
.
.
Setelah berubah wujud kemudian jendral Xiong Shan menyebarkan kesadarannya untuk mencari orang yang telah membunuh anggotanya , setelah menyebarkan kesadarannya jendral Xiong Shan merasakan aura manusia di sana telah lenyap seketika , tapi dia yakin ke dua manusia ini masih bersembunyi di sekitar nya.
Jendral Xiong Shan tidak bisa menemukan aura kedua manusia ini karena tetua Shuan Yan dan tetua Shuan Xin mengunakan gelang penghilang aura sama dengan yang di gunakan oleh Yin Jue dan Qian Lin.
Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin tidak melakukan apa apa kerena ingin melihat tehnik apa yang di miliki oleh tetua Shuan Xin dan tetua Shuan Yan ini , nanti ketika mereka berdua sudah mengeluarkan semua tehnik nya Yin Jue baru akan menangkap mereka berdua agar kedamaian di dalam dimensi Donglang ini tetap terjaga .
'' Hai manusia serakah , janganlah kau terus bersembunyi aku adalah jendral Xiong Shan yang ada di kerajaan Baihu , kalian berdua harus bertanggung jawab karena tadi telah membunuh 3 anggota kami , kalau kalian tidak mau menyerahkan diri kepada kami , aku akan memburu ras manusia yang memasuki dimensi Donglang ini , meskipun mereka tidak masuk ke wilayah terlarang , aku akan tetap memburunya di wilayah luar....'' ucap jendral Xiong Shan sedikit mengancam.
Tetua Shuan Xin dan tetua Shuan Yan langsung menganguk seperti memberi kode , lalu tetua Shuan Xin mengeluarkan artefak yang sama dengan yang di miliki oleh Yin Jue yaitu artefak Perlindungan Ganda.
Kemudian tetua Shuan Xin memperagakan tangannya dengan pola garis formasi untuk menciptakan formasi Penjara Perlindungan di sana .
Setelah beberapa saat artefak di tangan tetua Shuan Xin langsung terbang di atas kepalanya setinggi 5 meter , kemudian formasi Penjara Perlindungan muncul di sana seluas 25 meter yang mengurung mereka semua yang ada di sana.
Jendral Xiong Shan bisa melihat benda berputar putar muncul di sana , tapi jendral Xiong Shan tidak tahu kalau benda berputar putar itu adalah artefak yang di gunakan untuk menciptakan formasi Penjara Perlindungan.
Setelah formasi Penjara Perlindungan sudah tercipta kemudian tetua Shuan Xin dan tetua Shuan Yan keluar dari sana .
Mereka tidak takut lagi kepada para siluman Beruang Putih karena mereka bisa menciptakan formasi penyerangan untuk mengikat para siluman Beruang Putih jika ingin menangkap mereka.
'' Akhirnya kau keluar juga manusia serakah , kalian berdua harus menyerahkan diri kalian dan mempertanggung jawabkan perbuatan kalian...'' ucap jendral Xiong Shan.
'' Hahaha.... siapa juga yang ingin menyerahkan diri kepada kalian siluman rendahan...'' ucap tetua Shuan Xin.
'' Baiklah jika kalian menolak....'' ucap jendral Xiong Shan.
Kemudian jendral Xiong Shan mengeluarkan sebuah pedang panjang berwarna putih dengan bilah di kedua sisi pedang ini sangat mengkilap dan mengeluarkan aura dingin seperti pedang Es Beku milik Qian Lin , lalu jendral Xiong Shan langsung mengarahkan pedang ini ke arah langit seperti memberi kode kepada para bawanya.
__ADS_1
'' Tangkap mereka...'' ucap jendral Xiong Shan lantang.
Kemudian para siluman Beruang Putih langsung bersiap siap untuk menangkap tetua Shuan Yan dan Shuan Xin.
Tapi tiba tiba muncul sulur garis formasi yang langsung mengikat para siluman Beruang Putih, hanya jendral Xiong Shan saja yang masih belum terikat oleh sulur sulur garis formasi karena pedang yang ada di tangan jendral Xiong Shan bisa memutuskan sulur sulur garis formasi ini.
Jadi setiap kali sulur sulur garis formasi akan mengikatnya jendral Xiong Shan dengan mudah menangkis dan memutuskannya .
Tetua Shuan Xin dan tetua Shuan Yan sangat terkejut bagaimana bisa Siluman Beruang ini memiliki pedang , karena para siluman tidak ada yang mengunakan pusaka seperti itu .
