Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 398 : Membunuh penguasa kota Tian Cheng .


__ADS_3

.


.


'' Kalian berdua tidak usah berusaha untuk menyerang ku karena itu hanya sia sia saja ,kalian nikmatilah kematian kalian berdua karena selama ini kalian telah memperbudak orang dengan cara yang tidak manusiawi , anggap saja ini adalah hukum karma atas perbuatan kalian selama ini...'' ucap Yin Jue sambil melemparkan tulang sisa makanan ke muka tetua Tian Feng .


Mereka berdua hanya bisa mengucapkan kata serapah saja kepada Yin Jue karena sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi .


Setelah selesai makan kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan asap hitam di bawah kaki mereka yang langsung menyelimuti tubuh mereka berdua untuk membantu menyerap energinya agar semakin cepat .


Setelah 5 menit berlalu kemudian Yin Jue dan Qian Lin menarik asap hitamnya dan pusaka jala sutra nya karena energi mereka berdua tinggal sedikit .


Kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya sehingga tubuh mereka berdua langsung terlihat di sana.


'' Lin'er dan senior Riu , kalian duduklah di sini , karena aku akan menjemput seseorang dulu untuk makan di sini...''


Kemudian Qian Lin dan senior Riu langsung duduk di sana juga di samping Yin Jue.


Penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng sangat terkejut dengan munculnya Qian Lin dan senior Riu di sana , bagaimana bisa kedua wanita ini muncul di sana , karena pintu ruangan ini masih tertutup .


Setelah Qian Lin dan senior Riu duduk di sana kemudian Yin Jue langsung menghilang di sana.


Swushhh .


Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di dekat nona Tian Yue berada.


Nona Tian Yue yang sedang duduk di atas jendela sedikit terkejut ketika melihat ada orang yang tiba tiba muncul di sana , tapi setelah di lihat lihat ternyata itu adalah Yin Jue.


'' Aku kira siapa tuan Yin Jue...'' ucap nona Tian Yue.


'' Maaf tehnik ini memang sedikit membuat orang terkejut bagi orang yang tidak pernah melihatnya...''


'' Iya tuan Yin Jue , terus sekarang kita harus ke mana...?


'' Sekarang tutuplah matamu...''


Kemudian nona Tian Yue langsung menutup matanya , tapi dia sangat terkejut karena Yin Jue ternyata langsung memegang tangannya .


'' Apa yang ingin tuan Yin Jue lakukan kepadaku....?


Kemudian tubuh mereka berdua langsung menghilang dari sana.


Swushhh..

__ADS_1


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di tempat Qian Lin berada.


Penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng sangat terkejut melihat Yin Jue tiba tiba muncul di sana lagi dengan seorang wanita bertopeng , mereka berdua sedikit mengenali aura wanita bertopeng ini , tapi itu sudah sangat lama sehingga mereka sedikit lupa .


'' Sekarang bukalah matamu ...''


Kemudian nona Tian Yue langsung membuka matanya , dia sangat terkejut karena sekarang telah berpindah di suatu tempat , di sana dia melihat tetua Tian Feng dan paman nya sedang terikat akar akar di sebuah kursi , di sana dia juga melihat ada dua wanita yang sedang makan .


'' Nona Tian Yue , kamu duduklah dulu di sana , karena mereka berdua sekarang tidak akan membahayakan mu ...'' ucap Yin Jue sambil duduk di kursi yang sebelumnya dia tempati.


Kemudian nona Tian Yue langsung duduk di samping paman Tian Cheng, karena hanya kursi itu yang masih tersisa.


'' Kenalkan ini adalah istriku Qian Lin dan satunya lagi adalah temanku senior Bing Riu...'' ucap Yin Jue mengenalkan .


'' Salam kenal nona Qian Lin dan nona Bing Riu , namaku adalah Tian Yue anak penguasa kota Tianshi sebelumnya...'' ucap nona Tian Yue sambil melepaskan topeng kulitnya.


'' Salam kenal juga nona Tian Yue , senang bisa berkenalan dengan mu , sekarang ayo kita makan dulu ,sangat di sayangkan jika tidak di makan karena mereka sudah bersusah payah menyiapkan hidangan ini untuk kita , nona Tian Yue tidak perlu sungkan karena nona Tian Yue adalah tuan putri di kota ini...'' ucap Qian Lin .


'' Iya terima kasih banyak nona Qian Lin ....'' ucap nona Tian Yue sambil melihat wajah pamannya.


