
.
.
Patriak Feng Tianqi penasaran kenapa racun di dalam tubuhnya di serap oleh wanita siluman ini , tapi dia merasa sedikit ngeri ketika melihat wanita siuman ini ternyata adalah ras siluman ular karena Patriak Feng Tianqi melihat lidah wanita ini bercabang .
Setelah ratu She Ling selesai menyerap racunnya kemudian Yin Jue langsung berbicara dengan Jia Ling.
'' Jia Ling sekarang cobalah menembus perisai Dewa tetua mesum itu , karena energi tetua itu sudah melemah , aku yakin kau bisa menembusnya , tapi jika kau berhasil menembusnya usahakan memakan kedua tangan dan kakinya saja dulu secara perlahan lahan , karena aku ingin dia merasakan rasa sakit sebelum kematiannya , agar di juga merasakan sakit yang di rasakan oleh para gadis yang telah di culik selama ini , nanti jika sudah selesai memakan tangan dan kakinya kau keluarlah lagi agar senior She Ling mengambil Empedu nya dulu ....''
'' Iya aku mengerti tuan Yin Jue...''
Patriak Feng Tianqi langsung mengeratkan giginya ketika mendengar Yin Jue ingin menyiksanya secara perlahan lahan , tapi dia sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi sekarang , karena energinya sudah tinggal sedikit meskipun racun wanita ular ini sudah menghilang , tapi tekanan gravitasi masih ada yang terus menekannya membuat tubuhnya semakin melemah .
Setelah beberapa saat kemudian Patriak Feng Tianqi memutuskan tidak melawan tekanan gravitasi sehingga tubuhnya langsung terjatuh ke tanah.
Sedangkan Jia Ling kemudian langsung berubah wujud menjadi siluman Kumbang Api, lalu langsung hinggap di tangan kiri patriak Feng Tianqi yang telah terkulai lemas di atas tanah , tapi seluruh tubuh tetua Feng Tianqi masih di selimuti oleh perisai dewanya yang telah melemah .
Kemudian Jia Ling langsung mengigit perisai Dewa itu dengan racunnya , dalam sekali gigitan ternyata Jia Ling berhasil menembusnya sehingga Jia Ling langsung berubah menjadi sangat kecil lalu memakan tangan Patriak Feng Tianqi secara perlahan lahan .
'' Arghhhhh..... Arghhhhh.... panas.... singkirkan hewan ini dari tanganku tuan muda , aku mengakui aku memang salah , tapi jangan kau siksa aku seperti ini..... arghhhhh.....'' ucap patriak Feng Tianqi memohon sambil membentur benturkan tangan kirinya ke tanah agar kumbang api ini tidak memakannya.
Para tetua klan Feng yang mendengar jeritan kesakitan Patriak Feng Tianqi langsung merinding , kemudian mereka satu persatu memilih pasrah tidak lagi melawan tekanan gravitasi ini karena sudah di pastikan setelah ini adalah giliran mereka , sehingga tubuh mereka satu persatu langsung tumbang di tanah.
'' Aku tidak akan menyiksa kalian seperti Patriak Feng Tianqi, tapi aku akan memberikan kalian kematian yang sangat cepat , karena hewan kontrakku ini hanya membutuhkan Empedu kalian saja agar kekuatannya semakin meningkat....'' ucap Yin Jue yang langsung membuat mereka ketakutan.
Kemudian ratu She Ling langsung mengeluarkan pisau kecil lalu menghampiri salah satu tetua yang perisai Dewa telah menghilang, lalu langsung membelah dadanya .
Arghhhhh....
Setelah terbelah kemudian ratu She Ling langsung mengambil Empedunya lalu menelannya sehingga tetua ini langsung mati seketika.
Melihat tetua ini sudah mati kemudian Jia Ling langsung mengintruksikan para bawahannya untuk memakan tubuh tetua yang telah mati .
Kemudian para siluman kumbang api langsung menerjang tubuh tetua yang telah mati sesuai intruksi dari ratunya.
__ADS_1
Ratu She Ling kemudian melanjutkan mengambil empedu para tetua yang telah melemah .
Sedangkan Yin Jue berjaga di sana barangkali ada anggota klan Feng yang datang sambil bersiap megeluarkan serangan petir jika ada yang mendekat karena langit di atas halaman klan Feng sekarang muncul asap hitam yang mengulung gulung .
Tetua Feng Jie yang sendirian sangat geram melihat rekan rekannya di bunuh dengan sadis , tapi dia hanya bisa mengeratkan giginya saja .
Dia tak habis pikir kenapa klan Feng bisa menyingung pemuda ini , karena di pastikan hari ini klan Feng hanya tinggal mamanya saja.
.
****
Berpindah di tempat Qian Lin dan putri Feng Lulu.