Tapi tetua Shuan Xin tetap menyerang jendral Xiong Shan secara terus menerus , sedangan kan tetua Shuan Yan kemudian mengeluarkan pedangnya lalu berjalan ke tempat jendral Xiong Shan untuk menyerangnya secara langsung.
Tapi tiba tiba tetua Shuan Yan merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat menekannya sehingga tetua Shuan Yan tidak bisa bergerak .
Tetua Shuan Xin sangat geram melihat tetua Shuan Yan tidak kunjung membantunya malah hanya diam saja.
'' Saudara Shuan Yan cepat serang lah Jendral Xiong Shan itu , kenapa kau hanya diam saja....'' ucap tetua Shuan Xin sambil tetap menyerang jendral Xiong Shan dengan sulur sulur garis formasi.
Tetua Shuan Xin mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan tetua Shuan Yan , dia sedikit tidak percaya mana mungkin di sana ada serangan seperti itu .
.
****
Di tempat Yin Jue dan Qian Lin berada.
'' Gege ayo kita hancurkan dinding formasi Penjara Perlindungan ini agar mereka tidak bisa lagi menyerang para siluman Beruang Putih...'' ucap Qian Lin berbicara melalui telepati .
'' Kamu tenang saja Lin'er, biarkan mereka merasa senang dulu nanti jika ada kesempatan yang sangat bagus langsung kita ringkus mereka karena aku ingin mempermainkan mereka dulu agar mereka merasakan putus asa dulu....''
'' Baiklah kalau begitu...''
__ADS_1
****
Tetua Shuan Yan langsung mencoba melawan tekanan gravitasi dengan sekuat tenaga agar bisa membantu tetua Shuan Xin mengalahkan jendral Xiong Shan .
Butuh waktu sedikit lama akhirnya tetua Shuan Yan berhasil melawan tekanan gravitasi ini , tapi tiba di bawah kakinya muncul akar akar dari dalam tanah yang sangat cepat langsung mengikat tubuhnya .
Kemudian tetua Shuan Yan langsung mengeluarkan api di tangannya untuk membakar akar akar ini , tapi ternyata akar akar ini sangat kuat karena api nya tidak mampu membakarnya , sedangkan dia juga tidak bisa memotong akar akar ini karena tangannya sebagian sudah terikat sehingga tidak bisa mengunakan pedangnya dengan maksimal .
Tetua Shuan Yan sangat bingung dengan serangan serangan misterius ini , bagaimana bisa di sana tiba tiba muncul tekanan gravitasi dan akar akar seperti ini , karena tetua Shuan Yan yakin serangan ini adalah serangan milik manusia yang ada di sana .
Tetua Shuan Xin menjadi sedikit tidak fokus menyerang jendral Xiong Shan ketika melihat tubuh tetua Shuan Yan terlilit akar akar dari dalam tanah sehingga kesempatan ini di manfaatkan oleh jendral Xiong Shan untuk menusuk dada tetua Shuan Xin, tapi pedangnya tidak bisa menusuk dada tetua Shuan Xin karena tubuh tetua Shuan Xin di lindungi oleh perisai Dewa.
'' Bajingan , ternyata kau cerdik juga memanfaatkan kelengahan ku...'' ucap tetua Shuan Xin .
Kemudian tetua Shuan Xin juga mengeluarkan pedangnya lalu mereka berdua beradu tehnik berpedang .
Jendral Xiong Shan hanya bisa menangkis tebasan pedang tetua Shuan Xin saja , karena dia tidak mahir dalam tehnik berpedang , sedangkan tetua Shuan Xin sangat lincah terus menebaskan pedangnya ke tubuh jendral Xiong Shan , tapi setiap tangkisan jendral Xiong Shan langsung membuat tangan tetua Shuan Xin langsung kebas karena perbedaan kekuatan mereka yang sangat jauh , seandainya kekuatan tetua Shuan Xin tidak ditekan oleh hukum dimensi ini mungkin masih bisa mengimbanginya .
Setelah mengeluarkan semua tehnik berpedang nya tetua Shuan Xin terlihat sangat kelahan sedangkan jendral Xiong Shan tampak biasa biasa saja .
'' Apakah hanya ini tehnik yang kau miliki manusia bodoh , apakah sudah kelelahan sehingga seranganmu tak terarah seperti ini...'' ucap jendral Xiong Shan.
'' Diam kau mahluk rendahan...'' ucap tetua Shuan Xin sambil melapisi pedangnya dengan perisai Dewa.
Sambil menebas ke arah jendral Xiong Shan tetua Shuan Xin juga melancarkan pukulan secara menyelinap sehingga bisa mengenai dada jendral Xiong Shan dengan telak .
.
.
####
__ADS_1