'' Bagaimana kabarmu paman penghianat...? ucap nona Tian Yue sambil memberi pukulan terkuatnya di muka penguasa kota Tian Cheng.


Arghhhh...


Mendengar perkataan penolongnya kemudian nona Tian Yue langsung mengambil daging bakar lalu makan dengan perasaan yang sangat geram sebelum menyiksa kedua penghianat ini.


Setelah selesai makan kemudian mereka berbincang bincang dulu .


'' Sekarang nona Tian Yue silahkan menyiksa mereka dengan sesuka hati , karena mereka berdua tidak akan membahayakan mu....''


'' Sepertinya tuan muda Yin Jue saja yang menyiksa mereka berdua , karena bagaimana pun juga dia pernah menjadi bagian keluargaku...''


'' Terus nona Tian Yue ingin mereka mati dengan perlahan lahan apa mati seketika...?


'' Langsung seketika saja tuan Yin Jue....''


'' Baiklah kalau begitu , nanti setelah kita membunuhnya kita harus segera berpindah ke tambang batu roh, untuk memberi arahan kepada para budak atau pekerja tambang di sana .....''


'' Iya tuan Yin Jue aku mengerti...''


Mendengar Yin Jue ingin membunuhnya kemudian mereka berdua menyatukan telapak tangannya lalu memohon ampun.


'' Ampuni aku tuan Yin Jue , kami memang bersalah , kami bersedia menjadi budak tuan Yin Jue , tapi tolong jangan bunuh kami berdua...'' ucap penguasa kota Tian Cheng.

__ADS_1


'' Apakah menurut kalian berdua tindakan kalian selama ini masih bisa di maaf kan , sekarang kalian pikir baik baik sebagai pelajaran di kehidupan kalian berikutnya , bagaimana perasaan semua orang yang menjadi budak selama ini di dalam tambang tanpa makan dan tidak mendapatkan bayaran sedikit pun , terus bagaimana dengan anak dan istrinya yang ada di rumah , apa kalian pikir mereka tidak butuh makan , jangan naif....!!!!


Kemudian Yin Jue langsung berdiri lalu mengeluarkan akar akar di jari jarinya , lalu langsung menusuk dada tepat di jantung penguasa kota Tian Cheng hingga tembus .


Arghhhhh...


Kemudian Yin Jue langsung menarik kembali akar akarnya , lalu menusuk dada tetua Tian Feng dengan cara yang sama .


Arghhhhh...


Sehingga mereka berdua langsung mati dengan cepat sesuai permintaan nona Tian Yue .


'' Lin'er dan senior Riu, kalian berdua tetaplah di sini , karena aku harus segera ke tambang batu roh bersama nona Tian Yue....''


'' Iya Gege , berhati hatilah...''


Kemudian Yin Jue langsung berjalan mendekati nona Tian Yue , lalu memegang tangannya kemudian langsung menghilang dari sana.


Swushhh..


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di dekat tumpukan batu roh , di sana Yin Jue melihat banyak pekerja tambang yang menyerang para bawahan tetua Tian Feng .


Tapi karena tenaga para pekerja tambang tidak terlalu kuat , para bawahan tetua Tian Feng dengan mudah mengalahkan mereka yang memberontak .


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan akar akar dari dalam tanah yang langsung mengikat para bawahan tetua Tian Feng.


Para pekerja tambang sedikit terkejut ketika melihat ada akar akar dari dalam tanah yang mengikat para bawahan tetua Tian Feng.


Kemudian Yin Jue dan Tian Yue langsung berjalan menghampiri mereka.


'' Maaf semuanya , kalian sekarang sudah bebas dari segel budak , karena sebelum ke sini aku telah membunuh tetua Tian Feng di saksikan oleh putri Tian Yue ini....'' ucap Yin Jue menjelaskan .


Mereka sedikit tidak percaya karena takutnya Yin Jue adalah bawahan tetua Tian Feng juga.


'' Kalian boleh tidak percaya kepada ku , tapi memang itu lah yang sudah aku lakukan....''


'' Tuan Yin Jue benar , aku adalah putri dari penguasa kota Tianshi sebelumnya , aku ke sini juga ingin membebaskan ayahku yang juga di jadikan budak di dalam tambang ini...'' ucap nona Tian Yue meyakinkan mereka .


'' Baiklah kami akan percaya kepada kalian berdua , kalau begitu kami yang ada di sini ingin keluar dulu karena kami sangat rindu ingin melihat sinar matahari....'' Ucap salah satu dari mereka.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2