Katakan tentang putraku saja dulu , karena putraku adalah satu satu nya anak yang paling aku sayangi...''


'' Sebelum pertempuran di klan Feng terjadi , putramu mencabuli para gadis gadis yang telah di culik oleh klan Feng, di antara gadis gadis ini ternyata ada adik kandung tuan muda Yin Jue yang jadi korbannya , tentu Patriak Khu Lian sudah tahu apa yang akan terjadi kepada putramu....''


Patriak Khu Lian langsung terdiam mendengar ucapan paman Duan Feng .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2