Mereka berdua tanpa halangan sedikitpun menuju ke ruang bawah tanah , karena para penjaga pintu ruang bawah tanah hanya tinggal satu orang saja , kemudian Qian Lin langsung meringkus penjaga ini dengan cara membekukan seluruh tubuh tetua ini hingga tidak bisa bernafas , karena kebetulan penjaga ini kekuatannya hanya di tingkat Dewa tahap Awal saja .
Setelah meringkus penjaga ini kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya , karena di sana dia tidak merasakan ada bahaya sama sekali .
Kemudian mereka berdua langsung berjalan masuk ke sana untuk memeriksa keadaan para gadis gadis yang akan di jadikan tumbal .
Qian Lin dan putri Feng Lulu sangat geram dan iba melihat nasib para gadis gadis ini , Qian Lin sangat geram kepada para anggota klan Feng yang tega memperlakukan para gadis gadis hingga seperti ini .
'' Nona Qian Lin , kita sekarang harus bagaimana , kasihan para gadis ini pasti kedinginan jika tidak mengunakan pakaian sama sekali....?
'' Kita tanyakan saja kepada mereka , di mana mereka dulu melepas baju mereka , karena tidak mungkin kita akan mencarinya di sini , sedangkan aku juga hanya memiliki beberapa saja...''
Mendengar ada suara pembicaraan seorang wanita kemudian salah satu gadis yang ada di dalam sel langsung mengangkat wajahnya , dia di sana melihat ada 1 gadis dan seorang wanita yang sudah dewasa , kemudian Qian Lin langsung menyapa gadis ini .
'' Maaf nona , kami berdua ke sini ingin menolong kalian semua , tapi tolong beri tahu kami di mana kalian semua dulu melepas pakaian....'' ucap Qian Lin ramah .
Kemudian gadis ini langsung menunjuk ke sebuah pintu yang tertutup .
'' Baiklah terima kasih , kalau begitu aku akan mengambilnya untuk kalian...''
Kemudian Qian Lin dan putri Feng Lulu langsung berjalan mendekati pintu , tapi setelah mendekati pintu Qian Lin mendengar ada suara tangisan dan ******* seorang gadis berasal dari pintu ini .
__ADS_1
Kemudian Qin Lin langsung mengaktifkan tehnik kamuflase lagi untuk berjaga jaga , sehingga tubuh mereka berdua langsung tak terlihat.
Kemudian Qian Lin langsung mengeluarkan pedang Es Beku lalu menebas pintu ini dengan pedangnya sehingga pintu ini langsung terbelah menjadi dua tanpa suara sedikitpun .
Setelah pintu sudah terbuka Qian Lin dan putri Feng Lulu langsung berjalan masuk ke dalam ruangan ini.
Ternyata ini adalah sebuah kamar yang cukup besar , di dalam kamar mereka berdua melihat seorang pria muda yang sedang berkultivasi ganda dengan seorang gadis yang terlihat pasrah .
Pemuda ini terlihat sangat menikmati dan tidak menyadari jika ada bahaya mendekat .
'' Nona Qian Lin , sekarang kita harus bagaimana untuk menghadapi pria mesum ini....'' tanya Feng Lulu berbisik bisik.
'' Kamu tenang saja , aku masih memiliki beberapa pusaka untuk meringkus pria mesum ini....''
Kemudian Qian Lin langsung mengeluarkan jala sutra yang langsung mengurung tubuh pemuda ini yang sedang menikmati persetubuhannya.
Pemuda ini sangat kaget dan murka karena ada orang yang menganggunya sehingga hasrat nya tidak tersampaikan .
Setelah beberapa saat pria ini sangat panik kerena jala ini ternyata menyerap energinya dengan sangat cepat .
'' Bajingan , siapa kamu berani sekali menggangu ku , bukan kah aku sudah membayar lebih kepada kalian....'' ucap pemuda ini sangat geram.
Kemudian pemuda ini langsung berdiri sambil melapisi tubuhnya dengan perisai dewa berwarna kuning dengan satu lingkaran di punggung nya.
Tapi setelah dia melapisi tubuhnya dengan perisai dewa ternyata jala ini masih terus menerus menyerap energinya .
Kemudian pemuda ini langsung berbalik badan untuk melihat siapa sebenarnya yang memiliki jala ini , dia masih dalam keadaan tanpa sehelai pakaian pun sehingga Qian Lin sedikit canggung melihatnya .
Tapi pemuda ini tidak melihat siapa siapa yang mengunakan jala ini , karena jala ini keluar dari kehampaan , kemudian pemuda ini langsung menarik jala ini ke arahnya agar pemilik jala ini mau keluar dari persembunyiannya .
Kemudian Qian Lin langsung menguatkan kuda kudanya untuk melawan tarikan pria mesum ini , dia kemudian menancapkan pedang Es Beku ke lantai untuk memperkuat kuda kudanya , sehingga lantai di sana langsung membeku dan pemuda ini langsung terpeleset lalu terjatuh karena permukaan lantai sangat licin .
.
.
__ADS_1
####